Showing posts sorted by relevance for query Hipertensi. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Hipertensi. Sort by date Show all posts

Sunday, July 25, 2010

HYPERTENSI

Rumah sebelah selalu ada aja terjadi keramaian musiknya distel keras dengan genre ndangdut dan suatu ketika terdengar piring dibanting Prang terdengar sampai rumah tidak lama ada teriakan dari seorang laki laki tempe lagi tempe lagi. ternyata anak saya mendengar pula maka ia tanya apakah tempe makanan yang bisa bikin marah pak , Ia itu buktinya tempe bisa membuat hypertensi

Apakah itu hipertensi?
  • Coba anda bayangkan bahwa arteri-arteri pada tubuh anda adalah pipa-pipa yang yang membawa dan menyalurkan darah dari jantung ke seluruh bagian tubuh.
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi terjadi dimana perpindahan atau penyaluran darah ke seluruh tubuh melalui arteri-arteri pada tekanan yang lebih dari dari keadaan normal.
  • Ada dua pengukuran pada tekanan darah, dipisahkan dengan tulisan garis bawah, seperti tekanan darah 120/80.
  • Anda mungkin juga mendengar seseorang mengatakan tekanan darah anda adalah 120 per 80.
  • Pada nomer pertama adalah tekanan darah sistolik.
  • Ini adalah puncak tekanan darah dimana jantung dalam kondisi memompa darah keluar dari jantung. Pada ukuran yang nomer dua disebut tekanan darah diastolik.
  • Tekanan darah diastolik adalah tekanan darah dimana jantung sedang mengisi darah, masa relaksasi jantung.
  • Tekanan darah normal adalah berkisar 120/80 atau lebih rendah.
  • Sedangkan disebut tekanan darah tinggi yaitu 140/90 atau lebih tinggi.
  • Jika tekanan darah anda diantara 120/80 dan 140/90, maka kondisi tersebut dapat disebut dengan prehypertension (pre hipertensi).
Bagaimana menentukan seseorang terdiagnosa tekanan darah tinggi atau hipertensi?
  • Tekanan darah diukur dengan menggunakan alat pengukur tekanan darah.
  • Dokter atau perawat akan mengukur tekanan darah anda mungkin lebih dari satu kali untuk memastikan apakah anda didiagnosa tekanan darah tinggi (hipertensi).
Berapa seringkah kita harus melakukan check tekanan darah?
  • Pada anak-anak adakalanya perlu dilakukan pemeriksaan tekanan darah, dimulai sekitar umur 2 tahun.
  • Setelah usia 21 tahun, periksakanlah tekanan darah anda sekurang-kurangnya satu kali tiap 2 tahun.
  • Lakukanlah pemeriksaan tekanan darah lebih sering jika anda dulunya sudah mempunyai tekanan darah tinggi.
Apa masalah yang dapat disebabkan oleh tekanan darah tinggi?
  • Tekanan darah tinggi akan merusakkan pembuluh-pembuluh darah karena tekanan yang tinggi pada pembuluh darah.
  • Hal ini pada gilirannya akan menaikkan resiko terserang stroke, gagal ginjal, penyakit jantung dan heart attack (serangan jantung).
Gejala-gejala hipertensi
  • Hipertensi biasanya tidak menunjukkan gejala dan tanda.
  • Hal inilah mengapa sangat penting untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.
  • Hanya pemeriksaan tekanan darah tinggi dengan menggunakan alat pemeriksa tekanan darah tinggi diagnosa hipertensi dapat ditegakkan.
Pengobatan Hipertensi
  • Pengopatan tekanan darah tinggi dimulai dengan perubahan-perubahan gaya hidup untuk membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi resiko terkena penyakit jantung.
  • Jika perubahan-perubahan itu tidak memberikan hasil, mungkin anda perlu mengkonsumsi obat-obat untuk penderita darah tinggi, tentu saja dengan berkonsultasi dengan dokter.
  • Bahkan jika anda harus mengkonsumsi obat-obatan, alangkah baiknya disertai dengan perubahan gaya hidup yang dapat membantu anda mengurangi jumlah atau dosis obat-obatan yang anda konsumsi.
Perubahan gaya hidup
  • Jangan merokok.
  • Kurangi berat badan jika anda overweight.
  • Lakukan olah raga secara teratur.
  • Makanlah dengan diet yang sehat termasuk didalamnya perbanyak makan buah dan sayur dan kurangi lemak.
  • Kurangi konsumsi sodium, alkohol dan caffein.
  • Cobalah teknik-teknik relaksasi atau biofeedback.
Bagaimana tembakau bisa mempengaruhi tekanan darah?
  • Nikotin yang ada di dalam sigaret (rokok) dan produk rokok dari tembakau menyebabkan pembuluh darah mengerut (konstiksi) dan denyut jantung menjadi lebih cepat, yang secara sementara akan menaikkan tekanan darah.
  • Jika anda berhenti merokok, anda dapat dengan signifikan mengurangi resiko terserang penyakit jantung dan dari serangan jatung (heart attack), serta dapat juga menurunkan tekanan darah.
Bagaimana dengan mengurangi berat badan dan olah raga.
  • Jika anda adalah seorang dengan overweight atau kelebihan berat badan, mengurangi berat badan biasanya membantu menurunkan tekanan darah.
  • Olah raga teratur adalah suatu kebiasaan dan cara yang baik untuk mengurangi berat badan.
  • Hal itu juga tampak berguna untuk menurunkan tekanan darah dengan sendirinya.

Konsumsi sodium dan tekanan darah tinggi.
  • Tidak setiap orang terpengaruh dengan mengkonsumsi sodium, tetapi sodium dapat meningkatkan tekanan darah pada beberapa orang.
  • Kebanyakan orang yang mempunyai darah tinggi sebaiknya membatasi konsumsi sodium pada dietnya tiap hari kurang dari 2.400 mg.
  • Jangan menambahkan garam pada diet makanan anda. Periksalah label makanan untuk kandungan sodium pada makanan yang akan anda konsumsi.
  • Sedangkan beberapa makanan yang benar-benar terdapat banyak kandungan sodium, seperti potato chips, anda tidak mungkin menyadari berapa banyak sodium yang berada di dalam roti dan keju.
Alkohol dan Hipertensi
  • Pada beberapa orang, alkohol berakibat pada naiknya tekanan darah yang cukup banyak. Pada orang lain itu tidak memberikan efek pada naiknya tekanan darah. Jika anda minum alkohol, batasi konsumsi alkohol anda dengan minium alkohol tidak lebih dari 1 atau 2 minuman per harinya. Satu minuman adalah satu kaleng bir, yang satu adalah satu gelas wine atau satu jigger atau liquor. Jika tekanan darah anda meningkat berhubungan dengan alkohol yang dikonsumsi, yang terbaik adalah tidak perlu mengkonsumsi alkohol.
Apakah stress berakibat pada tekanan darah?
  • Stress mungkin bisa berakibat pada tekanan darah.
  • Untuk membantu melawan stress, cobalah lakukan relaksasi atau biofeeedback.
  • Hal tersebut bekerja dengan baik bila dilakukan sedikitnya satu kali dalam satu hari.
  • Tanyakan dan mintalah saran dari dokter mengenai hal ini.

Pengobatan Tekanan darah tinggi
  • Banyak sekali tipe obat berbeda yang dapat digunakan untuk pengobatan tekanan darah tinggi (hipertensi) yang disebut dengan antihypertensive medicines (obat-obat anti hipertensi).

Tujuan pengobatan
  • Tujuannya adalah untuk mengurangi tekanan darah dan mengembalikannya pada ukuran normal dengan obat-obat yang mudah di konsumsi, tersedia, jumlahnya sedikit mungkin, jika memungkinkan tanpa ada efek samping.
  • Tujuan pengobatan tersebut hampir selalu tercapai pada pengobatan hipertensi.

  • Jika tekanan darah tinggi anda hanya bisa di kendalikan dengan obat-obatan medis, anda perlu mengkonsumsi obat-obatan itu untuk sisa hidup anda.
  • Jangan berhenti mengkonsumsi obat-obatan tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter atau anda akan bersiko tinggi terserang stroke atau serangan jantung.

Jenis-jenis obat anti hipertensi (tekenan darah tinggi)
  • Diuretics; obat-bat jenis ini membantu tubuh untuk meniadakan tubuh dari cairan dan sodium yang berlebihan sehingga pembuluh darah tidak terlalu berat bekerja karena terlalu banyaknya cairan dalam tubuh.
  • Beta-blocker; obat jenis ini akan membantu mengehentikan efek dari adreanalin
  • Alpha-blockers; alpha blocker akan membantu pembuluh darah agar tidak mengalami halangan atau membuat pembuluh darah terbuka.
  • ACE inhibitors; berguna untuk mencegah pembuluh darah mengalami kostriksi atau penyempitan dengan cara mencegah dan menghentikan pembentukan angiotension II.
  • Angiotensin II adalah suatu senyawa kimia yang menyebabkan konstriksi pembuluh darah.
  • Calcium Channel Blockers; berfungsi mencegah pembuluh darah dari terjadinya konstriksi dengan mencegah masuknya calcium ke dalam sel tubuh.
  • Obat kombinasi; obat gabungan, ACE inhibitor dengan calcium channel blockers.
Efek samping obat
  • Masing-masing obat yang berbeda mempunyai efek samping yang berbeda pada orang yang berbeda.
  • Efek samping obat anti hipertensi meliputi pusing saat berdiri dari posisi tidur atau duduk, kadar potasium dalam darah rendah, gangguan tidur, mengantuk, mulut kering, sakit kepala, bengkak atau oedem, konstipasi dan depresi.
  • Pada pria, beberapa obat anti hipertensi dapat menyebabkan masalah dengan gangguan ereksi.
  • Konsultasikan dengan dokter anda tentang apapun perubahan dari kondisi anda termasuk efek samping obat.
  • Jika satu jenis obat yang anda konsumsi tidak memberikan hasil atau ada efek samping pemakaian obat, anda punya pilihan untuk menggunakan obat jenis atau tipe lain.
  • Biarkan dokter anda membantu anda dalam memilih dan menentukan obat yang tepat untuk anda.
CARA CEPAT DAN BAIK PENYEMBUHAN DARI TIMUR

Tekanan darah tinggi adalah penyakit zaman modern, yang berkaitan dengan peningkatan stres, kurang tidur, obesitas, makanan – makanan asin, merokok dan konsumsi alkohol. Setiap orang memiliki resiko terserang tekanan darah tinggi sewaktu - waktu.


Titik - titik yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi diakibatkan oleh pengaruh stres atau aktifitas fisik yang berlebihan, peregangan otot, dan penyempitan pembuluh darah. Apa yang harus dilakukan agar tekanan darah kembali normal? Tentu kita harus melemaskan otot – otot kita. Bagaimana caranya?

Seorang dokter dari salah satu klub sepak bola di Moskow  bernama Lu Huns, mengungkapkan sebuah rahasia pengobatan China tentang bagaimana cara mengurangi sekaligus meredakan tekanan darah tinggi dalam 5 menit tanpa mengonsumsi obat apapun. Bemrikut adalah langkah – langkahnya:

Garis disepanjang  titik 1 ke titik 2, seperti terlihat pada gambar diatas, tidak boleh ditekan terlalu keras maupun dipijat. Namun Anda cukup mengelus atau mengurutnya dengan ujung jari secara pelan – pelan dari atas ke bawah. Ulangi prosedur ini 20 kali, 10 kali pada sisi kanan dan 10 kali lagi pada sisi kiri.

Kemudian titik selanjutnya terletak didekat tulang selangka (clavicula: penjelasan lihat di Wikipedia), pijat titik ini dengan ujung jari Anda secara perlahan selama satu menit di setiap sisinya. Tekan dengan kuat, namun jangan terlalu kuat hingga anda merasakan sakit.

Setelah selesai melakukan langkah – langkah diatas, tekanan darah Anda akan kembali normal dan seimbang. Istirahat yang cukup, jangan kurangi waktu tidur dan jalani pola hidup yang sehat. Semoga bermanfaat.

Wednesday, April 14, 2010

TEKANAN DARAH

Terjadinya tekanan darah pada manusia dipengaruhi oleh 3 hal
  1. Stroke volume
  2. Heart rate
  3. Tegangan perifer
Streke volume
  • ialah kekuatan otot jantung untuk menguncup mengeluarkan darah dari rongga otot jantung ke seluruh tubuh.
  • Makin baik otot jantung, maka maikin banyak volume darah yang dipom[akan.
  • Sebaliknya jika fungsi otot jantung kurang baik maka volume darah yang dipompakan sedikit sehingga tekanan daraah menurun.

Heart rate

  • ialah berapa kali jantung berdenyut dalam satu menitnya.
  • Makin tinggi heart rate, maka makin tinggi tekanan darah.
Tegangan perifer
  • adalah tegangan kekakuan pembuluh darah.
  • Makin kaku pembuluh darah, maka makin tinggi tekanan darah.
  • Demikian sebaliknya, makin lembek pembuluh darah, maka tekanan darah makin rendah.
Bila salah satu atau bahkan ketiganya mengalami gangguan penurunan maka tekanan darah akan turun bisa juga naik
Tekanan darah rendah dapat terlihat pada kasus kasus dibawah ini
  • Biala anda berdiri terlalu lama saat upacara dan belum sarapan sering membuat pusing.
  • Hal ini terjadi karena posisi berdiri menyulitkan darah untuk sampai kepala.
  • Dibutuhkan tekanan yang besar agar darah sampai kepala.
  • Kurangnya darah sampai kepala membuat tekanan darah rendah , pusing, telinga kurang berfungsi dan akhirnya jatuh pingsan.

Selain itu, diare, kekurangan cairan, serta pendarahan hebat juga dapat mengakibatkan tekanan darah rendah. Mengalami tekanan darah rendah sangat tidak enak. Pusing, mudah letih, muka pucat, tangan dan kaki dingin. Bagi yang memiliki riwayat tekanan darah rendah harus memerhatikan diri, sebab gangguan ini mudah sekali kambuh. Berikut ini ada 8 cara untuk pencegahan.tekanan darah rendah ( Hypotensi)

  1. Makan bergizi, empat sehat lima sempurna.
  2. Sarapan pagi
  3. Tidur cukup
  4. Konsumsi makanan asin
  5. Minum air putih sekitar 8-10 gelas per hari. Sesekali perlu minum kopi.
  6. Olahraga teratur
  7. Minum vitamin
  8. Makan daging kambing
Tekanan darah manusia yang normal bisa diukur dengan menggunakan Tensimeter yang dasarnya adalah menentukan tekanan nadi yang ada di permukaan tubuh ( misalnya tangan) , ada dua catatan nilai yang digunakan
Pada pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua angka. Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi (sistolik), angka yang lebih rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi (diastolik).
Anda akan sering melihat ukuran tekanan darah yang ditulis berdasarkan ukuran Systolic atau sebelum tekanan Diastolic, sebagai contoh 120/80 mmHg. (mmHg adalah ukuran milimeter merkuri - ukuran unit yang digunakan untuk tekanan darah tinggi).
Agar tidak salah S = S , D =D ( seratus 20 = Sistole , Delapan puluh = Diastole)
Tekanan Darah Tinggi
  • Tekanan Darah Tinggi (hipertensi) adalah suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri.
  • Secara umum, hipertensi merupakan suatu keadaan tanpa gejala,
  • dimana tekanan yang abnormal tinggi di dalam arteri menyebabkan meningkatnya resiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal.
  • Dikatakan tekanan darah tinggi jika pada saat duduk tekanan sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih, atau tekanan diastolik mencapai 90 mmHg atau lebih, atau keduanya.
  • Pada tekanan darah tinggi, biasanya terjadi kenaikan tekanan sistolik dan diastolik.Pada hipertensi sistolik terisolasi, tekanan sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih, tetapi tekanan diastolik kurang dari 90 mmHg dan tekanan diastolik masih dalam kisaran normal. Hipertensi ini sering ditemukan pada usia lanjut.
  • Sejalan dengan bertambahnya usia, hampir setiap orang mengalami kenaikan tekanan darah; tekanan sistolik terus meningkat sampai usia 80 tahun dan tekanan diastolik terus meningkat sampai usia 55-60 tahun, kemudian berkurang secara perlahan atau bahkan menurun drastis.

Hipertensi maligna adalah hipertensi yang sangat parah, yang bila tidak diobati, akan menimbulkan kematian dalam waktu 3-6 bulan.
Hipertensi ini jarang terjadi, hanya 1 dari setiap 200 penderita hipertensi.

Tekanan darah dalam kehidupan seseorang bervariasi secara alami. Bayi dan anak-anak secara normal memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada dewasa.
Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dimana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat.
Tekanan darah dalam satu hari juga berbeda; paling tinggi di waktu pagi hari dan paling rendah pada saat tidur malam hari.

Klasifikasi Tekanan Darah Pada Dewasa

Kategori Tekanan Darah Sistolik Tekanan Darah Diastolik
Normal Dibawah 130 mmHg Dibawah 85 mmHg
Normal tinggi 130-139 mmHg 85-89 mmHg
Stadium 1
(Hipertensi ringan)
140-159 mmHg 90-99 mmHg
Stadium 2
(Hipertensi sedang)
160-179 mmHg 100-109 mmHg
Stadium 3
(Hipertensi berat)
180-209 mmHg 110-119 mmHg
Stadium 4
(Hipertensi maligna)
210 mmHg atau lebih 120 mmHg atau lebih

Tabel menunjukkan ukuran normal tekanan darah pada orang dewasa. Tabel tersebut juga menunjukkan kapan dikatakan bahwa anda memiliki resiko terkena tekanan darah tinggi atau gangguan kesehatan lainnya. Tekanan darah sering turun atau naik, bahkan pada orang yang memiliki tekanan darah normal. Jika hasil test tekanan darah anda selalu diatas normal, maka anda memiliki resiko tekanan darah tinggi.

PENGENDALIAN TEKANAN DARAH

Meningkatnya tekanan darah di dalam arteri (hipertensi) bisa terjadi melalui beberapa cara:

  1. Jantung memompa lebih kuat sehingga mengalirkan lebih banyak cairan pada setiap detiknya
  2. Arteri besar kehilangan kelenturannya dan menjadi kaku, sehingga mereka tidak dapat mengembang pada saat jantung memompa darah melalui arteri tersebut. Karena itu darah pada setiap denyut jantung dipaksa untuk melalui pembuluh yang sempit daripada biasanya dan menyebabkan naiknya tekanan. Inilah yang terjadi pada usia lanjut, dimana dinding arterinya telah menebal dan kaku karena arteriosklerosis.
    Dengan cara yang sama, tekanan darah juga meningkat pada saat terjadi vasokonstriksi, yaitu jika arteri kecil (arteriola) untuk sementara waktu mengkerut karena perangsangan saraf atau hormon di dalam darah.
  3. Bertambahnya cairan dalam sirkulasi bisa menyebabkan meningkatnya tekanan darah. Hal ini terjadi jika terdapat kelainan fungsi ginjal sehingga tidak mampu membuang sejumlah garam dan air dari dalam tubuh. Volume darah dalam tubuh meningkat, sehingga tekanan darah juga meningkat.

Sebaliknya jika aktivitas memompa jantung berkurang (hypotensi) maka tekanan darah akan menurun. bisa beberapa cara diantaranya

  1. Arteri mengalami pelebaran
  2. banyak cairan keluar dari sirkulasi

Perubahan fungsi ginjal atau Kelainan ginjal akan mengendalikan tekanan darah melalui beberapa cara
  • Jika tekanan darah meningkat, ginjal akan menambah pengeluaran garam dan air, yang akan menyebabkan berkurangnya volume darah dan mengembalikan tekana darah ke normal.
  • Jika tekanan darah menurun, ginjal akan mengurangi pembuangan garam dan air, sehingga volume darah bertambah dan tekanan darah kembali ke normal
  • Ginjal juga bisa meningkatkan tekanan darah dengan menghasilkan enzim yang disebut renin, yang memicu pembentukan hormon angiotensi, yang selanjutnya akan memicu pelepasan hormon aldosteron.
  • Ginjal merupakan organ penting dalam mengendalikan tekanan darah; karena itu berbagai penyakit dan kelainan pada ginjal bisa menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi.Misalnya penyempitan arteri yang menuju ke salah satu ginjal (stenosis arteri renalis) bisa menyebabkan hipertensi.
  • Peradangan dan cedera pada salah satu atau kedua ginjal juga bisa menyebabkan naiknya tekanan darah.
  • mengurangi pembuangan air dan garam oleh ginjal, sehingga akan meningkatkan volume darah dalam tubuh
  • melepaskan hormon epinefrin (adrenalin) dan norepinefrin (noradrenalin), yang merangsang jantung dan pembuluh darah.
Sistem saraf simpatis merupakan bagian dari sistem saraf otonom juga mempengaruhi tekanan darah dimana tekanan darah itu berubah karena respon saraf reaksi fisik tubuh terhadap ancaman dari luar

Jadi hipertensi ini bisa terjadi karena jantungnya sendiri , peran ginjal dan pengaruh syaraf simpatis ini bisa sewaktu waktu muncul ketika beberapa penyebab
  1. Penyakit Ginjal
    - Stenosis arteri renalis
    - Pielonefritis
    - Glomerulonefritis
    - Tumor-tumor ginjal
    - Penyakit ginjal polikista (biasanya diturunkan)
    - Trauma pada ginjal (luka yang mengenai ginjal)
    - Terapi penyinaran yang mengenai ginjal
  2. Kelainan Hormonal
    - Hiperaldosteronisme
    - Sindroma Cushing
    - Feokromositoma
  3. Obat-obatan
    - Pil KB
    - Kortikosteroid
    - Siklosporin
    - Eritropoietin
    - Kokain
    - Penyalahgunaan alkohol
    - Kayu manis (dalam jumlah sangat besar)
  4. Penyebab Lainnya
    - Koartasio aorta
    - Preeklamsi pada kehamilan
    - Porfiria intermiten akut
    - Keracunan timbal akut.

Saturday, December 2, 2017

LATIHAN SOAL RINCI SISTEM SIRKULASI KELAS XI

share soal soal sederhana namun detil untuk latihan sisteem sirkulasi OK

SOAL PILIHAN GANDA

1. Orang yang mengalami pelebaran pembuluh darah akan mengalami gejala ....
A.hipertensi
B.hipotensi
C.anemia
D.glukoma

2. Penyempitan pembuluh darah di daerah jantung dapat menyebabkan ....
A.serangan jantung
B.kelumpuhan
C.stroke
D.pendarahan internal

3. Berikut ini adalah fungsi darah KECUALI:
A.Menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh
B.Mengedarkan sari makanan
C.Mengatur suhu tubuh
D.Mengangkut CO2 dari seluruh tubuh ke paru paru

4. Penyempitan pembuluh darah akan mengakibatkan ....
A.hipertensi
B.hipotensi
C.hemofilia
D.thalasemia

5. peredaran darah dari jantung menuju paru-paru, kemudian kembali lagi ke jantung disebut...
A.peredaran darah besar
B.peredaran darah kecil
C.peredaran darah sistemik
D.peredaran darah vena

6. Peredaran besar merupakan peredaran darah dari.....
A.jantung-seluruh tubuh-jantung
B.jantung-(paru-paru)- jantung
C.jantung-(paru-paru)-seluruh tubuh
D.Jantung-seluruh tubuh-(paru-paru)

7. Alat peredaran darah yang berfungsi sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida ialah ....
A.pembuluh nadi
B.pembuluh balik
C.jantung
D.pembuluh halus

8. Bagian jantung yang berisi darah kaya oksigen yaitu ....
A.serambi kanan dan serambi kiri
B.Bilik kiri dan bilik kanan
C.serambi kiri dan bilik kiri
D.serambi kanan dan bilik kanan

9. Pertumbuhan sel darah putih yang tidak terkendali akan mengakibatkan penyakit ....
A.anemia
B.hipertensi
C.hemofilia
D.leukimia

10. Tekanan darah yang normal adalah sekitar ....
A.120 / 100 mmHg
B.80 / 120 mmHg
C.100 / 400 mmHg
D. 120 / 80 mmHg

11. Golongan darah yang disebut sebagai recipient universal adalah ....
A.Gol A
B.Gol B
C.Gol AB
D.Gol O

12. Pembuluh nadi berfungsi untuk mengangkut darah dari...
A.jantung ke ginjal
B.jantung ke seluruh tubuh
C.jantung ke paru-paru
D.seluruh tubuh ke jantung

13.Pembuluh darah yang menglairkan darah kembali ke jantung adalah pembuluh ....
A.arteri
B.nadi
C.kapiler
D.vena

14. Gangguan pada alat peredaran darah manusia yang disebabkan bentuk sel darah merahnya tidak beraturan adalah...
A.Anemia
B.Leukimia
C.Talasemia
D.Hemofilia

15.Stroke terjadi disebabkan oleh ...,
A.Fungsi otak mengalami gangguan
B.Suply darah dari jantung ke otak melalui pembuluh darah tersumbat
C.Cedera pada otak
D.Jantung mengalami kebocoran

16. Berikut ini yang tidak termasuk jenis-jenis sel darah ialah ....
A. sel darah merah
B. sel darah putih
C.sel darah biru
D. keping darah

17. Gangguan peredaran darah yang disebabkan oleh terbentuknya kerak keras di bagian dalam dinding pembuluh nadi disebut ..........
A.Hipertensi
B.Varises
C.Sklerosis
D.Diabetes

18. Orang yang memiliki gejala tekanan darah tinggi, sebaiknya mengurangi makanan yang banyak mengandung ....
A.gula
B.pemanis buatan
C.garam
D.lemak

19. Proses pembekuan darah dibantu oleh ....
A.trombosit
B.leukosit
C.ertitrosit
D.plasma darah

20. Sistem peredaran manusia yang hanya sampai pada paru - paru saja disebut sebagai .....
A.Sistem peredaran darah tertutup
B.Sistem peredaran darah kecil
C.Sistem peredaran darah besar
D.Sistem peredaran darah pernapasan

21. Berikut ini yang merupakan alat peredaran darah pada manusia adalah
A.paru-paru
B.Darah
C.Lambung
D.Usus

22. Golongan darah yang disebut sebagai transfer universal adalah .....
A.A
B.B
C.AB
D.O

23. Bagian darah yang berfungsi dalam pembekuan darah adalah...
A.eriktrosit
B.leukosit
C.trombosit
D.hemoglobin

24.Jantung manusia dibagi menjadi atas .....
A.2 Bilik dan 3 Serambi
B.3 Bilik dan 1 Serambi
C.2 Serambi dan 1 Bilik
D.2 Serambi dan 2 Bilik

25. Zat yang terdapat dalam eritrosit yang berguna untuk mengikat oksigen adalah ....
A.birubin
B.klorofil
C.hemoglobin
D.rhesus

26. Pembuluh darah yang mengalirkan darah menuju jantung disebut pembuluh ....
A.arteri
B.kapiler
C.nadi
D.vena

27. Lemak jahat yang bisa menyumbat pembuluh darah adalah ....
A.lemak tak jenuh
B.lemak omega-3
C.kholesterol
D.linoleat

28. Penyakit penyempitan pembuluh darah yang berhubungan dengan jantung adalah...
A.jantung koroner
B.anemia
C.leukimia
D.hipertensi

29. pembuluh darah yang mengalirkan darah masuk ke dalam jantung, berisi darah kotor adalah...
A.pembuluh arteri
B.pembuluh vena
C.pembuluh paru-paru
D.pembuluh kapiler

30.Cara yang benar untuk menjaga kesehatan alat peredaran darah adalah ....
A.Makan yang banyak
B.Olahraga terus menerus
C.mengurangi makanan yang berlemak
D.tidur dalam waktu yang lama

31. Peredarah darah manusia selalu berada di dalam pembuluh darah. Keadaan seperti ini disebut ....
A.peredaran darah kecil
B.peredaran darah besar
C.peredaran darah terbuka
D.peredaran darah tertutup

32. Sel-sel darah merupakan bagian terbesar dari darah, yaitu sekitar 40 –50 %. Berikut ini yang merupakan jenis dari sel-sel darah, kecuali...
A.Eritrosit
B.Leukosit
C.Trakea
D.Trombosit

33. Peredaran darah besar berasal dari jantung bagian bilik kiri diedarkan ke seluruh tubuh lalu masuk ke jantung bagian ....
A.serambi kiri
B.bilik kanan
C.serambi kanan
D.bilik kiri

34. Penyakit yang mengakibatkan keadaan darah sukar membeku disebut ....
A.thalasemia
B.hemofilia
C.anemia
D.leukimia

35. Sebutan resipien universal diberikan bagi orang yang memiliki golongan darah ....
A.A
B.B
C.AB
D.O

36. Kisaran denyut nadi anak-anak adalah ... denyutan per menit
A.70 - 80
B.80 - 90
C.90 - 100
D.120 - 140

37. Kekurangan zat besi menyebabkan penyakit. . . .
A.leukimia
B.hipertensi
C.anemia
D.hipotensi

38. letaknya agak ke dalam

  1. jika terjadi luka, darah memancar 
  2. membawa darah yang kaya oksigen 
  3. aliran darah menuju jantung 
  4. dinding pembuluh tebal, kuat dan elastis 
Yang merupakan ciri pembuluh nadi adalah yang bernomor ....
A.1, 2 dan 4
B.1, 3 dan 4
C.2, 4 dan 5
D.2, 3 dan 4

39. Sebutan donor universal diberikan kepada orang-orang yang memiliki golongan darah ....
A.A
B.B
C.AB
D.O

40. Sel darah merah berfungsi sebagai ....
A.pengangkutan oksigen dan karbondioksida
B.perlawanan terhadap kuman penyakit
C.pengangkutan zat makanan
D.pembekuan darah jika terjadi luka

41. Komponen pada darah yang memiliki jumlah paling banyak adalah ….
A.eritrosit
B.leukosit
C.plasma darah
D.trombosit

42. Penyakit berupa darah sukar membeku adalah ....
A.Anemia
B.Hemofilia
C.Hipertensi
D.Pengerasan pembuluh darah

43. Penyempitan pembuluh darah di otak dapat menyebabkan seseorang mengalami ....
A.serangan jantung
B.kelumpuhan
C.pendarahan internal
D.stroke

44. Venapulmonalis adalah pembuluh darah yang membawa darah yang banyak mengandung...
A.oksigen
B.karbondioksida
C.hidrogen
D.kalsium

45. Anemia adalah penyakit ?
A.Kelebihan sel darah merah
B.Kekurangan sel darah merah
C.Kelebihan sel darah putih
D.Kekurangan sel darah putih

46.Plasma darah merupakan bagain darah yang berupa cairan, berfungsi untuk pengangkutan ....
A.oksigen
B.karbondioksida
C.hemoglobin
D.serat - serat makanan

47.Landsteiner membagi golongan darah manusia menjadi A,B, AB, dan O. Golongan darah yang merupakan resipien universal adalah...
A.A
B.B
C.AB
D.O

48. Seseorang yang darahnya kekurangan Hb (hemoglobin) akan mengalami pusing-pusing. Penyakit tersebut dinamakan...
A.anemia
B.leukimia
C.hemofilia
D.hipertensi

49. Organ yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh, adalah ...........
A.Paru-paru
B.Pembuluh darah
C.Jantung
D.Hati

50. peredaran darah manusia terjadi karena ada tekanan darah yang di mjulai dari?
A.paru-paru
B.arteri
C.vena
D.jantung

SOAL ISIAN:

  1. Sel darah merah disebut juga dengan 
  2. Plasma darah berguna untuk mengangkut _______________ yang dihasilkan dari pembakaran sari makanan, ke paru-paru 
  3. Plasma darah berguna mengangkut _________ ke seluruh tubuh 
  4. Sel darah merah mengandung __________ yang membuat darah berwarna merah. 
  5. Nilai 80 mmHg menunjukkan tekanan darah saat ventrikel relaksasi disebut..... 
  6. Tekanan darah pada orang dewasa yang normal adalah..... 
  7. Dua rongga bawah jantung di sebut sebagai.... 
  8. Letak jantung berada di rongga dada bagian..... 
  9. Hemoglobin berguna untuk mengangkut __________ ke seluruh tubuh dan mengangkut __________ ke paru paru 
  10. Saluran yang keluar dari jantung disebut.... 
  11. Bagian jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh adalah…. 
  12. berfungsi untuk mengankut oksigen dan karbondioksida adalah pengertian dari.... 
  13. Aorta adalah.... 
  14. Arteri pulmonalis membawa darah kaya CO2 menuju..... 
  15. Darah berfungsi untuk mengedarkan ________________ dan ______________ ke seluruh tubuh 
  16. Pembuluh darah terdiri dari..... 
  17. Ruang di jantung terdiri dari 4 ruangan yaitu…. 
  18. Darah terbuat dari ______________ dan _____________ 
  19. Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah..... 
  20. Darah manusia berwarna merah karena mengandung..... 
  21. peredaran darah yang dimulai dari jantung (bilik kanan) melaluli arteri pulmonalis menuju ke paru-paru, kemudian melalui vena pulmonalis kembali ke jantung (serambi kiri) adalah pegertian dari peredaran darah.... 
  22. Sel darah putin disebut juga dengan ______________ 
  23. Saluran yang menuju ke jantung disebut.... 
  24. Fungsi jantung adalah 
  25. Bagian darah yang beguna untuk menangkal kuman kuman yang masuk ke dalam darah dan tubuh adalah _____________________ 
  26. peredarannya darah selalu mengalir di dalam pembuluh darah merupakan peredaran darah.... 
  27. Nilai 120 mmHg menunjukkan tekanan darah saat ventrikel berkontraksi disebut..... 
  28. katub valvula bikuspidalis yang terletak antara.... 
  29. Keping darah disebut juga dengan _____________ 
  30. Arteri yang berhubungan langsung dengan jantung yaitu.... 
  31. Plasma darah adalah bagian darah berupa cairan keruh yang berwarna 
  32. Darah kotor akan masuk ke dalam jantung bagian… 
  33. dalam satu kali beredar, darah melalui jantung sebanyak dua kali sehingga terdapat peredaran darah besar dan peredaran darah kecil merupakan pengertian dari peredaran darah..... 
  34. peredaran darah dari jantung (bilik kiri) melalui aorta menuju ke seluruh tubuh, kemudian melalui vena cava kembali ke jantung (serambi kanan) di sebut peredaran darah.... 
  35. berperan sebagai pemompa dalam sistem peredaran darah adalah pengertian dari.... 
  36. Selaput pembungkus jantung adalah…… 
  37. Pada jantung terdapat berapa vena.... 
  38. Dua rongga atas jantung biasa di sebut sebagai.... 
  39. Klep Jantunga yang memisahkan Bilik kiri dengan aorta agar darah nggak kembali ke jantung disebut....
  40. Klep jantung pemisah bilik kiri dengan serambi kiri adalah ....

SOAL ESSAY

  1. Seseorang yang menderita sakit akibat infeksi virus akan mengalami … 
  2. sebutkan bagian-bagian dari jantung 
  3. Hal yang dapat memicu penghentian pendarahan darah adalah … 
  4. Transfusi darah dari donor yang bergolongan darah A ke resipien yang bergolongan darah B menyebabkan aglutinasi karena … 
  5. Apakah yang dimaksud dengan sistol dan diastol? Bagaimana pengaruhnya terhadap denyut nadimu? 
  6. apakah penyebab dari penyakit jantung koroner? 
  7. apakah yang dimaksud dengan varises? 
  8. Jantung apakah yang paling efektif mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh, jantung dengan dua ruang seperti yang terdapat pada ikan atau jantung dengan empat ruang seperti yang dimiliki burung? Mengapa? 
  9. Sebutkan fungsi darah! 
  10. Apakah yang dimaksud dengan hemofilia? 
KUNCI JAWABAN

1. B        2.A.   3.A    4.A.   5.B      6.A     7.D     8.C      9.D    10.D
11.C     12.B   13.D  14.C  15.B    16.C   17.C    18.C    19.A    20.B
21.B     22.D   23.C  24.D  25.C    26.A   27.C    
28.A    29.B    30.B
31.D     32.C   33.C  34.B  35.C    36.B   37.C    38.C    39.D    40.A
41.C     42.B   43.D  44.A  45.B    46.D   47.D   48.A     49.C    50.D


KUNCI JAWABAN ISIAN:
  1. Eritrosit
  2. Karbon dioksida
  3. Sari makanan
  4. Hemoglobin (Hb)
  5. Tekanan diastol.
  6. 120/80 mmHg.
  7. Bilik (ventrikel) dua rongga bawah jantung disebut bilik (ventrikel).
  8. Kiri
  9. Oksigen ke seluruh tubuh dan karbon dioksida ke paru paru
  10. Arteri. Saluran yang keluar dari jantung disebut arteri.
  11. Bilik kiri
  12. Hemoglobin. Hemoglobin berfungsi untuk mengankut oksigen dan karbondioksida.
  13. Arteri terbesar yang mengalirkan darah dari jantung(bilik/ventrikel kiri) menuju ke seluruh tubuh. Aorta adalah arteri terbesar yang mengalirkan darah dari jantung(bilik/ventrikel kiri) menuju ke seluruh tubuh.
  14. Paru-paru dan aorta.Arteri pulmonalis membawa darah kaya CO2 menuju paru-paru dan aorta.
  15. Sari makanan dan oksigen
  16. Pembuluh darah nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan kapiler. Pembuluh darah terdiri dari pembuluh darah nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan kapiler.
  17. 2 serambi dan 2 bilik , 4 ruang jantung adalah Serambi kanan dan serambi kiri, bilik kanan dan bilik kiri
  18. Sel sel darah merah dan plasma darah
  19. Tertutup dan ganda.  Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup dan ganda.
  20. Hemoglobin. Darah manusia berwarna merah karena mengandung hemoglobin.
  21. Kecil. Peredaran darah kecil yaitu peredaran darah yang dimulai dari jantung (bilik kanan) melaluli arteri pulmonalis menuju ke paru-paru, kemudian melalui vena pulmonalis kembali ke jantung (serambi kiri).
  22. Leukosit
  23. Vena.Saluran yang menuju ke jantung disebut vena.
  24. Memompa darah ke seluruh tubuh Bagian jantung yang memompa darah adalah bilik\
  25. Sel darah putih
  26. Tertutup.Peredaran darah tertutup artinya dalam peredarannya darah selalu mengalir di dalam pembuluh darah.
  27. Tekanan Sistol.Nilai 120 mmHg menunjukkan tekanan darah saat ventrikel berkontraksi disebut tekanansistol.
  28. Bilik (ventrikel) kiri dan serambi (atrium) kiri, serta valvula trikuspidalisyang terletak antara bilik (ventrikel) kanan dan serambi (atrium) kanan. katup vena semilunair yang terletak pada pangkal aorta(arteri besar),katup valvula bikuspidalis yang terletak antara bilik (ventrikel) kiri dan serambi (atrium) kiri, serta valvula trikuspidalisyang terletak antara bilik (ventrikel) kanan dan serambi (atrium) kanan.
  29. Thrombosit
  30. Arteri pulmonalis dan Aorta. Arteri yang berhubungan langsung dengan jantung yaitu Arteri pulmonalis dan Aorta.
  31. Kuning
  32. Serambi kanan
  33. Ganda, Peredaran darah ganda artinya dalam satu kali beredar, darah melalui jantung sebanyak dua kali sehingga terdapat peredaran darah besar dan peredaran darah kecil.
  34. Besar. Peredaran darah besar yaitu peredaran darah dari jantung (bilik kiri) melalui aorta menuju ke seluruh tubuh, kemudian melalui vena cava kembali ke jantung (serambi kanan).
  35. Jantung Jantung berperan sebagai pemompa dalam sistem peredaran darah.
  36. Perikardium , vena cava superior, vena cava inferior dan vena pulmonalis.
  37. Pada jantung terdapat tiga buah vena yang berhubungan langsung dengan jantung atrium yaitu vena cava superior, vena cava inferior dan vena pulmonalis.
  38. Serambi (atrium). Dua rongga atas jantung disebut dengan serambi (atrium)
  39. Valvula semilunaris
  40. Valvula bikuspidalis
KUNCI JAWABAN ESSAY:

  1. Gangguan ini disebabkan adanya kelainan yang menyebabkan darah sulit membeku jika terjadi luka. Penyakit ini merupakan penyakit keturunan.
  2. Peningkatan jumlah limfosit untuk membuat antibodi.
  3. Serambi kiri, bilik kiri, serambi kanan, dan bilik kanan
  4. Trombosit dan faktor-faktor lainnya pada plasma menyentuh permukaan yang kasar.
  5. Bertemunya aglutinogen A dengan aglutinin β
  6. Sistol merupakan tekanan darah ketika uentrikel berkontraksi. Adapun diastol merupakan tekanan darah ketika ventrikel relaksasi. Denyut nadi terjadi akibat adanya tekanan darah ini.
  7. Penyakit jantung koroner, terjadi karena adanya penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh arteri koroner sehingga menyumbatnya. Penyakit ini disebabkan makanan yang banyak mengandung kolesterol
  8. Varises merupakan pelebaran pembuluh balik (vena) yang umumnya terjadi di bagian betis. Di bagian betis tersebut tampak tonjolan berbelok-belok berwarna biru yang disebut varises. Varises terjadi karena terlalu lama berdiri atau kerja yang banyak menggunakan kaki.
  9. Jantung dengan 4 ruang. karena, jantung dengan 4 ruang tidak terjadi percampuran antara darah kaya O2 dengan darah kaya CO2 sehingga kerja jantung lebih efektif.
  10. Fungsi darah yaitu:
  • Mengedarkan sari makanan
  • Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh
  • Mengangkut karbon dioksida dari seluruh tubuh ke paru-paru
  • Mengatur suhu tubuh
  • Sebagai pertahanan tubuh

Wednesday, December 30, 2015

SOAL SYSTEM EKSKRESI ANALISA KASUS

1. Seorang laki2, 25 tahun. datang ke RSWS dgn keluhan timbul luka pada beberapa tempat di penis sejak +/- 2 minggu lalu. Luka bernanah dan mudah berdarah, nyeri dan tidak ada demam.
Pada sediaan apus, tampak bakteri batang berkelompok atau berbentuk rantai .
Diagnosis dari kasus tersebut adalah :
A. Herpes genital
B. Ulkus molle
C. Ulkus durum
D. LGV
E. Skabies

2. Seorang laki2, 25 tahun. datang ke RSWS dgn keluhan timbul luka pada beberapa tempat di penis sejak +/- 2 minggu lalu. Luka bernanah dan mudah berdarah, nyeri dan tidak ada demam.
Pada sediaan apus, tampak bakteri batang berkelompok atau berbentuk rantai .
Pada kultur akan ditemukan bakteri :
A. Treponema pallidum
B. Haemophilus ducreyi
C. Neisseria gonorrhea
D. Chlamydia trachomatis
E. Herpes simplex viru

3. Seorang laki2, 25 tahun. datang ke RSWS dgn keluhan timbul luka pada beberapa tempat di penis sejak +/- 2 minggu lalu. Luka bernanah dan mudah berdarah, nyeri dan tidak ada demam.
Pada sediaan apus, tampak bakteri batang berkelompok atau berbentuk rantai .
Komplikasi dari penyakit di atas
A. Fistula uretra
B. Fimosis
C. Impoten
D. Giant Chancroid
E. Infeksi sekunder

4. Laki-laki, keluhan lepuh kecil pada penisnay, ada nyeri,kadang gatal,ada demam & sering berhubungan dengan PSK
Diagnosis (pilihannya kalo tidak salah)
A. Herpes Genitalia
B. Ulkus durum
C. Skabies
D. LGV
E. Ulkus mole

5. Laki-laki, keluhan lepuh kecil pada penisnay, ada nyeri,kadang gatal,ada demam & sering berhubungan dengan PSK
Pemeriksaan penunjang yang dilakukan, kecuali :
A. Tes Tzank
B. PCR
C. Kultur Virus
D. Kerokan kulit
E. Serologi

6. Seorang laki-laki 37 tahun, datang ke poliklinik kulit dan kelamin RS Wahidin
Sudirohusodo dengan keluhan kemerahan pada kelamin. Tidak ada nyeri tapi gatal terutama pada malam hari. Istrinya mempunyai riwayat penyakit yang sama.
Diagnosis untuk kasus tersebut :
A. Skabies
B. Sifilis
C. Herpes Genitalia
D. LGV
E. Ulkus Molle

7. Seorang laki-laki 37 tahun, datang ke poliklinik kulit dan kelamin RS Wahidin
Sudirohusodo dengan keluhan kemerahan pada kelamin. Tidak ada nyeri tapi gatal terutama pada malam hari. Istrinya mempunyai riwayat penyakit yang sama.
Pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan :
A. Tes Tzank
B. PCR
C. Kultur Virus
D. Kerokan kulit
E. Serologi

8. Seorang laki-laki 37 tahun, datang ke poliklinik kulit dan kelamin RS Wahidin
Sudirohusodo dengan keluhan kemerahan pada kelamin. Tidak ada nyeri tapi gatal terutama pada malam hari. Istrinya mempunyai riwayat penyakit yang sama.
Pengobatan yang sesuai adalah
A. sulfur
B. benzil benzoat
C. lindane
D. permethrin
E. semua benar

9. Seorang laki-laki, 35 tahun, pekerjaan pelaut, sudah menikah, datang ke
poliklinik kulit dan kelamin dengan keluhan bintik-bintik merah pada seluruh tubuh sejak kurang lebih 3 bulan yang lalu. Kadang dirasakan gatal. Riwayat luka pada kelamin kurang lebih 4 minggu yang lalu. Tidak nyeri. Riwayat sering berhubungan dengan PSK.
Diagnosis untuk kasus di atas yang paling tepat adalah
A. Sifilis stadium 2
B. Ptiriasisrosea
C. Herpes genitalia
D. Psoriasis
E. LGV

10. Seorang laki-laki, 35 tahun, pekerjaan pelaut, sudah menikah, datang ke
poliklinik kulit dan kelamin dengan keluhan bintik-bintik merah pada seluruh tubuh sejak kurang lebih 3 bulan yang lalu. Kadang dirasakan gatal. Riwayat luka pada kelamin  kurang lebih 4 minggu yang lalu. Tidak nyeri. Riwayat sering berhubungan dengan PSK.
Pemeriksaan penunjangnya kecuali :
A. Mikroskop lapangan gelap
B. Biopsy
C. TPHA
D. VDRL
E. Fluorescence

11. Lesi : besar, tinggi, abu-abu, infeksius terletak di daerah hangat dan lembab. Disebut apa ?
A. Changcre
B. Roseola
C. Chondroid
D. Guma
E. Kondiloma lata

12. Yang benar dari pernyataan di bawah ini adalah :
A. Timbul setelah 9 hari sampai 3 bulan setelah coitus suspectus.
B. Sering ditemukan limfadenitis inguinalis regional
C. Eflorosensi berupa ulkus bulat, soliter, dasar granulasi merah dan bersih, teraba indurasi.
D. dapat sembuh spontan 3-12 minggu tanpa pengobatan
E. Bukan salah satu diatas

13. Laki-laki 25 tahun, mengeluh gatal disekitar kemaluan sejak +/- 2 minggu yang lalu. Dia mengaku menemukan telur di rambut kemaluannya. Pada pemeriksaan fisis, ditemukan papul eritem.
Diagnosis kasus tersebut adalah :
A. Pediculosis pubis
B. Pediculosis kapitis
C. Skabies
D. Condyloma acuminata
E. Pediculosis

14. Seorang bayi laki-laki berumur 20 hari, masuk rumah sakit 20 hari, masuk rumah sakit dengan kencing kurang dan kencing berbau
Seharusnya produksi urin normal perhari :
A. 1,0-2,0 L
B. 0-1,5 L
C. 2,0-3,5 L
D. 1,5-3 L
E. 0,5-2,0 L

15. Seorang bayi laki-laki umur 1 bulan, keluhan kurang kencing dan kencing
berbau. Pada pasien ini langkah pencegahan (menurut Leavel and Clarck) yang perlu segera dilakukan adalah
A. Konseling terhadap orang tuanya
B. Menganjurkan memakai popok
C. Memberikan antibiotik
D. Menyarankan minum banyak
E. Memasang kateter urin

16. Seorang bayi laki-laki umur 1 bulan, keluhan kurang kencing dan kencing
berbau.Berdasarkan usia pasien diatas, maka perilaku/tindakan yang dapat bertindak sebagai factor predisposisi :
A. Trauma genital
B. Pemakaian popok
C. Menahan kencing
D. Kurang minum air
E. Cara membilas

16. Seorang bayi laki-laki umur 1 bulan, keluhan kurang kencing dan kencing
berbau. Diagnosis yang paling sering ialah :
A. ISK
B. Glomerulonefritis
C. Pyelonefritis
D. Sepsis
E. Sistisis

17. Seorang bayi laki-laki umur 1 bulan, keluhan kurang kencing dan kencing berbau. Sepsis pada bayi dapat menyebabkan ISK melalui jalur
A. Limphogen 
B. Droplet infection
C. Hematogen 
D. Asupan
C. Percontinuatum

18. Seorang bayi laki-laki umur 1 bulan, keluhan kurang kencing dan kencing berbau. Diagnosis yang paling mungkin pada bayi tersebut ialah :
A. Pyelonefritis
B. Sistitis
C. Glomerulonefritis akut
D. Sepsis
E. Anuria

19. Kuman penyebab ISK yang paling sering ditemukan pada anak kecuali :
A. Proteus
B. Pseudomonas
C. Stafilokokus
D. Sipilis
C. Klebsiella

20. Faktor-faktor predisposisi terjadinya ISK pada anak ialah, kecuali :
A. Vesicouretral reflux
B. Infeksi saluran kemih
C. Kelainan congenital
D. Atrofi Ginjal
E. Obstruksi uretra

21. Komplikasi yang paling mungkin terjadi pada ISK bayi adalah...
A. GGA
B. GGK
C. Sepsis
E. Gonorhoe
C. Pielonefritis

22 Seorang anak 4 tahun MRS dengan keluhan bengkak seluruh badannya. Udem yang dialami sudah terjadi 2x dalam setahun ini.
Yang sering ditemukan dalam urin kasus tersebut adalah :
A. Karbohidrat
B. Kreatin
C. Lemak
D. Protein
E. Asam Urat

23. Seorang anak 4 tahun MRS dengan keluhan bengkak seluruh badannya. Udem yang dialami sudah terjadi 2x dalam setahun ini.
Kompensasi yang mungkin terjadi pada kasus ini adalah :
A. Hipoglikemia
B. Polakisuria
C. Hiperglikemia
D. Hipoalbuminemia
E. Hiperkolesterolemia

24. Seorang anak 4 tahun MRS dengan keluhan bengkak seluruh badannya. Udem yang dialami sudah terjadi 2x dalam setahun ini.
Udem pada anak ini disebabkan karena :
A. Tekanan hidrostatk meningkat
B. Tekanan hidrostatik menurun
C. Tekanan Onkotik meningkat
D. Tekanan Osmotik Plasma menurun
E. Tekanan Osmotik plasma meninggi

25. Seorang anak 4 tahun MRS dengan keluhan bengkak seluruh badannya. Udem yang dialami sudah terjadi 2x dalam setahun ini.
Pemberian diuretik berelebih pada kasus ini berakibat :
A. Asidosis Metabolik
B. Asidosis Respiratorik
C. Alkalosis Metabolik
D. Alkalosis Respiratorik
E. Normal

26. Seorang anak 4 tahun MRS dengan keluhan bengkak seluruh badannya. Udem yang dialami sudah terjadi 2x dalam setahun ini.
Diagnosis diferensial yang harus dipertimbangkan pada kasus diatas adalah, kecuali :
A. PEM (Protein Energi Malnutrition)
B. Gagal jantung
C. Serosis Hepatis
D. Angiostatik edema
E. Sindroma Nefrotik

27. Seorang anak 4 tahun MRS dengan keluhan bengkak seluruh badannya. Udem yang dialami sudah terjadi 2x dalam setahun ini.
Diagnosis kasus tersebut adalah :
A. SN Idiopatik
B. SN Sensitive kortikosteroid
C. SN resisten Kortikosteroid
D. SN relaps sering
E. SN relaps jarang

28 : Perempuan 50 tahun MRS dengan keluhan rasa lemas disertai mual sejak 1
bulan lalu tanpa disertai muntah. Pasien Nampak pucat dan kulit kering. TD 170/100, N=24x/Menit, P=24x/menit, S=36,8. Riwayat hipertensi baru diketahui setelah di RS. Riwayat buang air kecil berpasir sudah sering dialami bahkan 2 minggu lalu osi buang air kecil disertai darah. Hasil lab yang ada: Hb : 8,4 , WBC: 10.000, GDS 108, kreatinin 6,2, SGOT/SGPT 21/32, BB=50 kg, TB = 158 cm
Diagnosis yang paling mungkin untuk bayi ini adalah :
A. Pyelonefritis
B. Cystitis
C. Glomerulonefritis akut
D. Sepsis
E. Bukan salah satu di atas

29. Bengkak pada sindrom nefrotik, kecuali :
A. Seluruh tubuh
B.. Anasarka
C.. Hilang timbul
D. Terutama pada pagi hari
E. Pitting edema

30. Perempuan 50 thn MRS dengan keluhan rasa lemas disertai mual sejak 1 bulan lalu tanpa rasa muntah. Pasien nampak pucat dan kulit kering. TD 170/100 mmHg, nadi 98x/menit, pernapasan 24x/menit, suhu 36°C, riwayat hipertensi baru diketahui setelah di RS. Riwayat BAK berpasir, sudah dialami 2 minggu lalu disertai darah. Hasil lab Hb 8,4, Leukosit 10.000, GDS 108, kreatinin 6,2, SGOT/SGPT 21/32, BB 50 kg, TB 158 cm.
Kadar kreatinin dan kreatin normal dalam urin adalah :
A. 0,5 gr/hari
B. 2 gr/hari
C. 0,2 gr/hari
D. 1,7 gr/hari
E. 1,2 gr/hari

31. Perempuan 50 thn MRS dengan keluhan rasa lemas disertai mual sejak 1 bulan lalu tanpa rasa muntah. Pasien nampak pucat dan kulit kering. TD 170/100 mmHg, nadi 98x/menit, pernapasan 24x/menit, suhu 36°C, riwayat hipertensi baru diketahui setelah di RS. Riwayat BAK berpasir, sudah dialami 2 minggu lalu disertai darah. Hasil lab Hb 8,4, Leukosit 10.000, GDS 108, kreatinin 6,2, SGOT/SGPT 21/32, BB 50 kg, TB 158 cm.
Jika hasil analisis gas darah didapatkan pH 6,5, HCO3-, 19, H+ 42, pCO2 38, maka ibu ini mengalami gangguan keseimbangan asam basa :
A. Asidosis metabolik
B. Asidosis respiratorik
C. Alkalosis metabolik
D. Alkalosis respiratorik
E. Normal

32. Perempuan 50 thn MRS dengan keluhan rasa lemas disertai mual sejak 1 bulan lalu tanpa rasa muntah. Pasien nampak pucat dan kulit kering. TD 170/100 mmHg, nadi 98x/menit, pernapasan 24x/menit, suhu 36°C, riwayat hipertensi baru diketahui setelah di
RS. Riwayat BAK berpasir, sudah dialami 2 minggu lalu disertai darah. Hasil lab Hb 8,4, Leukosit 10.000, GDS 108, kreatinin 6,2, SGOT/SGPT 21/32, BB 50 kg, TB 158 cm. Dengan rumus persamaan Cockroft-Gault maka creatinin klirens pasien tersebut adalah :
A. 10,25 mL/menit
B. 30 mL/menit
C. 8,71 mL/menit
D. 5 mL/menit
E. 25 mL/menit

33. Perempuan 50 thn MRS dengan keluhan rasa lemas disertai mual sejak 1 bulan lalu tanpa rasa muntah. Pasien nampak pucat dan kulit kering. TD 170/100 mmHg, nadi 98x/menit, pernapasan 24x/menit, suhu 36°C, riwayat hipertensi baru diketahui setelah di RS. Riwayat BAK berpasir, sudah dialami 2 minggu lalu disertai darah. Hasil lab Hb 8,4,
Leukosit 10.000, GDS 108, kreatinin 6,2, SGOT/SGPT 21/32, BB 50 kg, TB 158 cm. Jika pasien tersebut laki-laki, maka nilai kreatinin klirensnya adalah :
A. 10,25 mL/menit
B. 30 mL/menit
C. 8,71 mL/menit
D. 5 mL/menit
E. 25 mL/menit

34. Perempuan 50 thn MRS dengan keluhan rasa lemas disertai mual sejak 1 bulan lalu tanpa rasa muntah. Pasien nampak pucat dan kulit kering. TD 170/100 mmHg, nadi 98x/menit, pernapasan 24x/menit, suhu 36°C, riwayat hipertensi baru diketahui setelah di RS. Riwayat BAK berpasir, sudah dialami 2 minggu lalu disertai darah. Hasil lab Hb 8,4, Leukosit 10.000, GDS 108, kreatinin 6,2, SGOT/SGPT 21/32, BB 50 kg, TB 158 cm.
Berdasarkan riwayat BAK disertai darah. Keadaan ini disebut :
A. Hematuri makroskopik
B. Hematuri mikroskopik
C. Sedimen urin
D. Poliuri
E. Nokturi

35. Tes untuk menilai penurunan fungsi ginjal, yang tidak dipengaruhi oleh BB dan umur dan merupakan substansi endogen adalah :
A. Tes cystine – C
B. Tes inulin klirens
C. Tes kreatinin klirens
D. Tes ureum klirens
E. Tes lohexol

36. Penyakit ginjal yang dapat menyebabkan kencing berwarna merah, kecuali :
A. Sindrom Nefrotik
B. Sindrom Nefritis Akut
C. Hipoplasia Ginjal
D. GNAPS
E Batu saluran kemih

37. Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan untuk diagnosis batu ginjal ?
A. Jumlah urin, Urinalisis
B. Jumlah urin, Urinalisis, TD
C. Jumlah urin, Urinalisis, TD, AST
D. Tinja dan Urinalisis
E. Jumlah urin, Urinalisis, Darah rutin

38. Bila diagnosisnya adalah SNA, maka untuk menegakkan diagnosis GNAPS dilakukan pemeriksaan, kecuali :
A. TD
B. ASTO
C. Urinalisis
D. EKG
E. C3

39. Komplikasi GNAPS. Kecuali :
A. Hipertensi ensefalopati
B. Gagal Jantung
C. Edema paru akibat bendungan
D. Gagal ginjal akut
E. Gagal ginjal kronik

40. Ibu 35 tahun, datang dengan keluhan nyeri pinggang kanan menjalar ke perut kanan bawah sejak 1 hari. disertai mual dan muntah, sudah diobati.
Jika ibu ini pH nya asam, maka batu yang kemungkinan terbentuk adalah:
A. Batu kalsium fosfat
B. Batu kalsium oksalat
C. Batu Magnesium Amonium Fosfat
D. Batu urat
E. Batu Strufit

41. Yang bukan faktor predisposisi terbentuknya batu pada kasus di atas adalah
A. Usia
B. Gender
C. Hygiene
D. Genetik
E. Perilaku

42. Penderita 55 thn, keluhan tiba-tiba tdk bs kencing, baru pertama kali. sebenarnya tidak ada keluhan LUTS tp sering sakit pinggang kanan dlm 6 bln t'akhir
Jika terdapat hiperurikemia maka jenis batu yang mumgkin :
A. Batu urat
B. Batu sistein
C. Batu kalsium fosfat
D. Batu oksalat
E. Batu Magnesium fosfat

43. Untuk mendeteksi adanya gangguan metabolisme protein maka dilakukan pemeriksaan :
A. Globulin
B. Transferin
C. Albumin
D. Protein total
E. RBP

44. Pria 42 tahun, Buruh pelabuhan dengan keluhan bercak merah seperti biji
keringat dan berbagai macam bentuk pada punggung, dada, dan telapak angan. Keluhan diabaikan karena tidak gatal, dipikirnya alergi makanan. Pada pemeriksaan didapatkan berbagai macam lesi bentuk polimorf pada lokasi punggung, lengan, dada, dan telapak tangan dengan tanda-tanda vital dalam batas normal.Menurut metode pencegahan Leavel dan Clarck, pada level manakah pemberian antibiotik pada pasien tersebut ?
A. Level 1
B. Level 2
C. Level 3
D. Level 4
E. Level 5

45. Pria 42 tahun, Buruh pelabuhan dengan keluhan bercak merah seperti biji
keringat dan berbagai macam bentuk pada punggung, dada, dan telapak tangan. Keluhan diabaikan karena tidak gatal, dipikirnya alergi makanan. Pada pemeriksaan didapatkan berbagai macam lesi bentuk polimorf pada lokasi punggung, lengan, dada, dan telapak tangan dengan tanda-tanda vital dalam batas normal.Pencegahan level 2 dari 5 level pencegahan menurut Leavel & Clarck adalah :
A. Skrining
B. Pantang seks
C. Pakai kondom
D. Disuntik
E. Penyuluhan

46. Anamnesis tambahan :
A. Apakah pernh ad luka ato lcet di kelamin sebelumnya
B. Apakah pernh kencing nanah sebelumnya
C. Apkh punya kebiasaan gonta ganti psangan
D. Semua salah
E. Semua benar

47. Pemeriksaan laboratorium pembantu paling penting adalah :
A. Tes gram
B. TSS/STS
C. Tes fre
D. Tes autoinokulasi
E. Tes tzank

48. Gejala di atas cocok degan IMS :
A. Gonorhe disseminata
B. Sifilis primer
C. Sifilis sekunder
D. Gejala herpes
E. Tidak ada penyakit IMS

49. Tanda-tanda Sifilis sekunder :
A. Lesi
B. Alopesia
C. Leukopenia
D. Leukemia
C. Condiloma lata

50. Penyebaran sifilis :
A. Seksual intercourse
B. Transplacenta
C. Pembulu darah .
D. Semua benar.
E. Semua salah

Monday, November 12, 2012

LATIHAN MENGGUNAKAN TENSIMETER


Setelah makan tempe terus menerus ...dan tekanan darahnya naik ....hehehehe bisa mengukur sendiri sambil membuktikan apakah tempe emang bisa menyebabkan Hipertesi atau tidak

Kita bisa mengukur tekanan darah sendiri tanpa harus ke klinik atau ke dokter, asalkan punya 2 alat yang dibutuhkan untuk mengukur tekanan darah.


  1. Alat yang pertama disebut stetoskop (stethoscope), gunanya untuk mendengarkan denyut nadi.
  2. Alat yang kedua disebut manset tensimeter (sphygmomanometer).

Mengukur Tekanan Darah



  • Sebelum membahas mengenai tekanan darah tinggi (hipertensi) atau tekanan darahnya rendah ( hypotensi) ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu tentang tekanan darah. 
  • Saat Anda melakukan pemeriksaan fisik atau pemeriksaan klinis ke dokter, biasanya ada alat khusus yang digunakan oleh dokter untuk memeriksa tekanan darah. 
  • Alat untuk memeriksa tekanan darah disebut sphigmomanometer atau dikenal juga dengan tensimeter. 
  • Ada tensimeter digital dan ada juga tensimeter air raksa yang masih umum digunakan untuk pemeriksaan klinis.
  • Dokter akan melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan menyuruh Anda duduk atau berbaring, karena itu posisi terbaik untuk mengukur tekanan darah. 
  • Lalu dokter biasanya akan mengikat kantung udara pada lengan kanan kecuali pada lengan tersebut terdapat cedera. 
  • Setelah itu, dilakukan pengukuran tekanan darah. Perbedaan antara tekanan sistolik dan diastolik disebut tekanan denyut.

Apa yang dimaksud dengan tekanan darah? 

  • Tekanan darah yaitu tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri ketika darah di pompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. 
  • Tekanan darah dibuat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya terdapat dua angka yang akan disebut oleh dokter. Misalnya dokter menyebut 140-90, maka artinya adalah 140/90 mmHg. 
  • Angka pertama (140) menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung atau pada saat jantung berdenyut atau berdetak, dan disebut tekanan sistolik atau sering disebut tekanan atas. 
  • Angka kedua (90) menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan, dan disebut tekanan diastolik atau sering juga disebut tekanan bawah.

Setelah mengetahui tekanan darah, pasti Anda ingin mengetahui apakah tekanan darah Anda termasuk rendah, normal atau tinggi. 
Berikut ini penggolongan tekanan darah berdasarkan angka hasil pengukuran dengan tensimeter untuk tekanan sistolik dan diastolik:




  • Darah rendah atau hipotensi  Tekanan Darah Sistolik Di bawah 90 , Diastolik Di bawah 60
  • Normal  Sistolik 90 - 120 , Diastolik  60 - 80
  • Pre-hipertensi  Sistolik  120 - 140 Diastolik 80 - 90
  • Darah tinggi atau hipertensi (stadium 1)  Sistolik 140 - 160 , Diastolik 90 - 100
  • Darah tinggi atau hipertensi (stadium 2 / berbahaya)   Sistolik Di atas 160 , Diastolik  Di atas 100
Ukur  tekanan darah  teman  sebangku Anda menggunakan  spigmomanometer.

Pengukuran tekanan darah dilakukan dengan cara berikut.

  1. Bebatlah lengan kiri probandus.
  2. Tentukan posisi pembuluh arteri pada lengan yang dibebat dan  letakkan stetoskop di  tempat tersebut.
  3. Sebelum udara dipompa, melalui  stetoskop  terdengar bunyi denyut nadi,  setelah udara dipompa kan  semakin  penuh maka  bunyi denyut nadi semakin melemah dan kemudian hilang. Pada waktu bunyi mulai melemah coba catatlah  berapa  tinggi  permukaan  raksa (angka diastole).
  4. Setelah  itu,  udara  dikeluarkan  sembari  didengarkan  denyut  nadi melalui  stetoskop. Pada waktu  denyut  nadi  kembali  terdengar pertama  kali  hendaknya  dicatat  tinggi permukaan air raksa (angka sistole).
  5. Pengosongan  udara  dilanjutkan  terus  sehingga bunyi denyut mulai melemah dan permukaan  raksa  dicatat  tingginya.  Jika  mungkin, dicatat pula tinggi permukaan raksa ketika bunyi menghilang sama sekali (angka  diastole).Ulangi pengukuran tekanan darah ini hingga tiga kali dan hitunglah rata-ratanya. Coba  tentukan tekanan darah  teman  Anda dan buatlah kesimpulan dengan mencocokkan  tekanan darah  teman Anda dengan tabel yang telah disediakan. 
  6. Buatlah  laporan  hasil  eksperimen  ini  
BEGINI APLIKASINYA

DIULANG YA 

Tekanan Darah
  1. Pasang (lilitkan) manset tensimeter pada lengan atas di atas siku. Batas bagian bawah manset sekitar 2-3 cm dari lipatan siku. Boleh di lengan kiri atau kanan. Pemasangan manset pada bagian ini karena di sinilah letak pembuluh darah yang bernama Arteri Brachialis, yaitu pembuluh darah yang berasal langsung dari jantung. Letak pembuluh ini persis berada di bawah kulit di lipat siku (batas lengan bawah). Fungsi manset adalah untuk menekan pembuluh darah arteri tersebut. Perhatikan tanda panah yang bertuliskan "Artery" pada manset dan pastikan bagian itu antum letakkan tepat di tempat yang dimaksud. 
  2. Manset tensimeter harus sejajar atau setinggi jantung. Orang yang diperiksa lebih baik dalam kondisi berbaring atau duduk. Kondisinya harus santai/rileks, tangan tidak boleh tegang.
  3. Pasang stetoskop di telinga antum, tempelkan bagian yang pipih-bulat di sebelah bawah lilitan manset pada lipatan siku tempat dimana Arteri Brachialis berada.
  4. Putar ke kanan (searah jarum jam) katup pengatur udara yang ada pada pompa karet manset untuk menutupnya, agar saat antum memompa manset nanti tidak ada udara yang bocor keluar.
  5. Remas-remas pompa karet agar udara masuk ke dalam manset sampai jarum aneroid menunjukkan tekanan 140 mmHg. Kenapa 140 mmHg? Yah, karena fungsi manset tensimeter adalah untuk menekan Arteri Brachialis agar aliran darah pada arteri tersebut terhenti pada tekanan tertentu. Dan untuk tekanan sistole yang normal pada orang dewasa adalah 120 mmHg. Maka pada tekanan 140 mmHG tekanan darah akan terhenti. Dari sinilah pengambilan nilai 140 mmHg didasarkan.
  6. Dengarkan suara yang muncul dari stetoskop yang telah terpasang di telinga antum. Jika pada tekanan 140 mmHg masih terdengar suara pulsasi/denyut arteri (suaranya ...duk...duk...duk...duk..., seperti ketukan jari di atas meja), berarti orang yang diperiksa adalah seorang penderita hipertensi, maka naikkan lagi tekanan dengan cara meremas pompa karet sedikit demi sedikit hingga suara pulsasi/denyut tidak terdengar lagi.
  7. Setelah itu putar ke kiri sedikit katup pengatur udara agar udara di dalam manset keluar sedikit demi sedikit dengan kecepatan 2-3 mmHg/detik, hingga aliran darah di arteri Brachialis kembali mengalir. Perhatikan dan dengarkan suara yang timbul dari stetoskop antum ketika katup manset terbuka. Ketika terdengar suara denyut arteri (...duk...duk...duk...duk...) untuk yang pertama kali, maka itulah suara yang disebut sebagai suara Korotkoff sekaligus penanda tekanan sistole. Kemudian suara denyutan itu makin lama makin keras, lalu berubah menjadi bising, lalu terdengar jelas lagi, kemudian mulai melemah dan lalu menghilang. Nah, titik di saat suara ketukan/denyut arteri menghilang itulah yang dijadikan sebagai penanda tekanan diastole.

Jadi jika ada yang mengatakan bahwa tekanan darahnya adalah 120/80, maka itu berarti nilai 120 mmHg untuk tekanan sistole dan 80 mmHg untuk tekanan diastole. .Untuk lebih jelasnya, perhatikan 5 Fase yang digunakan untuk menentukan tekanan sistole dan diastole di bawah ini.

5 Fase Dalam Penentuan Sistole dan Diastole

Fase I:
  • Fase dimana antum memompa manset pada nilai tertentu (140 mHg) hingga tidak terdengar lagi denyut arteri dan kemudian antum berhenti memompa, lalu mulai membuka sedikit katup udara manset yang menjadikan tekanan udara manset berkurang setahap demi setahap. Kemudian tiba-tiba pada nilai tertentu (misal: 120 mmHg) terdengar jelas suara denyut/ketukan pendek-pendek yang makin lama makin keras. Suara ini disebut suara Korotkoff dan terdengar selama tekanan mansetnya diturunkan sekitar 10-14 mmHg/detik.

Fase II:
  • Selama penurunan tekanan menjadi sekitar 15-20 mmHg, suara bising (murmur) akan terdengar namun kerasnya berkurang.

Fase III:
  • Selama penurunan 5-7 mmHg berikutnya, suara ketukan menjadi jelas kembali dan terdengar lebih keras.

Fase IV:
  • Selama penurunan 5-6 mmHg berikutnya, suara terdengar meredup dan melemah dengan cepat .

Fase V:
  • Pada fase ini suara ketukan pun menghilang.
  •  Nah, perhatikan jarum di alat pengukur tekanan pada manset antum saat suara ketukan yang pertama kali terdengar pada Fase I. Angka yang ditunjuk oleh jarum itulah yang menjadi nilai untuk tekanan sistole.
  • Kemudian perhatikan jarum di alat pengukur tekanan manset antum pada saat suara ketukan menghilang pada Fase V. Angka yang ditunjuk oleh jarum itulah yang menjadi nilai untuk tekanan diastole.
Cobalah untuk melakukan pemeriksaan ini 2-3 kali, agar lebih yakin.

  • Sebagai catatan tambahan, sebaiknya pemeriksaan tekanan darah ini dilakukan saat pasien dalam kondisi rileks atau tidak sedang dalam kondisi bekerja secara fisik. Karena pada orang dewasa yang sedang bekerja secara fisik, tekanan diastole akan terjadi pada awal fase IV. Perlu dicatat juga bahwa tekanan diastole pada anak-anak juga terjadi pada fase IV.
  • Dan perlu diperhatikan juga bahwa pengukuran tekanan darah harus akurat agar tidak menimbulkan kesalahan diagnosis. Dan jika antum menangani penderita hipertensi atau darah tinggi, maka kesalahan diagnosis ini akan berakibat fatal.

 note
 
  • Jadi,  sistole  dan  diastole merupakan  tekanan  darah karena jantung pada saat itu mengeluarkan dan memasukkan  darah.  
  • Tekanan  darah  dapat  diukur menggunakan tensimeter atau spigmomano meter. Tekanan darah orang dewasa normal sekitar 
  • Nilai 120 menunjukkan  tekanan  sistole,  sedangkan 80 menunjukkan  tekanan  diastole. Tekanan  darah  ini  dapat  digunakan sebagai indikasi kondisi kesehatan seseorang.

KOK bisa berubah rubah ya tekanan darah


Apa yang menyebabkan tekanan darah bisa meningkat? 

  • Sebagai ilustrasi, jika Anda sedang menyiram kebun dengan selang. 
  • Jika Anda menekan ujung selang, maka air yang keluar akan semakin kencang. 
  • Hal itu karena tekanan air meningkat ketika selang ditekan. 
  • Selain itu, jika Anda memperbesar keran air, maka aliran air yang melalui selang akan semakin kencang karena debit air yang meningkat.

Hal yang sama juga terjadi dengan darah Anda. Jika pembuluh darah Anda menyempit, maka tekanan darah di dalam pembuluh darah akan meningkat. Selain itu, jika jumlah darah yang mengalir bertambah, tekanan darah juga akan meningkat.


KATUP JANTUNG ( VALVULA)



Kelainan katup  pada Jantung ada 2 yaitu
1.       Stenosis : Kegagalan katup untuk membuka secara sempurna à obstruksi aliran darah. Biasanya kondisi ini mengakibatkan overload tekanan pada jantung (karena lumen dari valve menyempit, tekanannya akan meningkat à semburan darah seperti jet, sehingga terkadang dapat mencederai endokardium pada jantung yang terkena semburan tersebut).
2.       Insufisiensi/regurgitasi : Kegagalan katup menutup sepenuhnyaà terjadi aliran balik. Akibat dari kondisi ini adalah peningkatan volume darah pada jantung.

Kelainan katup dari yang paling sering : mitral-aorta-trikuspid-pulmonar.
Kasus kelainan pada katup mitral dan aorta (acquired) terjadi paling seringà2/3 dari seluruh kasus. Walaupun demikian, baik stenosis maupun insufisiensi bisa terjadi pada katup yang sama, tapi salah satu mendominasi. Disfungsi bisa mempengaruhi satu (isolated disease) atau lebih katup (combined disease).

Etiologi :
- Kongenital : biasanya disertai penyakit pada organ lain
- Didapat : Penyebab utamanya Rheumatic heart diseaseàbisa menyebabkan mitral stenosis, aortik stenosis, regurgitasi katup mitral dan aorticàbiasanya terjadi pada lebih dari 1 katup

Penyebab kronik tersering :
1.       Mitral stenosis à rheumatic heart disease
2.       Mitral insuff à degenerasi miksomatosa(mitral valve prolapse)
3.       Aortic stenosis àKalsifikasi dari katup aorta/kelainan katup aorta bikuspid
4.       Aortic insuff àDilasi aorta ascendensàberhubungan dengan hipertensi dan penuaan

Calcific valvular disease
Kondisi ini biasanya terjadi akibat stress mekanik (wear and tear) yang terjadi terus menerus selama kehidupan. Stress mekanik tersebut dipengaruhi oleh kontraksi jantung yang mencapai 40 juta atau lebih setiap tahunnya, deformasi dari jaringan jantung yang terjadi setiap kontraksi, serta gradient tekanan transvalvular yang terjadi pada saat fase penutupan katup setiap terjadi kontraksi (120 mmHg pada katup mitral dan 80 mmHg pada katup aorta).

Kasus paling sering terjadi :
- Calcific aortic stenosis.
- Calcification of a congenitally bicuspid aortic valve.
- Mitral annular calcification.

Calcific aortic stenosis
Ÿ Paling sering dari semua penyakit katup.
Ÿ Bisa didapat/kongenital.
Ÿ Yang didapat: konsekuensi dari kalsifikasi yang diinduksi wear and tear dari katup bikuspid/unikuspid kongenital atau dari katup anatomic normal pada orang berusia lanjut.
Ÿ Senile calcific aortic stenosis à 70es-80es katup anatomic normal.

Berbeda dengan pembuluh darah yang akan mengalami atherosclerosis ketika terjadi proses wear and tear, kalsifikasi yang terjadi pada katup jantung memiliki proses yang sedikit berbeda. Bukannya si katup jantung mengalami penebalan oleh akumulasi sel otot polos, katup jantung malah mensintesis matrix protein tulang, sehingga terjadi deposisi garam kalsium pada katup jantung tersebut. Mengapa terjadi hal demikian? Karena pada dasarnya sifat dari sel pada katup jantung berbeda dengan sel pada pembuluh darah. Pada katup jantung yang abnormal, didapatkan sel mirip dengan osteoblast yang bekerja mensintesis matrix protein tulang dan mendeposisikannya.




Morfologi
Ÿ Massa yang terkalsifikasi muncul melalui permukaan aliran keluar ke dalam sinus-sinus valsava.
Ÿ Terutama pada basis, ujung daun katup tidak terlibat.
Ÿ Biasanya fusi komisura tidak terjadi pada stenosis aortic degeneratif, akan tetapi cuspi-cuspinya bisa menjadi fibrosed dan menebalà fusi komisura.
Ÿ Katup mitral umumnya normal, tidak seperti pasien rheumatic aortic stenosis yang memiliki asosiasi dengan abnormalitas katup mitralconcomitant abnormality of the mitral valve.
Manifestasi Klinis
Obstruksi aliran keluar dari ventrikel kiriàgradien tekanan 75-100 mmHg, tekanan ventrikel kiri 200mmHg --> hipertrofi ventrikel kiri

Seiring memburuknya stenosis :
Ÿ Angina àcacatnya perfusi mikrosirkulatoris dari miokardium yang terhipertrofi
Ÿ Syncopeàmekanismenya kurang dimengerti
Ÿ Congestive heart failure(CHF)
Ÿ àkelelahan akibat hiperfungsi kompensatori jantung -->prognosis buruk apabila tidak ditangani oleh ahli bedahàkematian pada 50% pasien selama 3 tahun.

Calcification of a congenitally bicuspid aortic valve.
Ÿ 1-2 % dari seluruh populasi mengalami malformasi katup aorta. Kasus ini cukup banyak menyebabkan kalsifikasi pada orang dewasa, bahkan dapat mencapai 50% dari stenosis aorta disebabkan oleh kasus ini.
Ÿ Kedua kuspis biasanya memiliki ukuran yang tidak sama, katup yang lebih besar punya midline raphe àakibat dari pemisahan embriologik yang tidak sempurna
Ÿ Raphe (celah/lekukan) itulah yang merupakan tempat utama deposit kalsifik
Ÿ Bicuspid aortic valve àincompetent as a result of aortic dilation or cusp prolapse --> infective endocarditis.

Mitral annular calcification
Ÿ Penumpukan kalsium pada cincin katup mitralàirreguler, seperti batu, keras, nodul ulcerated (ketebalan 2-5 cm)
Ÿ Umumnya tidak mempengaruhi fungsi katup.
Ÿ Tidak umum : bisa mengarah pada regurgitasiàkontraksi sistolik dari cincin katup mitral
Ÿ Pada stenosisàkecacatan pembukaan daun katup mitral.
Ÿ Aritmia dan sangat jarang sudden deathàpenumpukan mempenetrasi sangat dalam sistem konduksi AV.
Ÿ Ulcerated :à thrombi à embolià risiko stroke.
Ÿ Ulcerated nodule : infective endocarditis.
Ÿ Umum terjadi pada wanita berusia diatas 60 tahun, pasien dengan myxomatous mitral valve atau peningkatan tekanan ventrikel kiri.

Myxomatous degeneration of the mitral valve
Ÿ Sinonim :
- Floppy mitral valve
- Mitral valve prolapse
- Barlow’s syndrome
- Balloon deformity
- Myxoid degeneration
- Myxomatous degeneration
- Late systolic murmur / click syndrome
Ÿ >3 % dari orang dewasa (wanita muda) di USA.
Ÿ 1 atau kedua daun katup : membesar, bertudung, kewer-kewer, dan prolaps(menggembung kembali ke atrium kiri saat sistol). Ditemukan secara insidental pada pemeriksaan fisik.
Ÿ Bisa mengarah pada komplikasi serius pada minoritas kasus.

Morfologi
Ÿ Penggembungan interkordal dari daun-daun katup mitral
Ÿ Daun katup yang terpengaruh tebal dan seperti karet.
Ÿ Corda tendinae memanjang, menipis, dan terkadang ruptur.
Ÿ Karakteristiknya adalah dilasi annular.
Ÿ 20%-40% dari seluruh kasus : keterlibatan katup trikuspid.
Ÿ Tidak ada fusi komisura.
Ÿ Patogenesis : tidak diketahui, yang dipilih adalah perkembangan anomaly dari jaringan ikat, seperti : sindroma Marfan.

Manifestasi Klinis
Ÿ Kebanyakan asimtomatik
Ÿ Auskultasi: mid systolic click.
Ÿ 3% mengalami komplikasi serius:
1. infective endocarditis.
2. Insufisiensi mitral, e.c. deformitas daun katup,dilasi mitral annulus, pemanjangan kordal, dan ruptur kordal.
3. Stroke/ infark sistemik ,e.c. emboli daun katup atau trombi atrial.
4. Aritmia, ventricular/atrial, sudden death tidak umum terjadi.
Risikonya lebih tinggi pada pria, pasien berusia lebih tua dan pasien dengan aritmia, mitral insuff à murmur holosistolik, pembesaran sisi kiri.

Infective Endocarditis
Adalah kolonisasi/invasi katup jantung, mural endokardium, atau situs kardiovaskuler yang lain oleh agen mikrobiologis yang menyebabkan formasi vegetasi yang besar dan friable yang terdiri dari debris dan organisme trombotikàendokarditis bacterial. Infective endocarditis diklasifikasikan menjadi 2: endokarditis akut dan subakut.



Acute Endocarditis
Ÿ Adalah infeksi destruktif oleh organisme yang sangat virulen terhadap katup yang sebelumnya normalàkematian dalam hitungan hari sampai minggu pada >50% pasien
Ÿ Memiliki kecenderungan untuk memproduksi infeksi katup yang ulseratif, invasive, dan disertai nekrosis.
Ÿ Manifestasi Klinis : demam yang cepat berkembang, menggigil, kelemahan, dan kekurangan energi. Komplikasi dimulai pada minggu pertama. Murmur umum terjadi. Abses cincin cukup sering terjadi. Vegetasi bisa membentuk embolus.

Subacute Endocarditis
Ÿ Organisme dengan virulensi rendah pada katup yang sebelumnya abnormal (katup deformitas).
Ÿ Onset muncul gradual dan sulit dideteksiàdalam hitungan minggu/bulan. Sembuh dengan terapi yang tepat. Insidiously onset, even untreated
Ÿ Lebih tidak destruktif, vegetasi sering menujukkan bukti penyembuhan.
Ÿ Manifestasi Klinis : demam ringan atau bahkan tidak ada (pada orang tua), kelelahan nonspesifik, turunnya berat badan, sindrom seperti flu. Murmur pada 90% pasien dengan lesi pada sisi kiri tapi bisa berhubungan dengan abnormalitas jantung yang terjadi sebelumnya.
Ÿ Petechiae, subungual hemorrhage, Roth spots pada kedua mata (Mengikuti mikroemboli retinal) Menjadi tidak umum karena memendeknya periode klinis sebagai akibat dari terapi antibiotik.


Penyebab dan patogenesis
Ÿ Pada tahun-tahun sebelumnya: RHD adalah kontributor utama.
Ÿ Sekarang : myxomatous mitral valve, degenerative calcific valvular stenosis, bicuspid aortic valve (terkalsifikasi atau tidak), grafts vascular dan katup yang artificial.
Ÿ Faktor predisposisi host : neutropenia, immunodefisiensi, imunosupresi terapeutik, DM, alkohol, dan intravenous drug abuse,
Ÿ Penumpukan platelet-fibrin yang disebabkan oleh penyakit jantung yang sudah ada sebelumnya dan kateter vascular yang terdapat di tubuh dalam waktu yang lama.

Organisme Kausatif
Ÿ 50-60 % dari SBE : alpha hemolytic viridans streptococci.
Ÿ 10-20 % dari AE and SBE :Staphylococcus aureus, more virulent, commonly found on the skin à major in intravenous drugs abusers.
Ÿ Enterococci dan grup HACEK ( Haemophilus, Actinobacillus, Cardiobacterium, Eikenella and Kingella) semuanya komensal pada oral cavity.
Ÿ Coagulase negative staphylococcus (staphylococcus epidermidis) pada katup prostetik
Ÿ Gram negative bacilli and fungi.
Ÿ 10% dari endocarditis : tanpa organisme.

Morfologi
Ÿ AE&SBE: Memiliki vegetasi friable, besar, dan destruktif yang berisi fibrin, sel-sel radang, bakteri/organisme lain pada katup jantung.
Ÿ Tempat paling umum terjadi : katup mitral dan aortic.
Ÿ Katup trikuspid bisa terlibat khususnya pada intravenous drug abusers.
Ÿ Vegetasi: tunggal atau multipel, apabila hancur secara gradual ke dalam miokard àabses cincin; Dipengaruhi oleh tipe organisme kausatif, derajat reaksi host, dan terapi antibiotik sebelumnya.
Ÿ Mikroskopik: SBE: granulasi jaringan pada dasar jaringan tersebut.
Ÿ Fibrosis,kalsifikasi, infiltrasi peradangan kronik bisa berkembang.

Komplikasi
Ÿ Insufisiensi katup/stenosis dengan gagal jantung
Ÿ Abses cincin miokardial.
Ÿ Perikarditis supuratif.
Ÿ Komplikasi embolik :
- Lesi pada sisi kiri : infark serebral/abses/meningitis, infark miokard, abses limfa, abses ginjal.
- Lesi pada sisi kanan : infark/abses/pneumonia paru.
Ÿ Komplikasi renal : infark, glomerulonephritis yang fokal dan difus, abses multipel..

Nonbacterial thrombotic endocarditis
Ÿ Lesi katup dari NBTE steril (tidak ada organisme) dan terikat secara longgar.
Ÿ Sering ditemukan pada pasien yang melemah (kanker/ sepsis) à marantic endocarditis.
Ÿ Morfologi: Deposisi fibrin/elemen darah lain pada katup yang sebelumnya normal.
Ÿ Steril, nondestruktif, tanpa peradangan, kecil(1-5mm), tunggal atau multipel.
Ÿ Mikroskopik: Terdiri dari thrombus yang tidak kuat tanpa reasi peradangan dan kerusakan katup.

Patogenesis
Ÿ Terjadi disertai oleh trombosis venous dan emboli paru à berhubungan dengan keadaan hiperkoagulatif C: DIC.
Ÿ Berhubungan dengan kanker, terutama adenocarcinoma yang memproduksi mucin à Efek prokoagulan dari mucin yang bersirkulasi. Terkadang adenocarcinoma non-mucin memproduksi malignansi. C: leukemia promielositik akut.
Ÿ Penyakit lain yang menghasilkan hiperkoagulabilitas: hyperestrogenisme, Luka bakar ekstensif, sepsis.
Ÿ Kondisi lain : trauma endokardiumàkateterisasi.


Endocarditis of SLE( Libman-Sacks endocarditis)
Ÿ Vegetasi: kecil (1-4mm), steril, pink, granuler, sering terdapat dibawah permukaan katup mitral, mungkin juga pada katup lain, mural endokardium, dan korda.
Ÿ Mikroskopis : Terdiri dari materi eosinofilik yang fibrinous dan tergranulasi dengan baik yang bisa mengandung badan-badan hematoxylin. Reaksi peradangan yang intens, nekrosis fibrinoid.
Ÿ Fibrosis subsekuen dan deformits serius bisa menghasilkan mirip RHD kronik dan memerlukan operasi.

Katup Jantung Prostetik
Terdiri dari 2 tipe :
1. Katup bioprostetik:
- Glutaraldehyde fixed porcine
- jaringan Bovine
- Cryo preserved human valves
2. Sintetik (mekanikal)

Komplikasi
1. Deteriorasi mekanikal:
- Semua katup biologis mengalami sejumlah derajat pengkakuanà stenosis
- Kalsifikasi à stenosis
- Perforasi/robek à Insufisiensi
- Katup mekanikal lebih sulit dipengaruhi dibandingkan katup biologis.
2. Thrombus : Tipe apapun à Membuat masalah pada katup mekanikal. Karena kondisi ini, maka pasien biasanya memerlukan penggunaan antikoagulan yang terus menerus. Walaupun demikian, bukan berarti dengan menggunakan antikoagulan masalah telah selesai, penggunaan antikoagulan dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan stroke hemoragik atau bentuk perdarahan lainnya.
3. Infective endocarditis :
Tipe apapun à
Katup mekanikal : garis sutura, jaringan perivalvular suture line, perivalvular tissue
Daun katup menjadi terinfeksià perforasi à regurgitasi
4. Bocor Para valvular : Tipe apapun
Infeksi adalah masalah yang penting.

Hemolisis terjadi pada minoritas pasien dengan katup prostetik terutama katup aortic mekanikal à shearing effect

Penyakit Miokardial – otot jantung
Ÿ Myocarditis : inflammatory reaction.
Ÿ Cardiomyopathy : non inflammatory.
Ÿ + primary : unknown cause.
Ÿ +secondary: known cause.

Myocarditis
Definisi
Kriteria Dallas: Proses yang dikarakterisasikan oleh inflitrasi peradangan dari miokardium dengan nekrosis dan/atau degenerasi miosit didekatnya yang bukan tipikal dari kerusakan iskemik yang berasosiasi dengan Penyakit Jantung Koroner.
Ÿ Terjadi pada usia berapapun, biasanya onset mendadak àgagal jantung akut atau kematian mendadak karena aritmia.
Ÿ Pada banyak instansi prognosisnya baik. In many instances the prognosis is good.
Ÿ Biopsi endomiokardialàPengertian lebih luas dari asal dan pengobatan karditis.

Penyebab Utama :
Ÿ Virus: (Coxsackie A,B)
Ÿ Chlamydia psittaci ;Rickettsia typhi –tsutsugamushi.
Ÿ Bakteri: C.diphteria, Salmonella,mycobactrium, streptococci, neisseria,leptospira, borrelia.
Ÿ Fungi dan protozoa: Trypanosoma (chagas disease),aspergillus, blastomyces, crytoccocus,candida, coccidioidomyces.
Ÿ Metazoa: Echinococcus, Trichinella.
Ÿ Immune –mediated reaction: poststreptococcal (RF), SLE, Systemic sclerosis, Methyldopa,Sulfonamides, penicillin, PAS, Streptomycin,Transplant rejection
Ÿ Agen fisik: radiation, heat stroke.
Ÿ Unknown : sarcoidosis, giant cell myocarditis (Fiedler’s), Kawasaki’s disease.

Primary Cardiomyopathy
1. Dilated (congestive) CMP
2. Hypertrophic CMP.
3. Restrictive (obliterative) CMP.

Dilated CMP
Karakterisasi oleh perkembangan gradual dari gagal jantung yang berasosiasi dengan dilatasi keempat ruang jantung oleh sebab yang tidak diketahui. Yang dicurigai menjadi penyebab dilated CMP: toksisitas alkohol, defisiensi nutrien yang berkaitan dengan kehamilan, defek genetik, miokarditis postviral.

Ÿ Peripartum CMP : Ditemukan sebulan sebelum/sesudah melahirkan, paling sering terjadi pada kehamilan multipel yang sering, defisiensi nutrisional, hipertensi, volume berlebih, metabolic derangement.
o Setengah dari seluruh pasien à hilang dalam beberapa bulan setelah melahirkan, pada setengahnya lagi à gagal sembuh.
Ÿ Makroskopi: Peningkatan berat (900gr), dilatasi ventrikel, trombi mural àDisebabkan oleh kontraksi jantung yang buruk dan stasis darah pada ruang-ruang jantung. Katup normal. Arteri koronaria normal atau ada aterosklerosis non-obstruktif minimal/sedang
Ÿ Mikroskopik: Perubahan tidak spesifik, hipertrofi dan atrofi miosit, fibrosis interstisial, penebalan endokardium ringan/sedang, foci dari sel radang mononuclear.
Ÿ Terjadi pada usia berapapun à gagal jantung yang berkembang
Ÿ Transplantasi jantung terkadang direkomendasikan.

Hypertrophic CMP
Ÿ Asymetrical septal hypertrophy (ASH), idiopathic hypertrophic subaortic stenosis (IHSS) dan hypertrophic obstructive CMP.
Ÿ Makroskopis : Kardiomegali dengan hipertrofi miokardial, ventrile kiri biasanya lebih terlibat daripada yang kanan. Atria hipertrofi ringan.
Ÿ Mikroskopis: Disorganisasi miofibre à haphazard pattern., disarrays of myofilament within sarcomeres, fibrosis interstisial. Perubahan ini tidak seragam.
Ÿ > ½ : Turunan autosomal dominan terjadi pada orang dewasa muda tapi terkadang terkadi juga pada yang lebih tua.


Restrictive/Obliterative CMP
Ÿ Restriksi pengisian ventrikelRestriction of ventricular filling.
Ÿ Langka
Ÿ Diinduksi oleh : Amyloidosis jantung, sarcoidosis; endocardial fibroelastosis; endomyocardial fibrosis; Loeffler’s endocarditis.2 yang terakhit diebutkan disebut juga fibroplatic parietal endocarditis dengan eosinofilia darah.
Ÿ Senile amyloidosisà50% usia diataa 70 tahun
Ÿ Endomyocardial fibrosis: anak-anak dan orang dewasa muda di Afrika.
Ÿ Etiologi : Tidak diketahui. Mungkin viral, malnutrisi, autoimun, konsumsi berat pisang dan plantain à serotonin.
Ÿ Loeffler’s endocarditis: trobi mural besar, eosinophilic leukocytosis, infiltrasi eosinofil di berbagai organ, sangat cepat fatal.
Ÿ Endocardial fibroelastosis: fokal atau difus, penebalan fibroelastik seperti kartilago dari mural endokardium. Paling sering di sisi kiri tetapi terkadang kedua sisi atau sisi kanan saja..

Secondary Cardiomyopathy
Ÿ Etiologi diketahui atau berasosiasi dengan penyakit sistemik yang dapat dijelaskan dengan baik.
Ÿ Asosiasi terbesar dari CMP sekunder :
Ÿ Toxic : alcohol,cobalt,catecholamines,CO, Li, hidrocarbon,As, Cyclophosphamide, Doxorubicin(adriamycin),daunorubicin.
Ÿ Penyakit Metabolik: hiper/hipotiroidisme, hyper/hipokalemia, defisiensi nutrisi hemochromatosis.
Ÿ Penyakit neuromuskuler: Friedreich’s ataxia, muscular dystrophy, congenital atrophies.
Ÿ Storage disorder: Hunter-Hurler syndrome, glycogen storage disease, Fabry’s disease, Sandhoff’s disease.
Ÿ Infiltratif: leukemia, carcinomatosis, sarcoidosis.
Ÿ IImmunologik: post transplant.

Tumor Jantung
Ÿ Tumor primer sangat-sangat jarang terjadi.
Ÿ Ditemukan pada 1 : 1000 to 10.000 autopsi.
Ÿ Tumor metastasis terjadi pada 5 % pasien yang sekarat karena kanker.
Ÿ Tumor primer paling umum adalah : Myxoma, Lipoma, Papillary fibroelastoma, Rhabdomyoma, Angiosarcoma, and Rhabdomyosarcoma.
Ÿ 4 yang pertama à 70% dari seluruh tumor primer, 2 yang terakhirà 20%.

Metastasis Jantung
Ÿ Diurutkan dari yang tersering : Carcinoma of the bronchus and breast, Malignant melanoma, Lymphoma, and Leukemia.
Ÿ Paling melibatkan perikardium àasimtomatik/perikarditis. Atau penetrasi miokardium à arrhythmia, kegagalan kongestif, obstruksi pada pembuluh besar à thrombosis.

Corpulmonale
Ÿ Pembesaran ventrikel kanan yang didapat setelah hipertensi pulmonary yang disebabkan kelainan yang mempengaruhi struktur/fungsi paru-paru, bukan disebabkan oleh penyakit pada sisi kiri jantung dan penyakit jantung bawaan.
Ÿ Right side counterpart dari Penyakit Jantung Hipertensi.
Ada 2 bentuk:
Ÿ Acute cor pulmonale: Dilatasi ventrikel kanan yang mengikuti embolisasi masif paru.
Ÿ Chronic cor pulmonale: didapat setelah tekanan berlebih dalam jangka panjang yang berhubungan dengan penyempitan/obstruksi arteri besar.
Etiologi
Ÿ Penyakit Paru: COPD, diffuse pulmonary interstitial fibrosis, cystic fibrosis.
Ÿ Penyakit pembuluh pulmonar: embolisme, vascular sclerosis, arteritis (Wegener’s granulomatosis), drug-toxin-radiation induced vascular sclerosis.
Ÿ Kelainan yang mempengaruhi pergerakan dada: kifoskoliosis, obesitas, penyakit neuromuskuler.
Ÿ Kelainan yang menginduksi konstriksi arterial pulmonar: Metabolic acidosis, hypoxemia ( chronic altitude sickness, obstruksi jalan udara utama, hipoventilasi alveolar idiopatik)

Support web ini

BEST ARTIKEL