Showing posts with label DESKRIPSI SALURAN PERNAFASAN. Show all posts
Showing posts with label DESKRIPSI SALURAN PERNAFASAN. Show all posts

Thursday, December 17, 2009

DESKRIPSI SALURAN PERNAFASAN

Jalannya Udara Pernapasan

  1. Udara masuk melalui lubang hidung
  2. Melewati Nasofaring
  3. Melewati Oralfarink
  4. Melewati Glotis
  5. Masuk ke Trakea
  6. Lewat Larink
  7. Masuk ke percabangan trakea yang disebut Bronchus
  8. Masuk ke percabangan bronchus yang disebut Bronchiolus
  9. Udara berakhir pada ujung bronchus berupa gelembung yang disebut Alveolus (jamak: alveoli)


  • Pertukaran udara yang sebenarnya hanya terjadi di alveoli.
  • Dalam paru-paru orang dewasa terdapat sekitar 300 juta alveoli,
  • Dengan luas permukaan sekitar 160 m2 atau sekitar 1 kali luas lapangan tenis, atau luas 100 kali dari kulit kita.
  • Perlu diketahui udara dari lingkungan karena adanya perbedaan (PO2) antara lingkungan dengan paru paru
  • PO2 lingkungan = 160 mmHg - sedangkan PO2 di alveolus hanya 106 mm Hg maka dipastikan terjadi difusi oksigen dari lingkungan ke alveolus OK

Nasal (Hidung)

  • Hidung merupakan organ pernapasan yang pertama dilalui udara luar.
  • Didalam rongga hidung terdapat rambut dan selaput lendir berguna untuk menyaring udara yang masuk
  • Lendir berguna untuk melembabkan
  • di Rongga hidung juga terdapat saluran yang sempit untuk dilewatkan udara , saluran itu disebut Konka untuk mengangatkan udara pernapas

Faring

  • Faring merupakan percabangan dua saluran, yaitu saluran tenggorokan (nasofaring) yang merupakan saluran pernapasan, dan saluran kerongkongan (oralfaring) yang merupakan saluran pencernaan.

Laring (pangkal tenggorokkan)

  • Merupakan bagian pangkal dari saluran pernapasan (trakea).
  • Laring tersusu atas tulang rawan yang berupa lempengan dan membentuk struktur jakun.
  • Diatas laring terdapat katup (epiglotis) yang akan menutup saat menelan.
  • Katup berfungsi mencegah makanan dan minuman masuk ke saluran pernapasan.
  • Pada pangkal larink terdapat selaput suara.
  • Selaput suara akan bergetar jika terhembus udara dari paru-paru

Trakea (tenggorokan)

  • Batang tenggorokan terletak di daerah leher didepan kerongkongan.
  • Batang tenggorokkan berbentuk pipa dengan panjang 10 cm.
  • Dinding trakea terdiri atas 3 lapisan
  1. Lapisan dalam berupa epithel bersilia dan berlendir.
  2. Lapisan tengah tersusun atas cincin tulang rawan dan berotot polos.
  3. Lapisan luar tersusun atas jaringan ikat.
  • Cincin tulang rawan berfungsi untuk mempertahankan bentuk pipa dari batang tenggorokkan,
  • Sedangkan selaput lendir yang sel-selnya berambut getar berfungsi menolak debu dan benda asing yang masuk bersama udara pernapasan.
  • Akibat tolakan secara paksa tersebut kita akan batuk atau bersin.

Bronchus (cabang tenggorokkan)

  • Ujung tenggorokkan bercabang dua disebut bronchus, yaitu bronchus kiri dan bronchus kanan.
  • Struktur bronchus kanan lebih pendek dibandingkan bronchus sebelah kiri.
  • Kedua bronchus masing-masing masuk kedalam paru-paru.
  • Didalam paru-paru bonchus bercabang menjadi bronchiolus yang menuju setiap lobus (belahan) paru-paru.
  • Bronchus sebelah kanan bercabang menjadi 3 bronchiolus
  • Sedangkan sebelah kiri bercabang menjadi 2 bronchiolus.
  • Cabang bronchiolus yang paling kecil masuk ke dalam gelembung paru-paru yang disebut alveolus.
  • Dinding alveolus mengandung banyak kapiler darah. melalui kapiler darah oksigen yang berada dalam alveolus berdifusi masuk ke dalam darah.
  • Udara bisa terjadi pertukaran karena pembuluh darah dan alveolus disusun oleh epithel pipih selapis yang memungkinkan difusi

Pulmo (alveolus)

  • Paru-paru terletak dalam rongga dada diatas diafraghma.
  • Diafraghma adalah sekat rongga badan yang membatasi rongga dada dengan rongga perut.
  • Paru-paru terdiri dari dua bagian yaitu paru-paru sebelah kiri dan paru-paru sebelah kanan.
  • Paru-paru kanan memiliki tiga gelambir sedangkan paru-paru kiri terdiri atas 2 gelambir.
  • Pulmo dextra (kanan)
  • Memiliki 3 lobus: superior, media & inferior
  • Memiliki 2 sekat:
  • visura horisontalis → memisahkan lobus superior & media
  • visura obliks → memisahkan lobus inferior dengan superior-media
  • Pulmo sinistra ( kiri )
  • Memiliki 2 lobus: superior dan inferior
  • Memiliki 1 sekat: visura obliks
  • Paru-paru dibungkus oleh 2 buah selaput yang disebut selaput pleura.
  • Selaput pleura sebelah luar yang berbatasan dengan dinding bagian dalam rongga dada disebut pleura parietal,
  • Sedangkan yang membungkus paru-paru disebut pleura visceral.
  • Diantara kedua selaput terdapat rongga pleura yang berisi cairan pleura yang berfungsi untuk mengatasi gesekan pada saat paru-paru mengembang dan mengempis.

Support web ini

BEST ARTIKEL