Tuesday, March 2, 2010

PENCIUMAN -KHEMO RESEPTOR


ORGAN PENCIUMAN
  • Hidung terdiri atas : lubang hidung dan rongga hidung
  • Rongga hidung memiliki permukaan yang selalu basah yang disebut selaput lendir. 
  • Selaput lendir rongga hidung sebelah atas terdapat reseptor pembau (olfactory membran). 
  • Hidung manusia bekerja mengikuti sesuatu yang berbau di sekitarnya, sama seperti halnya mata yang memberi informasi dengan penglihatan dan telinga melalui suara. 
  • Lalu bagaimana hidung manusia bisa mencium sesuatu?
  • Hidung memiliki dua lubang yang disebut dengan nostrils. 
  • Lubang hidung dan saluran hidung dipisahkan oleh dinding yang disebut dengan septum. 
  • Bagian hidung yang lebih dalam lagi mendekati tengkorak, septumnya terbuat dari tulang yang sangat tipis.
  • Bagian yang dekat dengan hidung septumnya terbuat dari cartilage, merupakan bahan fleksibel yang lebih keras dibandingkan kulit dan otot tapi tidak sekeras tulang. 
  • Jika memencet bagian ujung hidung akan merasa seperti bergoyang-goyang. 
  • Di balik hidung ada tempat yang disebut dengan rongga hidung yang berhubungan dengan tenggorokan belakang. 
  • Rongga hidung ini dipisahkan dari bagian dalam mulut dengan palate (langit-langit mulut).
  • Bagian atas dari rongga hidung yang disebut dengan olfactory epithelium yang memberikan daya cipta atau imajinasi terhadap sesuatu dengan penciuman. 
  • Olfactory epithelium memiliki reseptor khusus yang sensitif terhadap molekul bau yang bergerak melalui udara, seperti diberitakan dari Kidshealth.
  • Reseptor ini sangat kecil dan jumlahnya kurang lebih 10 juta di dalam hidung. 
  • Terdapat ratusan reseptor bau yang berbeda, masing-masing untuk kemampuan terhadap molekul bau tertentu. 
  • Peneliti menunjukkan bahwa bau bisa menstimulasi beberapa reseptor jenis yang berbeda sekaligus. Selanjutnya otak akan menginterpretasikan kombinasi reseptor untuk bisa mengenali salah satu dari sekitar 10.000 bau yang berbeda. 
  • Reseptor pembau berupa rambut getar (olfactory cells) untuk menerima rangsang baubauan yang biasanya berupa gas atau uap 
  • Dalam hal tertentu indera pembau bekerjasama dengan indera pengecap untuk menimbulkan kesan tertentu 
  • Pada saat sakit flu selaput lendir tertutupi oleh lendir tebal sehingga kepekaan indera menjadi berkurang akibatnya kurang nafsu makan  
  • Perhatikan posisi Olfactori nervus di Hidung

  • Neuroepitel olfaktorius terletak di bagian atas rongga hidung di dekat cribiform plate, septum nasi superior dan dinding nasal superolateral. 
  • Struktur ini merupakan neuroepitelium pseudostratified khusus yang didalamnya terdapat reseptor olfaktorius utama.
  • Pada neonatus, daerah ini merupakan suatu lembar neural yang padat, namun pada anak-anak dan dewasa terbentuk interdigitasi antara jaringan respiratorius dan olfaktorius.
  • Dengan bertambahnya usia seseorang, jumlah neuron olfaktorius ini lambat laun akan berkurang. 
  • Selain neuron olfaktorius, epitel ini juga tersusun oleh sel-sel penopang yaitu duktus dan glandula Bowman yang sifatnya unik pada epitel olfaktorius dan sel basal yang berfungsi pada regenerasi epitel.
  • Sensasi pembauan diperantarai oleh stimulasi sel reseptor olfaktorius oleh bahan-bahan kimia yang mudah menguap. 
  • Untuk dapat menstimulasi reseptor olfaktorius, molekul yang terdapat dalam udara harus mengalir melalui rongga hidung dengan arus udara yang cukup turbulen dan bersentuhan dengan reseptor. 
  • Faktor-faktor yang menentukan efektivitas stimulasi bau meliputi durasi, volume dan kecepatan menghirup. 
  • Tiap sel reseptor olfaktorius merupakan neuron bipolar sensorik utama.
  • Dalam rongga hidung rata-rata terdapat lebih dari 100 juta reseptor. 
  • Neuron olfaktorius bersifat unik karena secara terus menerus dihasilkan oleh sel-sel basal yang terletak dibawahnya. 
  • Sel-sel reseptor baru dihasilkan kurang lebih setiap 30-60 hari.
 
  • Reseptor odorant termasuk bagian dari G-protein receptor superfamily yang berhubungan dengan adenilat siklase. 
  • Manusia memiliki beratus-ratus reseptor olfaktorius yang berbeda, namun tiap neuron hanya mengekspresikan satu tipe reseptor. 
  • Inilah yang mendasari dibuatnya peta pembauan (olfactory map). 
  • Neuron yang menyerupai reseptor yang terdapat di epitel mengirimkan akson yang kemudian menyatu dalam akson gabungan pada fila olfaktoria didalam epitel.
  • Ketika reseptor bau distimulasi, sinyal bekerja dari saraf olfactory ke olfactory bulb yang letaknya di bawah bagian depan otak dan di atas rongga hidung. 
  • Sinyal lalu dikirim ke bagian lain di otak yang bisa menginterpretasikan bau yang sudah dikenal. 
  • Bau yang teridentifikasi merupakan cara otak untuk memberitahu mengenai lingkungan sekitarnya. 
  • Seperti saat mencium bau roti bakar, maka secara cepat otak akan menginterpretasikannya dan manusia akan mengecek roti bakarnya.

Kebanyakan orang hanya berpikir mengenai lidah ketika membicarakan tentang rasa. 
Tapi rasa tidak akan berarti apa-apa tanpa bantuan dari hidung. 
Kemampuan idera penciuman dan perasa akan bekerja sama karena bau dari makanan akan menuntun orang untuk mencicipinya. 
Jadi, jangan pernah remehkan kemampuan hidung Anda.

Kita memiliki hidung berlubang di sebelah kiri dan di sebelah kanan, apakah fungsinya sama?
  • Sebenarnya fungsinya tidak sama dan dapat kita rasakan bedanya; sebelah kanan mewakili matahari (mengeluarkan panas) dan sebelah kiri mewakili bulan (mengeluarkan dingin). Jika sakit kepala, cobalah menutup lubang hidung sebelah kanan dan bernafaslah melalui hidung sebelah kiri dan lakukan kira-kira 5 menit, sakit kepala akan sembuh. Anda merasa lelah, lakukan bolak-balik. Tutup lubang hidung sebelah kiri dan bernafaslah melalui hidung sebelah kanan. Tak lama kemudian, Anda akan merasakan segar kembali.mSebab lubang hidung sebelah kanan mengeluarkan panas, sehingga gampang sekali panas


LIDAH PENGECAP

Lidah adalah organ pengecap
  • pada lidah terdapat reseptor untuk rasa.
  • reseptor ini peka terhadap stimulus dari zat-zat kimia
  • karena mampu menerima rangsang berupa zat kimia sehingga disebut kemoreseptor
  • Reseptor tersebut adalah kuncup-kuncup pengecap(taste buds) pada permukaan lidah.

  • Pengecapan merupakan fungsi utama dari taste buds
  • indera penciuman ikut berperan membantu dalam persepsi pengecapan.
  • Indera pengecapan memungkinkan kita merasakan tekstur makanan lembut atau kasar, zat-zat yang terkandung dalam makanan, serta rasa makanan itu sendiri.
  • Makna pentingnya adalah bahwa pengecapan memungkinkan manusia memilih makanan sesuai keinginannya.

  • Sensasi pengecapan terjadi karena rangsangan terhadap berbagai reseptor pengecapan, ada sedikitnya 11 reseptor kimia yang ada pada sel-sel pengecapan, antara lain:
  1. 2 reseptor natrium,
  2. 2 reseptor kalium
  3. 1 reseptor klorida
  4. 1 resptor adenosine
  5. 1 reseptor inosin
  6. 1 reseptor manis
  7. 1 reseptor pahit
  8. 1 reseptor glutamate
  9. 1 reseptor ion hydrogen.

Kemampuan reseptor tersebut dikumpulkan menjadi 5 kategori umum : asam, asin, manis, pahit dan umami disebut sensasi pengecapan utama.

  1. Rasa asam, disebabkan oleh asam karena konsentrasi ion hydrogen
  2. Rasa Asin, dihasilkan oleh garam yang terionisasi,karena konsentrasi Na
  3. Rasa manis, dibentuk oleh beberapa zat kimia organic ( gula,glikol,alcohol,aldehide,keton,amida,ester,asam amino, protein,asam sulfonat,asam halogenasi ), dan garam anorganik dari timah dan berilium.
  4. Rasa Pahit, juga tidak dibentuk oleh satu zat kimia, zat pembentuk rasa manis bila terjadi perubahan pada struktur kimianya dapat menjadi pahit. Rasa pahit juga dapat mengindikasi bahwa makanan tersebut mengandung toxin atau beracun.
  5. Rasa Umami (bhs.Jepang), artinya lezat, untuk menyatakan rasa kecap yang menyenangkan secara kualitatif. Rasa ini dominant ditemukan pada L-glutamat ( trdpt pada ekstrak daging dan keju).
  • Kuncup-kuncup pengecap ini ada yang tersebar dan ada pula yang berkelompok dalam tonjolan-tonjolan epitel yang disebut papila.
Terdapat empat macam papila pada lidah:

  1. Papila foliate, pada pangkal lidah bagian lateral/samping
  2. Papila fungiformis, pada bagian anterior/depan .
  3. Papila sirkumfalata, melintang pada pangkal lidah. Ketiga papila di atas mengandung kuncup pengecap
  4. Papila Filiformis, terdapat pada bagian posterior. Pada foliate tidak terdapat kuncup-kuncup pengecap.

Kuncup Pengecap

  • Setiap kuncup pengecap terdiri dari dua macam sel, yaitu sel pengecap dan sel penunjang, pada sel pengecap terdapat silia (rambut gustatori) yang memanjang ke lubang pengecap. Zat-zat kimia dari makanan yang kita makan, mencapai kuncup pengecap melalui lubang-lubang pengecap (taste pores).

  • Pada lidah reseptor-reseptor yang sensitif terhadap rasa manis terdapat pada ujung lidah, sedangkan untuk rasa masam terdapat pada bagian kanan dan kiri lidah. Pangkal lidah sensitif untuk rasa pahit dan bagian samping depan sensitif terhadap rasa asin.

Mekanisme terjadinya pembentukan impuls makanan digambarkan pada bagan di bawah ini :


Skema Pembentukan Impuls Saraf Pada Papilla Pengecap



NOTE
  • Saat ini, dikenal lima rasa dasar yang dapat bisa dikecap lidah manusia, yakni manis, pahit, asam, asin, dan umami. Tahukah Anda apa itu umami?
  • Umami merupakan pelengkap dari empat rasa dasar yang sudah ada. Umami berasal dari bahasa Jepang, “umai” yang artinya savoury, deliciousness, atau brothy. Rasa umami dominan pada lezatnya rasa kaldu.
  • Para 1908, Kikunae Ikeda, seorang profesor dari Universitas Tokyo meneliti lebih jauh tentang rasa umami. Ikeda berhasil menemukan glutamat sebagai sumber rasa umami dari kaldu rumput laut (kombu). Profesor Ikeda yakin rasa umami berbeda dari empat rasa dasar yang telah dikenal sebelumnya. Pada akhirnya, rasa umami diakui dunia sebagai rasa dasar ke-5, tepatnya pada 1980-an.

Support web ini

BEST ARTIKEL