Showing posts sorted by relevance for query ujian sel. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query ujian sel. Sort by date Show all posts

Tuesday, April 28, 2015

UJIAN SEL KELAS XI IPA SMA



1. Perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik terutama terletak pada ....
a. membran inti sel
b. DNA
c. besar sel
d. tempat hidup sel
e. membran sel

2. Berikut yang merupakan contoh sel prokariotik adalah ....
a. Cyanobacteria dan bakteri
b. Cyanobacteria dan jamur
c. jamur dan bakteri
d. bakteri dan lumut
e. protozoa dan lumut

3. Materi genetik sebuah sel eukariotik tersimpan di ....
a. badan Golgi
b. nukleus
c. kloroplas
d. ribosom
e. mitokondria

4. Sebagian besar ATP dihasilkan di organ ....
a. badan Golgi
b. nukleus
c. kloroplas
d. ribosom
e. mitokondria

5. Organel yang memilih, memodifikasi, dan membungkus protein yang baru disintesis adalah ....
a. badan Golgi
b. nukleus
c. kloroplas
d. ribosom
e. mitokondria

6. Organel yang dibatasi membran dan berisi enzim percernaan disebut ....
a. lisosom
b. RE halus
c. silia
d. badan Golgi
e. mitokondria

7. Saluran yang berlipat-lipat dan tertutup membrane dengan ribosom pada permukaan membrannya disebut ....
a. lisosom
b. RE halus
c. RE kasar
d. badan Golgi
e. mitokondria

8. Organel berikut merupakan organel yang berperan dalam hal fotosintesis, adalah ....
a. mitokondria
b. kloroplas
c. vakuola kontraktil
d. badan Golgi
e. anak inti (nukleolus)

9. Organel-organel yang berperan dalam sintesis enzim yang dibutuhkan untuk mencerna makanan di dalam usus halus
adalah ....
a. retikulum endoplasma
b. badan Golgi
c. mitokondria
d. ribosom
e. membran inti sel

10. Pada tahap pembentukan organ, sel-sel yang berada di antara jari tangan mengalami kematian sehingga embrio memiliki jari-jari. Organel yang berperan dalam proses kematian sel tersebut adalah 
a. mitokondria
b. inti sel
c. lisosom
d. mikrofilamen
e. sentriol

11. Perhatikan gambar berikut.

Misalkan, sebuah sel (A) ditempatkan di dalam wadah (B) yang berisi cairan gula pekat. Hal yang akan terjadi adalah ....
a. air akan mengalir dari B ke A dan sel akan mengalami lisis
b. gula akan masuk ke dalam sel dan sel akan mengalami lisis
c. gula akan tetap berada di B dan air mengalir keluar dari dalam sel A
d. tidak terjadi aliran pergerakan molekul gula dan air
e. terjadi pergerakan air yang konstan antara A dan B

12. Mengerutnya sitoplasma dan terlepas dari dinding sel pada tumbuhan disebut ....
a. endositosis
b. osmoregulasi
c. lisis
d. eksositosis
e. plasmolisis

13. Naik turunnya tekanan turgor dari sel bergantung dari ....
a. banyak-sedikitnya air di dalam sel
b. tebal dan tipisnya dinding sel
c. kepekatan isi sel
d. macam sel
e. banyak-sedikitnya zat

14. Larutan gula 10% dalam kantung semipermeabel dimasukkan dalam bejana berisi larutan gula 30%. Pernyataan yang benar adalah ....
a. larutan dalam kantung semipermeabel hipertonik
b. larutan dalam bejana isotonik
c. larutan dalam bejana hipertonik
d. larutan dalam kantung semipermeabel isotonik
e. larutan dalam bejana hipotonik

15. Amoeba mendapatkan mangsa dengan cara ...
a. pinositosis
b. difusi
c. fagositosis
d. osmosis
e. transpor aktif

16. Peristiwa difusi terjadi pada hal-hal berikut, kecuali ....
a. potongan umbi kentang dalam air
b. parfum yang disemprotkan dalam ruangan
c. tinta yang diteteskan dalam air
d. teh celup dalam air panas
e. asap rokok dalam ruangan

17. Eksositosis dilakukan sel untuk ....
a. mencari makan
b. mencerna makanan
c. sintesis protein
d. menyimpan makanan cadangan
e. mengeluarkan zat sisa

18. Perhatikan skema berikut.
Keadaan ini terjadi karena air berpindah dari larutan ....
a. hipertonis ke hipotonis
b. hipotonis ke hipertonis
c. hipertonis ke isotonis
d. isotonis ke hipertonis
e. hipotonis ke isotonis

19. Tekanan osmosis sel tumbuhan ditentukan oleh konsentrasi air dan zat-zat terlarut. Persyaratan sifat kimia agar air
atau zat lain dalam tanah dapat masuk ke dalam sel akar adalah ....
a. konsentrasi zat terlarut dalam sel lebih tinggi dari konsentrasi zat terlarut di luar sel
b. konsentrasi zat terlarut dalam sel lebih rendah dari konsentrasi zat terlarut di luar sel
c. konsentrasi zat terlarut dalam sel sama dengan konsentrasi zat terlarut di luar sel
d. konsentrasi air dalam sel lebih tinggi dari konsentrasi air di luar sel
e. konsentrasi air dalam sel sama dengan konsentrasi air di luar sel

20. Pada eksperimen osmosis sel tumbuhan, disiapkan tiga potongan kentang berbentuk silinder dengan ukuran dan berat yang sama. Kentang A direndam dalam larutan gula 5%, kentang B dalam larutan gula 10%, dan kentang C dalam larutan gula 15%. Lama perendaman 30 menit. Data yang diperoleh adalah sebagai berikut
Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa hilangnya berat kentang disebabkan oleh ....
a. cairan sel hipertonis terhadap larutan gula
b. cairan gula hipertonis terhadap larutan sel
c. larutan gula hipertonis terhadap cairan sel
d. larutan gula dan cairan sel isotonis
e. larutan gula dan cairan sel osmosis

Esai
  1. .      Sel hewan memiliki sentriol dan lisosom. Namun, tidak memiliki dinding sel, plastida, dan vakuola permanen. Hal ini terjadi sebaliknya pada sel tumbuhan.
  2. .      Pada difusi, pergerakan zat terlarut terjadi dari konsentrasi tinggi ke konsentarasi rendah.
  3. .      Pada osmosis, pergerakan terjadi pada zat pelarut melalui membran semipermeabel. Pergerakannya terjadi dari konsentrasi zat terlarut rendah ke tinggi.
  4. .      Transpor aktif menggunakan energi (ATP) untuk memindahkan zat-zat.
  5. .      Difusi, osmosis, transfor aktif, endositosis, dan eksositosis.
SILAHKAN KLIK INI UNTUK MENGETAHUI SEL LEBIH RINCI 

DETAIL






Saturday, June 5, 2010

LEUKEMIA- KANKER DARAH

MASALAH
Leukemia merupakan jenis kanker yang dimulai di sumsum tulang, yang merupakan jaringan lunak di tulang yang bertanggung jawab untuk memproduksi sel darah merah, sel darah putih, dan platelets Sel pembeku darah (keping darah).
  • Beberapa sel dapat mengubah menjadi leukemia sel, yang selanjutnya berkembang .
  • Sebagai kanker tulang sumsum menciptakan lebih banyak sel-sel leukemia, sehingga sel-sel yang normal tergantikan mereka, akibatnya sulit untuk darah berfungsi dengan baik, dan ioni akan mengarah ke masalah medis serius.
  • Bagaimana leukemia berlangsung dan kita bisa mengetahui perbedaan antara normal dan abnormal sel.
TEORI
  • Leukemia atau kanker darah yang sangat berbahaya memiliki gejala umum seperti penyakit ringan ternyata dapat diketahui dengan cepat jika kita general check up”.
  • Leukemia terjadi karena penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow) sehingga sel darah putih memproduksi sel yang abnormal menjadi sel leukemia.
  • Berbahaya karena produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi.
  • Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya.
  • Diperkirakan penderita leukemia, 25% di antaranya berumur di atas 50 tahun dan sisanya menyerang anak-anak dan orang dewasa.
  • Untuk mengenal dan mencegah leukemia atau kanker darah kita harus mengenal lebih jauh tentang leukemia, bagaimana gejala-gejalanya, dampak dari penyakit leukemia, cara diagnosa dan penyembuhannya.
Identifikasi Masalah

1. Bagaimana cara penyebaran penyakit leukemia?
2. Bagaimana cara mengenali leukemia?
3. Apakah penyakit leukemia dapat menyebabkan kematian?

Agar mudah mengenal maka perlu identifikasi masalah yang mencakup
  1. pengenalan leukemia
  2. tipe-tipe leukemia
  3. penyebab leukemia
  4. gejala dan tanda leukemia
  5. diagnosis serta pengobatannya.
1. Mengenal Leukemia
  • Leukemia (kanker darah) adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow).
  • Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga tipe sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).
  • Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak dimasa kecilnya, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal.
  • Dalam keadaan normal, sel darah putih mereproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau sel darah putih, berfungsi sebagai pertahanan tubuh, akan terus membelah dalam suatu kontrol yang teratur.
  • Tubuh manusia akan memberikan tanda/signal secara teratur kapankah sel darah diharapkan bereproduksi kembali.
  • Pada penderita leukemia, sumsum tulang memproduksi sel darah putih yang tidak normal yang disebut sel leukemia.
  • Sel leukemia yang terdapat dalam sumsum tulang akan terus membelah dan semakin mendesak sel normal, sehingga produksi sel darah normal akan mengalami penurunan,
  • Sel darah putih tidak merespon signal yang diberikan.
  • Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi.
  • Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya.
2. Tipe-tipe Leukemia
  • Leukemia dikelompokkan berdasarkan seberapa cepat penyakit ini berkembang seperti :
  • Leukemia kronis, berkembang secara lambat, tidak menampilkan gejala yang spesifik (khas) : Gejala yang dapat juga menjadi gejala penyakit lain seperti demam tidak tinggi, letih, keringat dingin, perut sering merasa tidak enak dan terdapat juga pembesaran limpa, juga terjadi kehilangan nafsu makan dan berat badan menurun.
  • Biasanya gejala-gejala ringan (demam tidak tinggi, letih dan keringat malam) itu berlangsung selama tiga sampai enam bulan.
  • Memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun bahkan ada yang mencapai 5 tahun.
  • Jenis leukemia akut, berkembang (ke arah keadaan yang lebih buruk) secara cepat dan agresif, demam tinggi yang berkaitan pula dengan ada infeksi.
  • Ada yang diikuti dengan perdarahan dan pada yang lebih parah, sel darah putih yang belum matang itu berkelompok membendung pembuluh darah
  • Pembendungan ini menyebabkan sesak nafas atau stroke.
  • Apabila tidak diobati segera, maka penderita dapat meninggal dalam hitungan minggu hingga hari.
Leukemia juga dikelompokkan berdasarkan jenis sel darah putih yang terkena. Penyakit, dapat berkembang ke dalam sel-sel myeloid atau sel-sel limfoid.
  1. Ketika leukemia mempengaruhi limfosit atau sel limfoid, maka disebut leukemia limfositik.
  2. Ketika leukemia mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil, maka disebut leukemia myelositik.
Jumlah leukosit dalam darah
  1. Leukemia leukemik, bila jumlah leukosit di dalam darah lebih dari normal, terdapat sel-sel abnormal.
  2. Leukemia subleukemik, bila jumlah leukosit di dalam darah kurang dari normal, terdapat sel-sel abnormal.
  3. Leukemia aleukemik, bila jumlah leukosit di dalam darah kurang dari normal, tidak terdapat sel-sel abnormal.
Dengan mengombinasikan dua klasifikasi di atas maka leukemia dapat dibagi menjadi maka ada empat kategori leukemia yaitu:
  1. Leukemia myelositik kronis (LMK), sering terjadi pada orang dewasa, dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.
  2. Leukemia limfositik kronis (LLK), sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak.
  3. Leukemia myeloid akut (LMA), lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak.Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut.
  4. Leukemia limfositik akut (LLA), merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun
3. Penyebab Leukemia
  • Penyebab leukemia belum sepenuhnya diketahui, tetapi ada beberapa faktor yang dianggap sebagai resiko untuk terkena leukemia.
  • Faktor resiko itu antara lain terpapar pada bahan-bahan kimia tertentu, seperti
  1. khemoterapi atau radiasi
  2. pencemar udara tertentu.» Radiasi dosis tinggi : Radiasi dengan dosis sangat tinggi.
  • Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan dari beberapa riset yang menangani kasus Leukemia bahwa Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia,
  • Penderita dengan radioterapi juga lebih sering menderita leukemia, Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, di Jepang
  • Pada masa perang dunia ke-2 menyebabkan peningkatan penyakit Leukemia
  • Pada radiasi untuk diagnostik (misalnya rontgen), dosisnya jauh lebih rendah dan tidak berhubungan dengan peningkatan kejadian leukemia.
Paparan terhadap zat kimia tertentu dilaporkan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya
  1. racun lingkungan seperti benzena
  2. bahan kimia industri seperti insektisida
  3. obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi.
  • Kemoterapi : Pasien kanker jenis lain yang mendapat kemoterapi tertentu dapat menderita leukemia di kemudian hari.
  • Misalnya kemoterapi jenis alkylating agents. Namun pemberian kemoterapi jenis tersebut tetap boleh diberikan dengan pertimbangan rasio manfaat-risikonya.
Selain hal diatas Leukemia juga bisa cepat muncul dari
  • Sindrom Down : Sindrom Down dan berbagai kelainan genetik lainnya yang disebabkan oleh kelainan kromosom dapat meningkatkan risiko kanker.
  • Human T-Cell Leukemia Virus-1(HTLV-1) adalah Virus tersebut menyebabkan leukemia T-cell yang jarang ditemukan. Jenis virus lainnya yang dapat menimbulkan leukemia adalah retrovirus dan virus leukemia feline.
  • Sindroma mielodisplastik adalah suatu kelainan pembentukkan sel darah yang ditandai berkurangnya kepadatan sel (hiposelularitas) pada sumsum tulang.
  • Penyakit ini sering didefinisikan sebagai pre-leukemia.
  • Orang dengan kelainan ini berisiko tinggi untuk berkembang menjadi leukemia.
  • Merokok.
4. Gejala dan Tanda Leukemia
  • Gejala penderita leukemia bevariasi tergantung dari jumlah sel abnormal dan tempat berkumpulnya sel abnormal tersebut.
  • Gejala umum penderita leukemia yaitu :
  1. Demam atau keringat malam
  2. Sering mengalami infeksi, sel darah putih berperan sebagai pelindung daya tahan tubuh, terutama melawan penyakit infeksi.
  3. Pada penderita leukemia, sel darah putih yang terbentuk adalah tidak normal (abnormal) sehingga tidak berfungsi semestinya, akibatnya tubuh si penderita rentan terkena infeksi virus/bakteri, bahkan dengan sendirinya akan menampakkan keluhan adanya demam, keluar cairan putih dari hidung (meler) dan batuk
  4. Anemia, penderita akan menampakkan cepat lelah, pucat dan bernafas cepat (sel darah merah dibawah normal menyebabkan oxygen dalam tubuh kurang, akibatnya penderita bernafas cepat sebagai kompensasi pemenuhan kekurangan oxygen dalam tubuh)
  5. Pucat
  6. Sakit kepala
  7. Mudah berdarah atau memar.Misalnya gusi mudah berdarah saat sikat gigi, muda memar saat terbentur ringan)
  8. Perdarahan. Ketika Platelet (sel pembeku darah) tidak terproduksi dengan wajar karena didominasi oleh sel darah putih, maka penderita akan mengalami perdarahan dijaringan kulit (banyaknya jentik merah lebar/kecil dijaringan kulit)
  9. Nyeri pada tulang dan/atau sendi, hal ini disebabkan sebagai akibat dari sumsum tulang (bone marrow) mendesak padat oleh sel darah putih.
  10. Pembengkakan Kelenjar Lympa. Penderita kemungkinan besar mengalami pembengkakan pada kelenjar lympa, baik itu yang dibawah lengan, leher, dada dan lainnya. Kelenjar lympa bertugas menyaring darah, sel leukemia dapat terkumpul disini dan menyebabkan pembengkakan.
  11. Pembesaran kelenjar getah bening, terutama di leher dan ketiak
  12. Penurunan berat badan, di akibatkan oleh nyeri perut dimana sel leukemia dapat terkumpul pada organ ginjal, hati dan empedu yang menyebabkan pembesaran pada organ-organ tubuh ini dan timbulah nyeri. Nyeri perut ini dapat berdampak hilangnya nafsu makan penderita leukemia.
  13. Penurunan konsentrasi
  14. Kehilangan kendali otot, dan kejang.
  15. Kesulitan Bernafas (Dyspnea). Penderita mungkin menampakkan gejala kesulitan bernafas dan nyeri dada, apabila terjadi hal ini maka harus segera mendapatkan pertolongan medis.
  16. Sel leukemia juga dapat berkumpul di buah zakar dan menyebabkan pembengkakan.

5. Diagnosa Penyakit Leukemia (Kanker Darah)

Penyakit Leukemia dapat dipastikan dengan beberapa pemeriksaan, diantaranya adalah ;

  1. Biopsy, Pemeriksaan darah {complete blood count (CBC)},
  2. CT or CAT scan,
  3. Magnetic Resonance Imaging (MRI)
  4. X-ray
  5. Ultrasound
  6. Spinal tap/lumbar puncture.
Alat diagnosa Leukemia akut dapat didiagnosa melalui beberapa alat, seperti:
  1. → Pemeriksaan morfologi: darah tepi, aspirasi sumsum tulang, biopsi sumsum tulang→ Pewarnaan sitokimia
  2. → Immunofenotipe
  3. → Sitogenetika
  4. → Diagnostis molekuler
  • Perlu diketahui Adakalanya leukemia ditemukan secara kebetulan ketika pasien melakukan ”general check up”.
  • Jika hitung sel darah menunjukkan adanya tanda-tanda leukemia, pemeriksaan dilanjutkan dengan memeriksa sumsum tulang melalui biopsi.
  • Pemeriksaan sumsum tulang ini sangat berguna karena dapat memeriksa langsung pada tempat sel darah putih itu dibuat, yang pada leukemia nampak ada perubahan-perubahan (kelainan) pada sel yang baru dibentuk.
  • Jika perlu akan dilakukan pemeriksaan analisis sitogenetik untuk mengetahui apakah ada mutasi pada sel-sel tersebut yang menandai adanya leukemia.
  • Dari pemeriksaan darah, dapat ditemukan kadar sel darah putih yang meningkat atau berkurang dan adanya sel leukemia. Saat ini terdapat 2 jenis pengambilan sampel dari sumsum tulang, yaitu aspirasi sumsum tulang dan biopsi sumsum tulang.
6. Pengobatan dan Terapi Leukemia
  • Pengobatan leukemia tergantung kepada jenis leukemianya, dari hanya diobati secara simtomatik (mengurangi gejala-gejalanya) sampai ke penggantian sumsum tulang yang meskipun agresif sering dapat menyembuhkan beberapa jenis leukemia.
  • Selain itu ada juga yang menggunakan obat yang diarahkan ke sel yang tumbuh secara tidak normal itu.
  • Leukemia akut diterapi dengan menggunakan obat khemoterapi dan/atau penggantian sumsum tulang.
  • Untuk Leukemia limfositik kronis (LLK) cukup dengan melakukan pengamatan selama beberapa waktu karena leukemia ini berkembang sangat lambat.
  • Tetapi ketika pertumbuhannya menjadi makin buruk, LLK diobati dengan obat kemoterapi.
  • Untuk Leukemia myelositik kronis (LMK), terapi standard yang sekarang dipakai adalah menggunakan obat yang bernama imatinib.
  • Untuk pasien usia muda, transplantasi/penggantian sumsum tulang juga dilakukan untuk menyembuhkan LMK.
  • Sistem terapi yang sering digunakan dalam menangani penderita leukemia adalah kombinasi antara Chemotherapy (kemoterapi) dan pemberian obat-obatan yang berfokus pada pemberhentian produksi sel darah putih yang abnormal dalam bone marrow.
Pilihan terapi untuk leukemia adalah :
  1. kemoterapi
  2. terapi biologi
  3. terapi radiasi,
  4. transplantasi sel stem.
Jika terdapat pembesaran limpa, mungkin dibutuhkan pembedahan untuk mengatasi limpa yang membesar tersebut.

Terapi biologi
  • Tujuan terapi ini adalah untuk meningkatkan ketahanan tubuh terhadap kanker
  • Terapi biologi diberikan melalui injeksi.
  • Untuk beberapa pasien dengan leukemia limfositik kronik, jenis terapi biologi yang digunakan adalah antibodi monoklonal yang akan berikatan dengan sel leukemia sehingga memungkinkan sel kekebalan tubuh membunuh sel leukemia tersebut.
  • Untuk beberapa penderita dengan leukemia mieloid kronik, terapi biologi yang dapat digunakan adalah interferon.
Terapi radiasi

  • Terapi radiasi / radioterapi menggunakan sinar x dosis tinggi untuk membunuh sel leukemia.
  • Umumnya mesin radioterapi diarahkan ke limpa, otak, atau bagian tubuh lainnya di mana sel leukemia berkumpul.
  • Pada beberapa pasien mungkin dilakukan radiasi seluruh tubuh (umumnya sebelum dilakukan transplantasi sumsum tulang)
Transplantasi sel stem
  • Transplantasi sel stem memungkinkan untuk dilakukan terapi dengan dosis obat, radiasi, atau keduanya yang tinggi.
  • Terdapat beberapa macam transplantasi sel stem, yaitu transplantasi sumsum tulang, transplantasi sel stem perifer, dan transplantasi darah umbilikal.
  • Terapi awal bertujuan untuk menghilangkan gejala dan tanda / remisi.
  • Kemudian, setelah gejala dan tanda menghilang, diberikan terapi lanjutan untuk mencegah kekambuhan / relaps (disebut terapi maintenance)
Saat ini, satu-satunya terapi yang dapat menyembuhkan leukemia mieloid kronik adalah transplantasi sel induk alogenik.
  • Selain terapi untuk mengatasi leukemianya, mungkin juga dibutuhkan terapi untuk mengurangi nyeri dan gejala lainnya, yang disebut terapi paliatif.
Perkembangan Terapi
  • Saat ini terus dilakukan uji klinis di berbagai negara di dunia untuk mencari metode dan terapi terbaru yang lebih efektif.
  • Penelitian-penelitian dilakukan untuk mencari terapi biologi dan kemoterapi terbaru, dosis, dan regimen terapi baru.
  • Selain itu juga diteliti berbagai kombinasi obat, terapi biologi, terapi radiasi, dan transplantasi sel stem.
Jadi dari Uraian diatas
Leukemia Akut

Akut Myelogenous leukemia (AML) merupakan kanker yang menyebar dengan cepat di dalam darah dan sumsum tulang. Karena yang asli leukemic sel, sumsum tulang yang memproduksi berbagai blasts, atau belum, nonfunctional sel. Di bawah keadaan sehat, sel-sel ini akan berkembang menjadi sel-sel darah putih yang memerangi infeksi, sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuhi uraian diatas, atau platelets untuk membantu clotting. Namun, pada orang yang AML, blasts ini tidak mengalami perkembangan normal dan menghambat produksi sel-sel baru.

Akut Lymphocytic leukemia (ALL) adalah kanker yang mirip dengan leukemia akut myelogenous kecuali, daripada mempengaruhi semua jenis sel, dimulai di lymphocytes. Lymphocytes adalah sel darah putih yang mempertahankan tubuh terhadap infeksi. Sumsum tulang yang membuat sel belum banyak dikenal sebagai blasts, yang pada orang yang sehat akan menjadi lymphocytes. Dalam orang yang SEMUA Namun, ini tidak blasts mengembangkan biasanya menjadi sel darah putih. Sel-sel yang abnormal kemudian mengambil tempat di benak biasanya dikhususkan untuk sehat sel, dan menghambat penciptaan sel-sel baru. Proses ini dapat mengakibatkan pengurangan sel darah merah dan perkembangan anemia, serta pengurangan sel darah putih yang mengarah ke sistem kekebalan lemah.

Leukemia Kronis
Kronis Lymphocytic leukemia (CLL), seperti jenis leukemia, berkembang di dalam darah dan sumsum tulang. Leukemia kronis berlangsung pada lambat menilai dari akut leukemia, namun tetap mempengaruhi lymphocytes, yang biasanya memerangi infeksi. CLL membuat terlalu banyak nonfunctional lymphocytes yang mengambil tempat sel sehat. Sebagai sel kanker terus bertambah banyak, mereka menghambat efektivitas fungsional lymphocytes, yang mengarah ke sistem kekebalan lemah. Anemia penyembuhan lambat dan juga dapat terjadi dalam CLL pasien sebagai sel-sel darah merah dan platelets akan diganti dengan yang abnormal lymphocytes.

Kronis Myeloid leukemia (CML) adalah lambat tumbuh-jenis leukemia yang membuat sumsum hampir-fungsional-sel darah merah, putih, dan di disproporsional platelets-angka. Banyak sel darah putih dan platelets yang dibuat, sementara jumlah sel darah merah yang dibentuk. Aliran darah dimulai untuk memperlambat sebagai jumlah sel darah putih meningkat dan pasien mungkin mengalami anemia parah karena penurunan dalam sel-sel darah merah.

Gejala-gejala untuk setiap jenis leukemia bervariasi, namun umum termasuk gejala demam dan panas dingin, kelelahan, sering infeksi, kehilangan nafsu makan dan berat, bengkak Kelenjar getah bening, mudah bruising atau pendarahan, sesak nafas, sakit tulang, malam sweats, dan perdarahan masuk ke kulit.

Hitung darah lengkap, atau CBC, adalah tes darah yang mengukur hitungan sel darah merah, sel darah putih dihitung, tingkat hemoglobin, dan platelet count, antara lain. Hal ini umumnya digunakan untuk mendiagnosa leukemia. Metode lain yang digunakan untuk diagnosing leukemia termasuk sumsum biopsies, cairan tulang belakang tes, ujian fisik, kromosom screenings, dan sinar-X dada.

Pengobatan untuk leukemia mungkin termasuk kemoterapi, radiasi, terapi biologi, terapi bertarget seperti kinase inhibitors, dan sumsum tulang dan sel batang-transplantations.

Saturday, July 24, 2021

LATIHAN UJIAN SEL BAB 1 KELAS XI IPA

 WAJAH SEL ORGANISME

 


Silahkan belajar Materi Kelas 11 Bab 1 tentang Sel dengan menjawab soal soal nya tidak hanya memilih ABCDE nya namun mengapa kok menjawab itu dengan mengetahui alasannya 

Pilihlah jawaban yang paling tepat.

1      Perhatikan gambar sel tumbuhan berikut. 

        Bagian sel yang merupakan salah satu ciri tumbuhan sehinga struktur sel tumbuhan berbeda  dengan struktur sel hewan adalah...
a.    1
b.    2
c.    3
d.    4
e.    5

2.      Berikut ini adalah ciri khas sel eukariotik, kecuali....
a. memiliki nukleus
b. memiliki membran inti
c. terjadi pemisahan antara inti sel dan sitoplasma
d. DNA berbentuk sirkuler
e. materi genetik berada dalam inti sel

3.      Fungsi membran plasma adalah....
a.  menghentikan segala sesuatu yang masuk dan keluar sel
b.  mengatur semua fungsi sel
c.   sebagai matriks pada reaksi-reaksi yang terjadi didalam sel
d.  menghasilkan energi
e.  tempat keluar masuknya ion, molekul atau senyawa dari dan kedalam sel.

4.      Unit dasar struktur membran plasma adalah....
a.  fosfolipid bilayer
b.  protein integral
c.   kolesterol
d.  protein periferal
e.  kompleks glikoprotein-glikolipid

5.      Transpor molekul melalui membran plasma yang melibatkan dua protein membran adalah...
a. osmosis
b. difusi
c. endositosis
d. kontraspor
e. pompa ion

6.      Apabila sepotong kentang dimasukkan kedalam larutan garam 10%, kemungkinan yang akan terjadi adalah...
a.  beratnya akan bertambah karena kentang akan menyerap air
b.  beratnya akan bertambah karena kentang akan menyerap garam
c.   beratnya akan berkurang karena air akan keluar dari sel kentang
d.  beratnya akan berkurang karena sel-sel kentang akan lisis
e.  beratnya akan tetap karena cairan sel isotonis dengan larutan garam

7.         Larutan yang dapat mempertahankan bentuk dan volume sel adalah...
a.  hipertonik
b.  hipotonik
c.   isotonik
d.  terlarut
e.  pelarut

8.      Transpor makromolekul seperti polisakarida keluar sel dilakukan dengan cara....
a.  osmosis
b.  difusi
c.   endositosis
d.  ekositosis
e.  transpor aktif

9.      Apabila larutan gula dan air dimasukkan kedalam wadah dan dibatasi dengan selaput yang bersifat permeabel, akan terjadi peristiwa....
a.     difusi
b.     osmosis
c.      difusi dan osmosis
d.     imbibisi
e.     tidak ada perpindahan zat

10.    Apabila sel tumbuhan berada dalam larutan garam 0,1% 

        Sel tersebut akan menunjukkan adanya perpindahan molekul....
a.     garam dari A ke B
b.     air dari A ke B
c.      air dari B ke A
d.     molekul garam dari A ke B dan air dari B ke A
e.     tidak terjadi perpindahan molekul

11.    Pada pengamatan sel tumbuhan (sel umbi bawang merah) dengan pewarnaan lugol didapatkan lepasnya membran sel dari dinding sel seperti pada gambar di bawah ini

         Gejala tersebut dapat terjadi karena...
a.     lugol bersifat hipotonis terhadap sitoplasma
b.     lugol bersifat isotonis terhadap sitoplasma
c.      lugol bersifat hipertonis terhadap sitoplasma
d.     kerusakan pada saat penyayatan
e.     dinding sel memang terpisah dari membran sel

12.    Osmosis disebut juga dengan difusi air karena .....
a.     hanya air yang melewati selaput permeabel
b.     hanya air yang berpindah melewati selaput semipermeabel
c.      hanya air yang berpindah melewati selaput impermeabel
d.     hanya air yang dapat melarutkan gula
e.     air akan menghancurkan dinding sel

13.       Kejadian berikut ini dapat mengakibatkan krenasi...
a.     sel otot direndam dalam larutan gula 10%
b.     sel epitel direndam dalam larutan garam 10%
c.      sel epidermis bawang merah direndam dalam larutan gula 10%
d.     sel epidermis bawang merah direndam dalm akuades (air murni)
e.     sel darah direndam dalam akuades (air murni).

14. Perhatika pernyataan ini     
  1. Nuklelous adalah tempat sintesis RNA ribosomal
  2. Unit pembawa sifat (gen) terletak di dalam nukleus
  3. Membran plasma merupakan membran permeabel
  4. Sintesis protein terjadi didalam nukleus
  5. DNA teretak didalam nukleus dalam bentuk kromatin

Pernyataan-pernyataan diatas yang tepat adalah....
a.     1, 2 dan 3
b.     1, 2 dan 4
c.      1, 2 dan 5
d.     2, 4 dan 5
e.     2, 3 dan 4

15.    Struktur didalam sel yang mengatur semua aktivitas sel adalah..
a.     Kloroplas
b.     Inti sel
c.      Membran sel
d.     Vakuola
e.     Sitoplasma

16.    Protein yang akan dibawa keluar sel disintesis oleh ribosom dan hasilnya masuk kedalam lumen.....
a.     Mitokondria
b.     Plastida
c.      Retikulum endoplasma
d.     Lisosom
e.     Peroksisom


17.    Peristiwa glikosilasi terjadi didalam organel...



 




18.       Matriks mitokondria merupakan tempat terjadinya....
a.     Transfer elektron
b.     Glikolisis
c.      Sintesis protein dan lipid
d.     Replikasi DNA
e.     Oksidasi asam lemak dan katabolisme asetil koenzim

19.       Sel hewan memiliki organel-organel sel beriku ini, kecuali....




20.       Berikut ini pasangan organel dan fungsinya yang tepat adalah....
Organel
Fungsi
a.      Mitrokondria
b.      Kloroplas
c.      Ribosom
d.      RE
e.      Badan Golgi
Pencernaan intraseluler
Modifikasi protein
Sintesis protein
Fotositesis
Pembentukan ATP


21.    Bagian sel yang umumnya dimiliki sel-sel Protista, tumbuhan, dan Fungi, tetapi tidak dimiliki sel-sel hewan adalah.....
a.     Mitokondria
b.     Membran plasma
c.      Ribosom
d.     Dinding sel
e.     Inti sel

22.       Fungsi vakuola pad sel tumbuhan adalah....
a.     Mempertahankan turgiditas sel
b.     Berisi gen dan kromosom
c.      Menyimpan udara ketika stomata tertutup
d.     Sebagai bagian dari sistem kekebalan tumbuhan
e.     Mengatur sesuatu yang masuk dan keluar sel


23.       Turgiditas sel tumbuhan disebabkan oleh proses dibawah ini, kecuali ...
a.     Tekanan osmosis tonoplas
b.     Tekanan tonoplas terhadap sitoplasma
c.      Kekuatan dinding sel melawan tekanan sitoplasma
d.     Sitoplasma hipotonik terhadap lingkungannya
e.     Vakuola menyerap air

24.       Fungsi kloroplas adalah....
a.     Sebagai pusat kontrol sel
b.     Melepaskan energi dari makanan didalam sel
c.      Menghasilkan gula dengan reaksi fotosintesis
d.     Mengatur sesuatu yang masuk dan keluar sel
e.     Melarutkan enxim-enzim dalam air

25.       Fotosintesis pada tumbuhan terjadi di........pada kloroplas
a.     Dalam lumen grana
b.     Stroma
c.      Membran luar
d.     Tilakoid
e.     Grana

26.    Tumbuhan dapat tumbuh menjadi lebih tinggi dan lebih besar. Hal ini disebabkan oleh adanya aktivitas jaringan......
a.         Meristem
b.         Epidermis
c.         Xilem
d.         Floem
e.         Parenkim

27.    Jaringan meristem adalah...
a.         Sekumpulan sel yang fungsi dan bentuknya sama
b.         Jaringan muda yang sudah terdiferensiasi
c.         Jaringan muda yang belum terdiferensiasi
d.         Jaringan tua yang telah terdifrensiasi
e.         Sel-sel muda yang aktif membelah

28.    Menurut fungsinya, jaringan permanen digolongkan sebagai berikut, kecuali....
a.         Perenkim                         d. Pengangkut
b.         Epidermis                        e. Penyokong
c.         Promeristem

29     Apabila kita mengamati organ tumbuhan, jaringan yang dijumpai hampir pada semua bagian tumbuhan adalah....
a.         Sklerenkim
b.         Epidermis
c.         Xilem
d.         Floem
e.         Parenkim

30     Fungsi jaringan parenkim adalah sebagai berikut, kecuali....
a.         Sebagai pengangkutan zat
b.         Menyimpan cadangan makanan
c.         Sebagai penutup luka
d.         Sebagai penyimpan air dan udara
e.         Sebagai penyokong


31.    Sel pengiring terdapat pada jaringan......
a.         Xilem
b.         Floem
c.         Parenkim
d.         Empulur
e.         Jari-jari empulur

32     Untuk mempertahankan kehidupannya tumbuhan harus memindahkan /mengangkut zat dari akar sampai kedaun dan dari daun sampai keakar. Untuk mengangkut air dari akar agar sampai kedaun digunakan jaringan....
a.         Kolenkim
b.         Epidermis
c.         Xilem
d.         Floem
e.         Parenkim

33     Perhatikan beberapa ciri jaringan tumbuhan berikut :
1)        Bentuk sel segi enam
2)        Sel-sel tersusun rapat dan tidak memiliki rongga antar sel
3)        Dinding bagian luar mengalami penebalan
4)        Tidak memiliki klorofil
5)        Selnya masih bersifat meristematik
Yang merupakan ciri jaringan epidermis adalah....
a.         1, 2 dan 3
b.         1, 3 dan 4
c.         2, 3 dan 4
d.         2, 3 dan 5
e.         3, 4 dan 5

34     Tumbuhan yang masih muda walaupun berlum berkayu tetapi dapat tumbuh tegak. Jaringan yang memberikan kekuatan pada tumbuhan yang masih muda adalah....
a.         Parenkim
b.         Sklerenkim
c.         Kolenkim
d.         Epidermis
e.         Xilem dan floem

35     Jaringan dasar atau jaringan parenkim pada tumbuhan terdapat....
a.         Hanya pada batang
b.         Hanya pada daun
c.         Hanya pada akar
d.         Pada batang dan daun
e.         Pada semua bagian tumbuhan

36     Fungsi tudung akar pada bagian ujung akar adalah....
a.         Menyerap unsur hara
b.         Melindungi titik tumbuh akar
c.         Membentuk cabang akar
d.         Membantu membelah batuan
e.         Membantu menembus tanah

37     Diantara sel-sel dibawah ini yang tidak mengalami penebalan sehingga tidak mampu dilewati air adalah....
a.         Sel eksodermis
b.         Sel epidermis
c.         Sel perisikel
d.         Sel endodermis
e.         Sel kambium
38.    Pada batang tumbuhan monokotil ditemukan bagian berikut, kecuali....
a.         Letak ikatan pembuluh angkut tersebar
b.         Ikatan pembuluh angkut bertipe kolateral tertutup
c.         Jaringan parenkim polisade
d.         Stele
e.         Floem dan xilem

39.    Dengan lingkaran tahun dapat diketahui ....
a.         Besar pohon
b.         Tinggi pohon
c.         Umur pohon
d.         Banyaknya hujan ditempat tumbuh
e.         Lamanya musim hujan dan kemarau

40        Bagian korteks yang berbatasan dengan stele adalah.....
a.         Epidermis                           c. Perisikel              e. Endodermis
b.         Parenkim                            d. Kambium

41.    Bagian pada daun tumbuhan dikotil yang memiliki banyak klorofil adalah....
a.         Jaringan parenkim polisade
b.         Jaringan spons
c.         Epidermis bawah
d.         Epidermis atas
e.         Sel stoma

42.    Jaringan spons pada daun tumbuhan monokotil berfungsi untuk....
a.         Melindungi bagian daun yang lain
b.         Tempat terjadinya fotosintesis
c.         Menampung oksigen untuk fotosintesis
d.         Tempat pertukaran gas
e.         Tempat terjadinya penguapan

43.    Jaringan parenkim yang mengandung kloroplas disebut....
a.         Plastida
b.         Kolenkim
c.         Skrelenkim
d.         Stomata
e.         Palisade

44.    Deretan sel tidak rapat yang terdapat pada daun disebut....
a.         Jaringan parenkim polisade
b.         Jaringan spons
c.         Epidermis
d.         Stomata
e.         Lentisel

45.    Stomata (mulut daun) yang terdapat diepidermis memiliki fungsi berikut, kecuali......
a.         Pertukaran gas
b.         Penguapan
c.         Transportasi
d.         Respirasi
e.         Transpirasi


46.    A  :         empat sel penjaga membentuk stomata
B  :    stomata berfungsi sebagai tempat terjadinya pertukaran gas dan penguapan
C  :    sel-sel penjaga stomata berisi kloroplas
Pernyataan yang benar adalah .....
a.         A, B dan C               d. Hanya B                           
b.         A dan B                    e. Hanya C
c.         B dan C

47     Perhatikanlah gambar struktur tumbuhan di nawah ini 

       Xilem ditunjukan oleh bagian nomor...
a.         1
b.         2
c.         3
d.         4
e.         5

48.    Perhatikan gambar potongan membujur daun berikut. 

       Jaringan yang ditunjukkan oleh tanda panah adalah jaringan....
a.         Epidermis
b.         Endodermis
c.         Stomata
d.         Jaringan spons
e.         Parenkim palisade

49.    Berikut ini adalah nama-nama bagian dari struktur mikroskopis daun :
1)        Jaringan palisade
2)        Jaringan epidermis
3)        Jaringan bunga karang
4)        Berkas pengangkut
5)        Stomata
6)        Sel penutup/penjaga stomata
Bagian yang dapat melangsungkan proses fotosintesis karena sel-selnya mengandung kloroplas adalah...
a.         1, 2 dan 3
b.         1, 3 dan 6
c.         2, 3 dan 4
d.         2, 4 dan 5
e.         3, 4 dan 6
 
50.    Perbedaan batang dikotil dengan monokotil yang benar adalah.....
Dikotil
Monokotil
a.      Susunan pembuluh angkut tidak teratur
b.      Tidak ada empulur
c.      Memiliki kambium
d.      Jaringan penyokongnya adalah kolenkim dan sklerenkim
e.      Jaringan penyokongnya adalah sklerenkim
a.      Susunan pembuluh angkut teratur
b.      Ada empulur
c.      Tidak memiliki kambium
d.      Jaringan penyokongnya adalah sklerenkim
e.      Jaringan penyoonnya adalah kolenkim
 
 
SILAHKAN DENGERIN PENJELASAN INI 
 


Support web ini

BEST ARTIKEL