Friday, August 20, 2010

KAPANG - JAMUR



Jamur atau cendawan adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa. Hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium.Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada juga dengan cara generatif.Jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya untuk memperoleh makanannya.Setelah itu, menyimpannya dalam bentuk glikogen.Jamur merupakan konsumen, maka dari itu jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan senyawa kimia lainnya.Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya.Sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, atau saprofit.


KLASIFIKASI JAMUR
  1. ZYGOMICOTINA
  2. ASCOMICOTINA
  3. BASIDIOMICOTINA
  4. DEUTEROMICOTINA

Zygomycotina

Zigomycotina memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Hifa tidak bersekat dan bersifat koenositik (mempunyai beberapa inti).
  2. Dinding sel tersusun dari kitin.
  3. Reproduksi aseksual dan seksual.
  4. Hifa berfungsi untuk menyerap makanan, yang disebut rhizoid.

Contoh:
  1. Rhizopus oligoporus (jamur tempe),
  2. Rhizopus nigricans.
  3. Mucor mucedo
  4. Pilobolus : Pada kotoran ternak,roti, sisa tumbuhan dan hewan
  • Miselium berkembang dalam substrat
  • Mucor javanicus untuk pembuatan tap
  • Rhizopus oryzae juga bisa untuk pembuatan tempe,memiliki kemampuan memecah protein dan lemak,biasa digunakan untuk membuat oncom putih dan tempe
  • Rhizopus nigricans pada tomat dan mampu menghasilkan asam fumarat
  • Rhyzopus stolonifer pada roti basi
Di alam / Dalam pengamatan di laboratorium yang perlu diketahui
  • Untuk jamur benang Zygomicotina ini , langkah awal yang dapat dilakukan untuk identifikasi adalah mengamati adanya hifa.
  • Bentuk hifa dapat bersekat atau tidak bersekat
  • Bentuk percabangan hifa, stolon, rhizoid, sel kaki, badan buah, dasar badan buah, pendukung badan buah, dan bentuk spora.
  • Rhizopus Sp. dapat menghasilkan spora seksual dan aseksual.
  • Spora aseksualnya sering disebut sporangiophore dan dihasilkan di dekat sporangium.
  • Secara genetik, sifat spora ini identik dengan induknya.
  • Pada Rhizopus, sporangium didukung oleh sebuah kolumela yang besar.
  • Rhizospora yang berwarna gelap dihasilkan saat terjadi fusi antara dua miselia yang sesuai.
  • Fusi ini terjadi saat berlangsungnya reproduksi seksual.
  • Keturunan yang dihasilkan melalui reproduksi seksual dapat memiliki perbedaan sifat dari induknya secara genetik.
  • Bagian tubuh Rhizopus oryzae seperti sporangium yang mengandung spora, sporangiophore atau tangkai spora, kolumela, stolon, dan rhizoid..
  • Beberapa spesies Rhizopus dapat merugikan manusia karena menyebabkan zygomiosis yang berakibat fatal bagi kehidupan.
  • Hal ini disebabkanRhizopus mempunyai pertumbuhan yang teratur dan dapat hidup pada suhu yang relatif tinggi. Beberapa jenis termasuk patogen pada tumbuhan.
  • Rhizopus dimanfaatkan dalam pembuatan tempe dari kacang kedelai
Reproduksi Zygomycotina

Aseksual
  1. Ujung hifa membentuk gelembung sporangium yang menghasilkan spora.
  2. Bila spora jatuh di tempat yang cocok akan tumbuh menjadi hifa baru.
  3. Hifa bercabang-cabang membentuk miselium.
  4. Tubuh jamur terdiri dari rhizoid, sporangiofor dengan sporangiumnya
  5. Sporangium menghasilkan spora baru.
Seksual
  1. Dua ujung hifa berbeda, yaitu hifadan hifa+ bersentuhan.
  2. Kedua ujung hifa menggelembung membentuk gametangium yang terdapat banyak inti haploid.
  3. Inti haploid gametangium melebur membentuk zigospora diploid.
  4. Zigospora berkecambah tumbuh menjadi sporangium.
  5. Di dalam sporangium terjadi meiosis dan menghasilkan spora haploid. Spora haploid keluar, jika jatuh di tempat cocok akan tumbuh menjadi hifa.
Perhatikan siklus hidup micotina ini


Ascomycotina

Ascomycotina memiliki ciri-ciri, antara lain:
  1. Hifa bersekat-sekat dan di tiap sel biasanya berinti satu.
  2. Bersel satu atau bersel banyak.
  3. Beberapa jenis Ascomycotina dapat bersimbiosis dengan ganggang hijau dan ganggang biru membentuk lumut kerak.
  4. Mempunyai alat pembentuk spora yang disebut askus, yaitu suatu sel yang berupa gelembung atau tabung tempat terbentuknya askospora. Askospora merupakan hasil dari reproduksi generatif.
  5. Dinding sel dari zat kitin.
  6. Reproduksi seksual dan aseksual.
Contoh:
  1. Sacharomyces cereviceae, untuk pembuatan roti.
  2. Penicillium chrysogenum, untuk pembuatan antibiotik penisilin.
  3. Penicillium notatum, untuk pembuatan antibiotik penisilin.
  4. Neurospora sitophilla, untuk pembuatan oncom.
  5. Neurospora crassa, untuk penelitian genetika, karena daur hidup seksualnya hanya sebentar.
Reproduksi Ascomycotina

Reproduksi dapat dilakukan secara vegetatif (aseksual) dan generative (seksual).
Aseksual
  • Bersel Satu (Uniselluler) Dengan membentuk tunas, misalnya pada Sacharomyces cereviceae.
  • Bersel Banyak (Multiseluler) Dengan konidia (konidiospora), misalnya pada Penicillium.
  • Konidiospora, yaitu spora yang dihasilkan secara berantai berjumlah empat butir oleh ujung suatu hifa, hifa tersebut disebut konidiofor.
Seksual
  • Bersel satu
  1. Konjugasi antara dua gametangia (misalnya dua sel Sacharomyces, berfungsi sebagai gametangia), menghasilkan zigot diploid (2n).
  2. Zigot membesar menjadi askus.
  3. Di dalam askus terbentuk delapan askospora yang tersusun dalam dua jalur atau satu jalur.
  4. Di dalam askus terjadi meiosis dan terbentuk empat askospora haploid (n).
  • Bersel banyak
  1. Hifa membentuk antheridium dan askogonium (oogonium).
  2. Askogonium membentuk tonjolan yang disebut trikogen yang menghubungkan antara askogonium dan antheridium.
  3. Inti-inti askogonium berpasangan dan inti tersebut membelah membentuk hifa yang berisi satu pasang inti (hifa dikarion= hifa berinti dua).
  4. Hifa dikarion kemudian memanjang dan membentuk miselium yang akan membentuk badan buah.
  5. Selanjutnya ujung-ujung dikarion membentuk askus.
  6. Dua inti sel bersatu, kemudian mengadakan pembelahan meiosis, sehingga terbentuk askospora yang haploid.
Basidiomycotina
Basidiomycotina memiliki ciri-ciri, antara lain:
  1. Hifanya bersekat, mengandung inti haploid.
  2. Mempunyai tubuh buah yang bentuknya seperti payung yang terdiri dari bagian batang dan tudung.
  3. Pada bagian bawah tudung tampak adanya lembaran-lembaran (bilah) yang merupakan tempat terbentuknya basidium.
  4. Tubuh buah disebut basidiokarp.
Reproduksi secara seksual dan aseksual.
Miselium ada 3 macam, yaitu:
  1. Miselium primer, yaitu miselium yang sel-selnya berinti satu hasil pertumbuhan basidiospora.
  2. Miselium sekunder, yaitu miselium yang sel-selnya berinti dua.
  3. Miselium tersier, yaitu miselium yang terdiri atas miselium sekunder yang terhimpun membentuk jaringan yang teratur pada pembentukan basidiokarp dan basidiofor yang menghasilkan basidiospora.
Contoh:
  1. Volvariella volvacea (jamur merang), enak dimakan.
  2. Auricularia politricha (jamur kuping), enak dimakan.
  3. Amanita caesarina, enak dimakan.
  4. Amanita verma, beracun.
  5. Ganoderma applanatum (jamur kayu).
  6. Puccinia graminis, parasit pada Gramineae.
  7. Puccinia arachidis, parasit pada tanaman kacang tanah.
  8. Phakospora pachyrhizi, parasit pada tanaman kedelai

Reproduksi Basidiomycotina

Reproduksi dapat dilakukan secara vegetatif (aseksual) dan generative (seksual).

Aseksual
  • Dengan membentuk spora vegetatif berupa konidia atau dengan fragmentasi.
Seksual
  1. Spora berinti haploid+ dan haploidtumbuh menjadi hifa+ dan hifa.
  2. Hifa+ dan hifaakan melebur menjadi hifa dikariotik (2 inti).
  3. Hifa dikariotik tumbuh menjadi miselium dan akhirnya membentuk tubuh buah (basidiokarp).
  4. Ujung-ujung hifa pada basidiokarp menggelembung (disebut basidium) dan dua inti haploid menjadi satu inti diploid.
  5. Inti diploid membelah secara meiosis menjadi 4 inti haploid. Basidium membentuk 4 tonjolan dan masing-masing tonjolan diisi 1 inti haploid yang akan berkembang menjadi spora disebut basidiospora.
  6. Basidiospora yang sudah masak akan terlepas dari basidium dan jika jatuh di tempat yang cocok akan tumbuh menjadi hifa.
Deuteromycotina

Ciri-ciri Deuteromycotina
  1. Hifa bersekat dan dinding sel tersusun dari bahan kitin.
  2. Terbentuk spora secara vegetatif dan belum diketahui fase kawinnya (jamur tidak sempurna atau imperfekti).
  3. Reproduksi aseksual dengan konidium dan seksual belum diketahui.
  4. Banyak yang bersifat merusak atau menyebabkan penyakit pada hewan-hewan ternak, manusia, dan tanaman budidaya.
Contoh:

  1. Epidermophyton floocosum, menyebabkan kutu air.
  2. Epidermophyton, Microsporum, penyebab penyakit kurap.
  3. Melazasia fur-fur, penyebab panu.
  4. Altenaria Sp. hidup pada tanaman kentang.
  5. Fusarium, hidup pada tanaman tomat.
  6. Trychophyton tonsurans, menimbulkan ketombe di kepala.


LATIHAN SOAL



1. Bagian tubuh jamur yang berfungsi untuk menyerap makanan adalah . . . .
A. spora
B. miselium generatif
C. miselium vegetatif
D. houstorium
E. septum

2. Jamur dapat melakukan interaksi mutualitik dengan mikroorganisme fotosintetik. Berikut ini peranan jamur dalam interaksi tersebut adalah . . . .
A. menghasilkan hormon pertumbuhan
B. melindungi tumbuhan dari infeksi
C. membantu dalam penyerapan zat organik
D. menjaga ketersediaan air
E. melindungi tumbuhan dari mikoriza

3. Seorang siswa mengamati jamur roti yang memiliki karakteristik sebagai berikut: menghasilkan sporangium dengan spora dalam, hifa aseptat, warna spora berwarna hitam-coklat. jamur tersebut termasuk dalam . . . .
A. Deuteromycota
B. Zygomycota
C. Ascomycota
D. Basidiomycota
E. A dan B benar

4. Berikut ini adalah reproduksi jamur secara seksual, kecuali . . . .
A. fragmentasi miselium
B. perkawinan antara hifa yang berbeda jenis
C. pembentukan basidiospora
D. pembentukan askus (askospora)
E. penyatuan dua sel haploid

5. Melalui pengamatan mikroskopis ditemukan jenis jamur dengan ciri-ciri sebagai berikut.
1. Tubuhnya uniseluler.
2. Berkembang biak dengan pembelahan sel, pembentukan tunas atau kuncup serta konjugasi.
3. Berkemampuan untuk melakukan fermentasi.
4. Biasa disebut dengan Khamir.
5. Hifanya berdiferensiasi menjadi konidiofora yang yang ujungnya terbentuk konidiospora. Yang termasuk ciri-ciri dari Saccharomyces cerreviceae, kecuali . .
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

6. Amatilah karakteristik dari jamur pada tabel di bawah ini!



Klasifikasi yang benar dari Claviceps purpurea, Rhizopus nigricans,Microsporum, dan Volvariella volvaceae adalah . . . .
A. Basidiomycota, Ascomycota, Zygomycota, dan Deuteromycota
B. Ascomycota, Zygomycota, Deuteromycota, dan Basidiomycota
C. Deuteromycota, Zygomycota, Basidiomycota, dan Ascomycota
D. Ascomycota, Zygomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota
E. Ascomycota, Deuteromycota, Zygomycota, dan Basidiomycota

7. Kelompok jamur yang membentuk zigospora adalah . . .
A. Ascomycota
B. Deuteromycota
C. Zygomycota
D. Basidiomycota
E. Chytridiomycota

8. Dampak jika kita terlalu sering merusak lingkungan dengan menggunakan bahan kimia yang mampu merusak ekosistem adalah sebagai berikut, kecuali .
A. ketidak seimbangan ekosistem di bumi
B. mengganggu dekomposisi bahan organik menjadi bahan anorganik
C. kesulitan untuk menemukan jamur yang dapat dimakan
D. semua jenis tanaman dan jamur justru lebih subur
E. ketidakseimbangan kondisi ekologi

9. Bentuk kehidupan bersama saling menguntungkan (simbiosis mutualisme) antara jamur dan mikroorganisme fotosintetik adalah . . . .
A. liken
B. mikoriza
C. hifa
D. miselium
E. spora

10. Saccharomyces cerreviceae melakukan reproduksi aseksual dengan cara . . .
A. pertunasan
B. fragmentasi miselium
C. pembentukan askospora
D. pembentukan basidiospora
E. pembentukan zigospora

11. Yang berfungsi sebagai spora seksual pada Ascomycota adalah . . . .


A. konidiospora
B. askospora
C. zigospora
D. basidiosora
E. oospora

12. Jamur memiliki ciri-ciri antara lain:
1) hifa tidak bersekat
2) ujung-ujung konidiofor membentuk konidia
3) mengandung inti haploid
4) reproduksi aseksual dengan konidiospora
5) reproduksi seksual dengan oospora

Dari analisis ciri -ciri jamur diatas, yang merupakan ciri jamur Ascomycota adalah . . . .
A. 3 dan 5
B. 1 dan 2
C. 1 dan 4
D. 2 dan 4
E. 2 dan 5

13. Hifa senositik, artinya . . . .
A. hifa memiliki dinding sel dari kitin
B. hifa tidak memiliki inti sel (nukleus)
C. hifa tanpa septa yang sitoplasmanya mengandung banyak nukleus
D. hifa tidak memiliki klorofil dan sitoplasma
E. hifa tidak mampu mengadakan pembelahan sel

14. Contoh jamur di antaranya adalah:
  1. Jamur kuping (Auricularia polytricha) 
  2. Jamur kayu (Olygosporus sp.) 
  3. Jamur merang (Volvariella volvacea) 
  4. Jamur payung (Amanita muscaria) 
Persamaan sifat yang dimiliki jamur tersebut adalah . . . .
A. hidup saprofit, tidak berklorofil, berkembangbiak dengan basidium
B. hidup saprofit, tidak berklorofil, berkembangbiak dengan askus
C. hidup epifit, tidak berklorofil, berkembangbiak dengan basidium
D. hidup parasit, tidak berklorofil, berkembangbiak dengan askus
E. hidup parasit, berbentuk lembaran, berkembangbiak dengan basidium

15. Berikut ini merupakan beberapa jenis jamur.
A. Mucor mucedo
B. Puccini agraminis
C. Rhizopus oryzae
D. Rhizopus nigricans
E. Saccharomyces cerreviceae
Yang merupakan jenis jamur Zygomycota adalah . . . .
A. B, C, D
B. A, C, D
C. B, D, E
D. A, B, D
E. A, B, D

16. Peran jamur dalam bidang industri adalah . . . .
A. pemanfaatan untuk pembuatan roti
B. pemanfaatan untuk pembuatan tempe
C. pemanfaatan untuk pembuatan antibiotik
D. pengolah pakan ternak
E. jawaban A, B, C, dan D benar semua

17. Kelompok jamur Deuteromycetes disebut jamur tak sempurna, karena . . . .
A. cara reproduksi aseksual dan seksual belum diketahui
B. cara reproduksi aseksual belum diketahui
C. cara reproduksi seksual belum diketahui
D. cara reproduksi seksual unik
E. cara reproduksi aseksual hanya membentuk kuncup

18.Sekat pada jamur disebut . . . .
A. hifa senosotik
B. septum
C. miselium
D. houstorium
E. spora

19. Perhatikan gambar struktur jamur di bawah.


Struktur tersebut akan menghasilkan . . . .
A. spora seksual zigospora
B. spora seksual basidiospora
C. spora seksual konidiospora
D. spora seksual sporangiospora
E. spora seksual askospora

20. Di bawah ini merupakan macam-macam jenis jamur.
A. Claviceps purpurea
B.Amanita muscaria
C. Rhizopus oryzae
D. Venturia inaequalis
E. Puccinia graminis

Di antara jamur–jamur di atas yang menguntungkan adalah . . . .
A. a
B. b
C. c
D. d
E. e

21. Perhatikan pernyataan di bawah ini!
1. Aspergilus dari Zigomycota
2. Morcella esculenta dari Ascomycota
3. Rhizopus oryzae dari Zigomycota
4. Penicillium notatum dari Ascomycota
5. Volvariella volvaceaedari Basidiomycota
Pasangan yang salah jamur tersebut adalah . . . .
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

22. Perhatikan pasangan antara jenis jamur dan spora seksual yang dihasilkan di bawah ini!
  1. Rhizopus stolonifer – zigospora 
  2. Mucor mucedo – zigospora 
  3. Saccharomyces cereviceae – askospora 
  4. Puccinia graminis – askospora 
  5. Auricularia polytricha – basidiospora 
Pasangan yang benar antara jenis jamur dan spora seksual yang dihasilkan, kecuali . . . .
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

23. Lumut kerak yang merupakan bentuk simbiosis antara jamur dan ganggang dapat melakukan reproduksi sehingga menghasilkan kembali lumut kerak. Cara reproduksi yang dilakukan adalah . . . .
A. seksual dengan menggunakan spora
B. seksual dengan menggunakan soredia
C. seksual dengan membentuk anteridium dan arkegonium
D. aseksual dengan menggunakan spora
E. aseksual dengan menggunakan soredia

24. Amati tabel di bawah ini!


Karakteristik yang benar dari jamur dan tumbuhan adalah . . . .
A. Jamur adalah nomor 1, 3, 5, 7 dan tanaman adalah nomor 2, 4, 6, 8
B. Jamur adalah nomor 2, 3, 6, 8 dan tanaman adalah nomor 1, 4, 5, 7
C. Jamur adalah nomor 1, 4, 5, 7 dan tanaman adalah nomor 2, 3, 6, 8
D. Jamur adalah nomor 1, 4, 5, 8 dan tanaman adalah nomor 2, 3, 6, 7
E. Jamur adalah nomor 1, 3, 5, 8 dan tanaman adalah nomor 2, 4, 6, 7

25. Baca keterangan berikut!
1) Rhizopus oryzae a. digunakan dalam pembuatan tapai
2) Saccharomyces cerreviceae b. digunakan dalam pembuatan tempe
3) Aspergillus wentii polytricha c. digunakan sebagai sayuran dalam makanan
4) Auricularia d. digunakan dalam pembuatan kecap
Urutan yang benar dari nama-nama jamur dan peran mereka adalah . . . .
A. 1a, 2b, 3c, 4d
B. 1a, 2b, 3b, 4d
C. 1a, 2c, 3d, 4c
D. 1b, 2a, 3d, 4c
E. 1a, 2c, 3b, 4b

26. Venturia inaequalis mengandung toksin yang dapat merusak makanan.
Makanan yang dimaksud adalah . . . .
A. Roti yang berjamur
B. Jagung yang berjamur
C. Kecap yang manis
D. Apel yang rusak
E. Minuman yang beralkohol

27. Konjugasi antara dua hifa yang berbeda pada Zygomycota akan menghasilkan . . . .
A. spora
B. zigospora
C. sporangium
D. askospora
E. hifa

28. Spora Aseksual pada jamur Basidiomycota adalah . . . .
A. sporangiospora
B. basidiospora
C. konidiospora
D. blastospora
E. zoospora

29. Sebagian besar jamur dari filum Ascomycota bersifat multiseluler. Akan tetapi, ada beberapa di antaranya yang uniseluler. Dari macam jamur berikut ini, di antaranya adalah:
1. Rhizopus nigricans;
2. Neurospora crassa;
3. Puccinia graminis;
4. Mucor mucedo
5. Saccharomyces cereviceae.

Contoh jamur manakah yang merupakan jamur Ascomycota uniseluler . . . .
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

30. Berikut ini adalah ciri-ciri jamur, kecuali . . . .
A. eukariotik
B. memiliki klorofil
C. memiliki dinding sel
D. bersifat heterotrof
E. ada yang memiliki zat warna



No comments:

Support web ini

BEST ARTIKEL