Monday, November 17, 2014

SOAL EKSKRESI SMP KELAS 9


1. Ginjal menyaring zat sisa yang berupa ureum dari dalam...
A. getah bening
B. hormon
C. darah
D. usus

Jawaban : C

2. Organ tubuh yang bertanggungjawab untuk mengatasi zat racun yang masuk ke dalam tubuh adalah...
A. ginjal
B. hati
C. kulit
D. paru-paru

Jawaban : B


3. Cara kulit mengatur suhu tubuh adalah...
A. mengeluarkan minyak
B. mengeluarkan air
C. mengeluarkan panas
D. mendirikan bulu-bulu

Jawaban : C

4. Bagian ginjal yang berfungsi menyaring darah terdapat pada...
A. glomerulus
B. lengkung henle
C. kapsula bowman
D. tubulus kontraktil

Jawaban : A

5. Paru-paru sebagai organ ekskresi mengeluarkan...
A. O dan H2O 

B. O2 dan H2O
C. H2O dan CO2 
D. H2O dan O2

Jawaban : B

6. Fungsi sistem ekskresi pada manusia adalah...
A. mengeluarkan sisa-sisa metabolisme yang sudah tidak digunakan lagi
B. mengeluarkan sisa-sisa metabolisme yang masih dibutuhkan oleh tubuh
C. mengeluarkan zat sisa yang masih dipergunakan lagi
D. mengeluarkan feses dari hasil pencernaan

Jawaban : A

7. Bagian kulit yang berperan untuk menyimpan lemak adalah lapisan kulit ...
A. ari
B. malphigi
C. jangat
D. bawah

Jawaban : D

8. Berikut ini merupakan penyakit yang terjadi pada kulit, kecuali...
A. ringworm
B. psoriasis
C. biduran
D. nefritis

Jawaban : D

9. Kelebihan hormon, vitamin, dan obat-obatan akan dikeluarkan melalui . . .
A. ginjal
B. kulit
C. hati
D. paru-paru

Jawaban : A

10. Salah satu organ pada manusia yang tidak mengeluarkan zat sisa dalam proses metabolisme adalah . . . .
A. ginjal
B. kulit
C. hati
D. pankreas

Jawaban : D

11. Fungsi hati berikut berkaitan dnegan pengeluaran, adalah . . . .
A. mengubah provitamin A menjadi vit A
B. menimbun gula dalam bentuk glikogen
C. membongkar jenis protein tertentu
D. merombak sel darah merah yang rusak menjadi empedu

Jawaban : D

12. Hati sebagai alat ekskresi mengeluarkan . . . .
A. insulin
B. gula
C. urine
D. empedu

Jawaban : D.

13. Pengubahan provitamin A menjadi vitamin A terjadi pada . . . .
A. ginjal
B. kulit
C. paru-paru
D. hati

Jawaban : C

14. Ujung saraf indra pada kulit terdapat pada lapisan . . .
A. epidermis
B. malphigi
C. tanduk
D. dermis

Jawaban : D

15. Saluran urine yang keluar dari ginjal disebut . . . .
A. medula
B. uretra
C. ureter
D. pelvis

Jawaban : C

16. Kelebihan lemak akan disimpan di lapisan. . . .
A. kulit ari
B. epidermis
C. jangat
D. bawah kulit

Jawaban : C

17. Urine dikeluarkan dari dalam tubuh melalui saluran . . . .
A. ureter
B. uretra
C. glomerulus
D. kapsul bowman

Jawaban : B

18. Urine berwarna kuning karena mengandung . . . .
A. amoniak
B. hemoglobim
C. urea
D. bilirubun

Jawaban : D

19. Salah satu tanda bahwa seseorang menderita kencing manis adalah bila didalam urine nya mengandung . . . .
A. urea
B. amoniak
C. gula
D. hemoglobin

Jawaban : C

20. Kulit berfungsi sebagai alat pengeluaran karena memiliki . . . .
A. rambut 
B. kelenjar keringat
C. lemak 
D. kelenjar saraf

Jawaban : B

21. Pengeluaran zat sampah sisa metabolisme yang sudah tidak berguna lagi bagi tubuh disebut....
A. defekasi. 
B. ekskresi.
C. sekresi. 
D. eliminasi.

22. Pada proses pembentukan urine, augmentasi terjadi di....
A. tubulus proximal.
B. tubulus distal.
C. tubulus pengumpul.
D. lengkung Henle.

23. Bagian ginjal yang berfungsi menyaring darah terdapat pada ....
A. glomerulus
B. lengkung henle
C. kapsula Bowman
D. tubulus distal

24. Lapisan kulit jangat (dermis) tersusun atas....
A. kulit ari, pembuluh darah, lapisan lemak.
B. pembuluh darah, pigmen kulit, kelenjar keringat.
C. lapisan lemak, kelenjar minyak, kelenjar keringat.
D. kelenjar keringat, pembuluh darah, ujung-ujung saraf.

25. Bagian kulit yang berperan untuk menyimpan lemak adalah ....
A. lapisan kulit ari
B. lapisan kulit malpighi
C. lapisan kulit jangat
D. lapisan kulit bawah

26. Paru-paru sebagai organ ekskresi mengeluarkan .…
A. O2 dan H2O 
B. O2 dan CO2
C. H2O dan CO2 
D. H2O dan O2

27. Fungsi dari garam empedu yang disekresikan hati dalam sistem pencernaan yaitu...
A. menetralisir racun.
B. melarutkan vitamin.
C. mengemulsi lemak.
D. menyerap sari-sari makanan.


28. Kerusakan nefron akibat infeksi bakteri sehingga menyebabkan nefron tidak berfungsi dan mengakibatkan urine masuk ke dalam aliran darah disebut...
A. nefritis. 
B. albuminuria.
C. hepatitis. 
D. psoriasis.

29. Diabetes mellitus dapat terjadi karena....
A. nefron gagal menyerap kelebihan glukosa
B. pankreas menghasilkan insulin
C. kelebihan kadar garam dalam darah
D. adanya infeksi kuman pada glomerulus

30. Penderita diabetes inspidus (banyak buang urine) dapat disebabkan oleh....
A. kelebihan hormon antidiuretika (ADH)
B. kekurangan hormon antidiuretika (ADH)
C. kelebihan hormon insulin
D. kekurangan hormon insulin

31. Urine sesungguhnya terbentuk setelah melalui proses ....
A. filtrasi 
B. augmentasi
C. reabsorpsi 
D. penyaringan

32. Pada saat orang berkeringat berlebih, maka terbentuk urin yang...
A. sedikit dan pekat
B. sedikit dan encer
C. banyak dan pekat
D. banyak dan encer

33. Bilirubin merupakan zat sisa hasil pembongkaran....
A. hemoglobin di hati
B. protein di hati
C. hemoglobin di kantong empedu
D. protein di kantong empedu


34. Fungsi hati sebagai sistem ekskresi adalah....
A. menyimpan glikogen
B. mengeluarkan empedu
C. menetralkan racun
D. membentuk protein plasma


35, Perhatikan gambar berikut!





Ureter adalah bagian yang ditunjuk oleh huruf....
a.      A                      c. C
b.     B                      d. D


36, Perhatikan gambar berikut!


Uretra adalah bagian yang ditunjuk oleh huruf....
a.    A                      c. C
b.    B                      d. D

37, Perhatikan gambar berikut!
Vesika urinaria adalah bagian yang ditunjuk oleh huruf....
a.   A                      c. C
b.   B                      d. D

38. Urin pasien yang diuji dengan larutan Benedict menunjukkan reaksi perubahan warna menjadi merah bata. Hal ini mengindikasikan adanya....
a.    kelainan pada fungsi badan Malpighi
b.    kebocoran pada saluran ginjal
c.    di dalam urin pasien mengandung glukosa
d.    perubahan warna pada reaksi antara urin dengan Benedict tidak menggambarkan reaksi klinis

39. Proses ekskresi pada ikan yang hidup di air tawar berbeda dengan ikan yang hidup di air laut. Perbedaan tersebut antara lain....
a.      ikan air tawar sering mengeluarkan urin yang banyak mengandung air dan garam
b.     ikan air tawar mengeluarkan urin yang banyak mengandung air dan sedikit garam
c.      ikan air laut mengeluarkan urin yang sedikit mengandung air dan garam
d.     ikan air laut maupun air tawar sedikit mengeluarkan garam dalam urinnya untuk menjaga kestabilan konsentrasi cairan tubuhnya.

40. Aktivitas tubuh dan keadaan lingkungan biasanya merangsang tubuh kita untuk mengeluarkan keringat. Pengeluaran keringat dari dalam tubuh bertujuan untuk....
a.      mengatur pH darah agar tidak asam
b.     mengatur suhu tubuh agar konstan
c.      mempercepat metabolisme untuk mendapatkan energi
d.     mengurangi air dan garam mineral dari dalam tubuh

41. Kelainan pada ginjal dapat dideteksi dari kandungan urin yang diekskresikan, jika di dalam urin seseorang terdapat asam amino dan glukosa maka bagian ginjal yang mengalami gangguan fungsi adalah....
a.      arteri renalis dan glomerulus
b.     duktus kolektivus dan tubulus kontortus distal
c.      glomerulus dan tubulus kontortus proksimal
d.     vena renalis dan glomerulus

42. Struktur alat ekskresi pada protozoa adalah berupa....
a.      kumpulan sel
b.     organela yang berbentuk seperti kantong
c.      sistem jaringan
d.     sistem organ

43. Where is the most of the glucose in the nephron reabsorbed?
a.      Loop of Henle
b.     Collecting duct
c.      Distal convoluted tubule
d.     Proximal convoluted tubule

44. Badan Malpighi yang berperan penting dalam penyaringan darah sebenarnya tersusun dari....
a.      nephron dan glomerulus
b.     nephron dan kapsula Bowman
c.      glomerulus dan kapsula Bowman
d.     glomerulus dan pembuluh ginjal

45. Apabila urin seseorang berkadar gula tinggi, hal tersebut menunjukkan kekurangan hormon....
a.      insulin
b.     tiroksin
c.      adrenalin
d.     estrogen

46. Perhatikan nama-nama bagian ginjal berikut!
1.      Kapsula Bowman
2.      Tubulus Proksimal
3.      Glomerulus
4.      Tubulus Distal
5.      Lengkung Henle
6.      Tubulus Pengumpul
Urutan dari proses penghasilan urin yang benar adalah…..
a.      2 – 1 – 5 – 3 – 6 – 4
b.     1 – 2 – 4 – 3 – 6 – 5
c.      3 – 1 – 2 – 4 – 5 – 6
d.     3 – 1 – 2 – 5 – 4 – 6

47. Pada manusia yang sehat, ginjal berfungsi untuk menyaring darah. Zat berikut yang ada dalam darah dan urin primer namun tidak ada di urin sekunder adalah....
a.      urea
b.     garam
c.      glukosa
d.     urobilin

48. Which of the following is not a function of the kidneys?
a.      maintaining a constant blood pH
b.     producing urea from protein metabolism
c.      removing metabolic waste from the blood
d.     regulating the amount of water in the body

49. Bagian nefron yang memiliki konsentrasi glukosa terbesar adalah....
a.      lengkung Henle
b.     saluran pengumpul
c.      kapsula Bowman
d.     tubulus kontortus distal

50. Glomerulus terletak antara....
a.      arteriol eferen dan vena ginjal
b.     pembuluh nadi ginjal dan arteriol aferen
c.      arteriol aferen dan arteriol eferen
d.     arteriol eferen dan kapiler peritubular

DETAIL




Ekskresi adalah pengeluaran zat-zat sisa hasil metabolisme tubuh yang tidak berguna, zat-zat-zat sisa ini dikeluarkan dari dalam tubuh melalui suatu sistem yang disebut sistem ekskresi. Zat-zat sisa ini jika tidak dibuang maka akan menjadi racun bagi tubuh.

Ekskresi melibatkan organ-organ yang disebut sistem ekskresi yang berperan dalam menjaga keseimbangan tubuh dengan cara osmoregulasi atau mengatur konsentrasi bahan yang terlarut dalam cairan tubuh.

A.  SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA

Manusia memiliki organ-organ atau alat ekskresi yang berfungsi membuang zat-zat sisa hasil metabolisme. Organ-organ ekskresi pada manusia yaitu ginjal, hati, kulit, dan paru-paru.




Alat-alat Ekskresi pada manusia berupa ginjal, kulit,
paru-paru, dan kelenjar keringat


1.   Ginjal

a.   Letak dan Fungsi Ginjal
Ginjal adalah organ eksresi yang paling utama, berjumlah sepasang yang terletak disebelah kiri dan kanan di dalam rongga perut, letak ginjal kiri lebih tinggi karena diatas ginjal kanan terdapat hati.





Letak Ginjal di dalam tubuh manusia

Dalam dunia kedokteran ginjal biasa disebut dengan ‘ren’ (renal/kidney), berbentuk seperti kacang merah dengan berat kira-kira 120 - 170 gram, setiap menit 20 – 25 % darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal.

Ginjal memiliki fungsi penting sebagai organ ekskresi dalam tubuh manusia, fungsi ginjal antara lain :
1)   Membuang sisa-sisa metabolisme seperti urea, asam urat, serta zat lain yang bersifat merugikan tubuh atau bersifat racun.
2)   Sebagai organ homeostatis seperti menjaga keseimbangan air dalam tubuh dan mengatur volume plasma darah dan air.
3)   Menjaga keseimbangan asam dan basa cairan darah dengan mengatur pH plasma dan cairan tubuh dengan cara mengekskresikan urine yang bersifat asam atau basa.
4)   Memelihara keseimbangan konsentrasi garam-garam tertentu serta menjaga tekanan osmosis.
5)   Menghasilkan zat-zat yang berguna bagi tubuh seperti Eritropoietin (EPO), Renin, dan Kalsitriol. Eritropoitin merangsang sumsum tulang untuk membentuk sel-sel darah merah.

b.   Struktur Ginjal
Ginjal tersusun atas 3 (tiga) bagian yaitu korteks (kulit) yang merupakan bagian terluar ginjal, medula (sumsum ginjal), kemudian pelvis renalis yang merupakan ruang ginjal.


Bagian-bagian pada Ginjal

Pada bagian korteks terdapat banyak sekali nefron, nefron adalah unit fungsional dan struktural terkecil pada ginjal, pada manusia terdapat kurang lebih satu juta nefron.
Nefron merupakan alat penyaring yang terdiri dari beberapa bagian antara lain :
1)   Badan Malpighi yang terdiri atas:
-      Glomerulus
-      Kapsula Bowman (menyelubungi glomerulus)
2)   Saluran Nefron (tubulus kontortus) yang terdiri atas :
-      Tubulus kontortus proksimal
-      Tubulus kontortus distal
-      Tubulus kontortus kolektifus
-      Lengkung Henle




Proses Filtrasi pada Ginjal

Glomerulus berhubungan dengan arteriola aferen dan arteriola eferen, sehingga glomerulus ikut berperan mengatur tekanan darah. Glomerulus berfungsi sebagai penyaring cairan darah.

Pada medula(sumsum ginjal) terdapat piramida dan piala ginjal yang mengandung pembuluh-pembuluh yang berfungsi untuk menampung hasil ekskresi, pembuluh-pembuluh ini terhubung dengan ureter yang bermuara pada kantong kemih. Kantong kemih merupakan tempat penampungan urine sementara dan jika telah penuh urine akan dikeluarkan melalui saluran uretra.

Ginjal berperan dalam proses pembentukan urine yang melewati beberapa proses yaitu filtrasi (penyaringan), reabsorpsi (penyerapan kembali), dan augmentasi (pengeluaran zat-zat sisa).

1)   Filtrasi
Pembentukan urine diawali melalui proses filtrasi yang terjadi di glomerulus yang diawali dari darah yang dipompa masuk melalui arteriola aferen, arteriola aferen memiliki diameter lebih besar dan lebih pendek dari arteriola eferen yang berdiameter lebih kecil dan lebih panjang, kondisi ini yang menyebabkan tekanan darah di arteriola aferen lebih tinggi daripada arteriola eferen sehingga filtrasi dapat memungkinkan terjadi. Pada proses ini berliter-liter darah didorong masuk ke dalam glomerulus yang berukuran kecil.

Di glomerulus terdapat suatu struktur sel-sel kapiler endotelium yang berpori, membran basiler dan epitel kapsula bowman yang mempermudah proses filtrasi, faktor-faktor lain yang mempermudah dan mendorong filtrasi adalah tekanan hidrostatik dan tekanan osmotik.

Pada proses filtrasi, sel-sel darah, trombosit, serta sebagian protein plasma disaring serta diikat agar tidak turut dikeluarkan, sedangkan zat-zat lain seperti urea, glukosa, asam amino, natrium, kalium, serta garam-garam lain dapat melewati saringan dan dapat diendapkan. Hal ini terjadi karena ukuran zat-zat ini lebih kecil sehingga dapat melewati membran.

Hasil dari filtrasi adalah urine primer yang komposisinya masih serupa dengan darah hanya tidak mengandung beberapa elemen selular seperti sel darah merah, selanjutnya cairan filtrasi dari glomerulus akan menuju tubulus dan mengalami reabsorpsi.

2)   Reabsorpsi
Pada prosesnya reabsorpsi terjadi penyerapan kembali zat-zat berikut.
a)   Reabsorpsi Air.
Air yang dapat menebus membran filtrasi akan diabsorpsi sebelum mencapai ureter. Reabsorpsi air terjadi di tubulus kontortus proksimal dan di tubulus kontortus distal. Di tubulus kontortus proksimal terjadi proses reabsorpsi pasif melalui proses osmosis dan di tubulus kontortus distal terjadi proses reabsorpsi aktif yang disebut reabsorpsi fakultatif yang berlangsung sesuai kebutuhan. Reabsorpsi di tubulus kontortus distal dipengaruhi oleh hormon Antidiuretik (ADH) yang disekresikan oleh kelenjar hipofisis.

b)   Reabsorpsi zat-zat yang penting bagi tubuh.
Beberapa zat-zat penting bagi tubuh seperti protein, asam amino, glukosa, asam asetat dan vitamin akan direabsorpsi secara aktif di tubulus proksimal sehingga tidak ditemukan lagi di lengkung Henle.

c)   Reabsorpsi zat-zat tertentu
Reabsorpsi zat-zat tertentu dapat terjadi secara transpor aktif dan difusi, zat-zat itu antara lain Na+, K+, PO4-, NO-3. Ion-ion khususnya ion Na+ mengalami difusi dari sel tubulus menuju pembuluh kapiler. Difusi dapat terjadi karena perbedaan konsentrasi ion di dalam dan diluar sel tubulus.

Setelah proses reabsorpsi maka tubulus akan menghasilkan urine sekunder, dimana zat-zat yang masih diperlukan tidak ditemukan lagi, sedangkan konsentrasi zat-zat yang merugikan tubuh atau bersifat racun akan bertambah.

d)   Augmentasi
Augmentasi merupakan proses penambahan zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh ke dalam tubulus kontortus distal, peristiwa ini disebut seksresi tubular. Sel-sel tubulus mensekresikan ion hidrogen (NH3) dan ion kalium (K+) ke dalam tubulus dengan proses difusi, penambahan ion hidrogen dimaksudkan untuk menjaga pH.

Selanjutnya setelah proses-proses diatas terjadi, urine dikeluarkan dari dalam tubuh (mikturasi), biasanya ketika urine di kantong kemih mencapau 200 – 300 ml maka akan timbul refleks rasa ingin buang air kecil.

Sebagai organ Ekskresi ginjal juga rentan mengalami gangguan dan penyakit berikut beberapa penyakit yang menyerang ginjal:

1)   Diabetes Mellitus (kencing manis)
Diabetes mellitus ditandai dengan sering buang air kecil, rasa haus yang terus menerus serta mudah lapar. Diabetes mellitus menyebabkan hiperglisemia (peningkatan kadar gula darah), diabetes mellitus disebabkan kurangnya produksi insulin atau kurangnya sensitifitas jaringan tubuh terhadap insulin.
Diabetes menyebabkan kadar gula darah yang tinggi, jika kadar gula darah sampai 160 – 180 mg/dl maka glukosa akan dikeluarkan bersama urine

2)   Gagal Ginjal
Gagal ginjal disebabkan kerusakan ginjal secara permanen yang menyebabkan ginjal gagal melaksanakan fungsinya, gagal ginjal ditandai dengan edema (pembengkakan) tubuh serta hipertensi.
Dewasa ini kemajuan ilmu pengetahuan memungkinkan fungsi ginjal digantikan, pengantian fungsi ginjal tersebut dikenal dengan Renal Replacement Therapy (RRT) atau Terapi Penganti Ginjal (TPG).

3)   Batu Ginjal
Batu ginjal merupakan massa keras seperti batu yang terbentuk di saluran kemih atau di ginjal. proses pembentukan batu tersebut disebut urolitiasis. Batu ginjal dapat terbentuk apabila urine mengalami jenuh terhadap garam-garam. Batu ginjal terdiri dari sekitar 80% kalsium sedangkan sisanya berupa asam urat, dan sistin.

2.   Hati (hepar)

Hati terletak di dalam rongga perut sebelah kanan dan dibawah tulang rusuk. Hati merupakan organ yang memiliki berat sekitar 1,5 – 2 kg, merupakan Organ dalam terbesar dalam tubuh manusia, hati memiliki warna merah tua.




Gambar organ Hati dan Letaknya

Hati dapat memperbaharui sel-sel yang sudah rusak karena luka atau penyakit. Sebagai organ ekskresi hati juga berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan.

a.   Fungsi Hati

Hati mempunyai beberapa peranan penting dalam tubuh manusia. Berikut beberapa fungsi hati:

1)   Hati merupakan tempat untuk menyimpan energi
Hati menyimpan energi dalam bentuk glikogen. Ketika kadar gula (glukosa) dalam darah tinggi hati mengubah glukosa menjadi glikogen, sebaliknya bila kadar gula darah rendah maka hati akan mengubah glikogen menjadi glukosa.

2)   Hati berperan sebagai pembersih (detoksifikasi) zat-zat racun dan bibit penyakit.
Zat-zat racun yang masuk ke tubuh seperti obat-obatan dan alkohol serta organisme asing atau bibit penyakit akan dibersihkan dari aliran darah, hati akan menyerap zat-zat berbahaya tersebut dan menetralkannya menggunakan cairan empedu.

3)   Hati membentuk beberapa jenis protein dan zat tertentu
Beberapa protein dan zat-zat penting yang berguna bagi tubuh dihasilkan oleh hati. Beberapa protein itu antara lain.
-      Globin : merupakan bahan utama pembentuk hemoglobin yang berperan membawa oksigen dalam sel darah merah.
-      Globulin : merupakan protein yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh.
-      Albumin : berfungsi membantu ketersediaan unsur-unsur penting dalam darah seperti kalsium.

Selain itu hati juga memproduksi zat kimia seperti fibrinogen dan prothrombin yang berperan dalam pembekuan darah dan penyembuhan luka.

4)   Hati sebagai tempat penyimpanan vitamin
Hati mengumpulkan dan menyimpan vitamin A, B, D, E, dan K. Vitamin-vitamin ini diambil dari aliran darah yang dibawa ke hati oleh pembuluh portal hepatik.

5)   Hati dapat memproduksi cairan empedu
Dalam sistem pencernaan hati menghasilkan cairan empedu secara terus-menerus, empedu mengandung air, asam empedu, garam empedu, kolesterol, fosfolipid (lesitin) dan zat warna empedu(bilirubin dan biliverdin). Empedu berperan dalam mencerna serta mengabsorpsi lemak dalam usus, mengaktifkan enzim lipase, serta membentuk urea dan amoniak.
Hati menghasilkan empedu dari penghancuran hemoglobin dan eritrosit yang telah tua, eritrosit akan dipecah menjadi hemin, zat besi(Fe), dan globin. Zat besi dan globin akan disimpan dan dikirim ke sumsum tulang untuk pembentukan hemoglobin dan antibodi yang baru. Sedangkan hemin akan dirombak menjadi bilirubin dan biliverdin.

b.   Struktur Hati
Hati terdiri dari dua lobus utama yaitu lobus kanan dan lobus kiri dengan posisi yang sedikit saling menindih. Setiap lobus terdiri dari banyak lobulus yang merupakan unit terkecil yang menyusun hati, lobulus memiliki panjang sekitar 1 mm dan berbentuk persegi enam. Bagian luar hati diselaputi dengan kapsula hepatika. 






Struktur Hati pada Manusia

Dalam jaringan hati terdapat beberapa pembuluh darah yaitu arteri hepatika dan vena portal hepatika. Darah mengalir dari percabangan aorta menuju ke arteri hepatika dan menuju ke vena portal hepatika lalu keluar dari hati melalui vena hepatika. Pertemuan antara arteri hepatika dan vena portal hepatika membentuk sinusoid, pada sinusoid terjadi spesialisasi sel membentuk sel kupffer yang bertugas memfagositosis organisme asing dan zat-zat berbahaya, dari aktivitas fagositosis ini dihasilkan cairan bilirubin yang diekskresikan kanalikuli menjadi empedu.

Jaringan hati tersusun atas sel-sel hepatosit yang disetiap lapisnya dipisahkan oleh lakuna, sedang kanalikuli membatasi setiap satu sel hepatosit dengan sel hepatosit lainnya.

c.   Gangguan dan Penyakit pada Hati
1)   Hepatitis(Radang Hati)
Penyakit hepatitis menyebabkan komplikasi yang parah pada organ hati, penyakit hepatitis seringkali disebabkan oleh kebiasaan komsumsi alkohol dan sering menggunakan obat-obatan yang berdosis tinggi atau karena infeksi virus hepatitis. Penyakit hepatitis yang sering diwaspadai adalah hepatitis A, B, dan hepatitis C.
-      Hepatitis A :
Disebabkan oleh virus hepatitis A, yang mengakibatkan kerusakan pada jaringan hati secara tiba-tiba,hal ini sering disebabkan lingkungan yang kotor dimana virus hepatitis A biasanya berada di air yang kotor.
-      Hepatitis B:
Disebabkan oleh virus hepatitis B yang menyebabkan kerusakan pada jaringan hati, umumnya menyerang orang dewasa atau sebagai akibat dari kekebalan tubuh yang menurun.
-      Hepatitis C:
Terjadi karena virus hepatitis C yang merusakan jaringan hati. Hepatitis C ditularkan melalui darah, jarum suntik, atau ditularkan ibu hamil kepada janinnya.
2)   Sirosis Hati
Penyakit ini sering disebabkan oleh kebiasaan mengkomsumsi minuman beralkohol dan memakai obat-obatan.
3)   Jaundice (Penyakit Kuning)
Penyakit kuning memiliki gejala antara lain mata dan kulit yang berwarna kuning. Hal ini disebabkan kadar bilirubin dalam tubuh yang meningkat.
Penyakit ini dapat menyerang anak-anak hingga dewasa dan menunjukan adanya gangguan pda hati, penyumbatan saluran empedu, atau gangguan pada metabolisme bilirubin.

d.   Cara Mengatasi kelainan pada hati
Cara mengatasi kelainan atau penyakit pada hati diantaranya dengan :
-      Pemberian Vaksinasi
-      Mengkomsumsi makanan yang sehat
-      Menghindari penggunaan obat-obat terlarang
-      Berolahraga dengan teratur
-      Penggunaan jarum suntik sebaiknya disterilisasi dahulu.

3.   Kulit
Kulit merupakan lapisan pelindung terluar yang membungkus seluruh permukaan tubuh manusia.

a.   Fungsi Kulit
Kulit memiliki fungsi yang penting bagi manusia, beberapa fungsi kulit antara lain sebagai berikut:
1)   Sebagai Pelindung Tubuh
Kulit berfungsi melindungi tubuh dari kontak mekanis, serta panas, kuman, zat-zat kimia dan segala pengaruh dari luar yang bisa merusak organ di bawah kulit. Sel melanosit di bawah kulit mempunyai fungsi penting untuk melindungi tubuh dari sinar ultraviolet.

2)   Sebagai Organ Sensoris
Adanya jaringan saraf di lapisan dermis kulit memungkinkan kulit menerima rangsang dari luar seperti sentuhan.

3)   Sebagai Pengatur Suhu Tubuh
Kulit mengeluarkan keringat dengan mengkontraksikan pembuluh darah dalam kulit. Keringat yang keluar turut membawa panas dalam tubuh keluar.

4)   Dapat membentuk Vitamin D dan Penentu warna kulit
Vitamin D dibentuk dari provitamin D yang dibantu penyinaran sinar matahari, sedangkan warna kulit diatur oleh kandungan pigmen melanosit. Kulit juga merupakan tempat untuk menyimpan kelebihan lemak.

5)   Sebagai Organ Ekskresi
Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karena mempunyai kelenjar keringat(glandula sodorifera) yang mengeluarkan sisa-sisa metabolisme. Kelenjar keringat menyerap air dan garam dari dalam darah di pembuluh kapiler di bawah kulit. Keringat yang dikeluarkan melalui pori-poriakan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh tetap stabil.

Beberapa faktor yang dapat memacu pengeluaran keringat antara lain aktivitas tubuh, suhu lingkungan, atau bahkan emosi. Keringat mengandung air, larutan garam, dan urea. Pengeluaran keringat yang berlebihan dapat menimbulkan hilangnya melanosit garam-garam mineral sehingga menyebabkan kejang otot dan pingsan.

b.   Struktur Kulit
Kulit adalah organ terluas di tubuh, memiliki tebal berbeda-beda mulai dari 0,5 – 5 mm. Berdasarkan strukturnya kulit dibagi menjadi 3 (tiga) lapisan yaitu epidermis(lapisan luar), dermis(kulit jangat), dan hipodermis(jaringan ikat dibawah kulit).
1)   Epidermis
Epidermis terdiri dari beberapa lapisan yaitu:
a)   Stratum Korneum(Lapisan Tanduk).
Stratum korneum merupakan lapisan kulit epiermis yang paling  luar yang tersusun atas sel-sel mati yang bersifat keras dan tahan terhadap air. Lapisan ini selalu mengelupas.
b)   Stratum Lusidum
Tersusun atas sel-sel tidak berinti yang berfungsi mengganti stratum korneum
c)   Stratum Granulosum
Tersusun atas sel-sel berinti yang mengandung pigmen melanin.
d)   Stratum Germinativum
Tersusun atas sel-sel yang selalu membentuk sel-sel baru kearah luar.
e)   Dermis
Pada lapisan ini terdapat akar rambut, pembuluh darah, serabut saraf, kelenjar minyak(glandula sebasea) dan kelenjar keringat(glandula sodorifera). Di kantong rambut terdapat akar rambut dan kelenjar minyak yang berfungsi untuk menghasilkan minyak untuk rambut.
f)     Hipodermis
Lapisan ini terletak dibawah dermis,lapisan ini banyak mengandung lemak, tubuh menyimpan kelebihan lemak di lapisan ini.



Struktur kulit pada manusia

c)   Kelainan dan Gangguan pada Kulit
1)   Kanker Kulit
Merupakan penyakit kulit yang bersifat ganas, kanker kulit biasa disebabkan akibat terpaparnya kulit oleh bahan-bahan tertentu, atau menurunya daya tahan kulit.
2)   Lepra(Kusta)
Merupakan penyakit infeksi kronis pada kulit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Leprae, penyakit ini menimbulkan kerusakan permanen pada kulit, saraf, anggota gerak, dan mata.

3)   Lentigo
Yaitu bercak-bercak berwana cokelat kehitaman yang muncul pada kulit akibat hiperpigmentasi pada kulit
4)   Eksim
Yaitu iritasi pada kulit, biasanya eksim terjadi di bagian tangan dan kaki, eksim menimbulkan rasa gatal dan dapat menimbulkan infeksi.
5)   Jerawat
Yaitu kondisi kulit dimana terjadi produksi kelenjar minyak yang berlebih dan menyebabkan saluran folikel rambut dan pori-pori tersumbat, ini menyebabkan kulit meradang.

4)   Paru-Paru






Organ Paru-paru

a.   Letak Paru-Paru
Paru-paru terletak di rongga dada sebelah kanan dan kiri yang dilindungi oleh tulang-tulang rusuk. Paru-paru terdiri dari dua bagian yaitu paru-paru kanan yang memiliki tiga gelambir dan paru-paru kiri yang memiliki dua gelambir.

b.   Fungsi Paru-Paru
Fungsi paru-paru yang utama adalah sebagai organ pernapasan, tapi paru-paru juga merupakan organ ekskresi karena berfungsi mengeluarkan karbon dioksida (CO­2) dan uap air (H2O). Karbon dioksida dan uap air berdifusi di dalam alveolus kemudian dikeluarkan melalui lubang hidung.

B.  SISTEM EKSKRESI PADA HEWAN

1.   Sistem Ekskresi pada Hewan Invertebrata

Sistem ekskresi pada hewan invertebrata berbeda dengan sistem eksresi pada hewan vertebrata dimana pada umumnya invertebrata memiliki sistem ekskresi yang masih sederhana. Beberapa contoh sistem ekskresi pada hewan invertebrata yaitu pada annellida(cacing tanah), planaria(cacing pipih), dan belalang(serangga).

a.   Sistem Ekskresi pada Anellida(cacing tanah)
Sistem ekskresi pada cacing tanah berupa organ nefridia, nefridia terdapat di setiap segmen tubuh anellida kecuali pada tiga segmen pertama dan segmen terakhir. Setiap nefridior dilengkapi dengan nefrostom (cerobong bersilia) yang terdapat pada sekat pemisah(ruas tubuh).





Struktur nefridia pada Anellida

Cairan tubuh akan ditarik ke dalam nefrostom dan kemudian masuk ke dalam tubulus yang diselaputi kapiler pembuluh darah, di sepanjang tubulus terjadi penyerapan zat-zat penting seperti nutrien dan garam-garam, sedangkan zat-zat sisa diteruskan dan dikumpulkan di  tubulus pengumpul dan selanjutnya dikeluarkan melalui nefridior.

b.   Sistem Ekskresi pada Planaria(cacing pipih)
Alat ekskresi pada planaria berupa sel api, pada setiap sel api memiliki beberapa silia yang gerakannya seperti gerakan api pada lilin. Gerakan silia inilah yang mendorong zat-zat sisa melalui nefridior menuju pembuluh ekskretori yang selanjutnya diteruskan ke permukaan tubuh.


Alat Ekskresi pada Planaria

c.   Sistem Ekskresi pada Belalang (serangga)
Alat ekskresi pada belalang adalah buluh malpighi yang berfungsi layaknya ginjal, buluh malpighi terletak antara usus tengah dan usus belakang, buluh malpighi merupakan pembuluh halus berwarna putih kekuning-kuningan yang pangkalnya melekat pada pangkal usus halus.

Disamping buluh malpighi belalang juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan karbondioksida (CO2) yang merupakan sisa hasil oksidasi. Zat-zat sisa hasil metabolisme pada serangga diambil dari cairan tubuh (hemolimfa) oleh saluran malpighi. Zat-zat seperti nitrogen akan digunakan kembali dalam pembuatan zat kitin.

Zat-zat sisa kemudian akan masuk ke bagian proksimal lalu menuju usus untuk dikeluarkan bersama feses dalam bentuk kristal asam urat.



Sistem Ekskresi pada Serangga (Belalang)
2.   Sistem Ekskresi pada Hewan Vertebrata

Sistem ekskresi pada vertebrata melibatkan organ-organ seperti ginjal, paru-paru, dan kulit. Tapi organ ginjal merupakan organ ekskresi yang paling utama pada vertebrata.

a.   Sistem ekskresi pada ikan
Ikan memiliki sepasang ginjal yang disebut mesonefros dan ketika dewasa berkembang menjadi opistonefros. Terdapat perbedaan pada ikan air tawar dan ikan air laut. Pada ikan air tawar minum sedikit air dan mengeluarkan urine dalam jumlah besar, hal ini dikarenakan lingkungannya yang bersifat hipotonis. Pada ikan air tawar berlangsung mekanisme filtrasi dan reabsorpsi mineral dan zat-zat makanan yang lebih banyak diabsorpsi, sedangkan air hanya sedikit diserap. Pada ikan air tawar terdapat glomerulus dalam jumlah banyak dan berukuran besar.


Sistem Mekanisme Ekskresi pada ikan Air tawar

Pada ikan laut sangat mudah terjadi dehidrasi karena air sangat mudah keluar karena perbedaan tekanan osmotik dan ikan air laut memiliki glomerulus yang sedikit dan berukuran lebih kecil daripada ikan air tawar sehingga reabsorpsi di tubulus hanya sedikit, ini menyebabkan ikan air laut banyak meminum air dan mengeluarkan sedikit urine. Pada ikan insang juga termasuk organ ekskresi karena mengelurkan CO2 dan H­2O.

Sistem mekanisme Ekskresi pada ikan air laut.

b.   Sistem ekskresi pada amfibi (katak)
Organ ekskresi pada amfibi misalnya pada katak yaitu ginjal, paru-paru, dan kulit. Paru-paru pada katak berjumlah sepasang dan memiliki tiga lobus, tugas paru-paru untuk membuang karbondioksida dan uap air.

Terdapat ginjal yang berjumlah sepasang dan berwarna merah kecoklatan yang berfungsi sebagai alat penyaring dan mengeluarkan zat-zat sisa seperti urine, garam-garam, dan air yang berlebih.

Saluran ekskresi pada katak jantan dan betina memiliki perbedaan yaitu pada jantan saluran kelamin dan saluran urin bersatu dengan ginjal, sedangkan pada betina kedua saluran itu terpisah. Zat-zat sisa dari ginjal akan disalurkan ke ureter dan selanjutnya menuju kantong kemih dan kloaka(lubang pengeluaran).


Sistem Ekskresi pada Amfibi (Katak)



c.   Sistem ekskresi pada reptil (kadal)
Organ ekskresi pada kadal yaitu ginjal, paru-paru, dan kulit. Pada reptil terdapat sepasang ginjal yang dikenal dengan metanefros, metanefros berbentuk kecil, kompak dan permukaannya berlobi. Terdapat lubang pengeluaran sisa-sisa metabolisme yaitu kloaka dan sisa-sisa metabolisme dikeluarkan dalam bentuk asam urat.

d.   Sistem ekskresi pada Aves (burung)
Organ ekskresi pada burung yaitu paru-paru, ginjal dan kulit. Ginjal pada burung berwarna kecoklatan. Pada burung saluran ekskresi, saluran kelamin, dan saluran pencernaan menyatu dan bermuara pada kloaka.

Burung tidak mempunyai kantong urine, urine yang dihasilkan langsung bercampur dengan sisa pencernaan dan dikeluarkan melalui kloaka. Burung mempunyai kelenjar minyak yang terdapat pada ujung ekornya. Kelenjar ini untuk membasahi bulu-bulunya.

Anatomi burung dan sistem ekskresinya

e.   Sistem ekskresi pada Mamalia


Sistem ekskresi pada mamalia hanya sedikit berbeda dengan manusia organ ekskresinya antara lain paru-paru, ginjal dan kulit. Paru-paru terletak di dalam rongga dada dan mempunyai permukaan berspon dan dipenuhi liang epitelium yang memperluar permukaan paru-paru. Ginjal pada mamalia berfungsi untuk membuang zat-zat sisa hasil metabolisme.

SILAHKAN KLIK 
TRY AGAIN

Sunday, November 16, 2014

PEMAHAMAN SOAL NO 40 UJIAN NASIONAL DAMPAK BIOTEKNOLOGI


Selain memberikan manfaat atau dampak positif, bioteknologi juga memberikan dampak negatif. Tidak selamanya hasil bioteknologi selalu menguntungkan.
Ini yang sering ditanyakan pada Ujian Nasional SMA yang berhubungan dengan no 40 soal yang terakhir pada Biologi yang berhubungan dengan Bioteknologi . Agar tidak bingung lagi ini bisa digunakan untuk Refrensi Menjawab jawaban soal biologi pungkasan, setidaknya sudah memahami  

Beberapa dampak negatif bioteknologi yaitu:

 Mengancam kelestarian alam

Sebagian orang menganggap bahwa produk hasil rekayasa genetika tidak selalu mengalami pengujian secara ketat dan sempurna. Oleh karena itu, mereka juga menyatakan bahwa produk hasil rekayasa genetika (terutama tanaman transgenik) hendaknya tidak ditanam sebelum adanya pengujian yang benar-benar meyakinkan. Nampaknya, bioteknologi juga dapat mempengaruhi kehidupan alam ini karena:

1) Jagung hasil rekayasa genetik dapat membunuh ulat yang tidak berbahaya

Selain membunuh hama penyakit, tanaman transgenik juga dapat membunuh hama yang tidak merusak tanaman. Serbuk sari tanaman jagung transgenik dapat membunuh ulat kupu-kupu Monarch, meskipun ulat tersebut tidak merusak tanaman jagung. Bahkan, racun tanaman tersebut dapat masuk ke dalam tanah dan dapat merugikan organisme di dalamnya.

2) Tanaman rekayasa genetika dapat membahayakan burung

Organisme lain yang terkena dampak adanya tanaman transgenik adalah burung, baik burung pemakan biji tanaman maupun burung pemakan serangga. Racun yang ada pada tanaman transgenik akan masuk ke dalam tubuh serangga pemakan tanaman tersebut. Apabila burung memangsa serangga tersebut, maka burung juga akan membawa racun dari tanaman transgenik.

3) Agen penyerbuk dapat menyebarkan gen-gen rekayasa genetika

Lebah, angin, dan beberapa serangga penyerbuk berperan dalam memindahkan serbuk sari suatu tanaman ke tanaman yang lain. Jika serbuk sari dari tanaman hasil rekayasa genetika menyebar pada tanaman biasa (bukan hasil rekayasa genetika), maka gen-gen rekayasa genetika dapat pula menyebar pada tanaman yang lain.

4) Rekayasa genetika dapat menghasilkan gulma-gulma super

Gen-gen hasil rekayasa genetika yang digunakan sebagai herbisida dapat berpindah pada gulma. Seiring berjalannya waktu, gulma tersebut akan dapat menyesuaikan diri terhadap racun tanaman. Akibatnya, gulma menjadi semakin tahan terhadap racun herbisida tersebut dan menghasilkan gulma-gulma super.

Mengancam kesehatan

Selain faktor lingkungan, dampak bioteknologi juga berpengaruh pada kesehatan masyarakat, antara lain:

1) Kedelai transgenik dapat menyebabkan gangguan kesehatan

Pada tahun 1990-an, rekayasa genetika dapat menghasilkan kedelai transgenik yang mengandung gen kacang Brasil. Akan tetapi, beberapa orang yang mengonsumsi kedelai tersebut menunjukkan alergi atau reaksi yang buruk.

2) Makanan dari bahan kentang dapat mengganggu kesehatan

Meskipun kentang yang mengandung sedikit pati (lebih sedikit menyerap minyak goreng dan dikatakan makanan sehat) dapat dihasilkan melalui rekayasa genetika, hal ini tetap membuat para ahli khawatir dan menganggap makanan-makanan sehat yang lain lebih aman dikonsumsi.

3) Gen rekayasa genetika dapat menimbulkan masalah tulang

Tikus, hewan, dan ayam merupakan hewan yang digunakan untuk menguji makanan hasil rekayasa genetika sebelum dikonsumsi manusia. Para ahli menguji kentang transgenik pada tikus dan ternyata membahayakan organ-organ dalam tikus. Selain itu, masuknya gen rekayasa genetika dalam tubuh babi menyebabkan adanya masalah pada tulang.

Solusi untuk Mengatasi Kontroversi Rekayasa Genetika

Seperti telah kita ketahui bahwa tidak semua orang menerima dengan positif hasil dari rekayasa genetika. Berikut ini adalah beberapa solusi yang dapat dipilih sebagai jalan terbaik untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

a. Peningkatan peralatan pertanian yang canggih dan mencukupi

Peralatan pertanian yang canggih memungkinkan peningkatan produksi pangan. Pengelolaan tanah dan penyediaan air yang baik dalam pertanian dapat menghasilkan bahan makanan yang lebih banyak dan berkualitas. Negara yang maju dan kaya dapat membantu memberikan peralatan pertanian yang canggih bagi negara-negara miskin, untuk meningkatkan produk pertanian. Tidak menutup kemungkinan, hal ini dapat mengatasi masalah kelaparan yang melanda dunia.

b. Mengembangkan teknik pertanian hidroponik

Hidroponik merupakan cara untuk mengatasi keinginan menghasilkan tanaman rekayasa genetika, terutama di daerah yang kaya air tetapi tandus. Hidroponik adalah cara menumbuhkan tanaman tanpa medium tanah, tetapi menggunakan air yang mengandung mineral-mineral penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Misalnya, stroberi dapat tumbuh tanpa tanah.

c. Menggunakan metode alami untuk menghasilkan tanaman


Para petani melakukan metode alami untuk mengatasi metode rekayasa genetika. Salah satu contohnya adalah menggunakan serangga pemakan hama (kumbang koksinelid) untuk mengganti bahan kimiawi pembasmi hama. Sebagian pihak menganggap cara ini lebih baik dibanding cara rekayasa genetika

SOAL SOAL UN

1. Perbedaan antara bioteknologi tradisional dan bioteknologi modem terletak pada ….
A. bahan bakunya
B. prinsip ilmiah yang digunakan’
C. produknya
D. kegunaannya
E. prosesnya

2. Produksi antibiotik penisilin oleh kapang Penicillium notatum dalam skala besar pada tahun 1940 menggunakan teknik . . ..
A. rekayasa genetika
B. teknologi plasma
C. teknologi hibrida
D. fermentasi
E. kultur jaringan

3. Prinsip dersar pemanf-aatan bioteknologi adalah meningkatkan kualitas barang dan jasa, bioteknologi konvensional dilakukan dengan proses ….
A. rekayasa genetika
B. fermentasi
C. perbanyakan ernbrio
D. kultur jaringan
E. pemanfaaatan teknologi terapan

4. Salah satu peran penting di bidang kedokteran adalah pembuatan antibodi monoklonal. Terobosan bioteknologi ini diclasarkan pada ….
A. teknologi hibridoma
B. teknologi plasmid
C. pencangkokan gen
D. pencangkokan nukleus
E. teknik kultur jaringan

5. Pembuatan yoghurt dan keju menggunakan prinsip dasar bioteknologi konvensional, yaitu … .
A. transfer gen
B. kultur jaringan
C. plasmid
D. fusi sel
E. fermentasi

6. Bahan bakar gasohol (alkohol) dan gas bio (metana) merupakan produk bioteknologi yang menggunakan PrinsiP .. ..
A. transPlantasi gen
B. transPlantasinukleus
C. cloning
D. kultur jaringan
E. fermentasi limbah

7. Berikut ini adalah teknik yang berkembang karena adanya bioteknologi:
1. fertilisasi in vitro
2. teknik kultur j aringan
3. teknologi hibridoma
4. bioremediasi
5. teknologi transgenik
Aplikasi bioteknologi yang digunakan di bidang kedokteran adalah ….
A. 1 dan2
B. 1 dan3
C. 2 dan3
D 3dan.4
E. 4 dan 5

8. Aplikasi rekayasa genetika di bidang pertanian adalah
A. kultur jaringan
B. teknologi hibridoma
C. teknologi cloning
D. f’ermentasi
E. tanaman transgenic

9. Suatu perkebunan membutuhkan tanaman yang memiliki kemarnpuan atau daya tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Teknik bioteknologi yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah ….
A. kloning transfer inti
B. transgenic
C. kultur j aringan
D. kloning ernbrio
E. hibridoma

10. Salah satu produk dari bioteknologi kedokteran adalah dihasilkan obat dari eritropoietik yang bentran flaat untuk ….
A. mengurangi rasa nyeri
B. rremacu produksi sel-scl darah merah
C. meiarutkan pembekuan darah
D. membunuh tumor atau kanker
E. mengobati penyakit stroke

11. Salah satu masalah yang dihadapi para petani adalah kurangnya bibit unggul dalam jumlah banyak. Untuk mengatasi hal tersebut maka biotcknologi yang dikembangkar adalah….
A. kultur jaringan
B. rekayasa genetika
C. cangkok gen
D. kultur in vitro
E. fusi protoplasma

12. Keberhasilan rekayasa genetika mcnghasilkan tumbuhan unggul dan pengembangan hasilnya terus-menerus telah meningkatkan kekuatiran banyak kalangan, terirtama ahli biologi karena …
A. menurunkan populasi plasma nutfah
B. memberikan keunggulan yang sesaat pada manusia
C. sifat unggul tidak dapat dipertahankan
D. sitat unggul memiliki toleransi yang tinggi terhadap lingkungan

E. gen-gen unggul plasma nutfah menjadi inaktif

Saturday, November 15, 2014

COMPETITIVE ADVANTAGE

Sebuah tulisan dari Julian di Kompas.com yang menginspirasi setidaknya untuk bacaan tentu juga 
baik bahasanya sederhana dan meyakinkan hehe


Competitive Advantage, Make it Now !!!

Terkadang menjadi seorang yang telah diberikan banyak kelebihan oleh yang kuasa menjadi kebanggaan tersendiri bagi sebagian besar orang. 
Namun, bagi anda yang tidak diberi banyak kelebihan oleh Dia, kau dapat membuat suatu hal yang lebih baik dari apa yang mereka punya, tak percaya? 
Simak cerita ini dan kau buktikan.
Apakah anda pernah berfikir jika diri anda diberikan sesuatu yang kurang adil dari-Nya? 
Jangan pernah berkecil hati akan itu, sebab jika semua manusia adalah sama maka warna dunia tak akan ada dan kaupun akan bosan menghadapinya. 
Jadikan hal itu sebagai langkah anda untuk maju dan berjuang membuat diri anda menjadi seorang yang dapat diandalkan dengan belajar keras dan membuat suatu competitive advantage dalam diri anda. 
Sebaliknya jika anda berfikir diri anda adalah telah lebih dari yang lainnya jangan terlalu berbahagia akan hal demikian karena comparative advantage tak semua membutuhkannya.


Pada dasarnya advantage dapat dibedakan menjadi dua yaitu :
b. Communicate (Mengomunikasikan)
c. Build (Membangun/Mengembangkan)
Bagimana ? Siap mengembangkan competitive advantage anda? semuanya kembali kepada anda.
a.      Comparative Advantage
Comparative advantage merupakan suatu keunggulan yang telah ada pada diri kita tanpa memerlukan extra effort atau jika kita harafiahkan kedalam bahasa Indonesia telah ada sejak anda di lahirkan. Sebagai contoh Indonesia mempunyai comparative advantage di bidang sumber daya alam yang kaya, Brad Pitt memiliki ketampanan yang diperoleh udah dari sono-sononya, lain halnya dengan cowok2 dan cewek2 korea yang cantik-cantik tapi hasil oplas, hehhe
b.      Competitive Advantage
Competitive advantage lain lagi ceritanya dengan comparative advantage, keunggulan ini kamu dapatkan jika kamu mampu membuat dirimu memilikinya, alias kita menciptakannya sendiri. Mengapa butuh ini ? sebagaimana anda dan saya ketahui perkembangan zaman yang begitu pesat membuat anda dan saya harus berjuang keras untuk memenangkan persaingan. Seperti yang saya singgung di atas sebelumnya tidak semua orang membutuhkan comparative advantage dari diri anda, karena ketika anda memilikinya dan tak punya competitive advantage maka anda akan tak terpakai. 
Contoh saja Indonesia yang memiliki begitu banyak sumber daya alam sebagai comparative advantage nya  dimanfaatkan oleh orang asing karena tak memiliki competitive advantage utuk mengoleh sumber alamnya, sungguh malang memang. Lihatlah Singapore apakah dia punya comparative advantage melebihi Indonesia ? saya rasa tidak, mereka memiliki competitive advantage yang kuat.
Satu hal yang menjadi pertanyaan, bagaimana agar kita memiliki competitive advantage ? Anda harus menemukan, mengomunuikasikan, dan membangun.
a. Find (Menemukan)
Bagaimana caranya ? 
Temukan jati diri anda terlebih dahulu, coba anda perhatikan beberapa kesukaan anda (hobi), membangun competitive advantage bisa di mulai dengan pengembangan hobi anda menjadi suatu competitive advantage. 
Cara lain untuk pengembangan competitive advantage bisa juga dengan kecocokan anda pada suatu bidang tertentu, sebagai contoh saya menyukai bidang IT maka saya akan lebih terterik mengembangkan competitive advantage di bidang tersebut. Namun hal ini bukan berarti anda tidak bisa menemukan competitive advantage dengan cara lain. Asal kan ada Niat dan Kemauan (NDK) semua bisa saja dilakukan.

Setelah anda menentukan pilihan anda, komunikasikan dengan orang terdekat anda apakah hal itu cocok kiranya dengan diri anda. Atau ketika anda bingung untuk menentukan competitive advantage mana yang harus anda kembangkan anda dapat mengomunikasikannya dengan keluarga atau sahabat terdekat anda. Memang jika kita pikir competitive advantage yang kita kembangkan untuk diri kita kelak, tapi ada baiknya mengomunikasikannya dengan orang lain sebab kita tidak luput dari kesalahan dan ingat kita makhluk sosoial. Satu hal yang perlu kamu perhatikan, pendapat mereka tidak perlu semuanya kamu turuti, kamu menyaring konten mana yang kiranya benar dan mana yang salah, mana yang cocok dengan mu dan mana yang tidak.

Setelah langkah diatas selesai anda lakukan, langkah terakhir yang harus anda lakukan dan merupakan sebuah poin penting adalah membangunnya. Tanpa membangun competitive advantage yang telah anda putuskan maka hasilnya akan nihil. Misalkan anda seorang sarjana Ekonomi, mempunyai bakat IT dan telah kamu putuskan ingin mengmbangkannya berdasarkan hasil komunikasi dan keputusan anda, langkah selanjutnya andalah membangunnya dengan cara melakukan les pada salah satu bidang IT, mempelajari beberapa software-software dibidang Akuntansi, Manajeman, Statistik dll. Kemampuan anda dalam pengusaan Software tersebut merupakan competitive advantage bagi diri anda.
Pengembangan competitive advantage sebagaimana yang telah saya sebutkan sebelumnya bukan hanya berdasarkan hobi atau kesukaan anda pada bidang tertentu, bisa saja hal tersebut muncul karena paksakan jaman yang semakin maju. Misalkan pengetahuan akan bahasa ingris yang menjadi mutlak, dan menambahkan bebarapa bahasa internasional lainnya jika anda mampu. Sebab bida dikatakan pengusaan bahasa ingris bukan suatu competitive advantage lagi karena semua orang wajib mengetahui nya.


Pesan saya “Jika ingin menjadi manusia yang berkualitas, buat diri anda mempunyai satu, dua, tiga atau beberapa hal yang berbeda dari yang lainnya, tentunya berbeda dalam hal competitive advantage dalam diri anda. Ingat jangan terlalu membanggakan comparative advantage anda karena tidak semua orang membutuhkannya”
Salam

Support web ini

BEST ARTIKEL