Minggu, 25 Desember 2011

SOAL EKSKRESI 1


1. Pernyataan di bawah ini menunjukkan peristiwa osmoregulasi adalah .....
A. Cairan tubuh yang isotonik dengan lingkungan luar
B. Menghentikan kelebihan air dalam lingkungan hipotonik
C. Mengeluarkan energi untuk mengubah amonia agar kadar racun berkurang
D. Ekskresi garam-garam dalam lingkungan hipotonik
E. Sekresi obat-obatan dan reabsorpsi zat-zat makanan oleh tubulus kontortus proksimal

Jawab D
2. Berikut ini adalah beberapa aktivitas pengeluaran yang dilakukan manusia:
1. Buang air besar
2. Buang air kecil
3. Berkeringat
4. Meludah
5. Bernafas
Aktivitas yang tidak termasuk ekskresi adalah .....
A. 1, 2
B. 1, 4
C. 1, 2, 3
D. 1, 2, 3, 4
E. 1, 2, 3, 4, 5

Jawaban: B
3. Perhatikan gambar struktur ginjal. X menujukkan  ....
.
A. Kapsila Bowman
B. Medulla
C. Kortex
D. Pelvis Renalis
E. Glomerulus

Jawaban: C
4. Perhatikan gambar badan Malpighi. Bagian yang ditunjuk oleh x dan y adalah .....

A. Nefron dan glomerulus
B. Korteks dan medula
C. Kapsula Bowman dan glomerulus
D. Kapsula Bowman dan tubulus
E. Glomerulus dan lengkung Henle

Jawaban: C
5. Urin yang dihasilkan oleh ginjal akan ditampung dalam kantung kemih. Saluran yang menghubungkan ginjal dengan kantung kemih adalah .....
A. Ureter
B. Uretra
C. Pelvis
D. Vesika urinaria
E. Tubulus kolektivus

Jawaban: A

6. Sisa metabolisme yang dikeluarkan ginjal berupa .....
A. CO2 dan H2O
B. Cairan empedu
C. Urin
D. Keringat
E. Feses
Jawaban: c. Urin
7. Berikut ini adalah zat-zat yang di dalam tubulus nefron akan diserap kembali, kecuali .....
A. Glukosa
B. Na+
C. Cl-
D. Urea
E. Air

Jawaban: D
8. Urin yang siap dikeluarkan berasal dari urin sekunder yang mengalami augmentasi. Zat yang ditambahkan pada augmentasi adalah .....
A. Na+
B. Cl-
C. H+
D. Urea
E. Glukosa
Jawaban: c. H+
9. Ginjal tersusun dari unit struktural dan fungsional penyaring terkecil yang disebut .....
A. Nefron
B. Glomerulus
C. Kapsula Bowman
D. Badan Malpighi
E. Tubulus kontortus
Jawaban: a. Nefron
10. Urutan yang benar mengenai proses pengeluaran urin adalah .....
A. Filtrasi – reabsorpsi – augmentasi
B. Filtrasi – sekresi – augmentasi
C. Filtrasi – augmentasi – reabsorpsi
D. Filtrasi - dehidrasi – augmentasi
E. Filtrasi – reabsorpsi – dehidrasi
Jawaban: a. Filtrasi – reabsorpsi – augmentasi
11. Perhatikan gambar sebuah nefron di samping. Proses filtrasi berlangsung pada bagian yang berlabel .....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban: b. 2
12. Dalam urin manusia terkandung .....
A. Urea, glukosa, dan air
B. Urea, garam-garam, dan alkohol
C. Urea, garam-garam, dan empedu
D. Urea, garam-garam, dan air
E. Urea, air, dan asam amino
Jawaban: d. Urea, garam-garam, dan air
13. Darah membawa untuk dikeluarkan melalui ginjal. Urea merupakan hasil perombakan .....
A. Asam amino
B. Karbohidrat
C. Fosfolipid
D. Vitamin
E. Lemak
Jawaban: a. Asam amino
14. Bahan yang ditranspor dalam darah ke seluruh tubuh dan disaring oleh pembuluh kapiler pada kapsula Bowman, tetapi tidak direabsorpsi kembali ke aliran darah ginjal adalah .....
A. Asam amino
B. Glukosa
C. Urea
D. Vitamin
E. Air
Jawaban: c. Urea
15. Jika kandungan air dalam darah rendah, kelenjar hipofisis mengeluarkan hormon .....
A. ADH
B. Adrenalin
C. FSH
D. LH
E. Progesteron
Jawaban: a. ADH
16. Dari hasil tes, ternyata urin Pak Yudha mengandung glukosa. Hal ini menunjukkan adanya kelainan fungsi ginjal pada proses .....
A. Filtrasi
B. Augmentasi
C. Reabsorpsi
D. Defekasi
E. Sekresi
Jawaban: c. Reabsorpsi
17. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa urin penderita mengandung protein. Fakta ini terjadi akibat gangguan fungsi .....
A. Nefron
B. Glomerulus
C. Tubulus kontortus
D. Kapsula Bowman
E. Hormon antidiuretik
Jawaban: b. Glomerulus
18. Pernyataan berikut merupakan ciri-ciri kelainan pada ginjal:
  1. Adanya albumin dan menghasilkan protein dalam urin
  2. Tidak menghasilkan urin sama sekali
  3. Urin yang dikeluarkan banyak dan encer
  4. Adanya gula di dalam urin
  5. Terjadi penimbunan air di kaki
Ciri gagal ginjal dinyatakan pernyataan nomor .....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban: b. 2

19. Paru-paru merupakan organ respirasi dan ekskresi. Paru-paru disebut sebagai organ ekskresi karena mengeluarkan CO2 yang merupakan .....
A. Sisa pembakaran bahan makanan di mitokondria
B. Sisa perombakan bahan makanan di usus halus
C. Hasil reaksi dengan O2 dalam paru-paru
D. Sisa deaminasi asam amino di hati
E. Metabolisme karbohidrat di darah
Jawaban: c. Hasil reaksi dengan O2 dalam paru-paru

20. Hati akan menghasilkan empedu sehingga hati dianggap sebagai organ ekskresi dan sekresi. Alasan hati dianggap sebagai organ ekskresi adalah karena empedu .....
A. Berasal dari penghancuran eritrosit
B. Masih digunakan dalam proses pencernaan
C. Merupakan zat sisa metabolisme protein
D. Memberikan warna pada feses
E. Mempunyai sifat larut dalam air
Jawaban: a. Berasal dari penghancuran eritrosit

21. Proses perombakan asam amino akan menghasilkan zat sisa yang bersifat racun. Zat sisa tersebut akan dibuang melalui urin dalam bentuk .....
A. Amonia
B. Urea
C. Asam arginin
D. Ornitin
E. Empedu
Jawaban: d. Ornitin

22. Paru-paru merupakan salah satu alat ekskresi. Zat ekskresi yang terkandung dalam paru-paru adalah .....
A. Karbon dioksida
B. Garam
C. Gula
D. Urea
E. Oksigen
Jawaban: a. Karbon dioksida
23. Hati merupakan salah satu alat ekskresi yang menghasilkan zat sisa .....
A. Karbon dioksida
B. Asam urat
C. Kolesterol
D. Bilirubin
E. Amonia
Jawaban: d. Bilirubin
24. Fungsi hati pada vertebrata adalah sebagai berikut, kecuali .....
A. Osmoregulasi dengan mengatur ekskresi garam-garam
B. Menjaga konsentrasi gula darah
C. Detoksifikasi zat-zat berbahaya
D. Memproduksi zat buangan yang mengandung nitrogen
E. Menyimpan kalori dalam bentuk glikogen
Jawaban: e. Menyimpan kalori dalam bentuk glikogen
25. Gambar penampang kulit manusia yang berperan sebagai alat ekskresi adalah .....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban: e. 5
26. Hubungan yang tepat antara organisme dan alat ekskresi ditunjukkan oleh .....
Jawaban: d. Belalang - Pembuluh Malpighi
27. Alat ekskresi ikan adalah sepasang ginjal yang memanjang disebut .....
A. Pronefros
B. Mesonefros
C. Metanefros
D. Opistonefros
E. Nefros
Jawaban: d. Opistonefros
28. Kulit sebagai organ ekskresi akan menghasilkan keringat. Pengeluaran keringat juga berfungsi untuk .....
A. Pengaturan turgiditas sel
B. Membuang kelebihan air
C. Membersihkan kulit dari kotoran
D. Mengatur suhu tubuh
E. Meminyaki permukaan kulit
Jawaban: d. Mengatur suhu tubuh
29. Alat ekskresi pada Planariaadalah .....
A. Sel api yang berupa sel-sel yang memiliki rambut getar
B. Pembuluh Malpighi berupa pembuluh yang melekat pada ujung usus
C. Nefridia berupa cerobong yang memiliki saluran berliku-liku
D. Trakea sederhana berupa saluran-saluran kecil menuju kulit
E. Pori-pori yang terdapat pada sisi tubuh bagian luar
Jawaban: a. Sel api yang berupa sel-sel yang memiliki rambut getar
30. Perhatikan gambar alat ekskresi pada cacing tanah. Bagian yang berlabel A adalah .....
A. Pembuluh
B. Jaring-jaring kapiler
C. Sel api
D. Pembuluh Malpighi
E. Nefridiofor
Jawaban: e. Nefridiofor
B. Lengkapilah pernyataan dibawah ini.
  1. Yang dimaksud dengan ekskresi adalah pengeluaran zat-zat sisa metabolisme dalam tubuh agar untuk menjaga kesetimbangan tubuh. Selain melaksanakan fungsi ekskresi, organ-organ ekskresi juga melaksanakan fungsi osmoregulasi. Pada tubuh manusia organ yang termasuk organ ekskresi adalah ginjal, paru-paru, hati, dan kulit.
  2. Ginjal merupakan organ utama ekskresi. Ginjal manusia berjumlah dua dan terletak di bawah hati. Struktur ginjal terdiri dari dua lapisan yang dibedakan menjadi bagian luar yang disebut korteks dan bagian dalam disebut medula, pada bagian dalamnya terdapat ruang kosong yang disebut pelvis. Ginjal tersusun atas unit-unit terkecil yang bersifat fungsional yang disebut nefron. Sebuah nefron tersusun atas badan Malpighi yang mengandung glomerulus dan kapsula Bowman, dan saluran nefron yang tersusun atas arterial, glomerulus, arterial eferen, dan kapiler tubuler.
  3. Hasil ekskresi di ginjal akan dikeluarkan dalam bentuk urin yang proses pembentukannya dapat digolongkan menjadi tiga tahap, yaitu filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi. Banyak sedikitnya urin yang dihasilkan dipengaruhi oleh hormon antidiuretik, hormon insulin, dan jumlah air yang diminum.
  4. Paru-paru selain sebagai organ ekskresi juga berfungsi sebagai organ pernafasan. Zat yang dibuang melalui paru-paru berupa karbon dioksida dan uap air. Hati selain berfungsi sebagai alat ekskresi juga berfungsi sebagai organ pencernaan. Fungsi hati sebagai organ ekskresi karena menghasilkan empedu yang berasal dari perombakan hemoglobin eritrosit yang telah tua. Hati juga berfungsi mengeluarkan sisa metabolisme asam amino berupa amonia yang bersifat racun setelah terlebih dahulu diubah menjadi ornitin yang tidak bersifat racun.
  5. Struktur kulit tersusun atas lapisan luar yang disebut epidermis. Lapisan ini mempunyai lima lapisan lagi, yaitu stratum korneum, stratum lusidum, stratum granulosum, stratum spinosum, dan stratum basale. Lapisan dalam kulit disebut dermis. Pada lapisan ini terdapat bagian yang merupakan alat ekskresi yaitu kelenjar keringat yang akan mengeluarkan keringat. Selain berfungsi sebagai alat eksresi pengeluaran ini juga berfungsi sebagai penguapan.
C. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas.
  1. Apa yang dimaksud dengan osmoregulasi dan ekskresi?                                                                Jawaban:                                                                                                                               Osmoregulasi adalah mekanisme tubuh untuk mengatur konsentrasi bahan terlarut dalam cairan sel atau cairan tubuh. Ekskresi adalah pengeluaran zat-zat sisa metabolisme untuk menjaga kesetimbangan tubuh.
  2.  Jelaskan fungsi ginjal.                                                                                                           Jawaban:                                                                                                                              Mengekskresikan zat-zat sisa (urea, asam urat, kreatinin, kreatin, dll)                                          Mengatur volume plasma darah dan jumlah air dalam tubuh                                                              Menjaga tekanan osmosis                                                                                                         Mengatur pH plasma dan cairan tubuh                                                                                      Menjalankan fungsi sebagai hormon, dengan menghasilkan zat renin dan eritroprotein
  3.  Perhatikan gambar nefron. Berikanlah keterangan bagian dari gambar tersebut. Jelaskan peristiwa yang terjadi pada masing-masing bagian pada proses pembentukan urin.                                       Jawaban:                                                                                                                                    Pembentukan urin diawali dengan filtrasi darah di glomerulus. Cairan dari glomerulus berpindah ke ruang kapsula Bowman dengan menembus membran filtrasi. Sel-sel darah, trombosit, dan protein plasma disaring dan diikat agar tidak ikut dikeluarkan. Maka muncullah urin primer.
  4.  Urin yang diproduksi oleh nefron akan dikeluarkan dari dalam tubuh. Jelaskan perjalanan urin dari ginjal sehingga akhirnya dikeluarkan dari dalam tubuh.                                                              Jawaban:                                                                                                                                     Urin dibentuk dari hasil filtrasi zat—zat sisa yang beracun, kemudian cairan berpindah dari tubulus renalis ke pembuluh darah yang mengelilinginya, yaitu kapiler tubuler. Proses ini disebut reabsorpsi. Kemudian terjadi augmentasi, yaitu proses penambahan zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh ke dalam tubulus kontortus.
  5.  Urin umumnya berwarna kuning dan berbau khas. Apa yang menyebabkan urin memiliki sifat tersebut?                                                                                                                                     Jawaban:                                                                                                                                       Karakteristik urin ini disebabkan adanya hormon antidiuretik (ADH), hormon insulin, dan jumlah air yang diminum. 
  6. Apa perbedaan urin primer dan urin sekunder?                                                                              Jawaban:                                                                                                                                                           Urin primer adalah hasil penyaringan sel-sel darah, trombosit, dan sebagian protein plasma di dalam glomerulus secara Filtrasi disebut juga dengan Filtrat Glomerulus , Urine ini berada di Tubulus Contortus proximal                                                                                                                     Urine sekunder adalah urin yang dihasilkan dari proses reabsorpsi. berada di tubulus contortus distal disebut pula Filtrat tubulus , Urine ini sudah bebas dari G;ukosa karena proses penyerapannya , Urine menjadi kaya akan Urea karena penambahannya , Urine sekunder ini lokasinya berada di Tubullus distal
  7.  Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi urin.                                                             Jawaban:                                                                                                                                           Hormon antidiuretik (ADH)                                                                                                                Hormon insulin                                                                                                                              Jumlah air yang diminum
  8.  Calon pegawai pada saat melakukan tes kesehatan biasanya diminta untuk memeriksakan urinnya. Tujuannya untuk mengetahui apakah ia seorang pengguna narkoba atau bukan. Calon pegawai yang gagal menjalankan tes tersebut, tidak akan mendapatkan pekerjaan. Mengapa urin dapat digunakan sebagai bahan untuk tes bebas narkoba? Jelaskan jawabanmu.                                                       Jawaban:                                                                                                                                      Masuknya zat-zat tertentu ke dalam ginjal dapat menyebabkan terganggunya fungsi ginjal dan gangguan proses pembentukan urin. Jika urin yang dihasilkan baik-baik saja, berarti ia bukan pengguna narkoba. Maka, urin dapat menjadi indikator ada atau tidaknya zat asing dalam tubuh.
  9.  Paru-paru merupakan alat respirasi dan ekskresi. Jelaskan hubungan kedua fungsi tersebut pada saat bernapas melalui paru-paru.                                                                                                      Jawaban:                                                                                                                                            Pada saat bernafas, terjadi pertukaran zat antara oksigen dan karbon dioksida. Proses ekskresi paru-paru adalah dengan mengeluarkan CO2 yang merupakan hasil reaksi dengan O2 dalam paru-paru. Proses ini terjadi saat kita mengambil O2, yaitu saat kita bernafas.
  10.  Pengeluaran keringat selain merupakan proses respirasi juga merupakan mekanisme pengaturan suhu tubuh. Jelaskan bagaimana proses pengaturan suhu tubuh dalam pengeluaran keringat.                     Jawaban:                                                                                                                                            Ketika suhu lingkungan meningkat, kelenjar keringat menjadi aktif dan pembuluh darah melebar sehingga aliran darah lebih banyak. Hal ini menyebabkan penyaringan air dan sisa metabolisme oleh kelenjar keringat meningkat. Meningkatnya aktivitas kelenjar keringat menyebabkan keluarnya sehingga akan mengurangi rasa panas pada tubuh.
  11.  Jelaskan proses ekskresi pada cacing tanah.                                                                                 Jawaban:                                                                                                                                          Cairan tubuh diambil oleh nefrostom, lalu masuk ke dalam nefridia yang panjang dan berliku-liku. Lalu terjadi penyerapan kembali glukosa, air, dan ion-ion. Zat tersebut diedarkan ke seluruh kapiler sistem sirkulasi. Sisa cairan tubuh, seperti air, senyawa nitrogen, dan garam-garam yang tidak diperlukan oleh tubuh akan dikeluarkan melalui ujung nefrostom yang berupa lubang, atau disebut nefridiofor.
  12.  Jelaskan gangguan-gangguan yang terjadi pada ginjal manusia.                                                        Jawaban:                                                                                                                                           Gagal ginjal dan urenaria (tidak terjadinya pembentukan urin)                                                       Nefritis (peradangan pada nefron karena bakteri Streptococcus yang masuk melalui saluran pernafasan)                                                                                                                                           Diabetes insipidus (meningkatnya ekskresi urin)                                                                             Diabetes melitus (adanya glukosa dalam urin)                                                                             Albuminaria (adanya molekul albumin dan protein di dalam urin)                                                  Kencing batu (terbentuknya butiran-butiran dari senyawa kalsium dan penimbunan asam urat pada ginjal atau saluran urin sehingga menyebabkan kesulitan mengeluarkan urin)
  13.  Jelaskan fungsi hati sebagai alat ekskresi.                                                                                   Jawaban:                                                                                                                                     Hati menghasilkan empedu yang mengandung air, asam empedu, garam empedu, kolesterol, fosfolipid, zat warna, dan beberapa ion. Empedu berasal dari perombakan hemoglobin eritrosit yang telah tua.
  14.  Jelaskan fungsi kulit sebagai alat ekskresi.                                                                                       Jawaban:                                                                                                                                           Kulit mengandung kelenjar keringat yang tersebar luas pada sebagian besar permukaan tubuh dan menghasilkan keringat. Aktivitas kelenjar keringat juga dipengaruhi perubahan suhu lingkungan dan suhu di dalam pembuluh darah.
  15.  Pada musim panas, Iwan berlari karena terlambat masuk kelas. Kemudian, dia tidak minum selama beberapa jam. Apa yang terjadi pada sistem ekskresinya?                                                             Jawaban:                                                                                                                                     Konsentrasi air dalam darahnya menurun, dan konsentrasi proteinnya meningkat. Darahnya pun menjadi lebih pekat sehingga sekresi ADH bertambah. Urin yang akan dihasilkan Iwan menjadi sedikit dan lebih pekat. Jumlah air yang diminum memang mempengaruhi pembentukan urin.
 PRACTICE AGAIN

SOAL LATIHAN
Perhatikan gambar ginjal ini 

  1. Sebutkan dan jelaskan bagian ginjal yang diberi tanda A dan B
  2. Nefron merupakan satuan fungsional terkecil dari ginjal. Sebutkan bagian-bagian yang menyusun nefron!
  3. Jelaskan fungsi organ ginjal dalam sistem ekskresi!
  4. Ada berapa tahapan dalam proses pembentukkan urin? Jelaskan!
  5. Sebutkan bagian dari kulit kita yang berfungsi sebagai alat pengeluaran sisa metabolisme dan di lapisan mana letak bagian-bagian tersebut?
  6. Jelaskan fungsi kulit dalam sistem ekskresi manusia serta zat sisa metabolisme apa yang ikut dikeluarkan?
Perhatikan Gambar Paru paru ini
  
Perhatikan gambar di atas. Bagian mana yang berfungsi untuk mengeluarkan sisa metabolisme tubuh dan bagaimana strukturnya sehingga bagian tersebut dapat mengeluarkan zat sisa?

  1. Jelaskan fungsi paru-paru pada sistem ekskresi manusia!
  2. Apakah unit fungsional penyusun dari hati? Jelaskan!
  3. Sebutkan fungsi hati pada sistem ekskresi manusia!


EKSKRESI

  • Reaksi-reaksi kimia yang terjadi dalam sel tubuh organisme berfungsi untuk mempertahankan sel agar tetap hidup. 
  • Beberapa produk dari reaksi ini bersifat racun dan harus dikeluarkan dari dalam tubuh. 
  • Contoh: gas karbondioksida yang dihasilkan dari proses pemecahanan glikosa selama proses respirasi. 
  • Gas ini akan dikeluarkan oleh darah ke paru-paru.

  • Kelebihan asam amino akan di deaminasi menjadi glycogen dan urea di hati. 
  • Urea akan dikeluarkan dari jaringan tubuh oleh darah dan di desak untuk dikeluarkan oleh ginjal. 
  • Urea dan produk limbah sejenisnya, seperti asam urat (hasil pemecahan protein) mengandung unsur nitrogen disebut limbah nitrogen.

  • Air dan garam-garaman diambil dari kelebihan bahan makanan yang dibutuhkan tubuh. 
  • Kelebihan subtansi makanan yang dibutuhkan akan dikeluarkan secepat proses penyusunan

  • Hormon dihasilkan oleh kelenjar endokrin, yang mempengaruhi kerja system-sistem tubuh. 
  • Contoh adrenalin, yang berfungsi memacu irama jantung. 
  • Setelah selesai melakukan pekerjaan, hormone akan dirubah di hati, dan diekskresikan oleh ginjal berbentuk larutan yang disebut urin

Ekskresi ada sebutan untuk istilah pengeluaran hal-hal berikut:

  1. Limbah produk reaksi-reaksi kimia
  2. Kelebihan air dan garam-garaman yang diambil dari makanan
  3. Hormone

Organ Ekskresi

Paru-paru

  • Paru-paru berfungsi untuk mensuplai oksigen ke tubuh. 
  • Paru-paru juga termasuk alat ekskresi sebab memiliki kemampuan membuang gas karbondioksida, selain itu paru-paru juga dapat mengeluarkan sejumlah uap air, tetapi paru-paru tidak dapat mengontrol dan tidak ada cara untuk mengtrol jumlah air dalam tubuh

Ginjal

  • Ginjal memiliki kemampuan mengeluarkan uraa dan sampah nitrogen lainnya dari darah. 
  • Ginjal juga dapat mengeluarkan kelebihan air, garam-garaman, hormon dan minuman beralkohol.

Hati

  • Air empedu yang berwarna kuning kehijauan dan bilirubin merupakan hasil pemecahan hemoglobin oleh hati. 
  • Bilirubin diekskresikan dalam bentuk cairan menuju ke usus halus dan dikeluarkan bersama-sama feses. 
  • Bilirubin mengalami perubahan dalam usus halus dan memberi warna coklat pada feses

Kulit

  • Keringat berisi air, yang didalamnya terkandung garam natrium chloride dan sedikit urea. 
  • Ketika kita berkeringat, kita akan mengeluarkan subtansi tersebut dari tubuh kita dapat merasakan bahan-bahan itu telah dikeluarkan dari tubuh. 
  • Terkadang berkeringat merupakan respons tubuh karena meningkatnya temperature dan bukan karena perubahan komposisi darah. 
  • Pada kasus ini kulit bukanlah organ ekskresi seperti halnya paru-paru dan ginjal.

GINJAL

Struktur
  • Ginjal berbentuk oval seperti biji kacang, berjumlah 2 buah, berwarna coklat kemerahan, dilapisi oleh membrane transparan. 
  • Warna merah gelap ini disebabkan dalam ginjal banyak mengadung pembuluh darah.
  • Ginjal kiri posisinya lebih tinggi dibandingkan ginjal kanan. 
  • Panjangnya sekitar 4 – 5 inci, tebalnya 2 inchi, dan beratnya berkisar antara 4 – 6 gr atau sebesar kepalan tangan. 
  • Struktur ginjal terdiri atas lapisan luar yang disebut cortek, lapisan tengah disebut medulla dan lapisan dalam yang disebut pelvis.

  • Ginjal berhubungan dengan 2 pembuluh darah, yaitu pembuluh darah arteri merupakan percabangan dari aorta yang membawa darah yang mengandung oksigen ke ginjal dan pembuluh darah vena yang membawa darah yang banyak mengandung karbondioksida keluar dari ginjal menuju vena kava.

  • Ureter merupakan saluran yang keluar dari masing-masing ginjal menuju ke kandung kemih dibagian bawah dari perut.

  • Arteri ginjal tersusun atas sejumlah besar arteriole dan kapiler, kebanyakan ada di dalam korteks. 
  • Arteri ini bergulung-gulung membentuk simpul pembuluh dalam ginjal membentuk glomerulus. 
  • Masing-masing glomerulus dikelilingi oleh organ berbentuk mangkuk yang disebut kapsula ginjal (kapsula bowman). 
  • Badan ini berhubungan dengan tubula ginjal (tubulus kontortus proksimal, gelung henle, dan tubulus kontortus distal). 
  • Tubula ginjal berhubungan dengan tubulus pengumpul. 
  • Sebagian besar tubulus pengumpul terdapat dibagian medulla. 
  • Ujung dari tubulus pengumpul bermuara pada pelvis. 
  • Dalam sebuah korteks ginjal terdapat sekitar seribu glomerulus.

  • Struktur nefron disusun oleh sebuah glomerulus dengan kapsula ginjal, tubulus ginjal dan pembuluh darah kapiler.

FUNGSI GINJAL

  • Tekanan darah dalam glomerulus menyebabkan plasma darah dapat melintasi dinding kapiler. 
  • Sel darah dan protein plasma dalam jumlah yang sangat besar keluar dari kapiler, kemudian disaring oleh jaringan
DETAIL THEORY
 

Organ Sistem ekskresi manusia
Sistem ekskresi manusia berfungsi untuk membuang sampah dari tubuh manusia. Sistem ini terdiri dari struktur khusus dan jaringan kapiler yang membantu dalam proses ekskretoris. Sistem ekskresi manusia meliputi ginjal dan satuan fungsional, nefron. Aktivitas yang keluar dari ginjal dimodulasi oleh hormon khusus yang mengatur jumlah penyerapan di dalam nefron.

Gambar 1 Rincian dari sistem ekskretoris manusia. Posisi dan koalisi struktur ginjal (atas). Sebuah penampang ginjal menunjukkan dua bagian utama (kiri). Rincian nefron, unit fungsional dari ginjal (kanan).

Ginjal
1). Mereka adalah organ berbentuk kacang yang terletak di kedua sisi tulang punggung pada sekitar tingkat dari lambung dan hati. Darah memasuki ginjal melalui arteri ginjal dan daun melalui pembuluh darah ginjal. Tabung yang disebut ureter membawa produk-produk limbah dari ginjal ke kandung kemih untuk penyimpanan atau akan dirilis.

Produk dari ginjal adalah urin, larutan berair dari produk limbah, garam, senyawa organik, dan dua senyawa nitrogen penting: asam urat dan urea. Hasil asam urat dari dekomposisi asam nukleat, dan hasil urea dari pemecahan asam amino dalam hati. Kedua produk nitrogen dapat menjadi racun bagi tubuh dan harus dikeluarkan dalam urin.
Nefron
Unit fungsional dan struktural dari ginjal adalah nefron. Nefron menghasilkan urin dan merupakan unit utama homeostasis dalam tubuh. Ini pada dasarnya adalah sebuah tubulus panjang dengan serangkaian pembuluh darah terkait. Ujung atas tubula diperbesar merupakan seperti struktur cangkir yang disebut kapsul Bowman. Di bawah kapsul Bowman, kumparan tubulus untuk membentuk tubulus proksimal, dan kemudian menyusul giliran hairpin yang disebut lengkung Henle. Setelah lengkung Henle, kumparan tubulus sekali lagi sebagai tubulus distal. Ini kemudian memasuki duktus pengumpul, yang juga menerima urin dari tubulus distal lainnya.

Dalam kapsul Bowman adalah bola melingkar kapiler dikenal sebagai sebuah glomerulus. Darah dari arteri ginjal memasuki glomerulus. Kekuatan tekanan darah menginduksi plasma untuk melewati dinding glomerulus, melewati dinding kapsul Bowman, dan mengalir ke tubulus proksimal. Sel darah merah dan protein besar tetap dalam darah.

Setelah plasma memasuki tubulus proksimal, melewati gulungan, dimana bahan yang dapat digunakan dan air direklamasi. Garam, glukosa, asam amino, dan senyawa lain yang berguna mengalir kembali melalui sel tubulus ke dalam darah oleh transpor aktif. Osmosis dan aktivitas hormon membantu gerakan. Cairan darah kemudian mengalir melalui lengkung Henle ke dalam tubulus distal. Sekali lagi, garam, air, dan bahan lainnya yang berguna mengalir kembali ke dalam aliran darah. Homeostasis dicapai dengan proses ini: Sebuah jumlah yang dipilih dari hidrogen, amonium, natrium, klorida, dan lain ion menjaga keseimbangan garam halus dalam tubuh.
Cairan bergerak dari tubulus distal menuju saluran pengumpul mengandung bahan yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Cairan ini disebut sebagai urin. Urea, asam urat, garam, dan produk sisa metabolisme lainnya adalah komponen utama dari urin. Urin mengalir melalui ureter menuju kandung kemih. Ketika kandung kemih penuh, urin mengalir melalui uretra ke luar.
Pengendalian fungsi ginjal
Kegiatan nefron dalam ginjal dikendalikan oleh pilihan seseorang dan lingkungan serta hormon. Misalnya, jika seseorang mengkonsumsi sejumlah besar protein, banyak urea akan berada di darah dari pencernaan protein. Juga, di hari yang panas, tubuh akan menahan air untuk berkeringat dan pendinginan, sehingga jumlah urin berkurang.

Manusia menghasilkan hormon yang disebut hormon antidiuretik (ADH), juga dikenal asvasopressin, yang disekresikan oleh lobus posterior kelenjar hipofisis. Ini mengatur jumlah urin dengan mengendalikan tingkat penyerapan air di tubulus nefron.

Beberapa orang menderita dari suatu kondisi di mana mereka mengeluarkan tingkat yang sangat rendah ADH. Hasilnya adalah buang air kecil yang berlebihan dan penyakit yang disebut diabetes insipidus. Bentuk lain yang tidak terkait diabetes, diabetes mellitus, lebih luas. Orang dengan penyakit ini menghasilkan tingkat cukup insulin. Insulin biasanya mengangkut molekul glukosa ke dalam sel. Tapi ketika insulin tidak tersedia, glukosa tetap dalam aliran darah. Glukosa akan dihapus dari aliran darah di nefron, untuk mencairkan glukosa, nefron menghilangkan sejumlah besar air dari darah. Dengan demikian, urin cenderung berlimpah.
Hormon dari korteks kelenjar adrenal juga mengontrol konten urin. Hormon-hormon ini meningkatkan reabsorpsi ion natrium dan klorida dalam tubulus. Dengan demikian, mereka mempengaruhi keseimbangan air dalam tubuh, karena air mengalir ke arah natrium tinggi dan kandungan klorida.
Apa fungsi dari Sistem ekskresi?
Fungsi utama dari sistem ekskretoris adalah untuk

    Menyingkirkan limbah
    Menghilangkan tak berguna dengan-produk dikeluarkan dari sel
    Membasmi kimia berbahaya
    Mempertahankan stabilitas yang seimbang konsentrasi bahan kimia

Apa Fungsi paru-paru?
Paru-paru adalah dua organ seperti -spons terlokalisasi di setiap sisi thorax. Mereka dibentuk oleh alveoli paru. Mereka tidak bertanggung jawab untuk mengubah oksigen menjadi karbon dioksida, tetapi untuk mempertahankan tingkat pendukung kehidupan dari kedua gas dalam aliran darah dengan mengeluarkan karbon dioksida ekstra dan menjaga pasokan rutin oksigen. Setiap sel dan semua organisme dapat mengambil oksigen melalui difusi pasif dari aliran darah dan menggunakannya dalam metabolisme sendiri, sehingga menghasilkan karbon dioksida yang akan dikeluarkan jauh ketika melewati sirkulasi alveoli.
Apa
Peran Kulit?
Kulit adalah bagian lain dari sistem, yang berisi keringat yang membantu mengatur konsentrasi pada tubuh seseorang sementara juga menjaga dia dingin. Garam membantu menguapkan air, pendinginan kulit. Keringat dikeluarkan melalui kelenjar keringat. Ada dua jenis kelenjar keringat: kelenjar keringat keringat ekrin dan kelenjar apokrin. Tujuan dasar dari kulit adalah untuk memberikan tahan air, pelindung, yang meliputi lingkungan internal tubuh yang kompleks. Kulit juga memainkan pengaturan kunci dalam membantu untuk mempertahankan peredaran darah dan sistem saraf.
Apa Fungsi ekrin?
Kelenjar ekrin mengeluarkan sebagian besar air dan garam dan digunakan oleh tubuh untuk kontrol suhu. Kelenjar ini terletak di seluruh tubuh, tetapi yang paling berlimpah di sekitar telapak kaki, telapak tangan, dan dahi. Mereka tampak seperti tabung melingkar, spiral menuju bagian luar kulit.
Apa Fungsi Hati?
Hati adalah bagian penting dari sistem ekskretoris, dan tubuh manusia. Ini mengatur penyimpanan glikogen, sintesis protein plasma, dan detoksifikasi obat. Hati mengeluarkan empedu, dasar yang digunakan untuk memecah lemak. Oleh karena itu, membantu menyingkirkan limbah yang tidak dibutuhkan dalam tubuh. Ini perubahan amonia beracun, yang merupakan gas beracun, untuk urea, cairan berbahaya. Ginjal filter urea (campuran gula dan limbah) menjadi cair disebut urin. Hati adalah kelenjar terbesar dalam tubuh.
Apa Fungsi ginjal?
Pengeluaran Limbah cair dari tubuh melalui ginjal. Terletak di sebelah tulang belakang di belakang dalam tulang rusuk Anda, ukuran ginjal yang kecil (panjang sekitar 10 cm ) organ dengan warna coklat kemerahan yang berbentuk seperti kacang. Ketika sirkulasi, darah melewati ginjal agar menyetor digunakan dan tidak diinginkan air, mineral, dan molekul nitrogen-kaya disebut urea. Ginjal menyaring kotoran dari darah, membentuk yang disebut cairan urine. Ginjal menyalurkan urin ke kandung kemih bersama dua tabung terpisah yang disebut ureter. Kandung kemih mengumpulkan urin sampai kontraksi otot memaksa urin keluar dari tubuh melalui uretra. Ginjal memproduksi sekitar 1,5 liter urin setiap hari. Semua itu perlu dikeluarkan dari sistem tubuh. Hal ini dilakukan melalui buang air kecil.
Apa Fungsi Empedu itu?
Empedu adalah zat kehijauan atau kekuningan disekresi oleh hati yang digunakan untuk memecah lemak, etanol, dan limbah asam. Yang terdiri dari air, kolesterol, lechithin, ion bikarbonat, garam empedu, dan pigmen. Empedu merupakan substansi dasar yang kuat, diklasifikasikan sebagai basa. Hal ini dirilis melalui saluran empedu di hati. Sebuah kimia pencernaan yang memproduksi dalam hati, disimpan dalam kantung empedu, dan disekresi dalam usus kecil.
Apa Fungsi Usus besar itu?
Usus besar, atau kolon, adalah bagian terakhir dari sistem ekskretoris. Ini adalah organ yang menghilangkan limbah padat dari tubuh. Fungsinya tidak hanya untuk menghilangkan limbah padat tetapi untuk mengumpulkan air dari sampah yang dapat digunakan kembali. Ini adalah bagian dari saluran pencernaan, saluran yang mengalir melalui hewan vertebrata. Ini adalah sekitar 6 sampai 7 meter panjang dan proses, transportasi, dan mengeluarkannya limbah padat.

Tidak ada komentar: