Sabtu, 17 Desember 2011

PENBAHASAN SISTEM PENCERNAAN


1. Jenis makanan yang merupakan sumber karbohidrat adalah....
A. Beras, jagung, daging, dan susu
B. Beras, jagung, kentang, dan telur
C. Gandum, sagu, biji-bijian, dan ikan
D. Beras, jagung, gandum, dan sagu
E. Beras, jagung, gandum, dan buah-buahan
Jawaban: D
Penjelasan: Bahan-bahan makanan karbohidrat yang sebagai sumber kalori bagi organisme heterotrof antara lain padi, jagung, gandum, ubi jalar, talas, ketela pohon, kentang, dan sagu yang semua produk karbohidrat dipastikan dari hasil Fotosintesis tumbuhan , tidak ada satupun yang bisa disumberkan dari hewan . OK
2. Zat makanan yang menghasilkan energi tertinggi untuk satuan berat yang sama adalah...
A. Protein
B. Karbohidrat
C. Vitamin
D. Lemak
E. Serat kasar
Jawaban: D
Penjelasan: Penghasil energi utama bagi tubuh manusia adalah Lenak . Lemak tedapat pada makanan jika di hidrolisis akan menghasilkan 2 unit bahan sederhana yaitu asam lemak dan gliserol , sedang karbohidrat hanya bisa menhasilkan 1 unit senyawa glucosa dan begitu juga protein hanya menghasilkan 1 senyawa sederhana asam amino . agar jelas perbandingannya 1 gram karbohidrat . protein hanya menghasilkan 4, 1 kalori , sedangkan 1 gram lemak karena dua senyawa langsung bisa diurai menhasilkan 9, 3 kalori setiap gramnya OK
3. Tidak semua zat-zat yang terdapat dalam bahan makanan akan mengalami pencernaan. Zat berikut apabila terdapat dalam bahan makanan tidak akan mengalami pencernaan adalah....
A. Amilum
B. Vitamin
C. Lemak
D. karbohidrat
E. Protein
Jawaban: B
Penjelasan: Zat-zat makanan yang mengalami proses pencernaan adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Sebaliknya vitamin, unsur-unsur mineral, dan air tidak mengalami pencernaan oleh enzim , vitamin, unsur-unsur mineral, dan air langsung bisa diakses oleh darah di usus halus tanpa pencernaan kimiawi OK
4. Selain merupakan penyusun enzim, protein juga berfungsi dalam....
A. Penimbunan lemak
B. Merusak zat yang bersifat racun
C. Memelihara tekanan osmosis darah
D. Menjaga keseimbangan energi
E. sebagai sumber energi pokok
Jawaban: B
Penjelasan: Salah satu fungsi protein adalah membantu mengatur kemampuan tubuh mendetoksifikasi (menawar racun zat-zat asing) protein globulin , presipitin dll

5. Pada saluran pencernaan, protein akan dipecah menjadi senyawa yang disebut...
A. Vitamin
B. Asam amino
C. Glukosa
D. Asam lemak
E. Kolesterol
Jawaban: B
Penjelasan: Setelah melalui berbagai tahap protein mengalami beberapa perubahan dan tahap terakhir yaitu perubahan dari polipeptida kecil dengan bantuan peptidase berubah menjadi asam amino
6. Hubungan yang benar antara nama, sumber, dan fungsi vitamin berikut adalah....
Vitamin Sumber Fungsi
A. B12 Telur, susu Metabolisme sel dan pertumbuhan jarigan
B. A Sayuran dan buah berwarna kuning dan merah Pertumbuhan tulang dan gigi
C. E Kecambah, susu Memelihara kesehatan mata
D. K Hati, daging Membentuk eritrosit
E. D Susu, minyak ikan Pembekuan darah
Jawaban: A
Penjelasan: vitamin B12 yang bersumber dari daging, unggas, ikan, telur, susu, keju, hati, udang, dan kerang berfungsi sebagai metabolisme sel dan pertumbuhan jaringan
7. Fungsi hati berikut yang berkaitan dengan fungsi pencernaan makanan adalah...
A. Menetralkan racun
B. Menghasilkan empedu
C. Menghasilkan sel darah
D. Menyimpan zat makanan
E. Menghancurkan eritrosit tua
Jawaban: B
Penjelasan: Meskipun hati bukan salah satu organ pencernaan, tetapi hati dapat mensekresikan empedu. Empedu mengandung garam empedu yang memegang peranan penting dalam pencernaan lemak.
8. Proses pencernaan yang terjadi di mulut berlangsung secara mekanik dan kimiawi dengan menggunakan enzim sebagai katalisatornya. Zat yang diubah di dalam mulut dengan perantaraan enzim adalah....
A. Protein
B. Mineral
C. Lemak
D. Vitamin
E. Karbohidrat
Jawaban: E
Penjelasan: Air liur mengandung enzim ptialin atau amilase yang akan mengubah amilum (polisakarida) menjadi maltosa.

9. Organ-organ pada sistem pencernaan makanan manusia dapat dibedakan menjadi saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Berikut ini, organyang merupakan saluran pencernaan sekaligus kelenjar pencernaan adalah....
A. Pankreas dan hati
B. Pankreas dan usus halus
C. Lambung dan hati
D. Lambung dan usus halus
E. Usus halus dan hati
Jawaban: d
Penjelasan: Saluran pencernaan manusia terdiri dari mulur, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Kelenjar pencernaan manusia terdiri dari air liur, lambung, pankreas, hati, usus halus.
10. Makanan yang keluar dari lambung menuju ke usus halus sebagian sudah mengalami pencernaan. Apabila seseorang makan bahan makanan yang mengandung:
1. Protein
2. Amilum
3. Glukosa
4. Lemak
5. Vitamin
Zat makanan yang sudah mengalami pencernaan secara kimia adalah....
A. 1,2, dan 3
B. 1,2, dan 4
C. 2,4, dan 5
D. 2,3,4, dan 5
E. Semua benar
Jawaban: a
Penjelasan: protein, amilum, dan glukosa sudah dicernakan di mulut, lambung, dan usus halus
11. Lambung menghasilkan asam lambung yang berfungsi untuk...
A. Membantu mencerna makanan menjadi partikel yang lebih kecil
B. Membantu pergerakan makanan melalui lambung
C. Memecah makanan secara kimiawi
D. Membunuh bakteri dalam makanan
E. Membantu kerja enzim pada usus halus
Jawaban: D
Penjelasan: Asam lambung berfungsi mematikan bakteri yang terdapat dalam makanan mengubah sifat protein, dan mengaktifkan pepsin.

12. Makanan akan mengalami pencernaan selama dalam saluran pencernaan tetapi dalam organ tertentu makanan tidak mengalami baik secara mekanik maupun kimia. Organ tersebut adalah...
A. Mulut
B. Duodenum
C. Esofagus
D. Ileum
E. Ventrikulus
Jawaban: B
Penjelasan: Kerongkongan(esofagus) merupakan saluran panjang dan tipis sebagai jalan makanan yang telah dikunyah dari mulut ke lambung. Pada kerongkongan (esofagus) tidak terjadi proses pencernaan.
13. Berikut ini proses pencernaan yang berlangsung dalam lambung kecuali...
A. Amilum berubah menjadi fruktosa oleh enzim ptialin
B. Kaseinogen akan berubah menjadi kasein oleh enzim renin
C. Protein menjadi peptida oleh enzim pepsin
D. Kasein akan digumpalkan oleh ion Ca+
E. Lemak akan dihidrolisis menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase
Jawaban: A
Penjelasan: Amilum berubah menjadi fruktosa oleh enzim ptialin terjadi di mulut oleh air liur.
14. Hasil pencernaan makanan di lambung akan menghasilkan “ bubur makanan” yang disebut kim yang bersifat asam. Sifat asam ini di dalam lambung akan dinetralkan oleh....
A. Empedu yang dihasilkan hati
B. Renin yang dihasilkan lambung
C. Nuklease yang dihasilkan pankreas
D. Laktase yang dihasilkan dinding usus halus
E. Natrium bikarbonat yang dihasilkan pankreas
Jawaban: e
Penjelasan: Natrium birkabonat, berfungsi menetralkan keasaman isi usus
15. Usus halus terdiri dari 3 bagian yaitu jejunum, duodenum dan ileum. Proses penyerapan bahan makanan terjadi di bagian....
A. Duodenum dan jejunum
B. Jejunum
C. Duodenum dan ileum
D. Ileum
E. Jejunum dan ileum
Jawaban: D
Penjelasan: Di dalam ileum terdapat banyak lipatan dan lekukan yang disebut vili atau jonjot usus. Vili berfungsi memperluas permukaan usus sehingga proses terjadinya penyerapan zat makanan akan lebih sempurna

16. Zat-zat makanan berikut akan diserap oleh pembuluh-pembuluh darah kapiler dalam vili/ jonjot usus halus menuju ke hati melalui vena porta, kecuali....
A. Glukosa
B. Mineral
C. Asam amino
D. Air
E. Protein gliserol
Jawaban: E
Penjelasan: Zat makanan berupa glukosa, asam amino, vitamin, mineral, dan air akan diserap oleh kapiler darah dalam vili.
17. Berikut ini adalah beberapa proses pencernaan:
1. Penyerapan air
2. Penyerapan mineral
3. Penyerapan ion-ion
4. pembusukan oleh Escherichia coli
Proses pencernaan yang terjadi dalam usus besar adalah....
A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 1 dan 3
D. 2 dan 4
E. 1 dan 4
Jawaban: C
Penjelasan: Namun demikian, kandungan airnya masih cukup tinggi. Jika sisa makanan masih mengandung kadar air yang tinggi, usus besar akan menyerapnya. Pembentukan feses pada usus besar dibantu oleh bakteri Escherichia coli
18. Perhatikan gambar sistem pencernaan di samping. Gangguan pencernaan grastritis terjadi karena infeksi pada bagian....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban: C
Penjelasan: Grastisis berarti peradangan mukosa lambung.

19. Pada sistem pencernaan, hormon yang merangsang empedu untuk mengeluarkan garam empedu adalah....
A. Insulin
B. Kolesistokinin
C. Tripsin
D. Pepsin
E. Sekretin
Jawaban: D
Penjelasan : Hormon kolesistokinin merangsang empedu untuk mengeluarkan bilus. Bilus mengandung garam empedu.
20. Enzim yang dihasilkan oleh pankreas akan masuk ke duodenum (usus dua belas jari) melalui...
A. Darah
B. Pembuluh darah
C. Pembuluh limfe
D. Kerongkongan (esofagus)
E. Saluran pankreas
Jawaban: A
Penjelasan: Jika isi lambung yang bersifat asam masuk ke dalam duodenum, sel-sel tertentu pada duodenum akan melepaskan hormon sekretin dan hormon kolesistokinin ke dalam darah.
21. Bagian yang ditunjuk A pada gambar disamping adalah....
A. Hati
B. Usus halus
C. Pankreas
D. Usus besar
E. Lambung
Jawaban: B
22. Pada sistem pencernaan manusia, zat makanan yang dicerna oleh garam empedu adalah....
A. Asam amino
B. Protein
C. Karbohidrat
D. Vitamin
E. Lemak
Jawaban: E
Penjelasan: Bilus mengandung garam empedu dan bilirubin (zat warna empedu) yang dapat mengemulsikan lemak

23. Hasil pencernaan di bawah ini siap diserap oleh usus halus, kecuali....
A. Gliserol
B. Monosakarida
C. Asam amino
D. Vitamin
E. Polipeptida
Jawaban: E
Penjelasan: Vitamin akan diserap oleh kapiler darah dalam vili.
24. Hasil pencernaan karbohidrat akan diserap oleh....
A. Arteri vili
B. Vena vili
C. Kapiler vili
D. Pembuluh limfe
E. Saraf vili
Jawaban: C
Penjelasan: Zat makanan berupa glukosa, asam amino, vitamin, mineral, dan air akan diserap oleh kapiler darah dalam vili.
25. Hubungan yang benar antara organ, enzim, serta fungsinya dari pencernaan di bawah ini adalah...
Organ Enzim yang dihasilkan Fungsi mengubah
A. Mulut Ptialin Amilum => Glukosa
B. Lambung Pepsin Protein => Glukosa
C. Pankreas Lipase Gliserol => Asam lemak
D. Usus 12 jari Sukrase Sukrosa => Asam amino
E. Usus halus Erepsin Tripsinogen => Tripsin
Jawaban: D
Penjelasan:
26. Bagian lambung hewan memamah biak yang sama dengan lambung manusia adalah...
A. Abomasum
B. Omasum
C. Rumen
D. Ileum
E. Retikulum
Jawaban: A
Penjelasan: Di dalam omasum, makanan dicerna secara mekanik kemudian masuk ke dalam abomasum yang fungsinya sama seperti lambung.

27. Peranan bakteri dan hewan Ciliata yang terdapat dalam lambung hewan memamah biak adalah...
A. Mencerna selulosa karena menghasilkan enzim selulase
B. Membusukkan makanan dan menghasilkan asam amino
C. Menghasilkan asam amino dan vitamin
D. Menghasilkan asam laktat dan mencerna selulosa
E. Membusukkan makanan dan menghasilkan vitamin
Jawaban: a
Penjelasan: Dalam abomasum ini makanan dicerna secara kimiawi oleh enzim-enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan hewan Ciliata.
28. Tembolok pada burung dara berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan sementara. Tembolok merupakan bagian dari....
A. Tenggorokan
B. Usus halus
C. Kerongkongan
D. Usus besar
E. Lambung
Jawaban: b
Penjelasan: Makanan dari mulut masuk menuju ke tembolok melalui kerongkongan.
29. Pada burung terdapat bagian akhir usus yang sekaligus bermuara saluran ekskresi dan saluran alat kelamin yang disebut...
A. Kantong kemih
B. Kolon
C. Anus
D. Kloaka
E. Ureter
Jawaban: B
Penjelasan: Kloaka merupakan muara 3 saluran, yaitu pencernaan, saluran ekskresi, dan saluran alat kelamin
30. Seseorang mengalami gangguan pencernaan makanan dengan gejala sukar buang air besar. Gangguan ini disebabkan....
A. Makanannya kurang mengandung serat
B. Keracunan makanan
C. Kekurangan vitamin C
D. Infeksi kuman
E. Infeksi rongga tubuh
Jawaban: a
Penjelasan: Konstipasi berarti lambatnya pergerakan feses melalui usus besar. Penyebabnya adalah kebiasan buang air yang tidak teratur dan kurangnya makan makanan yang berserat.
Lengkapi pernyataan di bawah ini
  1. Untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan zat-zat gizi manusia harus makan. Syarat makanan yang sehat adalah makanan yang mengandung gizi dan higienis. Bahan makanan dalam tubuh akan dicerna menjadi zat-zat yang dibutuhkan tubuh dengan fungsi penyedia bahan bakar atau energi, pembangunan tubuh, dan pelindung serta pertahanan tubuh.
  2. Zat-zat makanan yang terkandung dalam bahan makanan dapat dibedakan menjadi makronutrien, artinya zat-zat yang dibutuhkan dalam jumlah banyak dan mikronutrien, artinya zat yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Bahan makanan yang bersifat makronutrien adalah karbohidrat, protein dan lemak, sedangkan bahan makanan yang bersifat mikronutrien adalah vitamin dan mineral.
  3. Karbohidrat secara umum memiliki rumus molekul CnH¬2n¬O¬n¬ dan dilihat dari gugus gulanya dibedakan menjadi karbohidrat yang memiliki satu gugus gula disebut monosakarida, yang memiliki dua gugus gula disebut disakarida, dan yang memiliki banyak gugus gula disebut polisakarida.
  4. Lemak atau lipid memiliki sifat tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik. Dilihat dari komposisi kimianya, lemak dibedakan menjadi lemak sederhana adalah lemak yang tersusun oleh trigliserida, lemak campuran adalah gabungan lemak dengan senyawa bukan lemak, dan derivat lemak adalah senyawa yang dihasilkan dari proses hidrolisis lipid.
  5. Protein tersusun atas monomer yang disebut asam amino. Monomer ini ada yang bersifat esensial, artinya asam amino yang berasal dari luar tubuh dan non esensial, artinya asam amino yang dapat dibuat di dalam tubuh. Substansi anorganik yang dibutuhkan tubuh disebut mineral. Unsur ini ada yang dibutuhkan dalam jumlah banyak (makroeleman), misalnya natrium, kalsium dan yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit (mikroelemen) misalnya mangan, seng, termbaga, kobalt.
  6. Vitamin memiliki peranan yang penting bagi fungsi-fungsi biologis. Gangguan yang disebabkan karena kekurangan vitamin disebut avitaminosis. Dilihat dari sifat kelarutannya, vitamin ada yang larut dalam air, yaitu vitamin B dan C dan vitamin yang tidak larut dalam air tetapi larut dalam lemak, yaitu vitamin A,D,E,K. Air memiliki peranan yang penting bagi tubuh fungsi air yang penting adalah pelarut beberapa jenis makanan dan vitamin, menjaga tekanan osmotik dalam sel, mengangkut makanan ke jari tubuh, mengangkut sisa metabolisme keluar tubuh, medium berbagai reaksi kimia, dan menjaga keseimbangan tubuh.
  7. Makanan yang masuk ke dalam saluran pencernaan akan mengalami pencernaan. Ada dua macam pencernaan, yaitu pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi. Sistem pencernaan makanan manusia tersusun atas organ-organ yang dapat dikelompokkan menjadi saluran pencernaan yang terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, anus dan kelenjar pencernaan terdiri dari air liur, lambung, pankreas, dan hati.
  8. Proses pencernaan makanan dimulai di mulut. Di dalam mulut bahan makanan akan mengalami pencernaan secara mekanik oleh gigi dan pencernaan kimia oleh enzim ptialin atau amilase yang dihasilkan oleh kelenjar ludah yang akan mengubah amilum menjadi maltosa.
  9. Melalui kerongkongan bahan makanan akan masuk ke lambung (ventikulus). Lambung akan menghasilkan getah lambung yang mengandung asam lambung yang berfungsi membunuh bakteri dan mengaktifkan pepsin. Pepsin berfungsi untuk hidrolisis molekul-molekul protein menjadi molekul-molekul peptida, enzim renin berfungsi untuk mengubah kaseinogen menjadi kasein dan enzim lipase yang berfungsi yang menghidrolisis trigliserida menjadi asam lemak dan gliserol. Proses pencernaan makanan dalam lambung akan membentuk bahan makanan menjadi bubur yang disebut kim.
  10. Bahan makanan dari lambung akan masuk ke dalam usus halus. Usus halus terdiri dari tiga bagian, yaitu duodenum (usus 12 jari), jejunum (usus kosong), dan ileum. Di dalam usus halus bermuara dua kelenjar, yaitu kelenjar prankeas dan kantong empedu. Dari usus akan masuk ke usus besar untuk kemudian diproses menjadi feses.

GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN



Sistem pencernaan pada manusia terdiri dari beberapa alat pencernaan. Karena itu, macam penyakit yang mungkin terjadi pada sistem pencernaan cukup banyak. Ada penyakit yang menyerang gigi, kerongkongan, lambung, dan lainnya. Demikian pula kelainan, bisa saja terjadi pada gigi, lambung, atau usus halus. Ada penyakit yang disebabkan oleh infeksi kuman, makanan, atau lainnya. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang terkait dengan sistem pencernaan kita. Langsung saja kita simak yang pertama:
1. Sakit Gigi
Sakit gigi yang paling sering disebabkan oleh adanya lubang pada gigi. Gigi berlubang juga disebut karies. Bagaimana perasaan Anda ketika sakit gigi? Tentu saja tidak enak makan dan melakukan apapun. Sakit gigi kerap disepelekan, tetapi sebenarnya juga perlu diwaspadai. Mengapa demikian? Karena sakit gigi dapat mengganggu atau mempengaruhi organ tubuh lainnya, seperti jantung, mata, dan ginjal.
Penyebab gigi berlubang pada anak-anak adalah makanan yang banyak mengandung gula. Sisa makanan menempel pada gigi dan menjadi sarang bakteri. Bakteri akan mudah menerobos masuk ke dalam gigi sehingga gigi keropos. Lalu masuk ke dalam rongga gigi sehingga menyerang pembuluh darah dan saraf gigi. Karang gigi dapat menyebabkan gigi rapuh dan mudah copot.
Gigi yang berlubang harus dicabut agar tidak merembet ke gigi lainnya. Pada balita, gigi berlubang lebih baik ditambal supaya pertumbuhan tetap teratur.
2. Gastritis
Merupakan suatu peradangan akut atau kronis pada lapisan mukosa (lender) dinding lambung. Penyebabnya ialah penderita memakan yang mengandung kuman penyakit. Kemungkinan juga karena kadar asam klorida (HCL) pada lambung terlalu tinggi.
3. Sariawan
Alat pencernaan yang terganggu atau terserang oleh sariawan adalah mulut (bibir dan gusi) dan lidah. Ketika Anda terkena sariawan, bibir dan lidah Anda seperti terluka dan terasa perih khususnya saat makan. Biasanya orang yang terkena penyakit ini menjadi malas makan, sehingga kondisi tubuh turun. Penyebabnya adalah “panas dalam” atau luka pada rongga mulut dan lidah. Orang mudah terkena sariawan kemungkinan karena kekurangan vitamin C atau daya tahan lemah.
Pengobatannya dilakukan dengan obat sariawan. Apabila tanda-tanda akan terserang sariawan muncul sebaiknya meminum larutan penyegar atau pencegah panas dalam. Orang yang mudah terkena sariawan sebaiknya banyak memakan makanan yang mengandung vitamin C atau menambah asupan vitamin C dalam bentuk tablet atau minuman suplemen yang kaya vitamin C.
4. Hepatitis
Hepatitis merupakan penyakit yang terjadi akibat infeksi virus pada hati. Virus dapat masuk ke dalam tubuh melalui air atau makanan.
5. Diare
Diare adalah penyakit atau keadaan di mana si penderita mengalami buang air besar bercampur air berkali-kali. Penyebab diare yaitu peradangan usus oleh penyakit lain seperti kolera dan disentri. Seringkali diare juga disebabkan oleh virus, bakteri, alergi atau tidak tahan makanan tertentu, atau kurang gizi.
Diare termasuk penyakit yang kerap dialami oleh anak-anak kecil karena kegemaran memasukkan sesuatu ke mulutnya atau dialami pula oleh anak-anak yang gemar jajan sembarangan.
Orang yang mengalami diare akan kehilangan banyak cairan tubuh dan jika diare berlangsung lama, si penderita dapat mengalami dehidrasi. Kondisi kesehatan anak-anak yang mengalami diare biasanya cepat menurun. Bobot tubuh juga menjadi turun drastis. Bahkan jika tidak segera diobati dapat menyebabkan kematian pada anak-anak balita.
Penyakit diare yang disebabkan oleh kuman dapat menular. Penularan terjadi melalui feses (kotoran) dari penderita diare yang buang air besar di sembarang tempat. Tinja yang dibuang sembarangan akan mengotori lingkungan, khususnya sumber daya air seperti mata air, sungai, dan lain-lain. Air yang terkotori oleh kuman itu kemudian dipakai oleh orang yang sehat. Akhirnya orang yang memakai air tersebut tertular oleh penyakit.
Pengobatan gejalanya dilakukan dengan pemberian obat yang menghentikan diare. Misalnya, norit atau karbotablet, yang bahan utamanya karbon. Diare yang disebabkan oleh kuman dapat diobati dengan antibiotika. Jika penyebabnya karena kekurangan gizi, maka harus diberi asupan makanan yang bergizi beberapa waktu.
Untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang, pederita diberi garam oralit. Jika tidak ada, penggantinya ialah larutan garam dan gula. Anda dapat membuat sendiri larutan oralit. Caranya yaitu dengan melarutkan dua sendok teh gula dan kira-kira seperempat sendok teh garam dalam segelas air teh. Larutan ini diberikan beberapa kali kepada penderita.
6. Konstipasi
Konstipasi atau yang sering kita sebut dengan sebutan “sembelit” adalah keadaan yang dialami seseoang dengan gejala fases mengeras sehingga susah dikeluarkan. Sembelit disebabkan oleh adanya penyerapan air pada sisa makanan. Akibatnya, fases kekurangan air dan menjadi keras. Ini terjadi dari kebiasaan buruk yang menunda-nunda buang besar. Selain itu, juga karena kurangnya penderita dalam mengkonsumsi makanan berserat, kurang minum, stres, dan lain-lain. Oleh karena itu, banyak memakan buah-buahan dan sayur-sayuran berserat, minum banyak air, makan teratur, buang air setiap hari, makan makanan berserat, dan olahraga teratur dapat mencegah gangguan ini.
(Selengkapnya baca artikel tentang Terapi Air Putih Sembuhkan Berbagai Penyakit)
7. Disentri
Penyakit ini menyerang usus. Usus yang terserang disentri terinfeksi oleh kuman (bakteri atau amoeba) jadi meradang. Gejala umumnya antara lain sakit perut, mencret (diare) kadang-kadang berdarah dan berlendir.
Ada dua tipe disentri yaitu disentri baksiler dan disentri amebik. Disentri baksiler disebabkan oleh bakteri dari keluarga Shigella. Sedangkan disentri amebik disebabkan oleh keluarga Amoeba.
Simptom penyakit disentri baksiler meliputi serangan ringan sampai serangan mendadak yang berat dan fatal. Penderita disentri yang meninggak biasanya akibat dari dehidrasi dan keracunan oleh toksin bakteri. Toksin adalah zat racun. Gejala awal disentri adalah demam dan mencret. Bahkan buang airnya terkadang berdarah. Muntah dan berak juga dapat dialami penderita penyakit ini. Kemudian tampak gejala dehidrasi karena seringnya buang air bercampur air. Pada tahap berikutnya, luka kronis pada usus besar menghasilkan berak berdarah. Infeksi bakteri disentri yang paling parah disebabkan oleh Shigella shigae. Bakteri ini banyak ditemukan di negeri tropis dan subtropis. Pengobatannya dengan obat antibiotika misalnya tetrasiklin. Kadang-kadang juga transfusi darah.
Sedangkan disentri amebik disebabkan oleh protozoa Entamoeba histolytica. Bentuk disentri ini jauh lebih berbahaya daripada disentri baksiler. Ini karena organisme penyebabnya dapat berbentuk kista (bersembunyi) dan motil (aktif bergerak). Bentuk yang motil menyebabkan disentri akut dengan gejala seperti disentri baksiler. Adapun yang kista menyebabkan disentri kronis dengan gejala kambuhan berupa diare, sakit perut, atau kejang lambung. Pengobatannya dilakukan dengan emetin, diodokuin, dan lain-lain.
Penyebaran atau penularannya seperti penyakit diare, yaitu melalui tinja si penderita yang mencemari air atau tanah. Dan orang sehat memakai air atau tanah yang tercemari oleh tinja yang mengandung kuman penyakit ini.
8. Apendisitis
Apendisitis merupakan gangguan yang terjadi karena peradangan apendiks. Penyebabnya ialah adanya infeksi bakteri pada umbai cacing (usus buntu). Akibatnya, timbul rasa nyeri dan sakit.
9. Maag
Penyakit ini juga disebut tukak lambung atau luka pada lambung. Alat pencernaan yang diserang oleh maag adalah lambung atau usus dua belas jari. Gejalanya antara lain pegal-pegal di punggung satu sampai dua jam setelah makan atau jika perut kosong. Gejala yang terkenal dari penyakit maag adalah mual, kembung, dan muntah-muntah. Gejala lainnya adalah kurang nafsu makan dan berat turun.
Penyebab penyakit maag yaitu bakteri Helicobakter pylori atau pemakaian sejenis obat antiradang.
Pengobatannya dilakukan dengan memberikan obat antibiotika jika penyebabnya bakteri tadi. Misalnya, pemberian tetrasikin atau amoksilin. Yang ringan dapat diatasi dengan antasid. Gejala mual dan kembung dapat diatasi dengan obat sakit maag.
10. Radang Usus Buntu
Terjadi infeksi pada usus buntu. Gejalanya sakit pada perut sebelah kanan bawah. Radang terjadi jika lubang antara usus buntu dan usus besar menaik tersumbat lalu tertutup. Penyumbatannya bisa lendir atau benda keras seperti biji terung atau cabe. Karena tersumbat atau tertutup, bakteri dalam usus buntu membuat dinding usus buntu terinfeksi. Untuk menyembuhkannya biasanya dilakukan operasi, yaitu memotong usus buntu.
11. Demam Tifoid
Demam tifoid adalah penyakit serius yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri tifoid menyebabkan penderitanya demam, lemah, dan bahkan kematian. Kejadian demam tifoid umumnya terjadi di kawasan yang sangat padat penduduk. Ketika sanitasi dan kebersihan diperbaiki hingga standar modern, kejadian demam tifoid menurun drastis. Sekarang relatif agak jarang.
Gejala penyakit ini ialah demam, khususnya pada malam hari, sakit kepala, sakit perut, lidah pahit sehingga tidak ada nafsu makan. Gelaja pertama muncul satu hingga tiga pekan setelah mengkonsumsi air atau makanan yang tercemar bakteri demam tifoid. Lazimnya demam terjadi pada pekan pertama, dan pada pekan kedua meningkat dan tetap tinggi. Seringkali juga diikuti munculnya bercak-bercak warna merah muda. Pada tingkat parah, terjadi diare berwarna kehijauan. Selanjutnya terjadi hal-hal yang lebih fatal seperti tukak pada usus bahkan lubang pada dinding usus.
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang disebut Salmonella typhi. Bakteri ini ditularkan terutama melalui air atau makanan yang tercemar. Korban demam tifoid membuang bakteri dalam feses dan urinenya. Orang sehat tapi pembawa bakteri penyakit bisa menularkan penyakit ini melalui fesesnya. Bakteri juga dapat dibawa oleh lalau yang hinggap pada feses yang terkontaminasi lalu hinggap pada makanan. Makanan yang sudah terkontaminasi kemudian kita makan.
Pengobatannya dilakukan dengan memberikan obat antibiotik. Obat ini akan menghambat pertumbuhan Salmonella dan mempercepat pemulihan kondisi tubuh.
Cara pencegahannya yaitu memperbaiki sanitasi umum dan kebersihan perorangan. Vaksin tifoid memberi perlindungan sementara bagi orang yang hendak pergi ke negeri di mana berjangkit wabah penyakit ini. Anak-anak juga diberikan vaksin tifoid untuk perlindungan baginya hingga dewasa.
12. Hemeroid/Wasir/Ambeyen
Hemoroid/Wasir/Ambeyen merupakan gangguan pembengkakan pada pembuluh vena disekitar anus. Orang yang sering duduk dalam beraktivitas dan ibu hamil seringkali mengalami gangguan ini.
13. Cacingan
Ada beberapa jenis penyakit cacing. Tiga yang perlu Anda ketahui yaitu cacing gelang, cacing tambang, dan cacing kremi.
13.1. Cacing gelang
Disebabkan oleh cacing gelang atau Ascaris lumbriciadea. Telur cacing ini masuk melalui makanan dan minuman yang tercemar atau tidak bersih.
Gejalanya antara lain perut mulas, mencret dan kembung. Penderita mungkin juga mengalami gejala ikutan seperti tenggorokan dan hidung gatal. Terkadang ia mengalami kejang dan kesemutan di tangan dan kaki. Mata sering mengedip dan timbul selaput pada putih mata. Anak-anak menjadi sering rewel dan menangis.
Pengobatannya dilakukan dengan memberikan obat cacing yang tepat melalui resep dokter. Resep tradisional, rebung atau biji petai cina dapat menyembuhkan penyakit cacing gelang.
13.2. Cacing tambang
Penyakit cacing ini disebabkan oleh cacing tambang. Telur cacing tambang masuk ke tubuh melalui kulit, khusunya kaki dan tangan. Telur cacing ini hidup di daerah lembab dan hangat.
Gejala yang tampak ialah perut mulas, mencret, dan kembung. Seringkali diiringi dengan tidak enak badan dan gatal di kaki atau tangan. Pengobatannya dengan obat cacing yang sesuai.
13.3. Cacing kremi
Cara telur cacing ini masuk ke dalam sistem pencernaan ialah melalui makanan dan minuman mentah dan tidak bersih. Anak-anak yang mempunyai kebiasaan menggigit-gigit jari dan bermain di tempat yang becek-lembap berpeluang terkena penyakit ini. Karena telur cacing kremi suka berada di air atau tanah yang tidak bersih.
Gejala penyakit cacing keremi yaitu gatal-gatal pada liang dubur atau liang hidung. Jika parah, mata anak yang menderita cacing kremi tampak agak berbusa.
Pengobatannya dilakukan dengan memberikan obat cacing yang sesuai dan dosis yang tepat atau memakan biji petai cina sebanyak-banyaknya agar cacingnya mati dan keluar bersama tinja.
14. Radang Dinding Lambung
Radang dinding lambung menyerang membran mukus yang melapisi lambung. Gejalanya sulit bernapas, feses berwarna gelap bercampur darah, dan sakit kepala. Penyebabnya mungkin alergi makanan, alkohol, atau obat-obatan, racun atau bakteri. Pengobatannya dilakukan sesuai dengan penyebabnya. Yang disebabkan oleh bakteri pasien diberi antibiotika.
15. Keracunan
Keracunan makanan dapat terjadi karena pengaruh beberapa bakteri semisal bakteri Salmonela yang menyebabkan penyakit demam tipus dan paratipus.
16. Tukak Lambung
Tukak lambung adalah salah satu kelainan sistem pencernaan yakni kerusakan pada selaput lendir. Tukak lambung dapat disebabkan oleh factor-faktor kuman, toksin, ataupun psikosomatis. Kecemasan, ketakutan, stress, dan kelelahan merupakan faktor psikosomatis yang akhirnya dapat merangsang pengeluaran HCL di lambung. Jika HCL berlebihan, selapu lendir lambung akan rusak.
17. Malnutrisi (kurang gizi)
Yakni penyakit yang disebabkan oleh terganggunya pembentukan enzim pencernaan. Gangguan tersebut disebabkan oleh sel-sel pancreas atropi yang kehilangan banyak reticulum endoplasma. Sebagai contoh adalah kwashiorkor, yakni penyakit akibat kekurangan protein yang parah dan pada umumnya menyerang anak-anak.

Tidak ada komentar: