LATIHAN SOAL TKA BIOLOGI
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.
A. LEVEL LOW – Pemahaman Dasar
1. Klasifikasi Makhluk Hidup
Organisme yang memiliki sel prokariotik, tidak memiliki membran inti, dan umumnya memiliki dinding sel termasuk kelompok ....
A. Protista
B. Fungi
C. Plantae
D. Bacteria
E. Animalia
2. Struktur Sel
Organel yang berfungsi sebagai tempat utama sintesis protein adalah ....
A. Lisosom
B. Ribosom
C. Mitokondria
D. Badan Golgi
E. Retikulum endoplasma halus
Organel yang berfungsi sebagai tempat utama sintesis protein adalah ....
A. Lisosom
B. Ribosom
C. Mitokondria
D. Badan Golgi
E. Retikulum endoplasma halus
3. Metabolisme
Tahap respirasi aerob yang menghasilkan sebagian besar ATP berlangsung pada ....
A. sitoplasma
B. nukleus
C. membran sel
D. matriks mitokondria
E. membran dalam mitokondria
Tahap respirasi aerob yang menghasilkan sebagian besar ATP berlangsung pada ....
A. sitoplasma
B. nukleus
C. membran sel
D. matriks mitokondria
E. membran dalam mitokondria
4. Fotosintesis
Bahan baku utama yang digunakan tumbuhan dalam proses fotosintesis adalah ....
A. oksigen dan glukosa
B. karbon dioksida dan air
C. oksigen dan air
D. glukosa dan karbon dioksida
E. ATP dan oksigen
Bahan baku utama yang digunakan tumbuhan dalam proses fotosintesis adalah ....
A. oksigen dan glukosa
B. karbon dioksida dan air
C. oksigen dan air
D. glukosa dan karbon dioksida
E. ATP dan oksigen
5. Enzim
Pernyataan yang tepat mengenai enzim adalah ....
A. enzim habis setelah reaksi berlangsung
B. enzim selalu bekerja optimal pada semua kondisi
C. enzim meningkatkan energi aktivasi reaksi
D. enzim dapat mempercepat reaksi dengan menurunkan energi aktivasi
E. semua enzim bekerja pada substrat yang sama
Pernyataan yang tepat mengenai enzim adalah ....
A. enzim habis setelah reaksi berlangsung
B. enzim selalu bekerja optimal pada semua kondisi
C. enzim meningkatkan energi aktivasi reaksi
D. enzim dapat mempercepat reaksi dengan menurunkan energi aktivasi
E. semua enzim bekerja pada substrat yang sama
6. Sistem Sirkulasi
Bagian darah yang berperan utama dalam mengangkut oksigen adalah ....
A. plasma darah
B. trombosit
C. eritrosit
D. leukosit
E. limfa
Bagian darah yang berperan utama dalam mengangkut oksigen adalah ....
A. plasma darah
B. trombosit
C. eritrosit
D. leukosit
E. limfa
7. Sistem Respirasi
Pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida antara alveolus dan kapiler darah terjadi melalui proses ....
A. osmosis
B. transport aktif
C. difusi
D. endositosis
E. eksositosis
Pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida antara alveolus dan kapiler darah terjadi melalui proses ....
A. osmosis
B. transport aktif
C. difusi
D. endositosis
E. eksositosis
8. Sistem Ekskresi
Organ yang berfungsi menyaring darah dan membentuk urine adalah ....
A. hati
B. paru-paru
C. kulit
D. ginjal
E. pankreas
Organ yang berfungsi menyaring darah dan membentuk urine adalah ....
A. hati
B. paru-paru
C. kulit
D. ginjal
E. pankreas
9. Sistem Koordinasi
Hormon insulin berperan dalam ....
A. meningkatkan kadar glukosa darah
B. menurunkan kadar glukosa darah
C. meningkatkan denyut jantung secara langsung
D. merangsang pembentukan eritrosit
E. meningkatkan suhu tubuh
Hormon insulin berperan dalam ....
A. meningkatkan kadar glukosa darah
B. menurunkan kadar glukosa darah
C. meningkatkan denyut jantung secara langsung
D. merangsang pembentukan eritrosit
E. meningkatkan suhu tubuh
10. Sistem Imun
Sel darah putih yang berperan dalam menghasilkan antibodi adalah ....
A. eritrosit
B. trombosit
C. limfosit B
D. neutrofil
E. eosinofil
Sel darah putih yang berperan dalam menghasilkan antibodi adalah ....
A. eritrosit
B. trombosit
C. limfosit B
D. neutrofil
E. eosinofil
11. Interaksi Ekosistem
Dalam suatu ekosistem sawah terdapat padi → belalang → katak → ular → elang.
Jika populasi katak menurun drastis akibat penyakit, perubahan yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. populasi belalang meningkat dan padi menurun
B. populasi belalang menurun dan padi meningkat
C. populasi ular meningkat karena kekurangan katak
D. populasi padi meningkat karena jumlah konsumen bertambah
E. populasi elang meningkat karena jumlah ular menurun
12. Daur Materi
Bakteri pengikat nitrogen memiliki peran penting dalam ekosistem karena ....
A. mengubah nitrat menjadi oksigen
B. mengubah nitrogen atmosfer menjadi bentuk yang dapat dimanfaatkan organisme
C. mengubah karbon dioksida menjadi nitrogen
D. menguraikan glukosa menjadi oksigen
E. menghasilkan nitrogen dari air
Bakteri pengikat nitrogen memiliki peran penting dalam ekosistem karena ....
A. mengubah nitrat menjadi oksigen
B. mengubah nitrogen atmosfer menjadi bentuk yang dapat dimanfaatkan organisme
C. mengubah karbon dioksida menjadi nitrogen
D. menguraikan glukosa menjadi oksigen
E. menghasilkan nitrogen dari air
13. Organel Sel
Suatu sel memiliki banyak mitokondria dan retikulum endoplasma kasar. Berdasarkan karakteristik tersebut, sel tersebut kemungkinan memiliki aktivitas ....
A. fotosintesis yang tinggi
B. penyimpanan air yang tinggi
C. sintesis dan sekresi protein yang tinggi
D. penghancuran zat asing yang tinggi
E. pembentukan dinding sel yang tinggi
Suatu sel memiliki banyak mitokondria dan retikulum endoplasma kasar. Berdasarkan karakteristik tersebut, sel tersebut kemungkinan memiliki aktivitas ....
A. fotosintesis yang tinggi
B. penyimpanan air yang tinggi
C. sintesis dan sekresi protein yang tinggi
D. penghancuran zat asing yang tinggi
E. pembentukan dinding sel yang tinggi
14. Respirasi Anaerob
Ketika seseorang melakukan aktivitas fisik sangat berat, kebutuhan oksigen otot dapat melebihi pasokannya. Sel otot kemudian melakukan respirasi anaerob.
Ketika seseorang melakukan aktivitas fisik sangat berat, kebutuhan oksigen otot dapat melebihi pasokannya. Sel otot kemudian melakukan respirasi anaerob.
Produk yang terbentuk pada kondisi tersebut adalah ....
A. etanol dan CO₂
B. asam laktat
C. glukosa dan O₂
D. asetil-KoA
E. asam piruvat dan O₂
15. Aktivitas Enzim
Perhatikan data grafik berikut.
Perhatikan data grafik berikut.
16. Fotosintesis
Dua tanaman sejenis diletakkan pada kondisi berbeda.
Faktor yang paling mungkin membatasi fotosintesis tanaman gurun adalah ....
A. oksigen
B. karbon dioksida
C. klorofil
D. suhu selalu tinggi
E. glukosa
Dua tanaman sejenis diletakkan pada kondisi berbeda.
Faktor yang paling mungkin membatasi fotosintesis tanaman gurun adalah ....
A. oksigen
B. karbon dioksida
C. klorofil
D. suhu selalu tinggi
E. glukosa
17. Sistem Sirkulasi
Seseorang mengalami kehilangan darah dalam jumlah cukup besar. Kondisi tersebut dapat menyebabkan tubuh kekurangan oksigen karena ....
A. jumlah trombosit meningkat
B. jumlah eritrosit dan hemoglobin berkurang
C. plasma darah berubah menjadi limfa
D. leukosit tidak dapat melakukan fagositosis
E. jantung berhenti menghasilkan darah
18. Sistem Ekskresi
Hasil pemeriksaan urine seseorang menunjukkan adanya glukosa dalam urine dalam jumlah tinggi.
Kondisi tersebut dapat mengindikasikan gangguan pada ....
A. pengaturan kadar gula darah
B. pertukaran gas di alveolus
C. pembentukan antibodi
D. kontraksi otot rangka
E. penghantaran impuls saraf
Hasil pemeriksaan urine seseorang menunjukkan adanya glukosa dalam urine dalam jumlah tinggi.
Kondisi tersebut dapat mengindikasikan gangguan pada ....
A. pengaturan kadar gula darah
B. pertukaran gas di alveolus
C. pembentukan antibodi
D. kontraksi otot rangka
E. penghantaran impuls saraf
19. Sistem Saraf dan Hormon
Saat seseorang menghadapi keadaan berbahaya, tubuh mengalami peningkatan denyut jantung dan frekuensi pernapasan.
Respons tersebut terutama berkaitan dengan aktivitas ....
A. sistem saraf parasimpatik dan insulin
B. sistem saraf simpatik dan hormon adrenalin
C. sistem saraf parasimpatik dan tiroksin
D. saraf sensorik dan insulin
E. saraf motorik dan estrogen
Saat seseorang menghadapi keadaan berbahaya, tubuh mengalami peningkatan denyut jantung dan frekuensi pernapasan.
Respons tersebut terutama berkaitan dengan aktivitas ....
A. sistem saraf parasimpatik dan insulin
B. sistem saraf simpatik dan hormon adrenalin
C. sistem saraf parasimpatik dan tiroksin
D. saraf sensorik dan insulin
E. saraf motorik dan estrogen
20. Sistem Reproduksi
Jika terjadi pembuahan pada manusia, peristiwa tersebut umumnya berlangsung di ....
A. ovarium
B. uterus
C. vagina
D. tuba falopi
E. serviks
Jika terjadi pembuahan pada manusia, peristiwa tersebut umumnya berlangsung di ....
A. ovarium
B. uterus
C. vagina
D. tuba falopi
E. serviks
C. LEVEL HOT – Analisis dan Penalaran
21. Analisis Jaring-Jaring Makanan
Dalam sebuah ekosistem terdapat hubungan:
Rumput → belalang → katak → ular → elang
Rumput → tikus → ular → elang
Penggunaan pestisida menyebabkan populasi belalang menurun tajam.
Prediksi yang paling logis adalah ....
A. populasi katak menurun karena berkurangnya sumber makanan
B. populasi rumput langsung mengalami kepunahan
C. populasi ular pasti meningkat karena katak berkurang
D. populasi tikus pasti menurun karena belalang berkurang
E. populasi elang pasti meningkat karena semua mangsanya bertambah
Dalam sebuah ekosistem terdapat hubungan:
Rumput → belalang → katak → ular → elang
Rumput → tikus → ular → elang
Penggunaan pestisida menyebabkan populasi belalang menurun tajam.
Prediksi yang paling logis adalah ....
A. populasi katak menurun karena berkurangnya sumber makanan
B. populasi rumput langsung mengalami kepunahan
C. populasi ular pasti meningkat karena katak berkurang
D. populasi tikus pasti menurun karena belalang berkurang
E. populasi elang pasti meningkat karena semua mangsanya bertambah
22. Analisis Daur Materi
Suatu danau menerima limbah pertanian yang kaya nitrat dan fosfat. Beberapa minggu kemudian terjadi ledakan pertumbuhan alga. Setelah itu, banyak ikan ditemukan mati.
Hubungan sebab-akibat yang paling tepat adalah ....
A. nutrien meningkat → alga meningkat → penguraian meningkat → oksigen terlarut menurun
B. nutrien meningkat → oksigen meningkat → ikan mati karena terlalu banyak oksigen
C. alga meningkat → nitrat hilang → ikan mati karena kekurangan nitrogen
D. fosfat meningkat → semua bakteri mati → oksigen menurun
E. nitrat meningkat → fotosintesis berhenti → semua ikan kekurangan makanan
Suatu danau menerima limbah pertanian yang kaya nitrat dan fosfat. Beberapa minggu kemudian terjadi ledakan pertumbuhan alga. Setelah itu, banyak ikan ditemukan mati.
Hubungan sebab-akibat yang paling tepat adalah ....
A. nutrien meningkat → alga meningkat → penguraian meningkat → oksigen terlarut menurun
B. nutrien meningkat → oksigen meningkat → ikan mati karena terlalu banyak oksigen
C. alga meningkat → nitrat hilang → ikan mati karena kekurangan nitrogen
D. fosfat meningkat → semua bakteri mati → oksigen menurun
E. nitrat meningkat → fotosintesis berhenti → semua ikan kekurangan makanan
23. Eksperimen Enzim
Seorang siswa ingin menguji pengaruh pH terhadap aktivitas enzim amilase.
Ia menyiapkan empat tabung dengan pH 3, 5, 7, dan 9. Semua tabung diberi konsentrasi amilase dan pati yang sama serta diinkubasi pada suhu yang sama.
Seorang siswa ingin menguji pengaruh pH terhadap aktivitas enzim amilase.
Ia menyiapkan empat tabung dengan pH 3, 5, 7, dan 9. Semua tabung diberi konsentrasi amilase dan pati yang sama serta diinkubasi pada suhu yang sama.
Variabel terikat dalam eksperimen tersebut adalah ....
A. pH larutan
B. konsentrasi amilase
C. konsentrasi pati
D. suhu inkubasi
E. aktivitas enzim
24. Hipotesis
Seorang siswa mengamati bahwa tanaman yang diletakkan di tempat dengan intensitas cahaya berbeda menunjukkan pertumbuhan yang berbeda.
Hipotesis yang paling dapat diuji adalah ....
A. cahaya sangat penting bagi semua kehidupan
B. tanaman menyukai cahaya
C. semakin tinggi intensitas cahaya, semakin tinggi pertumbuhan tanaman
D. cahaya merupakan sesuatu yang menarik bagi tanaman
E. semua tanaman membutuhkan cahaya dalam jumlah sama
Seorang siswa mengamati bahwa tanaman yang diletakkan di tempat dengan intensitas cahaya berbeda menunjukkan pertumbuhan yang berbeda.
Hipotesis yang paling dapat diuji adalah ....
A. cahaya sangat penting bagi semua kehidupan
B. tanaman menyukai cahaya
C. semakin tinggi intensitas cahaya, semakin tinggi pertumbuhan tanaman
D. cahaya merupakan sesuatu yang menarik bagi tanaman
E. semua tanaman membutuhkan cahaya dalam jumlah sama
25. Analisis Data Fotosintesis
Hasil percobaan menunjukkan hubungan konsentrasi CO₂ dengan laju fotosintesis berikut.
CO₂ relatifLaju fotosintesis
Hasil percobaan menunjukkan hubungan konsentrasi CO₂ dengan laju fotosintesis berikut.
CO₂ relatifLaju fotosintesis
1 20
2 38
3 55
4 69
5 70
6 70
Kesimpulan yang paling tepat adalah ....
A. peningkatan CO₂ selalu meningkatkan fotosintesis tanpa batas
B. CO₂ tidak memengaruhi fotosintesis
C. setelah konsentrasi tertentu, peningkatan CO₂ tidak lagi meningkatkan laju fotosintesis
D. fotosintesis berhenti pada CO₂ tinggi
E. CO₂ merupakan satu-satunya faktor yang menentukan fotosintesis
2 38
3 55
4 69
5 70
6 70
Kesimpulan yang paling tepat adalah ....
A. peningkatan CO₂ selalu meningkatkan fotosintesis tanpa batas
B. CO₂ tidak memengaruhi fotosintesis
C. setelah konsentrasi tertentu, peningkatan CO₂ tidak lagi meningkatkan laju fotosintesis
D. fotosintesis berhenti pada CO₂ tinggi
E. CO₂ merupakan satu-satunya faktor yang menentukan fotosintesis
26. Struktur dan Fungsi Sel
Sel A memiliki jumlah lisosom yang jauh lebih banyak dibandingkan sel B. Sel A juga memiliki aktivitas fagositosis yang tinggi.
Kesimpulan yang paling sesuai adalah ....
A. lisosom berperan dalam pencernaan intraseluler
B. lisosom merupakan tempat utama sintesis ATP
C. lisosom menghasilkan antibodi secara langsung
D. lisosom berfungsi menangkap energi cahaya
E. lisosom merupakan pusat pengendalian aktivitas sel
Sel A memiliki jumlah lisosom yang jauh lebih banyak dibandingkan sel B. Sel A juga memiliki aktivitas fagositosis yang tinggi.
Kesimpulan yang paling sesuai adalah ....
A. lisosom berperan dalam pencernaan intraseluler
B. lisosom merupakan tempat utama sintesis ATP
C. lisosom menghasilkan antibodi secara langsung
D. lisosom berfungsi menangkap energi cahaya
E. lisosom merupakan pusat pengendalian aktivitas sel
27. Sistem Imun
Seseorang pertama kali terinfeksi suatu jenis virus. Beberapa waktu kemudian tubuh menghasilkan antibodi terhadap virus tersebut. Beberapa tahun kemudian, orang tersebut terinfeksi virus yang sama dan respons tubuh berlangsung lebih cepat.
Mekanisme yang menjelaskan kondisi tersebut adalah ....
A. eritrosit menyimpan antigen
B. sel memori dari sistem imun adaptif terbentuk
C. trombosit menghasilkan antibodi
D. semua leukosit berubah menjadi eritrosit
E. virus sebelumnya menghilangkan seluruh sel imun
Seseorang pertama kali terinfeksi suatu jenis virus. Beberapa waktu kemudian tubuh menghasilkan antibodi terhadap virus tersebut. Beberapa tahun kemudian, orang tersebut terinfeksi virus yang sama dan respons tubuh berlangsung lebih cepat.
Mekanisme yang menjelaskan kondisi tersebut adalah ....
A. eritrosit menyimpan antigen
B. sel memori dari sistem imun adaptif terbentuk
C. trombosit menghasilkan antibodi
D. semua leukosit berubah menjadi eritrosit
E. virus sebelumnya menghilangkan seluruh sel imun
28. Koordinasi Saraf dan Hormon
Seorang siswa menyentuh benda panas dan secara spontan menarik tangannya sebelum menyadari rasa sakit secara penuh.
Urutan mekanisme yang paling tepat adalah ....
A. reseptor → neuron sensorik → interneuron → neuron motorik → efektor
B. efektor → neuron motorik → otak → reseptor
C. reseptor → hormon → otot → neuron sensorik
D. otak → reseptor → neuron motorik → efektor
E. neuron motorik → reseptor → interneuron → otak
Seorang siswa menyentuh benda panas dan secara spontan menarik tangannya sebelum menyadari rasa sakit secara penuh.
Urutan mekanisme yang paling tepat adalah ....
A. reseptor → neuron sensorik → interneuron → neuron motorik → efektor
B. efektor → neuron motorik → otak → reseptor
C. reseptor → hormon → otot → neuron sensorik
D. otak → reseptor → neuron motorik → efektor
E. neuron motorik → reseptor → interneuron → otak
29. Analisis Percobaan Respirasi
Empat kelompok kecambah ditempatkan dalam kondisi berbeda.
KelompokSuhuKetersediaan O₂Produksi CO₂
Empat kelompok kecambah ditempatkan dalam kondisi berbeda.
KelompokSuhuKetersediaan O₂Produksi CO₂
I rendah - tinggi - rendah
II optimal - tinggi - tinggi
III optimal - rendah - sedang
IV sangat tinggi - tinggi - rendah
Berdasarkan data, kelompok II menunjukkan respirasi aerob paling aktif. Penjelasan yang paling tepat adalah ....
A. suhu optimal dan ketersediaan O₂ mendukung kerja enzim respirasi
B. suhu rendah selalu mempercepat kerja enzim
C. O₂ menghambat respirasi aerob
D. suhu sangat tinggi selalu meningkatkan produksi CO₂
E. respirasi tidak dipengaruhi aktivitas enzim
II optimal - tinggi - tinggi
III optimal - rendah - sedang
IV sangat tinggi - tinggi - rendah
Berdasarkan data, kelompok II menunjukkan respirasi aerob paling aktif. Penjelasan yang paling tepat adalah ....
A. suhu optimal dan ketersediaan O₂ mendukung kerja enzim respirasi
B. suhu rendah selalu mempercepat kerja enzim
C. O₂ menghambat respirasi aerob
D. suhu sangat tinggi selalu meningkatkan produksi CO₂
E. respirasi tidak dipengaruhi aktivitas enzim
30. Analisis Desain Eksperimen
Seorang siswa ingin mengetahui pengaruh pupuk terhadap pertumbuhan tanaman. Ia menggunakan dua tanaman.
1. Tanaman A diberi pupuk dan diletakkan di tempat terkena cahaya matahari.
2. Tanaman B tidak diberi pupuk dan diletakkan di tempat teduh.
Setelah dua minggu, tinggi tanaman A lebih besar daripada tanaman B.
Siswa menyimpulkan bahwa pupuk menyebabkan pertumbuhan tanaman lebih tinggi.
Kelemahan utama desain eksperimen tersebut adalah ....
A. tidak menggunakan tanaman
B. tidak mengukur tinggi tanaman
C. terdapat lebih dari satu variabel yang berbeda antara kedua kelompok
D. pupuk tidak dapat memengaruhi pertumbuhan
E. eksperimen harus selalu dilakukan selama satu hari
Seorang siswa ingin mengetahui pengaruh pupuk terhadap pertumbuhan tanaman. Ia menggunakan dua tanaman.
1. Tanaman A diberi pupuk dan diletakkan di tempat terkena cahaya matahari.
2. Tanaman B tidak diberi pupuk dan diletakkan di tempat teduh.
Setelah dua minggu, tinggi tanaman A lebih besar daripada tanaman B.
Siswa menyimpulkan bahwa pupuk menyebabkan pertumbuhan tanaman lebih tinggi.
Kelemahan utama desain eksperimen tersebut adalah ....
A. tidak menggunakan tanaman
B. tidak mengukur tinggi tanaman
C. terdapat lebih dari satu variabel yang berbeda antara kedua kelompok
D. pupuk tidak dapat memengaruhi pertumbuhan
E. eksperimen harus selalu dilakukan selama satu hari
KUNCI JAWABAN
No.JawabanLevel
No.JawabanLevel
1 D Low
2 B Low
3 E Low
4 B Low
5 D Low
6 C Low
7 C Low
8 D Low
9 B Low
10 C Low
2 B Low
3 E Low
4 B Low
5 D Low
6 C Low
7 C Low
8 D Low
9 B Low
10 C Low
11 A Middle
12 B Middle
13 C Middle
14 B Middle
15 D Middle
16 B Middle
17 B Middle
18 A Middle
19 B Middle
20 D Middle
12 B Middle
13 C Middle
14 B Middle
15 D Middle
16 B Middle
17 B Middle
18 A Middle
19 B Middle
20 D Middle
21 A HOT
22 A HOT
23 E HOT
24 C HOT
25 C HOT
26 A HOT
27 B HOT
28 A HOT
29 A HOT
30 C HOT
PEMBAHASAN SINGKAT
1. D — Bacteria
Bakteri merupakan organisme prokariotik sehingga materi genetiknya tidak dibungkus membran inti.
2. B — Ribosom
Ribosom merupakan tempat berlangsungnya translasi atau sintesis protein.
3. E — Membran dalam mitokondria
Rantai transpor elektron dan fosforilasi oksidatif berlangsung pada membran dalam mitokondria.
4. B — Karbon dioksida dan air
CO₂ dan H₂O digunakan sebagai bahan baku fotosintesis untuk menghasilkan senyawa organik.
5. D
Enzim berfungsi sebagai biokatalisator dengan menurunkan energi aktivasi sehingga reaksi berlangsung lebih cepat.
6. C — Eritrosit
Hemoglobin dalam eritrosit mengikat dan mengangkut sebagian besar oksigen dalam darah.
7. C — Difusi
O₂ dan CO₂ berpindah mengikuti gradien konsentrasi melalui membran respirasi.
8. D — Ginjal
Ginjal menyaring darah dan menghasilkan urine melalui proses filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi.
9. B
Insulin membantu sel mengambil glukosa sehingga kadar glukosa dalam darah menurun.
10. C — Limfosit B
Limfosit B dapat berdiferensiasi menjadi sel plasma yang menghasilkan antibodi.
11. A
Berkurangnya katak menyebabkan tekanan predasi terhadap belalang menurun. Akibatnya belalang cenderung meningkat dan konsumsi terhadap padi meningkat.
12. B
Bakteri tertentu dapat melakukan fiksasi nitrogen sehingga nitrogen atmosfer diubah menjadi bentuk yang dapat masuk ke dalam siklus nitrogen.
13. C
Banyak mitokondria menunjukkan kebutuhan energi tinggi, sedangkan RE kasar berkaitan dengan sintesis protein. Kombinasi ini sesuai dengan sel yang aktif membuat dan mensekresikan protein.
14. B
Dalam kondisi kekurangan oksigen, sel otot dapat melakukan fermentasi asam laktat sehingga menghasilkan laktat.
15. D
Aktivitas enzim paling tinggi, yaitu 100%, terdapat pada suhu 40°C. Jadi suhu tersebut merupakan suhu optimum berdasarkan data.
16. B
Karena cahaya tersedia tinggi tetapi CO₂ rendah, CO₂ menjadi faktor pembatas yang paling jelas.
17. B
Kehilangan darah dalam jumlah besar dapat menurunkan jumlah eritrosit dan hemoglobin sehingga kapasitas pengangkutan oksigen berkurang.
18. A
Glukosa umumnya direabsorpsi kembali dalam tubulus ginjal. Glukosa dalam urine dalam jumlah tinggi dapat berkaitan dengan kadar glukosa darah yang melebihi kemampuan reabsorpsi ginjal.
19. B
Respons "fight or flight" melibatkan sistem saraf simpatik dan hormon adrenalin.
20. D
Pada manusia, fertilisasi umumnya terjadi di tuba falopi, kemudian embrio bergerak menuju uterus.
21. A
Penurunan belalang menyebabkan sumber makanan katak berkurang sehingga populasi katak dapat ikut menurun. Ini menunjukkan bahwa perubahan satu populasi dapat memengaruhi tingkat trofik lain.
22. A
Kelebihan nutrien memicu eutrofikasi. Ledakan alga kemudian diikuti peningkatan penguraian biomassa, yang menggunakan oksigen sehingga oksigen terlarut turun dan ikan dapat mati.
23. E
Variabel terikat adalah hasil yang diukur sebagai akibat perubahan variabel bebas. Dalam eksperimen ini, variabel bebasnya adalah pH, sedangkan aktivitas enzim merupakan hasil yang diamati.
24. C
Hipotesis harus berupa dugaan yang dapat diuji melalui eksperimen. Pernyataan C dapat diuji dengan memvariasikan intensitas cahaya dan mengukur pertumbuhan tanaman.
25. C
Laju fotosintesis meningkat sampai titik tertentu, kemudian mencapai kondisi relatif konstan. Hal ini menunjukkan adanya faktor lain yang menjadi pembatas.
26. A
Lisosom mengandung enzim hidrolitik yang berfungsi mencerna material di dalam sel, termasuk material yang masuk melalui fagositosis.
27. B
Respons kedua yang lebih cepat berkaitan dengan terbentuknya sel memori dalam sistem imun adaptif.
28. A
Pada gerak refleks, rangsangan diterima reseptor, diteruskan neuron sensorik menuju pusat refleks melalui interneuron, kemudian neuron motorik membawa impuls ke efektor.
29. A
Respirasi aerob membutuhkan O₂ dan dikendalikan oleh berbagai enzim. Kondisi suhu optimal dan O₂ yang cukup mendukung tingginya laju respirasi.
30. C
Selain pupuk, intensitas cahaya juga berbeda. Karena terdapat dua variabel yang berubah, peningkatan pertumbuhan tidak dapat secara valid dikaitkan hanya dengan pupuk.
22 A HOT
23 E HOT
24 C HOT
25 C HOT
26 A HOT
27 B HOT
28 A HOT
29 A HOT
30 C HOT
PEMBAHASAN SINGKAT
1. D — Bacteria
Bakteri merupakan organisme prokariotik sehingga materi genetiknya tidak dibungkus membran inti.
2. B — Ribosom
Ribosom merupakan tempat berlangsungnya translasi atau sintesis protein.
3. E — Membran dalam mitokondria
Rantai transpor elektron dan fosforilasi oksidatif berlangsung pada membran dalam mitokondria.
4. B — Karbon dioksida dan air
CO₂ dan H₂O digunakan sebagai bahan baku fotosintesis untuk menghasilkan senyawa organik.
5. D
Enzim berfungsi sebagai biokatalisator dengan menurunkan energi aktivasi sehingga reaksi berlangsung lebih cepat.
6. C — Eritrosit
Hemoglobin dalam eritrosit mengikat dan mengangkut sebagian besar oksigen dalam darah.
7. C — Difusi
O₂ dan CO₂ berpindah mengikuti gradien konsentrasi melalui membran respirasi.
8. D — Ginjal
Ginjal menyaring darah dan menghasilkan urine melalui proses filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi.
9. B
Insulin membantu sel mengambil glukosa sehingga kadar glukosa dalam darah menurun.
10. C — Limfosit B
Limfosit B dapat berdiferensiasi menjadi sel plasma yang menghasilkan antibodi.
11. A
Berkurangnya katak menyebabkan tekanan predasi terhadap belalang menurun. Akibatnya belalang cenderung meningkat dan konsumsi terhadap padi meningkat.
12. B
Bakteri tertentu dapat melakukan fiksasi nitrogen sehingga nitrogen atmosfer diubah menjadi bentuk yang dapat masuk ke dalam siklus nitrogen.
13. C
Banyak mitokondria menunjukkan kebutuhan energi tinggi, sedangkan RE kasar berkaitan dengan sintesis protein. Kombinasi ini sesuai dengan sel yang aktif membuat dan mensekresikan protein.
14. B
Dalam kondisi kekurangan oksigen, sel otot dapat melakukan fermentasi asam laktat sehingga menghasilkan laktat.
15. D
Aktivitas enzim paling tinggi, yaitu 100%, terdapat pada suhu 40°C. Jadi suhu tersebut merupakan suhu optimum berdasarkan data.
16. B
Karena cahaya tersedia tinggi tetapi CO₂ rendah, CO₂ menjadi faktor pembatas yang paling jelas.
17. B
Kehilangan darah dalam jumlah besar dapat menurunkan jumlah eritrosit dan hemoglobin sehingga kapasitas pengangkutan oksigen berkurang.
18. A
Glukosa umumnya direabsorpsi kembali dalam tubulus ginjal. Glukosa dalam urine dalam jumlah tinggi dapat berkaitan dengan kadar glukosa darah yang melebihi kemampuan reabsorpsi ginjal.
19. B
Respons "fight or flight" melibatkan sistem saraf simpatik dan hormon adrenalin.
20. D
Pada manusia, fertilisasi umumnya terjadi di tuba falopi, kemudian embrio bergerak menuju uterus.
21. A
Penurunan belalang menyebabkan sumber makanan katak berkurang sehingga populasi katak dapat ikut menurun. Ini menunjukkan bahwa perubahan satu populasi dapat memengaruhi tingkat trofik lain.
22. A
Kelebihan nutrien memicu eutrofikasi. Ledakan alga kemudian diikuti peningkatan penguraian biomassa, yang menggunakan oksigen sehingga oksigen terlarut turun dan ikan dapat mati.
23. E
Variabel terikat adalah hasil yang diukur sebagai akibat perubahan variabel bebas. Dalam eksperimen ini, variabel bebasnya adalah pH, sedangkan aktivitas enzim merupakan hasil yang diamati.
24. C
Hipotesis harus berupa dugaan yang dapat diuji melalui eksperimen. Pernyataan C dapat diuji dengan memvariasikan intensitas cahaya dan mengukur pertumbuhan tanaman.
25. C
Laju fotosintesis meningkat sampai titik tertentu, kemudian mencapai kondisi relatif konstan. Hal ini menunjukkan adanya faktor lain yang menjadi pembatas.
26. A
Lisosom mengandung enzim hidrolitik yang berfungsi mencerna material di dalam sel, termasuk material yang masuk melalui fagositosis.
27. B
Respons kedua yang lebih cepat berkaitan dengan terbentuknya sel memori dalam sistem imun adaptif.
28. A
Pada gerak refleks, rangsangan diterima reseptor, diteruskan neuron sensorik menuju pusat refleks melalui interneuron, kemudian neuron motorik membawa impuls ke efektor.
29. A
Respirasi aerob membutuhkan O₂ dan dikendalikan oleh berbagai enzim. Kondisi suhu optimal dan O₂ yang cukup mendukung tingginya laju respirasi.
30. C
Selain pupuk, intensitas cahaya juga berbeda. Karena terdapat dua variabel yang berubah, peningkatan pertumbuhan tidak dapat secara valid dikaitkan hanya dengan pupuk.
ONCE MORE
1. Klasifikasi Makhluk Hidup
Dalam suatu penelitian ditemukan organisme dengan karakteristik berikut:
- tubuh tersusun atas banyak sel,
- tidak memiliki klorofil,
- memperoleh makanan dengan menyerap zat organik,
- dinding sel tersusun atas kitin,
- berkembang biak dengan spora.
A. ganggang hijau
B. tumbuhan lumut
C. bakteri
D. hewan
E. jamur
2. Analisis Ciri Organisme
Empat organisme memiliki karakteristik sebagai berikut.
Organisme - Inti sel - Dinding sel - Cara memperoleh makanan
Empat organisme memiliki karakteristik sebagai berikut.
Organisme - Inti sel - Dinding sel - Cara memperoleh makanan
P Tidak bermembran Ada Autotrof
Q Bermembran Tidak ada Heterotrof
R Bermembran Kitin Heterotrof
S Bermembran Selulosa Autotrof
Seorang siswa mengelompokkan P dan S ke dalam kingdom yang sama karena keduanya memiliki dinding sel.
Pernyataan yang paling tepat mengenai pengelompokan tersebut adalah ....
A. benar karena dinding sel merupakan satu-satunya dasar klasifikasi
B. benar karena semua organisme berdinding sel termasuk Plantae
C. kurang tepat karena struktur inti merupakan salah satu ciri penting dalam membedakan kelompok organisme
D. salah karena organisme prokariotik tidak memiliki dinding sel
E. salah karena organisme autotrof pasti termasuk Bacteria
Q Bermembran Tidak ada Heterotrof
R Bermembran Kitin Heterotrof
S Bermembran Selulosa Autotrof
Seorang siswa mengelompokkan P dan S ke dalam kingdom yang sama karena keduanya memiliki dinding sel.
Pernyataan yang paling tepat mengenai pengelompokan tersebut adalah ....
A. benar karena dinding sel merupakan satu-satunya dasar klasifikasi
B. benar karena semua organisme berdinding sel termasuk Plantae
C. kurang tepat karena struktur inti merupakan salah satu ciri penting dalam membedakan kelompok organisme
D. salah karena organisme prokariotik tidak memiliki dinding sel
E. salah karena organisme autotrof pasti termasuk Bacteria
3. Dunia Bakteri
Sebuah peternakan menggunakan antibiotik yang sama secara berulang untuk mengatasi infeksi bakteri. Setelah beberapa bulan, antibiotik tersebut semakin tidak efektif.
Analisis yang paling tepat untuk menjelaskan fenomena tersebut adalah ....
A. antibiotik menyebabkan seluruh bakteri berubah menjadi virus
B. bakteri sengaja mengubah tubuhnya agar kebal terhadap antibiotik
C. penggunaan antibiotik memberikan tekanan seleksi sehingga bakteri yang memiliki sifat resisten lebih mungkin bertahan dan berkembang biak
D. antibiotik selalu menyebabkan mutasi menguntungkan pada semua bakteri
E. bakteri kehilangan kemampuan bereproduksi setelah terkena antibiotik
Sebuah peternakan menggunakan antibiotik yang sama secara berulang untuk mengatasi infeksi bakteri. Setelah beberapa bulan, antibiotik tersebut semakin tidak efektif.
Analisis yang paling tepat untuk menjelaskan fenomena tersebut adalah ....
A. antibiotik menyebabkan seluruh bakteri berubah menjadi virus
B. bakteri sengaja mengubah tubuhnya agar kebal terhadap antibiotik
C. penggunaan antibiotik memberikan tekanan seleksi sehingga bakteri yang memiliki sifat resisten lebih mungkin bertahan dan berkembang biak
D. antibiotik selalu menyebabkan mutasi menguntungkan pada semua bakteri
E. bakteri kehilangan kemampuan bereproduksi setelah terkena antibiotik
4. Seleksi pada Populasi Bakteri
Perhatikan hasil pengamatan berikut.
Waktu Bakteri sensitif Bakteri resisten
Perhatikan hasil pengamatan berikut.
Waktu Bakteri sensitif Bakteri resisten
Awal 9.000 1.000
Setelah antibiotik 500 900
Beberapa generasi kemudian 100 8.000
Kesimpulan paling tepat adalah ....
A. antibiotik mengubah semua bakteri sensitif menjadi resisten
B. bakteri resisten memiliki peluang bertahan lebih besar dalam kondisi tersebut
C. bakteri sensitif memiliki kemampuan reproduksi lebih tinggi
D. antibiotik meningkatkan jumlah seluruh bakteri
E. resistensi tidak berkaitan dengan seleksi alam
Setelah antibiotik 500 900
Beberapa generasi kemudian 100 8.000
Kesimpulan paling tepat adalah ....
A. antibiotik mengubah semua bakteri sensitif menjadi resisten
B. bakteri resisten memiliki peluang bertahan lebih besar dalam kondisi tersebut
C. bakteri sensitif memiliki kemampuan reproduksi lebih tinggi
D. antibiotik meningkatkan jumlah seluruh bakteri
E. resistensi tidak berkaitan dengan seleksi alam
5. Interaksi Ekosistem
Dalam ekosistem padang rumput terdapat hubungan:
Selain itu, burung juga memakan biji tanaman.
Jika populasi elang berkurang drastis, perubahan yang paling mungkin terjadi dalam jangka pendek adalah ....
A. burung meningkat sehingga belalang menurun
B. burung menurun sehingga rumput meningkat
C. burung meningkat sehingga tekanan terhadap belalang dan biji tanaman meningkat
D. belalang langsung punah
E. rumput meningkat karena jumlah burung meningkat
Dalam ekosistem padang rumput terdapat hubungan:
Rumput → belalang → burung → elang
Selain itu, burung juga memakan biji tanaman.
Jika populasi elang berkurang drastis, perubahan yang paling mungkin terjadi dalam jangka pendek adalah ....
A. burung meningkat sehingga belalang menurun
B. burung menurun sehingga rumput meningkat
C. burung meningkat sehingga tekanan terhadap belalang dan biji tanaman meningkat
D. belalang langsung punah
E. rumput meningkat karena jumlah burung meningkat
6. Kompetisi dalam Ekosistem
Dua spesies burung, A dan B, hidup pada habitat yang sama. Keduanya memakan jenis biji yang sama. Ketika spesies A berjumlah sedikit, spesies B berkembang pesat. Namun ketika populasi A meningkat, populasi B menurun.
Interaksi yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. predasi
B. mutualisme
C. kompetisi
D. komensalisme
E. parasitisme
Dua spesies burung, A dan B, hidup pada habitat yang sama. Keduanya memakan jenis biji yang sama. Ketika spesies A berjumlah sedikit, spesies B berkembang pesat. Namun ketika populasi A meningkat, populasi B menurun.
Interaksi yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. predasi
B. mutualisme
C. kompetisi
D. komensalisme
E. parasitisme
7. Daur Karbon
Suatu kawasan hutan mengalami penebangan besar-besaran. Setelah beberapa tahun, kadar CO₂ atmosfer di kawasan tersebut cenderung meningkat.
Penjelasan yang paling logis adalah ....
A. berkurangnya tumbuhan menyebabkan penyerapan CO₂ melalui fotosintesis berkurang
B. penebangan meningkatkan jumlah klorofil di atmosfer
C. berkurangnya tumbuhan menyebabkan respirasi berhenti
D. CO₂ hanya dihasilkan oleh tumbuhan
E. penebangan meningkatkan proses fotosintesis
Suatu kawasan hutan mengalami penebangan besar-besaran. Setelah beberapa tahun, kadar CO₂ atmosfer di kawasan tersebut cenderung meningkat.
Penjelasan yang paling logis adalah ....
A. berkurangnya tumbuhan menyebabkan penyerapan CO₂ melalui fotosintesis berkurang
B. penebangan meningkatkan jumlah klorofil di atmosfer
C. berkurangnya tumbuhan menyebabkan respirasi berhenti
D. CO₂ hanya dihasilkan oleh tumbuhan
E. penebangan meningkatkan proses fotosintesis
8. Daur Nitrogen
Petani menambahkan pupuk nitrogen secara berlebihan ke lahan pertanian. Sebagian nitrogen terbawa air hujan menuju sungai.
Dampak ekologis yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. peningkatan nutrien perairan dapat memicu eutrofikasi
B. kadar oksigen air selalu meningkat
C. populasi alga pasti menurun
D. semua organisme air memperoleh lebih banyak energi
E. nitrogen langsung berubah menjadi oksigen
Petani menambahkan pupuk nitrogen secara berlebihan ke lahan pertanian. Sebagian nitrogen terbawa air hujan menuju sungai.
Dampak ekologis yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. peningkatan nutrien perairan dapat memicu eutrofikasi
B. kadar oksigen air selalu meningkat
C. populasi alga pasti menurun
D. semua organisme air memperoleh lebih banyak energi
E. nitrogen langsung berubah menjadi oksigen
9. Piramida Energi
Dalam suatu ekosistem, energi yang tersedia pada produsen adalah 20.000 kJ. Jika secara sederhana hanya sekitar 10% energi yang berpindah ke tingkat trofik berikutnya, energi yang tersedia pada konsumen tingkat II diperkirakan sebesar ....
A. 20 kJ
B. 200 kJ
C. 2.000 kJ
D. 10.000 kJ
E. 18.000 kJ
Dalam suatu ekosistem, energi yang tersedia pada produsen adalah 20.000 kJ. Jika secara sederhana hanya sekitar 10% energi yang berpindah ke tingkat trofik berikutnya, energi yang tersedia pada konsumen tingkat II diperkirakan sebesar ....
A. 20 kJ
B. 200 kJ
C. 2.000 kJ
D. 10.000 kJ
E. 18.000 kJ
10. Perubahan Ekosistem
Sebuah danau awalnya memiliki air jernih dan jumlah ikan yang stabil. Setelah kawasan sekitar danau berkembang menjadi daerah pertanian intensif, air danau berubah kehijauan dan banyak ikan mati.
Hipotesis yang paling sesuai adalah ....
A. pupuk pertanian meningkatkan nutrien sehingga terjadi ledakan alga dan penurunan oksigen
B. pupuk menyebabkan ikan menghasilkan lebih banyak CO₂
C. pertanian meningkatkan salinitas sehingga semua alga mati
D. peningkatan nutrien menyebabkan oksigen air tidak pernah berkurang
E. alga tidak berhubungan dengan perubahan kualitas air
Sebuah danau awalnya memiliki air jernih dan jumlah ikan yang stabil. Setelah kawasan sekitar danau berkembang menjadi daerah pertanian intensif, air danau berubah kehijauan dan banyak ikan mati.
Hipotesis yang paling sesuai adalah ....
A. pupuk pertanian meningkatkan nutrien sehingga terjadi ledakan alga dan penurunan oksigen
B. pupuk menyebabkan ikan menghasilkan lebih banyak CO₂
C. pertanian meningkatkan salinitas sehingga semua alga mati
D. peningkatan nutrien menyebabkan oksigen air tidak pernah berkurang
E. alga tidak berhubungan dengan perubahan kualitas air
SEL & METABOLISME
11. Struktur Sel
Sel X memiliki jumlah ribosom bebas yang sangat banyak, tetapi aktivitas sekresi proteinnya rendah. Sel Y memiliki banyak ribosom yang melekat pada retikulum endoplasma kasar dan aktivitas sekresi protein tinggi.
Pernyataan yang paling tepat adalah ....
A. ribosom bebas terutama berperan menghasilkan protein yang digunakan di dalam sel
B. ribosom pada RE kasar tidak berhubungan dengan sintesis protein
C. semua protein dibuat oleh lisosom
D. RE kasar hanya berfungsi menghasilkan ATP
E. ribosom bebas hanya ditemukan pada sel prokariotik
11. Struktur Sel
Sel X memiliki jumlah ribosom bebas yang sangat banyak, tetapi aktivitas sekresi proteinnya rendah. Sel Y memiliki banyak ribosom yang melekat pada retikulum endoplasma kasar dan aktivitas sekresi protein tinggi.
Pernyataan yang paling tepat adalah ....
A. ribosom bebas terutama berperan menghasilkan protein yang digunakan di dalam sel
B. ribosom pada RE kasar tidak berhubungan dengan sintesis protein
C. semua protein dibuat oleh lisosom
D. RE kasar hanya berfungsi menghasilkan ATP
E. ribosom bebas hanya ditemukan pada sel prokariotik
12. Gangguan Mitokondria
Suatu senyawa menghambat kerja rantai transpor elektron pada mitokondria.
Dampak langsung yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. produksi ATP melalui fosforilasi oksidatif menurun
B. fotosintesis meningkat
C. sintesis DNA berhenti secara otomatis
D. pembentukan glukosa meningkat
E. produksi oksigen oleh mitokondria meningkat
13. Analisis Respirasi
Dua kelompok sel memperoleh jumlah glukosa yang sama.
Jika seluruh glukosa dikonsumsi, kelompok I secara umum akan menghasilkan ATP lebih banyak karena ....
A. glukosa hanya dapat digunakan tanpa oksigen
B. respirasi aerob memungkinkan oksidasi glukosa yang lebih lengkap
C. oksigen merupakan sumber karbon utama
D. fermentasi menghasilkan lebih banyak ATP daripada respirasi aerob
E. oksigen langsung berubah menjadi ATP
Dua kelompok sel memperoleh jumlah glukosa yang sama.
- Kelompok I berada dalam kondisi kaya oksigen.
- Kelompok II berada dalam kondisi sangat kekurangan oksigen.
Jika seluruh glukosa dikonsumsi, kelompok I secara umum akan menghasilkan ATP lebih banyak karena ....
A. glukosa hanya dapat digunakan tanpa oksigen
B. respirasi aerob memungkinkan oksidasi glukosa yang lebih lengkap
C. oksigen merupakan sumber karbon utama
D. fermentasi menghasilkan lebih banyak ATP daripada respirasi aerob
E. oksigen langsung berubah menjadi ATP
14. Fermentasi
Adonan roti mengembang setelah ditambahkan ragi. Gas yang menyebabkan adonan mengembang terutama berasal dari ....
A. O₂ hasil fotosintesis
B. CO₂ hasil fermentasi
C. N₂ hasil respirasi
D. H₂O hasil fotosintesis
E. O₃ hasil metabolisme
Adonan roti mengembang setelah ditambahkan ragi. Gas yang menyebabkan adonan mengembang terutama berasal dari ....
A. O₂ hasil fotosintesis
B. CO₂ hasil fermentasi
C. N₂ hasil respirasi
D. H₂O hasil fotosintesis
E. O₃ hasil metabolisme
15. Analisis Fotosintesis
Seorang siswa mengukur laju fotosintesis tanaman pada berbagai intensitas cahaya.
Intensitas cahayaLaju fotosintesis
Seorang siswa mengukur laju fotosintesis tanaman pada berbagai intensitas cahaya.
Intensitas cahayaLaju fotosintesis
100 - 20
200 - 38
300 - 52
400 - 61
500 - 62
600 - 62
Jika konsentrasi CO₂ kemudian dinaikkan pada intensitas cahaya 600, laju fotosintesis meningkat menjadi 78.
Kesimpulan paling tepat adalah ....
A. cahaya tidak diperlukan untuk fotosintesis
B. pada intensitas tinggi, CO₂ dapat menjadi faktor pembatas
C. CO₂ menghambat fotosintesis pada semua kondisi
D. intensitas cahaya tinggi selalu merusak klorofil
E. air tidak diperlukan dalam fotosintesis
200 - 38
300 - 52
400 - 61
500 - 62
600 - 62
Jika konsentrasi CO₂ kemudian dinaikkan pada intensitas cahaya 600, laju fotosintesis meningkat menjadi 78.
Kesimpulan paling tepat adalah ....
A. cahaya tidak diperlukan untuk fotosintesis
B. pada intensitas tinggi, CO₂ dapat menjadi faktor pembatas
C. CO₂ menghambat fotosintesis pada semua kondisi
D. intensitas cahaya tinggi selalu merusak klorofil
E. air tidak diperlukan dalam fotosintesis
16. Enzim
Aktivitas enzim diamati pada berbagai konsentrasi substrat.
Konsentrasi substratAktivitas enzim
Aktivitas enzim diamati pada berbagai konsentrasi substrat.
Konsentrasi substratAktivitas enzim
1 10
2 19
3 28
4 36
5 39
6 40
Aktivitas tidak lagi meningkat secara signifikan setelah konsentrasisubstrat tertentu.
Penjelasan paling tepat adalah ....
A. semua enzim telah rusak
B. seluruh sisi aktif enzim cenderung telah ditempati substrat
C. substrat berubah menjadi inhibitor secara otomatis
D. konsentrasi substrat menyebabkan suhu turun
E. enzim tidak memiliki sisi aktif
2 19
3 28
4 36
5 39
6 40
Aktivitas tidak lagi meningkat secara signifikan setelah konsentrasisubstrat tertentu.
Penjelasan paling tepat adalah ....
A. semua enzim telah rusak
B. seluruh sisi aktif enzim cenderung telah ditempati substrat
C. substrat berubah menjadi inhibitor secara otomatis
D. konsentrasi substrat menyebabkan suhu turun
E. enzim tidak memiliki sisi aktif
17. Inhibitor Enzim
Suatu inhibitor memiliki struktur yang mirip dengan substrat dan dapat berikatan pada sisi aktif enzim.
Jika konsentrasi substrat dinaikkan secara signifikan, efek inhibitor tersebut dapat berkurang.
Jenis inhibisi yang paling sesuai adalah ....
A. kompetitif
B. nonkompetitif
C. irreversibel
D. alosterik permanen
E. denaturasi
Suatu inhibitor memiliki struktur yang mirip dengan substrat dan dapat berikatan pada sisi aktif enzim.
Jika konsentrasi substrat dinaikkan secara signifikan, efek inhibitor tersebut dapat berkurang.
Jenis inhibisi yang paling sesuai adalah ....
A. kompetitif
B. nonkompetitif
C. irreversibel
D. alosterik permanen
E. denaturasi
18. Denaturasi Enzim
Suatu enzim bekerja optimal pada suhu 37°C. Ketika suhu dinaikkan menjadi 80°C, aktivitasnya hampir tidak terdeteksi.
Ketika suhu diturunkan kembali ke 37°C, aktivitas tidak kembali seperti semula.
Hal tersebut menunjukkan bahwa ....
A. enzim mengalami perubahan struktur yang bersifat sulit dipulihkan
B. substrat berubah menjadi enzim
C. suhu tinggi selalu meningkatkan aktivitas enzim
D. enzim semakin banyak pada suhu tinggi
E. energi aktivasi menjadi nol
Suatu enzim bekerja optimal pada suhu 37°C. Ketika suhu dinaikkan menjadi 80°C, aktivitasnya hampir tidak terdeteksi.
Ketika suhu diturunkan kembali ke 37°C, aktivitas tidak kembali seperti semula.
Hal tersebut menunjukkan bahwa ....
A. enzim mengalami perubahan struktur yang bersifat sulit dipulihkan
B. substrat berubah menjadi enzim
C. suhu tinggi selalu meningkatkan aktivitas enzim
D. enzim semakin banyak pada suhu tinggi
E. energi aktivasi menjadi nol
19. Hubungan Organel dan Metabolisme
Sel daun memiliki kloroplas dan mitokondria. Pada siang hari yang cukup cahaya, kedua organel tersebut dapat aktif.
Hubungan yang paling tepat adalah ....
A. produk fotosintesis dapat digunakan dalam respirasi sel
B. produk respirasi tidak pernah digunakan dalam fotosintesis
C. fotosintesis hanya menghasilkan ATP untuk mitokondria
D. mitokondria menghasilkan cahaya untuk kloroplas
E. kedua proses tidak saling berkaitan
Sel daun memiliki kloroplas dan mitokondria. Pada siang hari yang cukup cahaya, kedua organel tersebut dapat aktif.
Hubungan yang paling tepat adalah ....
A. produk fotosintesis dapat digunakan dalam respirasi sel
B. produk respirasi tidak pernah digunakan dalam fotosintesis
C. fotosintesis hanya menghasilkan ATP untuk mitokondria
D. mitokondria menghasilkan cahaya untuk kloroplas
E. kedua proses tidak saling berkaitan
20. Analisis Percobaan
Tiga tabung berisi enzim yang sama diberi perlakuan:
Tabung - Suhu - pH - Aktivitas
Tiga tabung berisi enzim yang sama diberi perlakuan:
Tabung - Suhu - pH - Aktivitas
- A 37°C 7 tinggi
- B 37°C 2 rendah
- C 60°C 7 rendah
A. enzim hanya dipengaruhi suhu
B. enzim hanya dipengaruhi pH
C. kondisi lingkungan seperti suhu dan pH dapat memengaruhi aktivitas enzim
D. enzim tidak memiliki kondisi optimum
E. pH rendah selalu meningkatkan aktivitas enzim
SISTEM ORGAN MANUSIA
21. Sistem Sirkulasi
Seorang pasien mengalami penyumbatan pada pembuluh darah koroner. Jaringan jantung di wilayah tersebut berisiko mengalami kerusakan.
Alasan yang paling tepat adalah ....
A. jantung tidak membutuhkan oksigen
B. aliran darah koroner memasok oksigen dan nutrien ke otot jantung
C. pembuluh koroner hanya mengangkut hormon
D. penyumbatan meningkatkan suplai oksigen
E. otot jantung memperoleh seluruh ATP langsung dari paru-paru
Seorang pasien mengalami penyumbatan pada pembuluh darah koroner. Jaringan jantung di wilayah tersebut berisiko mengalami kerusakan.
Alasan yang paling tepat adalah ....
A. jantung tidak membutuhkan oksigen
B. aliran darah koroner memasok oksigen dan nutrien ke otot jantung
C. pembuluh koroner hanya mengangkut hormon
D. penyumbatan meningkatkan suplai oksigen
E. otot jantung memperoleh seluruh ATP langsung dari paru-paru
22. Pertukaran Gas
Seorang pasien mengalami kerusakan pada dinding alveolus sehingga luas permukaan pertukaran gas berkurang.
Dampak yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. difusi oksigen ke darah menjadi kurang efektif
B. jumlah hemoglobin meningkat secara langsung
C. karbon dioksida tidak dapat masuk ke alveolus sama sekali
D. volume darah selalu meningkat
E. jantung berhenti memompa
Seorang pasien mengalami kerusakan pada dinding alveolus sehingga luas permukaan pertukaran gas berkurang.
Dampak yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. difusi oksigen ke darah menjadi kurang efektif
B. jumlah hemoglobin meningkat secara langsung
C. karbon dioksida tidak dapat masuk ke alveolus sama sekali
D. volume darah selalu meningkat
E. jantung berhenti memompa
23. Respons Tubuh terhadap Olahraga
Saat seseorang berlari dengan intensitas tinggi, frekuensi denyut jantung dan pernapasan meningkat.
Perubahan tersebut terutama membantu tubuh dengan cara ....
A. mengurangi kebutuhan oksigen sel
B. meningkatkan pengiriman oksigen dan pembuangan CO₂
C. menghentikan respirasi sel
D. mengurangi aliran darah ke otot
E. menghentikan produksi ATP
Saat seseorang berlari dengan intensitas tinggi, frekuensi denyut jantung dan pernapasan meningkat.
Perubahan tersebut terutama membantu tubuh dengan cara ....
A. mengurangi kebutuhan oksigen sel
B. meningkatkan pengiriman oksigen dan pembuangan CO₂
C. menghentikan respirasi sel
D. mengurangi aliran darah ke otot
E. menghentikan produksi ATP
24. Sistem Ekskresi
Seseorang mengalami dehidrasi berat. Tubuh harus mempertahankan air sebanyak mungkin.
Respons yang paling sesuai adalah ....
A. reabsorpsi air di ginjal meningkat
B. produksi urine meningkat drastis
C. ADH menurun sehingga air banyak dibuang
D. semua filtrasi ginjal berhenti
E. ginjal menghasilkan lebih banyak air
Seseorang mengalami dehidrasi berat. Tubuh harus mempertahankan air sebanyak mungkin.
Respons yang paling sesuai adalah ....
A. reabsorpsi air di ginjal meningkat
B. produksi urine meningkat drastis
C. ADH menurun sehingga air banyak dibuang
D. semua filtrasi ginjal berhenti
E. ginjal menghasilkan lebih banyak air
25. Analisis Urine
Hasil pemeriksaan menunjukkan:
ZatDarah Urine Glukosa
Hasil pemeriksaan menunjukkan:
ZatDarah Urine Glukosa
Ada Tidak ada
Urea Ada Ada
Protein besar Ada Tidak ada
Kesimpulan yang paling sesuai adalah ....
A. ginjal normal dalam mempertahankan molekul besar dan meregulasi zat terlarut
B. semua zat darah masuk urine
C. protein besar seharusnya selalu ditemukan dalam urine
D. ginjal tidak melakukan filtrasi
E. glukosa tidak pernah terdapat dalam darah
Urea Ada Ada
Protein besar Ada Tidak ada
Kesimpulan yang paling sesuai adalah ....
A. ginjal normal dalam mempertahankan molekul besar dan meregulasi zat terlarut
B. semua zat darah masuk urine
C. protein besar seharusnya selalu ditemukan dalam urine
D. ginjal tidak melakukan filtrasi
E. glukosa tidak pernah terdapat dalam darah
26. Sistem Saraf
Ketika tangan menyentuh benda panas, tangan ditarik dengan cepat bahkan sebelum seseorang secara sadar menyadari rasa sakit.
Keuntungan biologis dari mekanisme tersebut adalah ....
A. memperlambat respons tubuh
B. mempercepat respons terhadap rangsangan berbahaya
C. menghilangkan fungsi otak
D. menghentikan kerja neuron sensorik
E. mencegah semua sensasi sakit
Ketika tangan menyentuh benda panas, tangan ditarik dengan cepat bahkan sebelum seseorang secara sadar menyadari rasa sakit.
Keuntungan biologis dari mekanisme tersebut adalah ....
A. memperlambat respons tubuh
B. mempercepat respons terhadap rangsangan berbahaya
C. menghilangkan fungsi otak
D. menghentikan kerja neuron sensorik
E. mencegah semua sensasi sakit
27. Hormon
Setelah makan, kadar glukosa darah meningkat. Tubuh kemudian meningkatkan sekresi insulin.
Jika sekresi insulin tidak mencukupi, perubahan yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. glukosa darah cenderung tetap tinggi
B. glukosa darah selalu menjadi nol
C. penyerapan glukosa oleh sel meningkat tanpa batas
D. produksi antibodi meningkat
E. kadar oksigen darah menurun secara langsung
Setelah makan, kadar glukosa darah meningkat. Tubuh kemudian meningkatkan sekresi insulin.
Jika sekresi insulin tidak mencukupi, perubahan yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. glukosa darah cenderung tetap tinggi
B. glukosa darah selalu menjadi nol
C. penyerapan glukosa oleh sel meningkat tanpa batas
D. produksi antibodi meningkat
E. kadar oksigen darah menurun secara langsung
28. Sistem Imun
Dua orang terkena patogen yang sama. Orang pertama telah menerima vaksin yang merangsang pembentukan memori imun, sedangkan orang kedua belum pernah terpapar patogen tersebut.
Pada paparan berikutnya, respons orang pertama dapat lebih cepat karena ....
A. sel memori memungkinkan respons imun adaptif berlangsung lebih cepat
B. eritrosit orang pertama memiliki antibodi
C. vaksin menghilangkan seluruh mikroorganisme dari lingkungan
D. sel tubuh tidak lagi membutuhkan antigen
E. patogen tidak dapat memasuki tubuh orang pertama
Dua orang terkena patogen yang sama. Orang pertama telah menerima vaksin yang merangsang pembentukan memori imun, sedangkan orang kedua belum pernah terpapar patogen tersebut.
Pada paparan berikutnya, respons orang pertama dapat lebih cepat karena ....
A. sel memori memungkinkan respons imun adaptif berlangsung lebih cepat
B. eritrosit orang pertama memiliki antibodi
C. vaksin menghilangkan seluruh mikroorganisme dari lingkungan
D. sel tubuh tidak lagi membutuhkan antigen
E. patogen tidak dapat memasuki tubuh orang pertama
29. Sistem Reproduksi
Seseorang mengalami gangguan pada proses pematangan folikel ovarium sehingga ovulasi tidak terjadi.
Dampak langsung yang paling berkaitan dengan kondisi tersebut adalah ....
A. tidak ada sel telur matang yang dilepaskan dari ovarium
B. produksi sperma meningkat
C. implantasi pasti terjadi
D. fertilisasi pasti terjadi
E. produksi eritrosit berhenti
Seseorang mengalami gangguan pada proses pematangan folikel ovarium sehingga ovulasi tidak terjadi.
Dampak langsung yang paling berkaitan dengan kondisi tersebut adalah ....
A. tidak ada sel telur matang yang dilepaskan dari ovarium
B. produksi sperma meningkat
C. implantasi pasti terjadi
D. fertilisasi pasti terjadi
E. produksi eritrosit berhenti
30. Regulasi Suhu Tubuh
Ketika suhu lingkungan meningkat, tubuh manusia meningkatkan produksi keringat.
Mekanisme tersebut membantu mempertahankan suhu tubuh karena ....
A. penguapan keringat menyerap panas dari permukaan tubuh
B. keringat menghasilkan panas
C. penguapan menghentikan seluruh metabolisme
D. keringat meningkatkan suhu tubuh
E. keringat mengubah oksigen menjadi karbon dioksida
Ketika suhu lingkungan meningkat, tubuh manusia meningkatkan produksi keringat.
Mekanisme tersebut membantu mempertahankan suhu tubuh karena ....
A. penguapan keringat menyerap panas dari permukaan tubuh
B. keringat menghasilkan panas
C. penguapan menghentikan seluruh metabolisme
D. keringat meningkatkan suhu tubuh
E. keringat mengubah oksigen menjadi karbon dioksida
KETERAMPILAN PROSES SAINS & ANALISIS DATA
31. Identifikasi Variabel
Seorang siswa ingin mengetahui pengaruh kadar garam terhadap perkecambahan biji kacang hijau.
Ia menggunakan empat larutan dengan kadar garam berbeda dan mengukur persentase biji yang berkecambah setelah lima hari.
Variabel bebas dalam penelitian tersebut adalah ....
A. jenis biji
B. lama pengamatan
C. kadar garam
D. persentase perkecambahan
E. jumlah biji yang berkecambah
Seorang siswa ingin mengetahui pengaruh kadar garam terhadap perkecambahan biji kacang hijau.
Ia menggunakan empat larutan dengan kadar garam berbeda dan mengukur persentase biji yang berkecambah setelah lima hari.
Variabel bebas dalam penelitian tersebut adalah ....
A. jenis biji
B. lama pengamatan
C. kadar garam
D. persentase perkecambahan
E. jumlah biji yang berkecambah
32. Kontrol Eksperimen
Dalam eksperimen pengaruh pupuk terhadap pertumbuhan tanaman, kelompok eksperimen diberi pupuk sedangkan kelompok kontrol tidak diberi pupuk.
Tujuan utama kelompok kontrol adalah ....
A. memastikan tanaman kontrol tumbuh paling cepat
B. menyediakan pembanding untuk mengetahui pengaruh perlakuan
C. membuat semua variabel berbeda
D. meningkatkan jumlah pupuk
E. menghilangkan variabel terikat
Dalam eksperimen pengaruh pupuk terhadap pertumbuhan tanaman, kelompok eksperimen diberi pupuk sedangkan kelompok kontrol tidak diberi pupuk.
Tujuan utama kelompok kontrol adalah ....
A. memastikan tanaman kontrol tumbuh paling cepat
B. menyediakan pembanding untuk mengetahui pengaruh perlakuan
C. membuat semua variabel berbeda
D. meningkatkan jumlah pupuk
E. menghilangkan variabel terikat
33. Analisis Data
Perhatikan data berikut.
Konsentrasi pupukTinggi tanaman setelah 14 hari0% 12 cm
1% 18 cm
2% 24 cm
3% 25 cm
4% 17 cm
Kesimpulan paling tepat adalah ....
A. semakin banyak pupuk, pertumbuhan selalu meningkat
B. pupuk tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan
C. terdapat konsentrasi pupuk tertentu yang menghasilkan pertumbuhan optimal
D. konsentrasi 4% merupakan kondisi optimal
E. tanaman tidak membutuhkan mineral
Perhatikan data berikut.
Konsentrasi pupukTinggi tanaman setelah 14 hari0% 12 cm
1% 18 cm
2% 24 cm
3% 25 cm
4% 17 cm
Kesimpulan paling tepat adalah ....
A. semakin banyak pupuk, pertumbuhan selalu meningkat
B. pupuk tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan
C. terdapat konsentrasi pupuk tertentu yang menghasilkan pertumbuhan optimal
D. konsentrasi 4% merupakan kondisi optimal
E. tanaman tidak membutuhkan mineral
34. Evaluasi Hipotesis
Hipotesis penelitian:
"Semakin tinggi intensitas cahaya, semakin tinggi laju fotosintesis."
Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis meningkat hingga intensitas tertentu kemudian relatif tetap.
Kesimpulan yang paling tepat adalah ....
A. hipotesis terbukti benar tanpa pengecualian
B. hipotesis sepenuhnya salah
C. hasil mendukung hubungan positif pada rentang tertentu, tetapi menunjukkan adanya batas setelah kondisi tertentu
D. cahaya tidak berpengaruh sama sekali
E. fotosintesis hanya dipengaruhi suhu
35. Desain Eksperimen
Seorang siswa ingin mengetahui pengaruh warna cahaya terhadap pertumbuhan tanaman. Ia menggunakan tanaman berbeda untuk setiap perlakuan dan memberikan jumlah air yang berbeda.
Kesalahan utama desain tersebut adalah ....
A. tidak menggunakan cahaya
B. terlalu banyak tanaman
C. terdapat variabel lain yang tidak dikendalikan
D. pertumbuhan tidak dapat diukur
E. warna cahaya tidak dapat menjadi variabel bebas
Hipotesis penelitian:
"Semakin tinggi intensitas cahaya, semakin tinggi laju fotosintesis."
Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis meningkat hingga intensitas tertentu kemudian relatif tetap.
Kesimpulan yang paling tepat adalah ....
A. hipotesis terbukti benar tanpa pengecualian
B. hipotesis sepenuhnya salah
C. hasil mendukung hubungan positif pada rentang tertentu, tetapi menunjukkan adanya batas setelah kondisi tertentu
D. cahaya tidak berpengaruh sama sekali
E. fotosintesis hanya dipengaruhi suhu
35. Desain Eksperimen
Seorang siswa ingin mengetahui pengaruh warna cahaya terhadap pertumbuhan tanaman. Ia menggunakan tanaman berbeda untuk setiap perlakuan dan memberikan jumlah air yang berbeda.
Kesalahan utama desain tersebut adalah ....
A. tidak menggunakan cahaya
B. terlalu banyak tanaman
C. terdapat variabel lain yang tidak dikendalikan
D. pertumbuhan tidak dapat diukur
E. warna cahaya tidak dapat menjadi variabel bebas
36. Interpretasi Grafik
Hasil percobaan menunjukkan bahwa peningkatan suhu dari 10°C hingga 35°C meningkatkan aktivitas enzim. Namun, pada suhu 45°C aktivitas menurun tajam.
Prediksi yang paling logis jika suhu dinaikkan menjadi 60°C adalah ....
A. aktivitas kemungkinan tetap meningkat tanpa batas
B. aktivitas kemungkinan semakin rendah akibat perubahan struktur enzim
C. aktivitas pasti sama dengan 35°C
D. enzim berubah menjadi substrat
E. semua reaksi biologis berhenti secara permanen pada 45°C
Hasil percobaan menunjukkan bahwa peningkatan suhu dari 10°C hingga 35°C meningkatkan aktivitas enzim. Namun, pada suhu 45°C aktivitas menurun tajam.
Prediksi yang paling logis jika suhu dinaikkan menjadi 60°C adalah ....
A. aktivitas kemungkinan tetap meningkat tanpa batas
B. aktivitas kemungkinan semakin rendah akibat perubahan struktur enzim
C. aktivitas pasti sama dengan 35°C
D. enzim berubah menjadi substrat
E. semua reaksi biologis berhenti secara permanen pada 45°C
37. Menentukan Kesimpulan
Dalam suatu eksperimen, tiga kelompok tanaman mendapat intensitas cahaya berbeda. Semua tanaman memiliki jenis, umur, volume air, jenis tanah, dan suhu yang sama.
Hasilnya:
Intensitas cahayaRata-rata pertambahan tinggi
Dalam suatu eksperimen, tiga kelompok tanaman mendapat intensitas cahaya berbeda. Semua tanaman memiliki jenis, umur, volume air, jenis tanah, dan suhu yang sama.
Hasilnya:
Intensitas cahayaRata-rata pertambahan tinggi
- Rendah 2 cm
- Sedang 5 cm
- Tinggi 7 cm
A. intensitas cahaya merupakan satu-satunya faktor pertumbuhan tanaman
B. dalam kondisi eksperimen tersebut, peningkatan intensitas cahaya berkaitan dengan peningkatan pertambahan tinggi tanaman
C. semua tanaman di alam pasti tumbuh lebih tinggi jika cahaya ditambah
D. cahaya selalu meningkatkan pertumbuhan tanpa batas
E. air tidak diperlukan tanaman
38. Menentukan Hipotesis
Seorang siswa mengamati bahwa ikan di akuarium dengan suhu lebih tinggi memiliki frekuensi gerakan operkulum lebih tinggi.
Hipotesis yang paling tepat untuk diuji adalah ....
A. ikan merupakan hewan yang hidup di air
B. suhu air memengaruhi frekuensi gerakan operkulum ikan
C. semua ikan menyukai air panas
D. operkulum merupakan organ pernapasan
E. air diperlukan oleh ikan
39. Analisis Data Eksperimen
Empat kelompok siswa menguji pengaruh pH terhadap kerja enzim.
pH - Aktivitas relatif
Empat kelompok siswa menguji pengaruh pH terhadap kerja enzim.
pH - Aktivitas relatif
3 12
5 48
7 92
9 51
11 10
Seorang siswa menyimpulkan bahwa "enzim hanya dapat bekerja pada pH 7."
Evaluasi terhadap kesimpulan tersebut adalah ....
A. benar karena aktivitas tertinggi terdapat pada pH 7
B. benar karena semua enzim hanya bekerja pada pH 7
C. kurang tepat karena enzim masih menunjukkan aktivitas pada pH 3, 5, 9, dan 11
D. salah karena enzim tidak dipengaruhi pH
E. salah karena pH 11 menunjukkan aktivitas tertinggi
5 48
7 92
9 51
11 10
Seorang siswa menyimpulkan bahwa "enzim hanya dapat bekerja pada pH 7."
Evaluasi terhadap kesimpulan tersebut adalah ....
A. benar karena aktivitas tertinggi terdapat pada pH 7
B. benar karena semua enzim hanya bekerja pada pH 7
C. kurang tepat karena enzim masih menunjukkan aktivitas pada pH 3, 5, 9, dan 11
D. salah karena enzim tidak dipengaruhi pH
E. salah karena pH 11 menunjukkan aktivitas tertinggi
40. Analisis Rancangan Penelitian
Seorang peneliti ingin mengetahui apakah suatu jenis pupuk meningkatkan fotosintesis tanaman.
Ia membagi tanaman menjadi dua kelompok:
Kelompok A diberi pupuk X.
Kelompok B tidak diberi pupuk.
Namun, kelompok A diletakkan di tempat dengan cahaya tinggi, sedangkan kelompok B diletakkan di tempat dengan cahaya rendah.
Setelah pengamatan, laju fotosintesis kelompok A lebih tinggi.
Kesimpulan bahwa pupuk X meningkatkan fotosintesis ....
A. dapat diterima sepenuhnya karena kelompok A memiliki fotosintesis lebih tinggi
B. tidak dapat diuji karena fotosintesis tidak dapat diukur
C. belum valid karena intensitas cahaya juga berbeda antara kelompok
D. pasti benar karena pupuk selalu meningkatkan fotosintesis
E. pasti salah karena pupuk tidak memengaruhi fotosintesis
Seorang peneliti ingin mengetahui apakah suatu jenis pupuk meningkatkan fotosintesis tanaman.
Ia membagi tanaman menjadi dua kelompok:
Kelompok A diberi pupuk X.
Kelompok B tidak diberi pupuk.
Namun, kelompok A diletakkan di tempat dengan cahaya tinggi, sedangkan kelompok B diletakkan di tempat dengan cahaya rendah.
Setelah pengamatan, laju fotosintesis kelompok A lebih tinggi.
Kesimpulan bahwa pupuk X meningkatkan fotosintesis ....
A. dapat diterima sepenuhnya karena kelompok A memiliki fotosintesis lebih tinggi
B. tidak dapat diuji karena fotosintesis tidak dapat diukur
C. belum valid karena intensitas cahaya juga berbeda antara kelompok
D. pasti benar karena pupuk selalu meningkatkan fotosintesis
E. pasti salah karena pupuk tidak memengaruhi fotosintesis
KUNCI JAWABAN
No.JawabanMateri
No.JawabanMateri
1 E Klasifikasi
2 C Klasifikasi
3 C Bakteri
4 B Bakteri
5 C Ekosistem
6 C Interaksi
7 A Daur karbon
8 A Daur nitrogen
9 B Aliran energi
10 A Ekosistem
11 A Organel
12 A Respirasi
13 B Respirasi
14 B Fermentasi
15 B Fotosintesis
16 B Enzim
17 A Enzim
18 A Enzim
19 A Metabolisme
20 C Enzim
21 B Sirkulasi
22 A Respirasi
23 B Sirkulasi & respirasi
24 A Ekskresi
25 A Ekskresi
26 B Saraf
27 A Hormon
28 A Imun
29 A Reproduksi
30 A Homeostasis
31 C Variabel penelitian
32 B Eksperimen
33 C Analisis data
34 C Evaluasi hipotesis
35 C Desain eksperimen
36 B Analisis grafik
37 B Analisis data
38 B Hipotesis
39 C Evaluasi kesimpulan
40 C Desain eksperimen
PEMBAHASAN
1. E. Ciri organisme tersebut sesuai dengan Fungi: heterotrof dengan cara absorpsi, berdinding kitin, dan dapat membentuk spora.
2. C. Persamaan berupa dinding sel saja belum cukup untuk menempatkan organisme dalam kingdom yang sama. Ada karakteristik lain yang penting, terutama tipe sel prokariotik atau eukariotik.
3. C. Antibiotik memberikan tekanan seleksi. Bakteri yang sejak awal memiliki karakter resisten lebih mampu bertahan dan kemudian mendominasi populasi.
4. B. Setelah antibiotik diberikan, bakteri sensitif turun tajam sedangkan bakteri resisten relatif bertahan dan akhirnya meningkat.
5. C. Berkurangnya elang sebagai predator burung dapat menyebabkan populasi burung meningkat. Burung kemudian meningkatkan konsumsi belalang dan biji.
6. C. Kedua spesies menggunakan sumber makanan yang sama sehingga terjadi kompetisi untuk memperoleh sumber daya.
7. A. Lebih sedikit tumbuhan berarti kapasitas fotosintesis untuk menyerap CO₂ juga berkurang.
8. A. Nitrogen berlebih yang masuk perairan dapat meningkatkan pertumbuhan alga dan memicu eutrofikasi.
9. B. Produsen = 20.000 kJ → konsumen I ≈ 2.000 kJ → konsumen II ≈ 200 kJ.
10. A. Nutrien dari pupuk dapat memicu pertumbuhan alga. Ketika biomassa alga mati dan diuraikan, oksigen terlarut dapat berkurang sehingga ikan mati.
11. A. Ribosom bebas menghasilkan protein yang umumnya digunakan di dalam sel, sedangkan ribosom yang melekat pada RE kasar berkaitan dengan protein yang akan masuk ke sistem endomembran
2 C Klasifikasi
3 C Bakteri
4 B Bakteri
5 C Ekosistem
6 C Interaksi
7 A Daur karbon
8 A Daur nitrogen
9 B Aliran energi
10 A Ekosistem
11 A Organel
12 A Respirasi
13 B Respirasi
14 B Fermentasi
15 B Fotosintesis
16 B Enzim
17 A Enzim
18 A Enzim
19 A Metabolisme
20 C Enzim
21 B Sirkulasi
22 A Respirasi
23 B Sirkulasi & respirasi
24 A Ekskresi
25 A Ekskresi
26 B Saraf
27 A Hormon
28 A Imun
29 A Reproduksi
30 A Homeostasis
31 C Variabel penelitian
32 B Eksperimen
33 C Analisis data
34 C Evaluasi hipotesis
35 C Desain eksperimen
36 B Analisis grafik
37 B Analisis data
38 B Hipotesis
39 C Evaluasi kesimpulan
40 C Desain eksperimen
PEMBAHASAN
1. E. Ciri organisme tersebut sesuai dengan Fungi: heterotrof dengan cara absorpsi, berdinding kitin, dan dapat membentuk spora.
2. C. Persamaan berupa dinding sel saja belum cukup untuk menempatkan organisme dalam kingdom yang sama. Ada karakteristik lain yang penting, terutama tipe sel prokariotik atau eukariotik.
3. C. Antibiotik memberikan tekanan seleksi. Bakteri yang sejak awal memiliki karakter resisten lebih mampu bertahan dan kemudian mendominasi populasi.
4. B. Setelah antibiotik diberikan, bakteri sensitif turun tajam sedangkan bakteri resisten relatif bertahan dan akhirnya meningkat.
5. C. Berkurangnya elang sebagai predator burung dapat menyebabkan populasi burung meningkat. Burung kemudian meningkatkan konsumsi belalang dan biji.
6. C. Kedua spesies menggunakan sumber makanan yang sama sehingga terjadi kompetisi untuk memperoleh sumber daya.
7. A. Lebih sedikit tumbuhan berarti kapasitas fotosintesis untuk menyerap CO₂ juga berkurang.
8. A. Nitrogen berlebih yang masuk perairan dapat meningkatkan pertumbuhan alga dan memicu eutrofikasi.
9. B. Produsen = 20.000 kJ → konsumen I ≈ 2.000 kJ → konsumen II ≈ 200 kJ.
10. A. Nutrien dari pupuk dapat memicu pertumbuhan alga. Ketika biomassa alga mati dan diuraikan, oksigen terlarut dapat berkurang sehingga ikan mati.
11. A. Ribosom bebas menghasilkan protein yang umumnya digunakan di dalam sel, sedangkan ribosom yang melekat pada RE kasar berkaitan dengan protein yang akan masuk ke sistem endomembran
Bakteri tertentu, misalnya bakteri penambat nitrogen, mampu mengubah N₂ dari atmosfer menjadi senyawa nitrogen yang lebih mudah dimanfaatkan dalam ekosistem.
Nitrogen sangat penting karena menjadi penyusun asam amino, protein, dan asam nukleat.
A salah: nitrat tidak diubah menjadi oksigen oleh bakteri pengikat nitrogen.
C salah: karbon dioksida tidak diubah menjadi nitrogen.
D salah: penguraian glukosa merupakan bagian dari metabolisme, bukan fungsi utama bakteri pengikat nitrogen.
E salah: nitrogen bukan dihasilkan dari air.
Inti konsep: bakteri memiliki peran penting dalam daur nitrogen.
13. Jawaban: C — Sintesis dan sekresi protein yang tinggi
Sel dengan jumlah retikulum endoplasma kasar (RE kasar) yang banyak biasanya aktif melakukan sintesis protein karena RE kasar ditempeli ribosom.
Sementara itu, banyaknya mitokondria menunjukkan kebutuhan ATP yang tinggi.
Jadi, sel dengan kedua karakteristik tersebut kemungkinan merupakan sel yang aktif menghasilkan dan mensekresikan protein.
A salah: fotosintesis berkaitan dengan kloroplas.
B salah: penyimpanan air terutama berkaitan dengan vakuola.
D salah: penghancuran zat asing dapat melibatkan lisosom, tetapi bukan fungsi utama kombinasi RE kasar + mitokondria.
E salah: pembentukan dinding sel berkaitan dengan sel tumbuhan, bukan fungsi utama organel tersebut.
Inti konsep: struktur organel berkaitan erat dengan fungsi khusus suatu sel.
Sel dengan jumlah retikulum endoplasma kasar (RE kasar) yang banyak biasanya aktif melakukan sintesis protein karena RE kasar ditempeli ribosom.
Sementara itu, banyaknya mitokondria menunjukkan kebutuhan ATP yang tinggi.
Jadi, sel dengan kedua karakteristik tersebut kemungkinan merupakan sel yang aktif menghasilkan dan mensekresikan protein.
A salah: fotosintesis berkaitan dengan kloroplas.
B salah: penyimpanan air terutama berkaitan dengan vakuola.
D salah: penghancuran zat asing dapat melibatkan lisosom, tetapi bukan fungsi utama kombinasi RE kasar + mitokondria.
E salah: pembentukan dinding sel berkaitan dengan sel tumbuhan, bukan fungsi utama organel tersebut.
Inti konsep: struktur organel berkaitan erat dengan fungsi khusus suatu sel.
14. Jawaban: B — Asam laktat
Saat melakukan aktivitas sangat berat, kebutuhan O₂ otot dapat lebih besar daripada pasokan O₂.
Sel otot kemudian tetap menghasilkan ATP melalui glikolisis, tetapi piruvat tidak sepenuhnya masuk ke respirasi aerob. Piruvat dikonversi menjadi laktat/asam laktat.
Secara sederhana:
Glukosa → piruvat → laktat
A salah: etanol dan CO₂ merupakan hasil fermentasi alkohol, terutama pada ragi.
C salah: glukosa dan O₂ bukan produk fermentasi.
D salah: asetil-KoA merupakan senyawa antara sebelum siklus Krebs.
E salah: oksigen bukan produk respirasi anaerob.
Inti konsep: kekurangan O₂ pada otot dapat menyebabkan peningkatan pembentukan laktat.
Saat melakukan aktivitas sangat berat, kebutuhan O₂ otot dapat lebih besar daripada pasokan O₂.
Sel otot kemudian tetap menghasilkan ATP melalui glikolisis, tetapi piruvat tidak sepenuhnya masuk ke respirasi aerob. Piruvat dikonversi menjadi laktat/asam laktat.
Secara sederhana:
Glukosa → piruvat → laktat
A salah: etanol dan CO₂ merupakan hasil fermentasi alkohol, terutama pada ragi.
C salah: glukosa dan O₂ bukan produk fermentasi.
D salah: asetil-KoA merupakan senyawa antara sebelum siklus Krebs.
E salah: oksigen bukan produk respirasi anaerob.
Inti konsep: kekurangan O₂ pada otot dapat menyebabkan peningkatan pembentukan laktat.
15. Jawaban: D — 40°C
Perhatikan data:
SuhuAktivitas10°C 20%
20°C 45%
30°C 80%
40°C 100%
50°C 55%
60°C 10%
Aktivitas enzim paling tinggi terjadi pada 40°C, sehingga berdasarkan percobaan tersebut suhu optimum enzim adalah 40°C.
Setelah melewati suhu optimum, aktivitas menurun. Salah satu penyebabnya adalah perubahan struktur protein enzim atau denaturasi.
Inti konsep: suhu optimum adalah suhu ketika aktivitas enzim mencapai tingkat tertinggi dalam kondisi percobaan.
Perhatikan data:
SuhuAktivitas10°C 20%
20°C 45%
30°C 80%
40°C 100%
50°C 55%
60°C 10%
Aktivitas enzim paling tinggi terjadi pada 40°C, sehingga berdasarkan percobaan tersebut suhu optimum enzim adalah 40°C.
Setelah melewati suhu optimum, aktivitas menurun. Salah satu penyebabnya adalah perubahan struktur protein enzim atau denaturasi.
Inti konsep: suhu optimum adalah suhu ketika aktivitas enzim mencapai tingkat tertinggi dalam kondisi percobaan.
16. Jawaban: B — Karbon dioksida
Pada tanaman Q: Intensitas cahaya = tinggi CO₂ = rendah - Laju fotosintesis = rendah
Karena cahaya tersedia dalam jumlah tinggi tetapi CO₂ rendah, maka CO₂ menjadi faktor pembatas.
Konsep ini berkaitan dengan faktor pembatas: laju suatu proses tidak hanya ditentukan oleh banyaknya satu faktor, tetapi juga oleh faktor lain yang tersedia dalam jumlah paling membatasi.
Inti konsep: peningkatan cahaya tidak selalu meningkatkan fotosintesis jika CO₂ menjadi faktor pembatas.
Pada tanaman Q: Intensitas cahaya = tinggi CO₂ = rendah - Laju fotosintesis = rendah
Karena cahaya tersedia dalam jumlah tinggi tetapi CO₂ rendah, maka CO₂ menjadi faktor pembatas.
Konsep ini berkaitan dengan faktor pembatas: laju suatu proses tidak hanya ditentukan oleh banyaknya satu faktor, tetapi juga oleh faktor lain yang tersedia dalam jumlah paling membatasi.
Inti konsep: peningkatan cahaya tidak selalu meningkatkan fotosintesis jika CO₂ menjadi faktor pembatas.
17. Jawaban: B — Jumlah eritrosit dan hemoglobin berkurang
Eritrosit mengandung hemoglobin, yaitu protein yang mengikat oksigen.
Jika seseorang kehilangan banyak darah, jumlah eritrosit dan hemoglobin yang tersedia untuk membawa O₂ dapat berkurang. Akibatnya, kemampuan darah mengangkut oksigen ke jaringan menurun.
A salah: trombosit berperan dalam pembekuan darah.
C salah: plasma tidak berubah menjadi limfa.
D salah: leukosit berhubungan terutama dengan pertahanan tubuh.
E salah: darah tidak dihasilkan oleh jantung. Jantung berfungsi memompa darah.
Inti konsep: eritrosit + hemoglobin → transportasi O₂.
Eritrosit mengandung hemoglobin, yaitu protein yang mengikat oksigen.
Jika seseorang kehilangan banyak darah, jumlah eritrosit dan hemoglobin yang tersedia untuk membawa O₂ dapat berkurang. Akibatnya, kemampuan darah mengangkut oksigen ke jaringan menurun.
A salah: trombosit berperan dalam pembekuan darah.
C salah: plasma tidak berubah menjadi limfa.
D salah: leukosit berhubungan terutama dengan pertahanan tubuh.
E salah: darah tidak dihasilkan oleh jantung. Jantung berfungsi memompa darah.
Inti konsep: eritrosit + hemoglobin → transportasi O₂.
18. Jawaban: A — Pengaturan kadar gula darah
Dalam keadaan normal, glukosa yang masuk ke filtrat ginjal akan direabsorpsi kembali, sehingga urine umumnya tidak mengandung glukosa dalam jumlah tinggi.
Jika kadar glukosa darah sangat tinggi, kemampuan ginjal untuk mereabsorpsi seluruh glukosa dapat terlampaui sehingga glukosa muncul dalam urine.
Hal ini dapat berkaitan dengan gangguan pengaturan kadar glukosa darah, misalnya diabetes mellitus.
Inti konsep:
Kadar glukosa darah tinggi → beban filtrasi glukosa meningkat → kemampuan reabsorpsi dapat terlampaui → glukosa muncul dalam urine.
Dalam keadaan normal, glukosa yang masuk ke filtrat ginjal akan direabsorpsi kembali, sehingga urine umumnya tidak mengandung glukosa dalam jumlah tinggi.
Jika kadar glukosa darah sangat tinggi, kemampuan ginjal untuk mereabsorpsi seluruh glukosa dapat terlampaui sehingga glukosa muncul dalam urine.
Hal ini dapat berkaitan dengan gangguan pengaturan kadar glukosa darah, misalnya diabetes mellitus.
Inti konsep:
Kadar glukosa darah tinggi → beban filtrasi glukosa meningkat → kemampuan reabsorpsi dapat terlampaui → glukosa muncul dalam urine.
19. Jawaban: B — Sistem saraf simpatik dan hormon adrenalin
Ketika menghadapi bahaya, tubuh memasuki respons fight or flight.
Sistem saraf simpatik meningkatkan beberapa aktivitas, seperti:
denyut jantung,
Ketika menghadapi bahaya, tubuh memasuki respons fight or flight.
Sistem saraf simpatik meningkatkan beberapa aktivitas, seperti:
denyut jantung,
frekuensi pernapasan,
aliran darah keotot.
Kondisi tersebut juga berkaitan dengan pelepasan adrenalin dari kelenjar adrenal.
A dan C salah: parasimpatik umumnya berhubungan dengan kondisi istirahat.
D salah: insulin mengatur kadar glukosa, bukan respons utama terhadap bahaya.
E salah: estrogen bukan hormon utama dalam respons tersebut.
Inti konsep: bahaya akut → simpatik + adrenalin → tubuh siap melakukan respons cepat.
aliran darah keotot.
Kondisi tersebut juga berkaitan dengan pelepasan adrenalin dari kelenjar adrenal.
A dan C salah: parasimpatik umumnya berhubungan dengan kondisi istirahat.
D salah: insulin mengatur kadar glukosa, bukan respons utama terhadap bahaya.
E salah: estrogen bukan hormon utama dalam respons tersebut.
Inti konsep: bahaya akut → simpatik + adrenalin → tubuh siap melakukan respons cepat.
20. Jawaban: D — Tuba falopi
Fertilisasi atau pembuahan pada manusia umumnya terjadi di tuba falopi, terutama bagian ampula.
Urutan sederhananya:
Ovarium → ovulasi → oosit masuk tuba falopi → fertilisasi → zigot → uterus
Ovarium: tempat pematangan dan pelepasan oosit.
Uterus: tempat implantasi dan perkembangan embrio.
Vagina: saluran reproduksi bagian luar.
Serviks: bagian bawah uterus yang menghubungkan uterus dengan vagina.
Inti konsep: tempat fertilisasi ≠ tempat perkembangan embrio.
Pembahasan HOT
Fertilisasi atau pembuahan pada manusia umumnya terjadi di tuba falopi, terutama bagian ampula.
Urutan sederhananya:
Ovarium → ovulasi → oosit masuk tuba falopi → fertilisasi → zigot → uterus
Ovarium: tempat pematangan dan pelepasan oosit.
Uterus: tempat implantasi dan perkembangan embrio.
Vagina: saluran reproduksi bagian luar.
Serviks: bagian bawah uterus yang menghubungkan uterus dengan vagina.
Inti konsep: tempat fertilisasi ≠ tempat perkembangan embrio.
Pembahasan HOT
21. Jawaban: A — Populasi katak menurun karena berkurangnya sumber makanan
Jaring-jaring yang diberikan:
Rumput → belalang → katak → ular → elang
dan
Rumput → tikus → ular → elang
Panah menunjukkan aliran energi/makanan dari organisme yang dimakan menuju organisme pemakan.
Jika pestisida menyebabkan belalang menurun:
Belalang ↓ → makanan katak ↓ → populasi katak berpotensi ↓
Akibatnya, ular juga dapat mengalami perubahan karena katak merupakan salah satu sumber makanannya.
Pilihan A merupakan konsekuensi yang paling langsung dan logis.
Mengapa pilihan lain salah?
B: rumput tidak langsung punah; justru konsumsi oleh belalang berkurang.
C: ular tidak otomatis meningkat karena katak berkurang.
D: populasi tikus tidak harus turun karena belalang berkurang.
E: elang tidak pasti meningkat.
Inti HOT: perubahan satu populasi dapat menimbulkan efek berantai dalam jaring-jaring makanan.
Jaring-jaring yang diberikan:
Rumput → belalang → katak → ular → elang
dan
Rumput → tikus → ular → elang
Panah menunjukkan aliran energi/makanan dari organisme yang dimakan menuju organisme pemakan.
Jika pestisida menyebabkan belalang menurun:
Belalang ↓ → makanan katak ↓ → populasi katak berpotensi ↓
Akibatnya, ular juga dapat mengalami perubahan karena katak merupakan salah satu sumber makanannya.
Pilihan A merupakan konsekuensi yang paling langsung dan logis.
Mengapa pilihan lain salah?
B: rumput tidak langsung punah; justru konsumsi oleh belalang berkurang.
C: ular tidak otomatis meningkat karena katak berkurang.
D: populasi tikus tidak harus turun karena belalang berkurang.
E: elang tidak pasti meningkat.
Inti HOT: perubahan satu populasi dapat menimbulkan efek berantai dalam jaring-jaring makanan.
22. Jawaban: A — Nutrien meningkat → alga meningkat → penguraian meningkat → oksigen terlarut menurun
Limbah pertanian mengandung nitrat dan fosfat.
Kelebihan nutrien tersebut dapat menyebabkan eutrofikasi.
Urutannya:
Nitrat + fosfat ↑
↓
Pertumbuhan alga ↑
↓
Banyak alga mati
↓
Aktivitas organisme pengurai ↑
↓
Penggunaan O₂ oleh pengurai ↑
↓
Oksigen terlarut ↓
↓
Ikan dapat mati.
Jadi A menunjukkan hubungan sebab-akibat paling lengkap.
Inti HOT: siswa harus menghubungkan daur materi → produktivitas primer → dekomposisi → kadar O₂ → organisme perairan.
23. Jawaban: E — Aktivitas enzim
Dalam eksperimen:
Tujuan: mengetahui pengaruh pH terhadap aktivitas amilase.
Maka:
Variabel bebas: pH
Variabel terikat: aktivitas enzim
Variabel kontrol: konsentrasi amilase, konsentrasi pati, suhu, volume larutan, dan sebagainya.
Variabel terikat adalah variabel yang diukur sebagai akibat perubahan variabel bebas.
Jadi jawabannya E.
Tips TKA: tanyakan:
"Apa yang sengaja diubah?" → variabel bebas.
"Apa yang diukur sebagai hasil?" → variabel terikat.
"Apa yang dibuat sama?" → variabel kontrol.
Limbah pertanian mengandung nitrat dan fosfat.
Kelebihan nutrien tersebut dapat menyebabkan eutrofikasi.
Urutannya:
Nitrat + fosfat ↑
↓
Pertumbuhan alga ↑
↓
Banyak alga mati
↓
Aktivitas organisme pengurai ↑
↓
Penggunaan O₂ oleh pengurai ↑
↓
Oksigen terlarut ↓
↓
Ikan dapat mati.
Jadi A menunjukkan hubungan sebab-akibat paling lengkap.
Inti HOT: siswa harus menghubungkan daur materi → produktivitas primer → dekomposisi → kadar O₂ → organisme perairan.
23. Jawaban: E — Aktivitas enzim
Dalam eksperimen:
Tujuan: mengetahui pengaruh pH terhadap aktivitas amilase.
Maka:
Variabel bebas: pH
Variabel terikat: aktivitas enzim
Variabel kontrol: konsentrasi amilase, konsentrasi pati, suhu, volume larutan, dan sebagainya.
Variabel terikat adalah variabel yang diukur sebagai akibat perubahan variabel bebas.
Jadi jawabannya E.
Tips TKA: tanyakan:
"Apa yang sengaja diubah?" → variabel bebas.
"Apa yang diukur sebagai hasil?" → variabel terikat.
"Apa yang dibuat sama?" → variabel kontrol.
24. Jawaban: C — Semakin tinggi intensitas cahaya, semakin tinggi pertumbuhan tanaman
Hipotesis ilmiah harus dapat diuji melalui eksperimen.
Pernyataan C memiliki dua variabel yang jelas:
intensitas cahaya → variabel bebas,
pertumbuhan tanaman → variabel terikat.
Siswa dapat menguji hipotesis dengan memberikan beberapa tingkat intensitas cahaya kemudian mengukur pertumbuhan tanaman.
Pilihan seperti "tanaman menyukai cahaya" bersifat terlalu umum dan sulit diukur secara langsung.
Inti konsep: hipotesis yang baik harus testable/dapat diuji.
Hipotesis ilmiah harus dapat diuji melalui eksperimen.
Pernyataan C memiliki dua variabel yang jelas:
intensitas cahaya → variabel bebas,
pertumbuhan tanaman → variabel terikat.
Siswa dapat menguji hipotesis dengan memberikan beberapa tingkat intensitas cahaya kemudian mengukur pertumbuhan tanaman.
Pilihan seperti "tanaman menyukai cahaya" bersifat terlalu umum dan sulit diukur secara langsung.
Inti konsep: hipotesis yang baik harus testable/dapat diuji.
25. Jawaban: C — Setelah konsentrasi tertentu, peningkatan CO₂ tidak lagi meningkatkan laju fotosintesis
Data:
CO₂Fotosintesis
Data:
CO₂Fotosintesis
1 20
2 38
3 55
4 69
5 70
6 70
Pada CO₂ 1–4, laju fotosintesis meningkat.
Namun pada CO₂ 5 dan 6, laju tetap sekitar 70.
Artinya, setelah titik tertentu, CO₂ tidak lagi menjadi faktor pembatas utama. Faktor lain kemungkinan menjadi pembatas.
Ini merupakan contoh penting dalam analisis grafik: hubungan positif tidak selalu berlangsung tanpa batas.
2 38
3 55
4 69
5 70
6 70
Pada CO₂ 1–4, laju fotosintesis meningkat.
Namun pada CO₂ 5 dan 6, laju tetap sekitar 70.
Artinya, setelah titik tertentu, CO₂ tidak lagi menjadi faktor pembatas utama. Faktor lain kemungkinan menjadi pembatas.
Ini merupakan contoh penting dalam analisis grafik: hubungan positif tidak selalu berlangsung tanpa batas.
26. Jawaban: A — Lisosom berperan dalam pencernaan intraseluler
Lisosom mengandung berbagai enzim hidrolitik yang dapat mencerna berbagai bahan di dalam sel.
Dalam sel yang aktif melakukan fagositosis, material asing dapat masuk ke dalam sel dan kemudian berinteraksi dengan lisosom untuk dicerna.
Pilihan lain:
B: ATP terutama dihasilkan oleh mitokondria.
C: antibodi dihasilkan oleh sel plasma, bukan lisosom.
D: penangkapan energi cahaya dilakukan kloroplas.
E: pusat pengendalian aktivitas sel adalah nukleus.
Inti HOT: fungsi organel dapat disimpulkan dari karakteristik aktivitas sel.
Lisosom mengandung berbagai enzim hidrolitik yang dapat mencerna berbagai bahan di dalam sel.
Dalam sel yang aktif melakukan fagositosis, material asing dapat masuk ke dalam sel dan kemudian berinteraksi dengan lisosom untuk dicerna.
Pilihan lain:
B: ATP terutama dihasilkan oleh mitokondria.
C: antibodi dihasilkan oleh sel plasma, bukan lisosom.
D: penangkapan energi cahaya dilakukan kloroplas.
E: pusat pengendalian aktivitas sel adalah nukleus.
Inti HOT: fungsi organel dapat disimpulkan dari karakteristik aktivitas sel.
27. Jawaban: B — Sel memori dari sistem imun adaptif terbentuk
Pada infeksi pertama, sistem imun adaptif mengenali antigen dan membentuk respons spesifik. Sebagian sel yang terbentuk dapat menjadi sel memori.
Ketika antigen yang sama masuk kembali, sel memori membantu menghasilkan respons yang lebih cepat dan kuat.
Inilah dasar dari konsep memori imunologis.
Urutannya:
Infeksi pertama → pengenalan antigen → respons imun → terbentuk sel memori
Kemudian:
Infeksi kedua → sel memori aktif → respons lebih cepat
Inti konsep: sistem imun adaptif memiliki kemampuan mengingat paparan antigen sebelumnya.
Pada infeksi pertama, sistem imun adaptif mengenali antigen dan membentuk respons spesifik. Sebagian sel yang terbentuk dapat menjadi sel memori.
Ketika antigen yang sama masuk kembali, sel memori membantu menghasilkan respons yang lebih cepat dan kuat.
Inilah dasar dari konsep memori imunologis.
Urutannya:
Infeksi pertama → pengenalan antigen → respons imun → terbentuk sel memori
Kemudian:
Infeksi kedua → sel memori aktif → respons lebih cepat
Inti konsep: sistem imun adaptif memiliki kemampuan mengingat paparan antigen sebelumnya.
28. Jawaban: A — Reseptor → neuron sensorik → interneuron → neuron motorik → efektor
Peristiwa tersebut merupakan gerak refleks.
Ketika kulit menerima panas:
Reseptor mendeteksi rangsangan.
Impuls dibawa oleh neuron sensorik.
Impuls diteruskan melalui interneuron di pusat refleks.
Impuls diteruskan oleh neuron motorik.
Otot bertindak sebagai efektor dan menarik tangan.
Yang penting, respons dapat terjadi sangat cepat sehingga tidak perlu menunggu pengolahan sadar oleh otak terlebih dahulu.
Inti konsep: gerak refleks menggunakan jalur refleks/reflex arc.
Peristiwa tersebut merupakan gerak refleks.
Ketika kulit menerima panas:
Reseptor mendeteksi rangsangan.
Impuls dibawa oleh neuron sensorik.
Impuls diteruskan melalui interneuron di pusat refleks.
Impuls diteruskan oleh neuron motorik.
Otot bertindak sebagai efektor dan menarik tangan.
Yang penting, respons dapat terjadi sangat cepat sehingga tidak perlu menunggu pengolahan sadar oleh otak terlebih dahulu.
Inti konsep: gerak refleks menggunakan jalur refleks/reflex arc.
29. Jawaban: A — Suhu optimal dan ketersediaan O₂ mendukung kerja enzim respirasi
Perhatikan:
KelompokSuhuO₂CO₂
Perhatikan:
KelompokSuhuO₂CO₂
I rendah tinggi rendah
II optimal tinggi tinggi
III optimal rendah sedang
IV sangat tinggi tinggi rendah
Kelompok II mempunyai:
suhu yang sesuai untuk aktivitas enzim,
O₂ yang cukup,
produksi CO₂ paling tinggi.
Produksi CO₂ yang tinggi menunjukkan respirasi berlangsung relatif aktif.
Suhu terlalu rendah dapat memperlambat reaksi enzim, sedangkan suhu terlalu tinggi dapat mengganggu struktur protein/enzim.
Inti HOT: analisis harus mempertimbangkan lebih dari satu variabel.
II optimal tinggi tinggi
III optimal rendah sedang
IV sangat tinggi tinggi rendah
Kelompok II mempunyai:
suhu yang sesuai untuk aktivitas enzim,
O₂ yang cukup,
produksi CO₂ paling tinggi.
Produksi CO₂ yang tinggi menunjukkan respirasi berlangsung relatif aktif.
Suhu terlalu rendah dapat memperlambat reaksi enzim, sedangkan suhu terlalu tinggi dapat mengganggu struktur protein/enzim.
Inti HOT: analisis harus mempertimbangkan lebih dari satu variabel.
30. Jawaban: C — Terdapat lebih dari satu variabel yang berbeda
Ini adalah soal penting tentang validitas eksperimen.
Perbedaan perlakuan:
FaktorTanaman ATanaman BPupuk Ya Tidak
Cahaya Terang Teduh
Siswa ingin mengetahui pengaruh pupuk, tetapi ternyata intensitas cahaya juga berbeda.
Akibatnya, ketika A tumbuh lebih tinggi, kita tidak dapat memastikan apakah penyebabnya:
pupuk,
cahaya,
atau kombinasi keduanya.
Eksperimen yang lebih baik harus membuat faktor lain sama.
Misalnya:
A → diberi pupuk + cahaya sama
B → tidak diberi pupuk + cahaya sama
Dengan demikian, pupuk menjadi satu-satunya variabel yang berbeda.
Pembahasan Nomor 12–30
12. Jawaban: B — Mengubah nitrogen atmosfer menjadi bentuk yang dapat dimanfaatkan organisme
Bakteri tertentu, misalnya bakteri penambat nitrogen, mampu mengubah N₂ dari atmosfer menjadi senyawa nitrogen yang lebih mudah dimanfaatkan dalam ekosistem.
Nitrogen sangat penting karena menjadi penyusun asam amino, protein, dan asam nukleat.
A salah: nitrat tidak diubah menjadi oksigen oleh bakteri pengikat nitrogen.
C salah: karbon dioksida tidak diubah menjadi nitrogen.
D salah: penguraian glukosa merupakan bagian dari metabolisme, bukan fungsi utama bakteri pengikat nitrogen.
E salah: nitrogen bukan dihasilkan dari air.
Inti konsep: bakteri memiliki peran penting dalam daur nitrogen.
13. Jawaban: C — Sintesis dan sekresi protein yang tinggi
Sel dengan jumlah retikulum endoplasma kasar (RE kasar) yang banyak biasanya aktif melakukan sintesis protein karena RE kasar ditempeli ribosom.
Sementara itu, banyaknya mitokondria menunjukkan kebutuhan ATP yang tinggi.
Jadi, sel dengan kedua karakteristik tersebut kemungkinan merupakan sel yang aktif menghasilkan dan mensekresikan protein.
A salah: fotosintesis berkaitan dengan kloroplas.
B salah: penyimpanan air terutama berkaitan dengan vakuola.
D salah: penghancuran zat asing dapat melibatkan lisosom, tetapi bukan fungsi utama kombinasi RE kasar + mitokondria.
E salah: pembentukan dinding sel berkaitan dengan sel tumbuhan, bukan fungsi utama organel tersebut.
Inti konsep: struktur organel berkaitan erat dengan fungsi khusus suatu sel.
14. Jawaban: B — Asam laktat
Saat melakukan aktivitas sangat berat, kebutuhan O₂ otot dapat lebih besar daripada pasokan O₂.
Sel otot kemudian tetap menghasilkan ATP melalui glikolisis, tetapi piruvat tidak sepenuhnya masuk ke respirasi aerob. Piruvat dikonversi menjadi laktat/asam laktat.
Secara sederhana:
Glukosa → piruvat → laktat
A salah: etanol dan CO₂ merupakan hasil fermentasi alkohol, terutama pada ragi.
C salah: glukosa dan O₂ bukan produk fermentasi.
D salah: asetil-KoA merupakan senyawa antara sebelum siklus Krebs.
E salah: oksigen bukan produk respirasi anaerob.
Inti konsep: kekurangan O₂ pada otot dapat menyebabkan peningkatan pembentukan laktat.
15. Jawaban: D — 40°C
Perhatikan data:
SuhuAktivitas10°C 20%
20°C 45%
30°C 80%
40°C 100%
50°C 55%
60°C 10%
Aktivitas enzim paling tinggi terjadi pada 40°C, sehingga berdasarkan percobaan tersebut suhu optimum enzim adalah 40°C.
Setelah melewati suhu optimum, aktivitas menurun. Salah satu penyebabnya adalah perubahan struktur protein enzim atau denaturasi.
Inti konsep: suhu optimum adalah suhu ketika aktivitas enzim mencapai tingkat tertinggi dalam kondisi percobaan.
16. Jawaban: B — Karbon dioksida
Pada tanaman Q:
Intensitas cahaya = tinggi
CO₂ = rendah
Laju fotosintesis = rendah
Karena cahaya tersedia dalam jumlah tinggi tetapi CO₂ rendah, maka CO₂ menjadi faktor pembatas.
Konsep ini berkaitan dengan faktor pembatas: laju suatu proses tidak hanya ditentukan oleh banyaknya satu faktor, tetapi juga oleh faktor lain yang tersedia dalam jumlah paling membatasi.
Inti konsep: peningkatan cahaya tidak selalu meningkatkan fotosintesis jika CO₂ menjadi faktor pembatas.
17. Jawaban: B — Jumlah eritrosit dan hemoglobin berkurang
Eritrosit mengandung hemoglobin, yaitu protein yang mengikat oksigen.
Jika seseorang kehilangan banyak darah, jumlah eritrosit dan hemoglobin yang tersedia untuk membawa O₂ dapat berkurang. Akibatnya, kemampuan darah mengangkut oksigen ke jaringan menurun.
A salah: trombosit berperan dalam pembekuan darah.
C salah: plasma tidak berubah menjadi limfa.
D salah: leukosit berhubungan terutama dengan pertahanan tubuh.
E salah: darah tidak dihasilkan oleh jantung. Jantung berfungsi memompa darah.
Inti konsep: eritrosit + hemoglobin → transportasi O₂.
18. Jawaban: A — Pengaturan kadar gula darah
Dalam keadaan normal, glukosa yang masuk ke filtrat ginjal akan direabsorpsi kembali, sehingga urine umumnya tidak mengandung glukosa dalam jumlah tinggi.
Jika kadar glukosa darah sangat tinggi, kemampuan ginjal untuk mereabsorpsi seluruh glukosa dapat terlampaui sehingga glukosa muncul dalam urine.
Hal ini dapat berkaitan dengan gangguan pengaturan kadar glukosa darah, misalnya diabetes mellitus.
Inti konsep:
Kadar glukosa darah tinggi → beban filtrasi glukosa meningkat → kemampuan reabsorpsi dapat terlampaui → glukosa muncul dalam urine.
19. Jawaban: B — Sistem saraf simpatik dan hormon adrenalin
Ketika menghadapi bahaya, tubuh memasuki respons fight or flight.
Sistem saraf simpatik meningkatkan beberapa aktivitas, seperti:
denyut jantung,
frekuensi pernapasan,
aliran darah ke otot.
Kondisi tersebut juga berkaitan dengan pelepasan adrenalin dari kelenjar adrenal.
A dan C salah: parasimpatik umumnya berhubungan dengan kondisi istirahat.
D salah: insulin mengatur kadar glukosa, bukan respons utama terhadap bahaya.
E salah: estrogen bukan hormon utama dalam respons tersebut.
Inti konsep: bahaya akut → simpatik + adrenalin → tubuh siap melakukan respons cepat.
20. Jawaban: D — Tuba falopi
Fertilisasi atau pembuahan pada manusia umumnya terjadi di tuba falopi, terutama bagian ampula.
Urutan sederhananya:
Ovarium → ovulasi → oosit masuk tuba falopi → fertilisasi → zigot → uterus
Ovarium: tempat pematangan dan pelepasan oosit.
Uterus: tempat implantasi dan perkembangan embrio.
Vagina: saluran reproduksi bagian luar.
Serviks: bagian bawah uterus yang menghubungkan uterus dengan vagina.
Inti konsep: tempat fertilisasi ≠ tempat perkembangan embrio.
Pembahasan HOT
21. Jawaban: A — Populasi katak menurun karena berkurangnya sumber makanan
Jaring-jaring yang diberikan:
Rumput → belalang → katak → ular → elang
dan
Rumput → tikus → ular → elang
Panah menunjukkan aliran energi/makanan dari organisme yang dimakan menuju organisme pemakan.
Jika pestisida menyebabkan belalang menurun:
Belalang ↓ → makanan katak ↓ → populasi katak berpotensi ↓
Akibatnya, ular juga dapat mengalami perubahan karena katak merupakan salah satu sumber makanannya.
Pilihan A merupakan konsekuensi yang paling langsung dan logis.
Mengapa pilihan lain salah?
B: rumput tidak langsung punah; justru konsumsi oleh belalang berkurang.
C: ular tidak otomatis meningkat karena katak berkurang.
D: populasi tikus tidak harus turun karena belalang berkurang.
E: elang tidak pasti meningkat.
Inti HOT: perubahan satu populasi dapat menimbulkan efek berantai dalam jaring-jaring makanan.
22. Jawaban: A — Nutrien meningkat → alga meningkat → penguraian meningkat → oksigen terlarut menurun
Limbah pertanian mengandung nitrat dan fosfat.
Kelebihan nutrien tersebut dapat menyebabkan eutrofikasi.
Urutannya:
Nitrat + fosfat ↑
↓
Pertumbuhan alga ↑
↓
Banyak alga mati
↓
Aktivitas organisme pengurai ↑
↓
Penggunaan O₂ oleh pengurai ↑
↓
Oksigen terlarut ↓
↓
Ikan dapat mati.
Jadi A menunjukkan hubungan sebab-akibat paling lengkap.
Inti HOT: siswa harus menghubungkan daur materi → produktivitas primer → dekomposisi → kadar O₂ → organisme perairan.
23. Jawaban: E — Aktivitas enzim
Dalam eksperimen:
Tujuan: mengetahui pengaruh pH terhadap aktivitas amilase.
Maka:
Variabel bebas: pH
Variabel terikat: aktivitas enzim
Variabel kontrol: konsentrasi amilase, konsentrasi pati, suhu, volume larutan, dan sebagainya.
Variabel terikat adalah variabel yang diukur sebagai akibat perubahan variabel bebas.
Jadi jawabannya E.
Tips TKA: tanyakan:
"Apa yang sengaja diubah?" → variabel bebas.
"Apa yang diukur sebagai hasil?" → variabel terikat.
"Apa yang dibuat sama?" → variabel kontrol.
24. Jawaban: C — Semakin tinggi intensitas cahaya, semakin tinggi pertumbuhan tanaman
Hipotesis ilmiah harus dapat diuji melalui eksperimen.
Pernyataan C memiliki dua variabel yang jelas:
intensitas cahaya → variabel bebas,
pertumbuhan tanaman → variabel terikat.
Siswa dapat menguji hipotesis dengan memberikan beberapa tingkat intensitas cahaya kemudian mengukur pertumbuhan tanaman.
Pilihan seperti "tanaman menyukai cahaya" bersifat terlalu umum dan sulit diukur secara langsung.
Inti konsep: hipotesis yang baik harus testable/dapat diuji.
25. Jawaban: C — Setelah konsentrasi tertentu, peningkatan CO₂ tidak lagi meningkatkan laju fotosintesis
Data:
CO₂Fotosintesis1 20
2 38
3 55
4 69
5 70
6 70
Pada CO₂ 1–4, laju fotosintesis meningkat.
Namun pada CO₂ 5 dan 6, laju tetap sekitar 70.
Artinya, setelah titik tertentu, CO₂ tidak lagi menjadi faktor pembatas utama. Faktor lain kemungkinan menjadi pembatas.
Ini merupakan contoh penting dalam analisis grafik: hubungan positif tidak selalu berlangsung tanpa batas.
26. Jawaban: A — Lisosom berperan dalam pencernaan intraseluler
Lisosom mengandung berbagai enzim hidrolitik yang dapat mencerna berbagai bahan di dalam sel.
Dalam sel yang aktif melakukan fagositosis, material asing dapat masuk ke dalam sel dan kemudian berinteraksi dengan lisosom untuk dicerna.
Pilihan lain:
B: ATP terutama dihasilkan oleh mitokondria.
C: antibodi dihasilkan oleh sel plasma, bukan lisosom.
D: penangkapan energi cahaya dilakukan kloroplas.
E: pusat pengendalian aktivitas sel adalah nukleus.
Inti HOT: fungsi organel dapat disimpulkan dari karakteristik aktivitas sel.
27. Jawaban: B — Sel memori dari sistem imun adaptif terbentuk
Pada infeksi pertama, sistem imun adaptif mengenali antigen dan membentuk respons spesifik. Sebagian sel yang terbentuk dapat menjadi sel memori.
Ketika antigen yang sama masuk kembali, sel memori membantu menghasilkan respons yang lebih cepat dan kuat.
Inilah dasar dari konsep memori imunologis.
Urutannya:
Infeksi pertama → pengenalan antigen → respons imun → terbentuk sel memori
Kemudian:
Infeksi kedua → sel memori aktif → respons lebih cepat
Inti konsep: sistem imun adaptif memiliki kemampuan mengingat paparan antigen sebelumnya.
28. Jawaban: A — Reseptor → neuron sensorik → interneuron → neuron motorik → efektor
Peristiwa tersebut merupakan gerak refleks.
Ketika kulit menerima panas:
Reseptor mendeteksi rangsangan.
Impuls dibawa oleh neuron sensorik.
Impuls diteruskan melalui interneuron di pusat refleks.
Impuls diteruskan oleh neuron motorik.
Otot bertindak sebagai efektor dan menarik tangan.
Yang penting, respons dapat terjadi sangat cepat sehingga tidak perlu menunggu pengolahan sadar oleh otak terlebih dahulu.
Inti konsep: gerak refleks menggunakan jalur refleks/reflex arc.
29. Jawaban: A — Suhu optimal dan ketersediaan O₂ mendukung kerja enzim respirasi
Perhatikan:
KelompokSuhuO₂CO₂I rendah tinggi rendah
II optimal tinggi tinggi
III optimal rendah sedang
IV sangat tinggi tinggi rendah
Kelompok II mempunyai:
suhu yang sesuai untuk aktivitas enzim,
O₂ yang cukup,
produksi CO₂ paling tinggi.
Produksi CO₂ yang tinggi menunjukkan respirasi berlangsung relatif aktif.
Suhu terlalu rendah dapat memperlambat reaksi enzim, sedangkan suhu terlalu tinggi dapat mengganggu struktur protein/enzim.
Inti HOT: analisis harus mempertimbangkan lebih dari satu variabel.
30. Jawaban: C — Terdapat lebih dari satu variabel yang berbeda
Ini adalah soal penting tentang validitas eksperimen.
Perbedaan perlakuan:
FaktorTanaman ATanaman BPupuk Ya Tidak
Cahaya Terang Teduh
Siswa ingin mengetahui pengaruh pupuk, tetapi ternyata intensitas cahaya juga berbeda.
Akibatnya, ketika A tumbuh lebih tinggi, kita tidak dapat memastikan apakah penyebabnya:
pupuk,
cahaya,
atau kombinasi keduanya.
Eksperimen yang lebih baik harus membuat faktor lain sama.
Misalnya:
A → diberi pupuk + cahaya sama
B → tidak diberi pupuk + cahaya sama
Dengan demikian, pupuk menjadi satu-satunya variabel yang berbeda.
Ini adalah soal penting tentang validitas eksperimen.
Perbedaan perlakuan:
FaktorTanaman ATanaman BPupuk Ya Tidak
Cahaya Terang Teduh
Siswa ingin mengetahui pengaruh pupuk, tetapi ternyata intensitas cahaya juga berbeda.
Akibatnya, ketika A tumbuh lebih tinggi, kita tidak dapat memastikan apakah penyebabnya:
pupuk,
cahaya,
atau kombinasi keduanya.
Eksperimen yang lebih baik harus membuat faktor lain sama.
Misalnya:
A → diberi pupuk + cahaya sama
B → tidak diberi pupuk + cahaya sama
Dengan demikian, pupuk menjadi satu-satunya variabel yang berbeda.
Pembahasan Nomor 12–30
12. Jawaban: B — Mengubah nitrogen atmosfer menjadi bentuk yang dapat dimanfaatkan organisme
Bakteri tertentu, misalnya bakteri penambat nitrogen, mampu mengubah N₂ dari atmosfer menjadi senyawa nitrogen yang lebih mudah dimanfaatkan dalam ekosistem.
Nitrogen sangat penting karena menjadi penyusun asam amino, protein, dan asam nukleat.
A salah: nitrat tidak diubah menjadi oksigen oleh bakteri pengikat nitrogen.
C salah: karbon dioksida tidak diubah menjadi nitrogen.
D salah: penguraian glukosa merupakan bagian dari metabolisme, bukan fungsi utama bakteri pengikat nitrogen.
E salah: nitrogen bukan dihasilkan dari air.
Inti konsep: bakteri memiliki peran penting dalam daur nitrogen.
13. Jawaban: C — Sintesis dan sekresi protein yang tinggi
Sel dengan jumlah retikulum endoplasma kasar (RE kasar) yang banyak biasanya aktif melakukan sintesis protein karena RE kasar ditempeli ribosom.
Sementara itu, banyaknya mitokondria menunjukkan kebutuhan ATP yang tinggi.
Jadi, sel dengan kedua karakteristik tersebut kemungkinan merupakan sel yang aktif menghasilkan dan mensekresikan protein.
A salah: fotosintesis berkaitan dengan kloroplas.
B salah: penyimpanan air terutama berkaitan dengan vakuola.
D salah: penghancuran zat asing dapat melibatkan lisosom, tetapi bukan fungsi utama kombinasi RE kasar + mitokondria.
E salah: pembentukan dinding sel berkaitan dengan sel tumbuhan, bukan fungsi utama organel tersebut.
Inti konsep: struktur organel berkaitan erat dengan fungsi khusus suatu sel.
14. Jawaban: B — Asam laktat
Saat melakukan aktivitas sangat berat, kebutuhan O₂ otot dapat lebih besar daripada pasokan O₂.
Sel otot kemudian tetap menghasilkan ATP melalui glikolisis, tetapi piruvat tidak sepenuhnya masuk ke respirasi aerob. Piruvat dikonversi menjadi laktat/asam laktat.
Secara sederhana:
Glukosa → piruvat → laktat
A salah: etanol dan CO₂ merupakan hasil fermentasi alkohol, terutama pada ragi.
C salah: glukosa dan O₂ bukan produk fermentasi.
D salah: asetil-KoA merupakan senyawa antara sebelum siklus Krebs.
E salah: oksigen bukan produk respirasi anaerob.
Inti konsep: kekurangan O₂ pada otot dapat menyebabkan peningkatan pembentukan laktat.
15. Jawaban: D — 40°C
Perhatikan data:
SuhuAktivitas10°C 20%
20°C 45%
30°C 80%
40°C 100%
50°C 55%
60°C 10%
Aktivitas enzim paling tinggi terjadi pada 40°C, sehingga berdasarkan percobaan tersebut suhu optimum enzim adalah 40°C.
Setelah melewati suhu optimum, aktivitas menurun. Salah satu penyebabnya adalah perubahan struktur protein enzim atau denaturasi.
Inti konsep: suhu optimum adalah suhu ketika aktivitas enzim mencapai tingkat tertinggi dalam kondisi percobaan.
16. Jawaban: B — Karbon dioksida
Pada tanaman Q:
Intensitas cahaya = tinggi
CO₂ = rendah
Laju fotosintesis = rendah
Karena cahaya tersedia dalam jumlah tinggi tetapi CO₂ rendah, maka CO₂ menjadi faktor pembatas.
Konsep ini berkaitan dengan faktor pembatas: laju suatu proses tidak hanya ditentukan oleh banyaknya satu faktor, tetapi juga oleh faktor lain yang tersedia dalam jumlah paling membatasi.
Inti konsep: peningkatan cahaya tidak selalu meningkatkan fotosintesis jika CO₂ menjadi faktor pembatas.
17. Jawaban: B — Jumlah eritrosit dan hemoglobin berkurang
Eritrosit mengandung hemoglobin, yaitu protein yang mengikat oksigen.
Jika seseorang kehilangan banyak darah, jumlah eritrosit dan hemoglobin yang tersedia untuk membawa O₂ dapat berkurang. Akibatnya, kemampuan darah mengangkut oksigen ke jaringan menurun.
A salah: trombosit berperan dalam pembekuan darah.
C salah: plasma tidak berubah menjadi limfa.
D salah: leukosit berhubungan terutama dengan pertahanan tubuh.
E salah: darah tidak dihasilkan oleh jantung. Jantung berfungsi memompa darah.
Inti konsep: eritrosit + hemoglobin → transportasi O₂.
18. Jawaban: A — Pengaturan kadar gula darah
Dalam keadaan normal, glukosa yang masuk ke filtrat ginjal akan direabsorpsi kembali, sehingga urine umumnya tidak mengandung glukosa dalam jumlah tinggi.
Jika kadar glukosa darah sangat tinggi, kemampuan ginjal untuk mereabsorpsi seluruh glukosa dapat terlampaui sehingga glukosa muncul dalam urine.
Hal ini dapat berkaitan dengan gangguan pengaturan kadar glukosa darah, misalnya diabetes mellitus.
Inti konsep:
Kadar glukosa darah tinggi → beban filtrasi glukosa meningkat → kemampuan reabsorpsi dapat terlampaui → glukosa muncul dalam urine.
19. Jawaban: B — Sistem saraf simpatik dan hormon adrenalin
Ketika menghadapi bahaya, tubuh memasuki respons fight or flight.
Sistem saraf simpatik meningkatkan beberapa aktivitas, seperti:
denyut jantung,
frekuensi pernapasan,
aliran darah ke otot.
Kondisi tersebut juga berkaitan dengan pelepasan adrenalin dari kelenjar adrenal.
A dan C salah: parasimpatik umumnya berhubungan dengan kondisi istirahat.
D salah: insulin mengatur kadar glukosa, bukan respons utama terhadap bahaya.
E salah: estrogen bukan hormon utama dalam respons tersebut.
Inti konsep: bahaya akut → simpatik + adrenalin → tubuh siap melakukan respons cepat.
20. Jawaban: D — Tuba falopi
Fertilisasi atau pembuahan pada manusia umumnya terjadi di tuba falopi, terutama bagian ampula.
Urutan sederhananya:
Ovarium → ovulasi → oosit masuk tuba falopi → fertilisasi → zigot → uterus
Ovarium: tempat pematangan dan pelepasan oosit.
Uterus: tempat implantasi dan perkembangan embrio.
Vagina: saluran reproduksi bagian luar.
Serviks: bagian bawah uterus yang menghubungkan uterus dengan vagina.
Inti konsep: tempat fertilisasi ≠ tempat perkembangan embrio.
Pembahasan HOT
21. Jawaban: A — Populasi katak menurun karena berkurangnya sumber makanan
Jaring-jaring yang diberikan:
Rumput → belalang → katak → ular → elang
dan
Rumput → tikus → ular → elang
Panah menunjukkan aliran energi/makanan dari organisme yang dimakan menuju organisme pemakan.
Jika pestisida menyebabkan belalang menurun:
Belalang ↓ → makanan katak ↓ → populasi katak berpotensi ↓
Akibatnya, ular juga dapat mengalami perubahan karena katak merupakan salah satu sumber makanannya.
Pilihan A merupakan konsekuensi yang paling langsung dan logis.
Mengapa pilihan lain salah?
B: rumput tidak langsung punah; justru konsumsi oleh belalang berkurang.
C: ular tidak otomatis meningkat karena katak berkurang.
D: populasi tikus tidak harus turun karena belalang berkurang.
E: elang tidak pasti meningkat.
Inti HOT: perubahan satu populasi dapat menimbulkan efek berantai dalam jaring-jaring makanan.
22. Jawaban: A — Nutrien meningkat → alga meningkat → penguraian meningkat → oksigen terlarut menurun
Limbah pertanian mengandung nitrat dan fosfat.
Kelebihan nutrien tersebut dapat menyebabkan eutrofikasi.
Urutannya:
Nitrat + fosfat ↑
↓
Pertumbuhan alga ↑
↓
Banyak alga mati
↓
Aktivitas organisme pengurai ↑
↓
Penggunaan O₂ oleh pengurai ↑
↓
Oksigen terlarut ↓
↓
Ikan dapat mati.
Jadi A menunjukkan hubungan sebab-akibat paling lengkap.
Inti HOT: siswa harus menghubungkan daur materi → produktivitas primer → dekomposisi → kadar O₂ → organisme perairan.
23. Jawaban: E — Aktivitas enzim
Dalam eksperimen:
Tujuan: mengetahui pengaruh pH terhadap aktivitas amilase.
Maka:
Variabel bebas: pH
Variabel terikat: aktivitas enzim
Variabel kontrol: konsentrasi amilase, konsentrasi pati, suhu, volume larutan, dan sebagainya.
Variabel terikat adalah variabel yang diukur sebagai akibat perubahan variabel bebas.
Jadi jawabannya E.
Tips TKA: tanyakan:
"Apa yang sengaja diubah?" → variabel bebas.
"Apa yang diukur sebagai hasil?" → variabel terikat.
"Apa yang dibuat sama?" → variabel kontrol.
24. Jawaban: C — Semakin tinggi intensitas cahaya, semakin tinggi pertumbuhan tanaman
Hipotesis ilmiah harus dapat diuji melalui eksperimen.
Pernyataan C memiliki dua variabel yang jelas:
intensitas cahaya → variabel bebas,
pertumbuhan tanaman → variabel terikat.
Siswa dapat menguji hipotesis dengan memberikan beberapa tingkat intensitas cahaya kemudian mengukur pertumbuhan tanaman.
Pilihan seperti "tanaman menyukai cahaya" bersifat terlalu umum dan sulit diukur secara langsung.
Inti konsep: hipotesis yang baik harus testable/dapat diuji.
25. Jawaban: C — Setelah konsentrasi tertentu, peningkatan CO₂ tidak lagi meningkatkan laju fotosintesis
Data:
CO₂Fotosintesis1 20
2 38
3 55
4 69
5 70
6 70
Pada CO₂ 1–4, laju fotosintesis meningkat.
Namun pada CO₂ 5 dan 6, laju tetap sekitar 70.
Artinya, setelah titik tertentu, CO₂ tidak lagi menjadi faktor pembatas utama. Faktor lain kemungkinan menjadi pembatas.
Ini merupakan contoh penting dalam analisis grafik: hubungan positif tidak selalu berlangsung tanpa batas.
26. Jawaban: A — Lisosom berperan dalam pencernaan intraseluler
Lisosom mengandung berbagai enzim hidrolitik yang dapat mencerna berbagai bahan di dalam sel.
Dalam sel yang aktif melakukan fagositosis, material asing dapat masuk ke dalam sel dan kemudian berinteraksi dengan lisosom untuk dicerna.
Pilihan lain:
B: ATP terutama dihasilkan oleh mitokondria.
C: antibodi dihasilkan oleh sel plasma, bukan lisosom.
D: penangkapan energi cahaya dilakukan kloroplas.
E: pusat pengendalian aktivitas sel adalah nukleus.
Inti HOT: fungsi organel dapat disimpulkan dari karakteristik aktivitas sel.
27. Jawaban: B — Sel memori dari sistem imun adaptif terbentuk
Pada infeksi pertama, sistem imun adaptif mengenali antigen dan membentuk respons spesifik. Sebagian sel yang terbentuk dapat menjadi sel memori.
Ketika antigen yang sama masuk kembali, sel memori membantu menghasilkan respons yang lebih cepat dan kuat.
Inilah dasar dari konsep memori imunologis.
Urutannya:
Infeksi pertama → pengenalan antigen → respons imun → terbentuk sel memori
Kemudian:
Infeksi kedua → sel memori aktif → respons lebih cepat
Inti konsep: sistem imun adaptif memiliki kemampuan mengingat paparan antigen sebelumnya.
28. Jawaban: A — Reseptor → neuron sensorik → interneuron → neuron motorik → efektor
Peristiwa tersebut merupakan gerak refleks.
Ketika kulit menerima panas:
Reseptor mendeteksi rangsangan.
Impuls dibawa oleh neuron sensorik.
Impuls diteruskan melalui interneuron di pusat refleks.
Impuls diteruskan oleh neuron motorik.
Otot bertindak sebagai efektor dan menarik tangan.
Yang penting, respons dapat terjadi sangat cepat sehingga tidak perlu menunggu pengolahan sadar oleh otak terlebih dahulu.
Inti konsep: gerak refleks menggunakan jalur refleks/reflex arc.
29. Jawaban: A — Suhu optimal dan ketersediaan O₂ mendukung kerja enzim respirasi
Perhatikan:
KelompokSuhuO₂CO₂I rendah tinggi rendah
II optimal tinggi tinggi
III optimal rendah sedang
IV sangat tinggi tinggi rendah
Kelompok II mempunyai:
suhu yang sesuai untuk aktivitas enzim,
O₂ yang cukup,
produksi CO₂ paling tinggi.
Produksi CO₂ yang tinggi menunjukkan respirasi berlangsung relatif aktif.
Suhu terlalu rendah dapat memperlambat reaksi enzim, sedangkan suhu terlalu tinggi dapat mengganggu struktur protein/enzim.
Inti HOT: analisis harus mempertimbangkan lebih dari satu variabel.
30. Jawaban: C — Terdapat lebih dari satu variabel yang berbeda
Ini adalah soal penting tentang validitas eksperimen.
Perbedaan perlakuan:
FaktorTanaman ATanaman BPupuk Ya Tidak
Cahaya Terang Teduh
Siswa ingin mengetahui pengaruh pupuk, tetapi ternyata intensitas cahaya juga berbeda.
Akibatnya, ketika A tumbuh lebih tinggi, kita tidak dapat memastikan apakah penyebabnya:
pupuk,
cahaya,
atau kombinasi keduanya.
Eksperimen yang lebih baik harus membuat faktor lain sama.
Misalnya:
A → diberi pupuk + cahaya sama
B → tidak diberi pupuk + cahaya sama
Dengan demikian, pupuk menjadi satu-satunya variabel yang berbeda.
No comments:
Post a Comment