Kamis, 15 Juli 2010

SILABUS BIOLOGI KLAS XII SMA


Kompe

tensi Dasar

Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator



1.1. Merencana kan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan.

Merencanakan percobaan pertumbuhan.

·Usulan berisikan latar belakang masalah, permasalahan, maksud dan tujuan, manfaat, rancangan eksperimen, alat/bahan yang dibutuhkan, waktu eksperimen, cara pengolahan data dst.

·Pertumbuhan dan perkembangan.

Meliputi perubahan kuantitatif dan kualitatif yang irreversibel yang dimulai dengan pembelahan sel, pemanjangan dan diferensiasi.

·Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan, antara lain nutrisi, gen, hormon, dan lingkungan (suhu, cahaya).

Membuat rencana percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan

o Merumuskan masalah dan menentukan hipotesis

o Menentukan variabel (suhu, cahaya)

o Melakukan studi literatur

o Menentukan parameter (tinggi, jumlah daun)

o Menentukan alat dan bahan yang digunakan

o Membuat rancangan percobaan

· Mengidentifikasi faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan berdasarkan studi literatur.

· Memberikan argumentasi teori-teori pertumbuhaan tanaman

· Menentukan variabel bebas dan variabel terikat

· Menenetukan parameter pengukuran pertumbuhan suatu jenis tanaman

· Melaporkan rancangan yang telah disusun


1.2. Melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan

Melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan.

· Melaksanakan percobaan sesuai dengan rancangan, mengamati dan mengambil data, mengolahan data, dan menarik kesimpulan dengan cermat.

Melakukan percobaan (merakit alat dan bahan, memberikan perlakuan), mengamati morfologi, anatomi daerah pertumbuhan ujung batang, pangkal akar/batang tanaman,

menghimpun data hasil dan menganalisis hasil percobaan melalui kerja kelompok.

o Menyiapkan bahan dan perlakuan

o Memberikan perlakuan dan mengukur hasil perlakuan

o Melakukan pengukuran dan pengamatan dengan benar

o Mendata kondisi lingkungan perlakuan

o Membuat data tabel pengamatan faktor lingkungan selama pengamatan percobaan

o Membuat data tabel hasil pengamatan pertumbuhan dengan sistematis

o Melaporkan data hasil pengamatan


1.2. Mengkomunikasikan hasil percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tanaman

Mengkomunikasikan hasil percobaan.

· Pertumbuhan dan Perkembangan

· Pengaruh faktor eksternal terhadap pertumbuhan.

Faktor luar (cahaya, temperatur)

· Teknik penyajian laporan dan presentasi hasil percobaan

Meyusun laporan tertulis hasil percobaan pengaruh faktor eksternal terhadap pertumbuhan tanaman.

Melakukan seminar atau presentasi hasil percobaan kelompok

.

· Membedakan pengertian pertumbuhan dan perkembangan

· Menjelaskan pertumbuhan primer pada tanaman.

· Menjelaskan faktor-faktor eksternal (suhu, cahaya) yang mempengaruhi pertumbuhan primer pada tanaman

· Mengaitkan pengaruh faktor internal (hormon, gen) dengan faktor eksternal hasil percobaan

· Melakukan seminar/presentasi hasil percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan.


2.1. Mendeskripsikan fungsi enzim dalam proses metabolisme

Metabolisme.

Kerja/ fungsi enzim.

Enzim berperan dalam reaksi biokimia di dalam sel sebagai biokatalisator dan bekerjanya spesifik.

Sifat dan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim.

Enzim bekerja pada suatu substrat yang bekerja spesifik, dan dipengaruhi oleh suhu, pH, konsen trasi subs trat /enzim, dll.

Melakukan uji kerja enzim katalase terhadap pengaruh pH, suhu dll pada jantung dan hati ayam melalui kerja kelompok.

Mendiskusikan secara kelompok faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim dari hasil pengamatan.

Melakukan studi litertatur secara mandiri menemukan sifat dan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim.

· Menjelaskan pengertian metabolisme.

· Menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim.

· Merancang percobaan untuk menguji kerja enzim

· Menjelaskan fungsi enzim dalam metabolisme.

· Mengidentifi kasi ciri-ciri enzim.


2.2. Mendeskripsikan proses katabolisme dan anabolisme karbohidrat.

Katabolisme dan Anabolisme.

· Respirasi sel.

Respirasi terdiri dari 3 tahapan, yaitu: gliko;isis, daur Krebs, dan transfer elektron. Respirasi aerob melibatkan oksigen sebagai penerima hidrogen, respirasi anaerob melibatkan senyawa kimia, seperti asam piruvat, asetilaldehid dll., sebagai penerima elektron terakhir pada transpor elektron.

· Menganalisis skema/diagram tahapan respirasi aerob dan anaerob melalui diskusi berpasangan.

· Merancang dan melakukan fermentasi dengan bahan substitusi (nasi putih, nasi merah, ubi jalar, kentang dll) melalui penugasan individu.

· Menjelaskan tahapan proses respirasi selular secara umum

· Menjelaskan tempat terjadinya setiap tahapan respirasi sel.

· Menjelaskan proses fermentasi gula.

· Menghitung jumlah energi yang diperoleh dalam respirasi aerob dan anaerob.

· Menjelaskan hasil yang diperoleh dari respirasi aerob dan anaerob.


2.3

Menjelaskan keterkaitan antara proses metabolime karbohidrat dengan metabolisme lemak dan protein

Keterkaitan antara proses metabolisme karbohidrat dengan metabolisme lemak

Pada metabolisme, dalam proses respirasi apabila kebutuhan energi telah terpenuhi , maka senyawa antara proses respirasi yang tidak berlanjut ke tahapan berikutnya dapat disintesis menjadi komponen lemak. Seperti senyawa Gliseraldehida 3 Phosphat (G3P) dapat disentesis menjadi Gliserol. Dan melalui serangkaian reaksi kimia Asetil KoA yang juga merupakan senyawa antara pada proses respirasi selular akan mengalami penggabungan menjadi Asam lemak. Begitu pula pada katabolisme lemak gliserol dan asam lemak akan masuk jalur respirasi untuk melepaskan energi

§ Menggali informasi tentang hubungan antara proses metabolisme karbohidrat dengan metabolisme lemak dan metabolisme protein

§ Membuat diagram alur hubungan metabolisme karbohidrat dengan metabolisme lemak dan protein

· Menjelaskan hubungan antara proses metabolisme karbohidrat dengan metabolisme lemak dan metabolisme protein

· Menganalisis senyawa antara pada metabolisme karbohidrat yang dapat di sintesis menjadi komponen lemak dan asam amino



Keterkaitan antara proses metabolisme karbohidrat dengan metabolisme protein

Seperti halnya metabolisme lemak. Tubuh makhluk hidup menjalankan semua proses secara efisien. Dengan demikian senyawa antara yang tidak berlanjut ke tahapan berikutnya di sintesis menjadi senyawa lain. Senyawa antara dalam siklus Krebs yaitu, Asam alpha Ketoglutarat dapat disintesis menjadi asam amino glutamat. Dan melalui reaksi deaminasi dan trans-aminasi dapat dibentuk asam asam amino lainnya. Asam amino inilah yang menjadi penyusun protein.




3.1 Menjelaskan konsep dasar gen, DNA dan kromosom

· DNA merupakan substansi genetik yang terdiri dari rangkaian nukleotida yang terpilin(Watson dan Crick ). Setiap nukleotida terdiri dari molekul deoksiribosa, basa nitrogen, dan gugus fosfat

· Fungsi DNA menyampaikan informasi genetik kepada keturunan atau generasi berikutnya, sintesa protein, mengendalikan metabolisme di dalam tubuh

· Gen adalah substansi hereditas yang mengandung informasi polipeptida tertentu.

· Kromosom merupakan untaian DNA dan protein histon.

Menggali informasi dari berbagai literatur tentang struktur dan pembagian kromosom .

Mengkaji dari literatur mengenai hubungan gen, DNA dan kromosom

Menggunakan gambar/model DNA

Watson dan Crick untuk mendeskripsikan struktur, sifat dan fungsi DNA

Membuat model DNA dengan bahan-bahan sederhana melalui tugas kelompok.

· Menjelaskan hubungan antara gen, DNA dan kromosom

· Mendeskripsikan struktur DNA serta fungsinya.

· Mendeskripsi kan struktur, fungsi RNA.

· Menjelaskan hubungan antara gen, DNA dan kromosom

· Membedakan antara RNA dan DNA.



· RNA merupakan makromolekul yang berfungsi sebagai penyimpan dan penyalur informasi genetik


· Membedakan alel dan alel ganda

· Membedakan autosom dan gonosom


3.2 Menjelaskan hubungan gen, DNA, RNA, Polipeptida, dan sintesa protein

Sintesis Protein

· Hubungan DNA-RNA-Protein

Transkripsi DNA akan membentuk RNA, RNA membawa pesan DNA untuk memilih polipeptida yang sesuai dalam sintesa protein.

· Sintesis Protein.

Sintesis protein beralangsung melalui tahapan trankripsi, translasi yang melibaatkan DNA-RNA-polipeptida dan berbagai enzim.

· Kode genetika.

Kode-kode genetik berupa urutan basa nitrogen 4 macam yang dapat menyusun variasi membentuk 20 macam asam amino.

Menganalisis hubungan DNA-RNA-polipeptida dan sintesis protein menggunakan charta melalui kerja kelompok

Mengkaji gambar proses replikasi dan transkripsi DNA melalui kerja berpasangan.

Mengkaji charta mengurutkan proses sintesis protein melalui kerja berpasangan.

Mengkaji literatur tentang kode genetika secara individual.

Membuat model DNA dengan bahan-bahan sederhana melalui tugas kelompok.

· Menjelaskan hubungan antara gen, DNA dan kromosom

· Mendeskripsikan struktur DNA serta fungsinya.

· Menjelaskan proses replikasi DNA

· Memetakan proses sintesa protein

· Mendeskripsi kan struktur, fungsi RNA.

· Menjelaskan proses transkripsi RNA

· Menjelaskan proses penyampaian kode genetik

· Menjelaskan peran dan bagian-bagian yang terlibat dalam sintesis protein.

· Menemukan macam-macam kode genetik


3.3.

Menjelaskan keterkaitan antara proses pembelahan mitosis dan meiosis dengan pewarisan sifat.

Reproduksi sel

· Mitosis.

Mitosis terjadi pada perbanyakan sel tubuh, dan menghasilkan sel anak dengan jumlah kromosom sama dengan sel induk (2n).

· Meiosis.

Dalam meiosis terjadi 2 tahapan pembelahan. Meiosis 1 (pembelahan reduksi) dan meiosis 2 dengan hasil akhir 4 sel anak dengan jumlah kromosom n.

· Gametogenesis.

Pembentukan gamet terjadi secara meiosis, berlangsung dalam alat perkembangbiakan jantan dan betina individu dewasa.

Melakukan pengamatan mikroskopis pembelahan mitosis sel akar bawang merah melalui kerja selompok.

Mendiskusikan tahapan, ciri-ciri dan tempat terjadinya mitosis berdasarkan gambar literatur melalui kerja kelompok.

Mendiskusikan tahapan, ciri-ciri , tempat terjadinya meiosis berdasarkan gambar literatur melalui kerja kelompok.

Membandingkan proses, tahapan, fungsi mitosis dan meiosis menggunakan gambar melalui kerja kelompok.

Membandingkan berbagai gambar gametogenesis pada berbagai hewan dan tumbuhan yang dikaitkan dengan pewarisan sifat melalui kerja kelompok.

· Mengidentifikasi sel yang akan bereprodukasi.

· Menjelaskan urutan tahapan mitosis.

· Mengidentifikasi ciri-ciri dari tahapan mitosis.

· Menunjukkan lokasi pada makhluk hidup yang mengalami mitosis.

· Menjelaskan urutan tapahan meiosis.

· Mengidentifikasi ciri-ciri tahapan meiosis.

· Membedakan proses, tahapan, tempat terjadinya, fungsi pembelahan mitosis dan meiosis.

· Menjelaskan gametogenesis terkait dengan pewarisan sifat.


3.4.

Menerapkan prinsip hereditas dalam mekanisme pewarisan sifat

Prinsip hereditas dan mekanisme pewarisan sifat.

· Hereditas Mendel.

Pewarisan sifat dari hasil persilangan memiliki prinsip-prinsip tertentu sesuai yang dikemukakan dalam Hukum Mendel I dan Hukum Mendel II.

· Penyimpangan semu Hukum Mendel.

Angka-angka perbandingan fenotip tidak selalu sama seperti yang dikemukakan Mendel, karena sebab tertentu, seperti atavisme, polimeri, kriptomeri, epistasis-hipostasis.

· Pola-pola hereditas.

Pewarisan sifat dari induk kepada keturunannya melalui gamet dengan mengikuti aturan tertentu, antara lain: tautan, tautan seks, pindah silang, determinasi seks, gen letal, nondisjungsi, dll.

Mengkaji literatur tentang prinsip-prinsip heriditas mendel

Mengkaji literatur dan menganalisis tentang berbagai penyimpangan semu hukum Mendel, melalui kerja kelompok dan diskusi kelas.

Menemukan dari literatur pola-pola hereditas, seperti tautan, tautan seks, nondisjungsi, dll. melalui kerja kelompok dan diskusi kelas.

Menganalisis dari bahan literatur atas cacat, penyakit, kelainan pada manusia, seperti buta warna, albino, gangguan mental, dll. cara mempelajari pola pewarisan , pewarisan sifat dan cara menghindarinya melalui kerja kelompok dan diskusi kelas.

· Menemukan prinsip dasar yang diajukan Mendel tentang pewarisan sifat.

· Menerapan hukum Mendel dalam persilangan teoritis.

· Menjelaskan penyebab penyimpangan-penyimpangan semu hukum Mendel.

· Menerapkan penyilangan secara teoritis penyimpangan semu hukum Mendel .

· Menjelaskan bagaimana usaha mempelajari pola pewarisan sifat pada manusia.

· Mengidentifikasi cacat, penyakit kelainan, dan pola pewarisan pada manusia

Menjelaskan cara-cara menghindari terjadinya pewarisan sifat yang merugikan.


3.5

Menjelaskan peristiwa mutasi dan implikasinya dalam salingtemas.

Mutasi dan implikasinya.

· Macam mutasi dan penyebabnya.

Mutasi terjadi karena adanya perubahan DNA dan kromosom. Penyebab mutasi dapat berupa zat kimia, faktor fisik, ataupun faktor biologi.

· Mutasi alami dan mutasi buatan.

Mutasi alami penyebabnya tidak diketahui. Mutasi buatan dilakukan dengan direncanakan, misalnya dengan radiasi sinar X, penyisipan DNA dll.

· Implikasi mutasi alami dan buatan

Mutasi secara alami lebih banyak merugikan manusia. Implikasi mutasi alami pada manusia misalnya terjadinya kanker. Mutasi pada mikroorganisme berkaitan dengan sifat sensitifitas terhadap antibiotik. Mutasi yang direncanakan/buatan disesuai kan dengan tujuan, misalnya pada teknologi pasca panen agar biji lebih tahan terhadap serangan organisme perusak biji.

Melakukan kajian literatur menemukan macam-macam mutasi dan penyebabnya.

Menganalisis gambar mutasi yang terjadi pada kromosom dan gen menemukan aneka ragam mutasi melalui kerja kelompok.

Menghimpun hasil mutasi yang pernah dibuat manusia , menganalisis keuntungan dan kerugiannya.

· Menjelaskan macam mutasi dan penyebabnya.

· Mengidentifikasi ragam mutasi pada kromosom dan gen.

· Menjelaskan berbagai mutasi yang dihasilkan manusia, dengan teknologi yang digunakan.

· Menjelaskan keuntungan dan kerugian dari berbagai peristiwa mutasi.


4.1

Menjelaskan teori, prinsip, dan mekanisme evolusi biologi

Teori, prinsip, dan mekanisme evolusi.

· Teori-teori evolusi.

Evolusi menjelaskan perkembangan makhluk hidup secara bertahap dalam jangka waktu lama dari bentuk sederhana menuju bentuk yang lebih kompleks. Terdapat beberapa teori yang dapat menjelaskan perubahan makhluk hidup secara evolusi, antara lain teori Lamarck. Teori Darwin, Teori Wallace, Teori Weismann.

· Faktor, petunjuk pendukung evolusi.

Fenomena evolusi menjelaskan perubahan makhluk hidup karena seleksi alam dan bersifat menurun. Adanya evolusi dapat diperlihatkan melalui fosil, homologi, embriologi perbandingan, dll.

Melakukan kajian literatur tentang teori-teori evolusi dari berbgai ahli melalui kerja kelompok.

Melakukan kajian dari chart/gambar dari bukti-bukti evolusi faktor dan petunjuk adanya evolusi melalui kerja kelompok.

Melakukan kajian literatur kaitan antara mutasi dan evolusi diserta gambar-gambar pendukung melalui kerja kelompok.

Mengkaji hukum Hardy-Weinberg menemukan prinsip-prinsip mekanisme terjadinya evolusi melalui kerja mandiri.

· Menjelaskan berbagai teori evolusi.

· Menjelaskan pokok-pokok pikiran teori evolusi Darwin.

· Menemukan faktor-faktor dan petunjuk-petunjuk pendukung terjadinya evolusi.

· Mendeskripsikan keterkaitan antara mutasi dan evolusi.

· Menjelaskan prinsip-rinsip dasar hukum Hardy-Weinberg.

· Menerapkan hukum Hardy-Weinberg secara teoritis.

· Menjelaskan proses spesiasi


4.2

Mengkomunikasikan hasil studi evolusi

· Beberapa studi tentang evolusi

Menggali informasi proses evolusi makhluk hidup tertentu

· Menjelaskan proses evolusi organisme tertentu


4.3 Mendeskripsikan kecenderungan baru tentang teori evolusi

· Kecenderungan baru teori evolusi.

· Pandangan baru terhadap evolusi oleh Harun Yahya dan Teori Inteligent Design

· Kedua pandangan tersebut menyatakan bahwa makhluk hidup yang terdapat di bumi diciptakan dengan rencana cerdas dan bukan karena ketidak sengajaan .

· Menyaksikan video tentang pandangan baru evolusi Harun Yahya dan Teori Inteligent Design

· Melakukan kajian literatur tentang pandangan baru evolusi Harun Yahya dan Teori Inteligent Design

· Mendiskusikan kecenderungan baru teori evolusi.

· Menjelaskan pandangan-pandangan baru terhadap teori evolusi

· Membuat kesimpulkan tentang pandangan –pandangan baru terhadap teoi evolusi

Tidak ada komentar: