Showing posts sorted by relevance for query bioteknologi. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query bioteknologi. Sort by date Show all posts

Friday, January 22, 2016

SOAL BIOTEKNOLOGI UN 2016

SOAL

1. Di bawah ini dampak negatif bioteknologi terutama dalam penggunaan rekayasa genetika, kecuali ….
A. adanya kemungkinan lepasnya bakteri-bakteri hasil rekayasa genetika ke lingkungan
B. hewan yang diubah secara genetik bila dilepas dapat merusak ekologi sungai
C. seorang ilmuwan bisa mengubah informasi genetis hewan yang merugikan lingkungan
D. gen virus yang dikloning dapat menyebabkan kanker pada manusia
E. penyuntikan mikroba yang telah dilemahkan ke dalam tubuh dapat merangsang pembentukan antibodi

Pembahasan:

  • Adanya kemungkinan lepasnya bakteri-bakteri hasil rekayasa genetika ke lingkungan, hewan yang diubah secara genetik bila dilepas dapat merusak ekologi sungai, seorang ilmuwan bisa mengubah informasi genetis hewan yang merugikan lingkungan dan gen virus yang dikloning dapat menyebabkan kanker pada manusia merupakan dampak negatif. 
  • Sedangkan penyuntikan mikroba yang telah dilemahkan ke dalam tubuh dapat merangsang pembentukan antibody merupakan dampak positif dari bioteknologi (bagian kesehatan).
2. Tindakan manusia yang bertujuan mencegah dampak negatif penggunaan hasil bioteknologi adalah ….
A. memanfaatkan antibiotika untuk membunuh bakteri
B. memanfaatkan sumber makanan baru berupa PST
C. memanfaatkan bibit unggul hasil rekayasa genetika sebanyak-banyaknya
D. mengantisipasi kemungkinan berpindahnya gen asing pada organisme transgenik
E. menggunakan insulin buatan untuk mengobati diabetes mellitus

Pembahasan:

  • Mengantisipasi kemungkinan berpindahnya gen asing pada organisme transgenik merupakan salah satu tindakan pencegahan terhadap produk bioteknologi.
3. Salah satu dampak bioteknologi di bidang sosial ekonomi masyarakat adalah ….

A. tanah petani menjadi tercemar dengan produk transgenik
B. tanah pertanian menjadi sempit karena produk transgenik juga harus ditahan
C. produk bioteknologi mengakibatkan hilangnya plasma nuftah
D. petani tradisional merugi karena kalah bersaing dengan tanaman transgenik
E. produk bioteknologi harus ditanam pada lahan yang luas sehingga memerlukan biaya

Pembahasan:

  • Tanah petani menjadi tercemar dengan produk transgenik, tanah pertanian menjadi sempit karena produk transgenik juga harus ditahan dan produk bioteknologi mengakibatkan hilangnya plasma nuftah adalah bidang pertanian saja tidak ada sosial ekonominya. Sedangkan produk bioteknologi harus ditanam pada lahan yang luas sehingga memerlukan biaya merupakan bidang ekonomi pertanian bukan sosial ekonomi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa yang benar adalah petani tradisional merugi karena kalah bersaing dengan tanaman transgenik yang menunjukkan bidang sosial ekonomi.
4. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu dan teknologi terhadap sumber daya manusia adalah ..
A. Timbulnya pengangguran tenaga kerja pasar
B. Menurunnya sumber plasma nutfah
C. Produksi yang berlebihan menyebabkan turunnya harga
D. Terjadinya perubahan sikap sosial
E. Lahan pertanian berkurang, produksi kecil

Pembahasan:

  • Kemajuan ilmu dan teknologi disamping memberikan dampak positif terhadap kelestarian sumber daya alam, juga dapat memberikan dampak negative terutama pada sumber daya alam manusia. Dampak negative yang dapat dirasakan pada sumber daya manusia adalah terjadinya perubahan sikap sosial.
5. Salah satu cara pemanfaatan bioteknologi dalam bidang kedokteran adalah menyambungkan .
A. DNA bakteri ke dalam pancreas manusia
B. Kromosom bakteri ke dalam DNA manusia
C. Gen yang memproduksi insulin ke dalam DNA bakteri
D. DNA virus ke dalam DNA bakteri
E. Gen virus ke dalam gen bakteri

Pembahasan:

  • Pemanfaatan bioteknologi dalam bidang kedokteran telah banyak ditemukan beberapa rekayasa gen, yang diantaranya adalah gen yang memproduksi insulin ke dalam DNA bakteri, sehingga bakteri itu yang menghasilkan hormone insulin dan orang yang menderita kencing manis (diabetes) bias mendapat hormone insulin kembali.
6. Penerapan bioteknologi untuk mendapatkan varietas varietas unggul akan menjurus pada …
A. Meningkatnya jenis hama tanaman
B. Meningkatnya keanekaragaman genetik
C. Meningkatnya keanekaragaman ekologi
D. Menurunkan kualitas produk pertanian
E. Menurunkan kualitas lingkungan

Pembahasan:

  • Penerapan bioteknologi untuk mendapatkan varietas-varietas unggul akan menjurus pada meningkatnya keanekaragaman genetic. Seperti contoh : jenis padi, pelita I, pelita II, barito, cisadane, dan sebagainya.
7. Pengaruh rekayasa genetic terhadap sumber daya protein hewani adalah …
A. Meningkatnya biaya pemeliharaan hewan
B. enurunkan variasi pada hewan
C. Meningkatnya daya tahan hewan terhadap virus
D. Meningkatnya populasi hewan
E. Menurunnya jumlah makanan yang dibutuhkan hewan

Pembahasan:

  • Pengaruh rekayasa genetic terhadap sumber daya protein hewani adalah untuk meningkatnya daya tahan hewan terhadap virus.
8. Berikut ini pemanfaatan rekayasa genetika untuk meningkatkan kualitas kesehatan manusia, kecuali …
A. Insulin
B. Antibiotik
C. Antibodi monoklonal
D. Interferon
E. Terapi gen sel sumsum tulang

Pembahasan:

  • Bioteknologi dibidang kedokteran adalah Antibodi Monoklonal, Terapi Gen , Antibiotik , Interferon , Vaksin.
9. Berikut ini bahaya dari bioteknologi, kecuali …
A. Digunakan untuk senjata biologis
B. Memunculkan organisme strain jahat
C. Mengganggu keseimbangan lingkungan
D. Menyalahi hukum dan nilai masyarakat
E. Menambah keanekaragam hayati

Pembahasan:

  • Hal hal diatas termasuk bahaya berkembannya bioteknologi, kecuali menambah keanekaragaman hayati.
10. Berikut ini merupakan cabang ilmu biologi dan ilmu kimia yang mendukung kemajuan dan perkembangan bioteknologi, kecuali……
A. Fisiologi
B. Biologi molekuler
C. Inokulasi
D. Genetika
E. Mikrobiologi

Pembahasan:

  • Fisiologi, Biologi molekuler, Genetika, dan mikrobiologi merupakan cabang biologi yang dimaksud kecuali Inokulasi.
11. Dibawah ini yang tidak termasuk dampak dari bioteknologi adalah…..
A. penggunaan insulin hasil rekayasa telah menyebabkan 31 orang meninggal di Inggris
B. bahan makanan dapat diproduksi secara lebih cepat tanpa memerlukan ruangan yang luas (misal PST)
C. menimbulkan kontroversi misalnya bayi tabung, pengklonan manusia dan transplantasi organ.
D. penggunaan hormon pertumbuhan sapi (bovinegrowthhormone: BGH) dapat meningkatkan produksi susu sapi sampai 20%
E. mencegah serangan penyakit terhadap tubuh yang berasal dari mikroorganisme

Pembahasan:
  • Penggunaan insulin hasil rekayasa telah menyebabkan 31 orang meninggal di Inggris, menimbulkan kontroversi misalnya bayi tabung, pengklonan manusia dan transplantasi organ dan penggunaan hormon pertumbuhan sapi (bovinegrowthhormone: BGH) dapat meningkatkan produksi susu sapi sampai 20% menimbulkan dampak negatif bagi keberlangsungan hidup manusia. 
  • Sedangkan bahan makanan dapat diproduksi secara lebih cepat tanpa memerlukan ruangan yang luas (misal PST) membawa dampak positif. 
  • Mencegah serangan penyakit terhadap tubuh yang berasal dari mikroorganisme adalah definisi dari vaksin.
12. Mengapa bioteknologi membawa dampak negatif terhadap etika?
A. pelepasan organisme transgenik ke alam bebas
B. persaingan produk dapat menimbulkan ketidakadilan
C. munculnya organisme transgenik yang belum diketahui dampaknya
D. tidak semua masyarakat menerima bioteknologi, karena menganggap melawan kodrat alam
E. terjadinya aliran gen ketanaman sekarabat atau kerabat dekat

Pembahasan:
  • Persaingan produk dapat menimbulkan ketidakadilan merupakan dampak negatif terhadap sosial ekonomi. 
  • Pelepasan organisme transgenik ke alam bebas, munculnya organisme transgenik yang belum diketahui dampaknya dan terjadinya aliran gen ketanaman sekarabat atau kerabat dekat adalah dampak terhadap lingkungan. 
  • Tidak semua masyarakat menerima bioteknologi, karena menganggap melawan kodrat alam merupakan dampak bioteknologi terhadap etika. Contohnya bayi tabung, pengklonan manusia dan transplantasi organ.
13. Dibawah ini yang bukan dampak negatif terhadap lingkungan adalah….
A. pelepasan organisme transgenik ke alam bebas
B. persaingan produk dapat menimbulkan ketidakadilan
C. munculnya organisme transgenik yang belum diketahui dampaknya
D. perubahan genotipe tidak terjadi secara alami sesuai dengan dinamika populasi, melainkan menurut kebutuhan pelaku bioteknologi
E. terjadinya aliran gen ketanaman sekarabat atau kerabat dekat

Pembahasan:
  • Persaingan produk dapat menimbulkan ketidakadilan merupakan dampak negatif terhadap sosial ekonomi karena dapat mengakibatkan kesenjangan ekonomi.
14. Mengapa bioteknologi dapat mengatasi kekurangan bahan makanan (protein dan vitamin)?
A. bahan makanan dapat diproduksi secara lebih cepat tanpa memerlukan ruangan yang luas (misal PST)
B. menyediakan obat-obatan untuk memberantas penyakit secara lebih murah.
C. menyediakan berbagai senyawa organik
D. menyediakan energi
E. memperbaiki lingkungan

Pembahasan:
  • Menyediakan obat-obatan untuk memberantas penyakit secara lebih murah, menyediakan berbagai senyawa organik, menyediakan energi dan memperbaiki lingkungan merupakan dampak positif dari bioteknologi namun tidak menjelaskan bagaimana bioteknologi dapat mengatasi kekurangan bahan makanan.
15. Di bawah ini dampak positif bioteknologi, kecuali…..

A. bahan makanan dapat diproduksi secara lebih cepat tanpa memerlukan ruangan yang luas (misal PST).
B. menyediakan obat-obatan untuk memberantas penyakit secara lebih murah.
C. menyediakan berbagai senyawa organik
D. menurunnya sumber plasma nutfah
E. memperbaiki lingkungan

Pembahasan:
  • Menurunnya sumber plasma nutfah tertentu merupakan dampak negatif yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu dan teknologi terhadap lingkungan bukan.

16. Bioteknologi kultur jaringan akan berhasil bila memenuhi persyaratan di bawah ini, kecuali .…
A. Penggunaan medium yang cocok
B. Dilakukan dalam keadaan aseptik
C. Eksplan ditempatkan pada suhu tinggi secara intensif
D. Pengaturan suhu lingkungan yang baik pemilihan eksplan yang baik
E. Penggunaan bakteri pembantu yang cocok

Pembahasan: Eksplan tidak harus selalu ditempatkan pada suhu yang tinggi, namun suhunya disesuaikan dengan kebutuhan.

17. Perhatikan komponen-komponen yang digunakan dalam rekayasa genetika di bawah ini:
1) kromosom
2) enzim
3) virus
4) sel bakteri
5) sel tumbuhan
Tiga komponen utama yang diperlukan untuk melakukan bioteknologi tanaman transgenik adalah nomor ….
A. 1, 4 dan 5
B. 1, 3 dan 5
C. 1, 3 dan 4
D. 2, 3, dan 5
E. 2, 3, dan 4

Pembahasan:
  • Tanaman transgenik adalah penyisipan gen/kromosom asing pada bakteri yang kemudian bakteri tersebut diinfeksikan pada tumbuhan. Virus tidak terlibat dalam bioteknologi tanaman transgenik. 
18. Pemanfaatan sifat totipotensi dalam proses kultur jaringan pada tumbuhan adalah untuk memperoleh ….
A. Anakan seragam dalam jumlah besar dan cepat
B. Anakan yang sifatnya lebih baik dari induknya
C. Bibit unggul yang bergizi
D. Bibit unggul yang tahan hama
E. Anakan yang diperlukan untuk hibridasi

Pembahasan:
Tujuan pemanfaatan sifat totipotensi adalah :
  1. Untuk memperoleh anakan yang seragam 
  2. Untuk memperoleh anakan dalam jumlah besar 
  3. Untuk memperoleh anakan dengan cepat 
19. Antibodi monoklonal dihasilkan oleh sel-sel hibridoma yang dapat membelah diri secara terus-menerus. Kemampuan membelah ini diperoleh dari ….
A. Sel-sel mieloma yang digabung dengan sel-sel pengasil antibodi
B. Perlakuan secara kimia agar sel-sel dapat membelah
C. Sel-sel penghasil antibodi itu sendiri yang terdiri dari sel-sel embrionik
D. Pemberian nutrisi pada sel sehingga lebih aktif membelah
E. sel penghasil antibodi diambil dari bagian tubuh yang mempunyai kemampuan membelah diri

Pembahasan:
  • Sel mieloma bersifat dapat membelah diri secara terus-menerus. 

20. Hibridoma sering digunakan untuk memperoleh antibodi. Sel hibridoma merupakan peleburan dari ….
A. Sel bakteri dengan sel kanker
B. Sel bakteri dengan sel limfosit
C. Sel kanker dengan sel limfosit
D. Sel kanker dengan sel telur
E. Sel telur dengan sel tubuh

Pembahasan:
  • Sel hibridoma terbentuk dari sel limfosit penghasil antibodi dan sel kanker yang aktif membelah. 

21. Kloning masih merupakan kontroversi antara bencana dan keberhasilan dalam bidang bioteknologi. Kloning pada domba merupakan rekayasa genetika yang dilakukan pada tingkat ….
A. Sel
B. Jaringan
C. Organ
D. Sistem organ
E. Organisme

Pembahasan:
  • Kloning merupakan proses yang terjadi melalui pengisolasian inti sel somatis organisme pada sel telur organisme lain yang telah dihilangkan inti selnya. 
22. Contoh proses yang bukan termasuk bioteknologi tradisional adalah …
A. pembuatan tempe
B. pengolahan yoghurt
C. pembuatan keju
D. pembuatan kecap
E. pembuatan interferon

Pembahasan:
  • Interferon merupakan contoh dari bioteknologi modern dari bidang kedokteran. 
23. Contoh proses yang termasuk bioteknologi tradisional adalah …
A. pengolahan yoghurt
B. pembuatan interferon
C. pembuatan rekayasa DNA
D. teknologi plasmid
E. protein sel tunggal

Pembahasan:

  • Pembuatan interferon, rakaya DNA, teknologi plasmid, dan protein sel tunggal merupakan contoh dari bioteknologi modern dibidang kedokteran. 
24. Berdasarkan prinsipnya, bioteknologi dibedakan menjadi dua yaitu bioteknologi moden dan bioteknologi konvensional. Kegiatan berikut ini yang menerapkan prinsip bioteknologi modern adalah …
A. proses biokimia
B. pemuliaan tanaman
C. proses respirasi anaerob
D. pembuatan DNA rekombinan
E. pemanfaatan mikroorganisme

Pembahasan:

  • Pembuatan DNA rekombinan merupakan salah satu contoh dari bioteknologi modern dalam bidang kedokteran. 
25. Kedelai dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan seperti kecap dan tempe dengan menerapkan bioteknologi konvensional yaitu fermentasi. Hal ini menunjukkan bahwa dari bahan yang sama dapat dihasilkan produk bioteknologi yang berbeda karena ….
A. jenis mikroba yang berbeda mengekskresikan enzim yang berbeda
B. kecap dan tempa difermentasikan oleh jenis bakteri yang berbeda
C. perbedaan lama fermentasi menghasilkan produk yang berbeda
D. kecap difermentasikan oleh bakteri sedangkan tempe difermentasikan oleh jamur
E. tempe tidak memerlukan media steril, sedangkan kecap memerlukan media steril

Pembahasan:

  • Jenis mikroba yang berbeda mengekskresikan enzim yang berbeda adalah salah satu hal yang dapat menunjukkan bahwa dari bahan yang sama dapat dihasilkan produk bioteknologi yang berbeda. 

26. Organisme yang berperan pada fermentasi air kelapa menjadi nata de coco adalah ….
A. Acetobacter xylinum
B. Acetobacter aceti
C. Rhizopus oryzae
D. Aspergillus wentii
E. Neurospora crassa

Pembahasan:

  • Acetobacter aceti merupakan mikroorganisme untuk membuat kecap asin. Rhizopus oryzaemerupakan mikroorganisme untuk membuat tempe. Aspergillus wentii adalah mikroorganisme untuk membuat kecap. Neurospora crassa adalah mikroorganisme untuk membuat oncom.

27. Contoh aplikasi bioteknologi dalam bidang industri pangan adalah pembuatan …
A. keju dengan bahan dasar susu
B. baso dengan bahan daging
C. tahu dengan bahan dasar kacang tanah
D. agar-agar dengan bahan dasar alga merah
E. sirop dengan bahan dasar gula tebu

Pembahasan:

  • Bioteknologi merupakan teknologi yang memanfaatkan organisme atau bagian-bagiannya untuk memanfaatkan kualitas suatu barang dan jasa. Salah satu aplikasi bioteknologi konvensional adalah pembuatan keju dengan bahan dasar susu melalui proses fermentasi oleh Lactobacillus bulgarius. 

28. Prinsip dasar pemanfaatan bioteknologi adalah meningkatkan kualitas barang dan jasa. Bioteknologi konvensional dilakukan dengan proses ….
A. rekayasa genetika
B. fermentasi
C. perbanyakan embrio
D. kultur jaringan
E. pemanfaatan teknologi terapan

Pembahasan:

  • Salah satu prinsip dasar bioteknologi konvensional adalah memanfaatkan mikroorganisme secara utuh serta proses biokimia dan proses genetic terjadi secara alami, misalnya dengan fermentasi. 

29. Berikut ini adalah bagian dari bioteknologi

  1. Pembuatan alkohol 
  2. Pembuatan kecap 
  3. Pembuatan antibiotik 
  4. Pembuatan antibodi monoklonal 
  5. Pembuatan hormon insulin 
Yang tergolong bioteknologi konvensional adalah ….
A. 1, 2, 3
B. 1, 2, 4
C. 2, 3, 4
D. 2, 3, 5
E. 3, 4, 5

Pembahasan:
  • Anggur dan bir, dari gandum dengan agen hayati khamir dari jenis Aspergillus oryzae. 
  • Roti, dari bahan dasar gandum dengan agen hayati berupa khamir dari jenisSaccharomyces cerevisiae. 
  • Keju, dari bahan dasar susu murni dengan agen hayati kelompok bacteri asam laktat (Lactobacillus dan Streptococcus) yang memfermentasi laktosa menjadi asam laktat. Juga terkadang digunakan jamur Penicillium camemberti dan Penicillium requeforti. 
  • Yoghurt, dari bahan dasar susu segar dengan agen hayati bacteri asam laktat dari jenis Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophylus. 
  • Mentega, dari bahan dasar susu segar dengan agen hayati bacteri dari jenisStreptococcus lactis dan Leuconostoc cremoris. 
  • Antibiotik pinisilin , memanfaatkan kemampuan jamur Penicillium notatum danPenicillium crysogenum untuk mensintesis antibiotik ( ditemukan Alexander Fleming, 1926 ). 
  • Nata de coco, dari bahan dasar air kelapa menggunakan jasa agen hayati Acetobacter xyllinum. 
  • Tempe, dari bahan dasar kedelai menggunakan bantuan jenis jamur Rhizopus stoloniferus. 
  • Kecap, dari bahan dasar kedelai menggunakan agen hayati jamur Aspergillus wentii. 
  • Tape (Peuyeum), dari bahan dasar singkong atau sereal seperti beras ketan menggunakan agen hayati Saccharomyces cerevisiae. 

30. Hubungan yang sesuai antara organisme dengan produk yang dihasilkannya dalam usaha meningkatkan nilai tambah bahan adalah …..
A. Aspergillus oryzae – Kedelai -Tempe dan ragi
B. Rhizopus oryzae – Kedelai – Tauco dan kecap
C. Saccharomyces cereviceae – Tepung gandum – Roti dan kue-kue
D. Streptococcus lactis – Kedelai – Keju dan roti
E. Penicillium roqueforti – Susu – Yoghurt dan roti Pembahasan:

Pembahasan
  • Saccharomyces cerevisiae berfungsi dalam pembuatan roti dan bir, karena Saccharomyces bersifat fermentatif (melakukan fermentasi, yaitu memcah glukosa menjadi karbon dioksida dan alkohol) kuat. Namun, dengan adanya oksigen, Saccharomyces juga dapat melakukan respirasi yaitu mengoksidasi gula menjadi karbon dioksida dan air
NOTE BIOTEKNOLOGI

THEORY




Wednesday, February 19, 2020

BIOTEKNOLOGI UNBK

PRODUK BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL & MODERN

Contoh produk bioteknologi konvensional antara lain :
  • Anggur dan bir, dari bahan mentah biji sereal ( semisal gandum ) dengan agen hayati khamir dari jenis Sacharomyces bisa juga Aspergillus oryzae.
  • Roti, dari bahan dasar biji sereal ( gandum ) dengan agen hayati berupa khamir dari jenis Saccharomyces cerevisiae.
  • Keju, dari bahan dasar  susu murni dengan agen hayati kelompok bacteri asam laktat ( dari genus : Lactobacillus dan Streptococcus ) yang memfermentasi laktosa menjadi asam laktat.. Juga terkadang digunakan jamur Penicillium camembert dan Penicillium requefort .
  • Yoghurt, dari bahan dasar susu segar dengan agen hayati bacteri asam laktat dari jenis  Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophylus.
  • Mentega, dari bahan dasar susu segar dengan agen hayati bacteri dari jenis Streptococcus lactis dan Leuconostoc
  • Antibiotik pinisilin , memanfaatkan kemampuan jamur Penicillium notatum dan Penicillium crysogenum untuk mensintesis antibiotik ( ditemukan Alexander Fleming, 1926 ).
  • Sauerkraut, dari bahan dasar sayuran menggunakan agen hayati bacteri asam laktat
  • Nata de coco, dari bahan dasar air kelapa menggunakan jasa agen hayati Acetobacter xyllinum.
  • Tempe, dari bahan dasar kedelai menggunakan bantuan jenis jamur Rhizopus stoloniferus.
  • Kecap, dari bahan dasar kedelai menggunakan agen hayati jamur Aspergillus wentii.
  • Tapai, dari bahan dasar singkong atau sereal seperti beras ketan menggunakan agen hayati Saccharomyces cerevisiae.
Beberapa contoh bioteknologi modern antara lain :
capture-20141014-200136
  • Bibit tanaman yg seragam, diperoleh dengan melalui tehknik Kultur jaringan (Tissue Culture). Melalui teknik ini dapat dihasilkan / diproduksi bibit tanaman yang seragam dalam jumlah besar, Beberapa contoh tanaman yang telah dihasilkan melalui kultur jaringan antara lain : Papaver somniferum ( menghasilkan kodein , untuk penghilang rasa nyeri, Jasminum sp ( menghasilkan jasmine, sebagai bahan parfum aroma melati ). Explant - Kalus - Planlet - Plant (Agar jumlahnya banyak ketika kalus terbentuk di shaker sebelum melakukan Defrensiasi / Specialisasi (Totipotensi) kemudian lepasan kalus dipindahkan ke cairan antiseptic dengan kaya hormonal di klon lagi) OK 
  • Antibodi monoklonal, merupakan sejenis antibodi yang diproduksi dengan cara penggabungan ( fusi ) dua jenis sel yang sama atau berbeda . Dikenal dengan sebutan teknologi hibridoma Prinsipnya mengupayakan Limposit membuat antibody cepat dengan di immunisasi antigen kenudian difusikan dengan sel kanker sehingga menjadi sel hibridoma kemudian sel hibridoma itu di Cloning sehingga banyak tentu antibody yang dahasilkan banyak dan sejenis OK
  • Bayi tabung, hasil fertilisasi secara in vitro . Ovum dan sperma dipertemukan dalam sebuah “ wadah” sehingga terjadi pembuahan. Ini bukan karya Bioteknologi karena tanpa Transplantasi gen
  • Hormon insulin, yang diperoleh melalui teknologi plasmid dalam rekayasa genetik dihasilkan DNA Rekombinan. Prinsopnya Memanfaatkan Plasmid bakteri di sisispi gen dengan menghasilkan produk membentuk DNA rekombunan , Plasmid digunting dengan menggunakan enzim Endonuklease Restriksi kemudian disidipi sebagian  gen mis gen sel pabcreas yang memproduksi Insulin dengan menyambungkannya pakai Enzim Ligase . Setelah nyambung Plasmid disebut DNA rekombinan diinjeksikan ke sel Bakteri lagi kemudian di CLon (dibiakkan agar hasilnya banyak) jika 1 bakteri menghasilkan 1 mili Insulin berapa hayo kalau sejuta bakteri hasil klon terbentuk
  • Domba dolly hasil kloning yaitu transfer inti sel autosom ( diploid ) ke dalam ovum ( haploid ) yang telah diaembil inti telurnya.
  • Tanaman kebal hama, yang telah disisipi gen penghasil senyawa endotoksin dari Bacillus thuringiensis sama seperti buat Insulin hanya DNA yang terbentuk diinjeksikan ke sel tanaman sehingga dengan kemampuan Totipotensi meristematisnya jadi tanaman yang diinginkan Setelah itu di Klon dengan Kultur jaringan OK
  • Tanaman yang mampu memfiksasi nitrogen melalui penyisipan gen pengontrol fiksasi nitrogen ( gen nif ) dari bacteri Rhizobium sp dengan perantara plasmid dari Agrobacterium tumefaciens. sama seperti buat Insulin hanya DNA yang terbentuk diinjeksikan ke sel tanaman sehingga dengan kemampuan Totipotensi meristematisnya jadi tanaman yang diinginkan Setelah itu di Klon dengan Kultur jaringan OK
  • Hewan transgenik, hasil rekayasa genetika yang memiliki sifat / kemampuan berbeda dengan hewan biasa. Misalnya  menghasilkan air susu yang mengandung faktor anti hemofili
  • Hormon BST ( Bovine Somatotrophin ), hormon pertumbuhan untuk hewan dari hasil rekayasa genetik
  • Vaksin malaria, hasil rekayasa genetik dengan memanfaatkan DNA virus cacar air yang kurang aktif
  • antibiotik jenis baru, yang dikembangkan dari mikroorganisme galur baru yang diperoleh dari rekayasa genetik
  • Interferon, sejenis protein hasil tekhnik DNA rekombinan untuk menghambat replikasi virus
  • Hormon pertumbuhan manusia yang dihasilkan dari tehknik DNA rekombinan
  • Terapi genetik, jasa layanan perbaikan kelainan genetik dengan rekayasa genetik
  • Pelestarian species langka, jasa layanan pelestarian hewan / tumbuhan yang hampir punah menggunakan tehknik rekayasa genetik.
EKSPEKTASI DAN REALITA
  • Secara umum, bioteknologi diharapkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan umat manusia
  • Pertanian dan kesehatan adalah merupakan 2 bidang terbesar dalam penerapan bioteknologi; bidang lainnya adalah polusi kontrol, pertambangan, produksi energi, akuakultur, dan kehutanan
  • Sekitar 15 tahun lalu dengan munculnya bioteknologi, bidang ini diharapkan dapat diterapkan untuk memberikan manfaat pada berbagai segmen kehidupan
  • Kesehatan:
    • Pengobatan baru dan diperbaiki – untuk penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker dan diabetes
    • Antibiotika – yang lebih baik dan lebih murah
    • Vaksin – penyakit viral: hepatitis, influenza, rabies, dan penyakit parasitik: malaria dan sleeping sickness
    • Tes cepat – membantu dokter untuk diagnosa yang akurat untuk berbagai penyakit
      Metoda yang diperbaiki – untuk kecocokan organ dalam transplantasi
    • Teknik-teknik – untuk mengoreksi kimia tubuh untuk mengobati penyakit turunan, seperti hemophilia
  • Pertanian dan produksi pangan
    • Penciptaan tanaman baru yang dapat menghasilkan pupuk sendiri
    • Tanaman yang tahan kekeringan, kebekuan, salinitas tinggi dan tekanan-tekanan lingkungan lainnya
    • Substans yang dapat mempercepat pertumbuhan ternak
    • Vaksin untuk ternak
    • Makanan ternak dengan harga yang lebih murah
  • Produksi energi
    • Renewable fuels termasuk gas methane dan hidrogen dan bahan bakar alkohol untuk penggunaan domestik dan industri
    • Substans yang dihasilkan oleh mikroba yang akan membantu ekstraksi minyak dari perut bumi
  • Industri
    • Sumber-sumber baru bagi bahan dasar untuk produksi plastik, cat, serat sintetis dan perekat
    • Mikroba yang bisa mengekstraksi metal dari batuan padat
    • Sistem-sistem baru untuk mengontrol polusi
  • Secara umum ekspektasi ditingkat nasional nampaknya tidaklah berbeda jauh dengan ekspektasi secara global, apabila dilihat dari amanat GBHN dan Program PELITA VI
  • Sesuai dengan amanat GBHN 1993 khususnya sasaran Bidang Pembangunan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam PELITA VI, maka bioteknologi termasuk dalam Kebijaksanaan Nasional sebagai suatu bidang Iptek yang perlu dikembangkan-Dalam PELITA VI telah ditetapkan tiga bidang bioteknologi yang dijadikan prioritas untuk dikembangkan yaitu:
    • Bioteknologi pertanian yang mencakup bioteknologi tanaman, ternak dan bioteknologi perikanan
    • Bioteknologi industri, menitikberatkan pemanfaatan teknologi fermentasi sebagai dasar teknologinya serta pemanfaatan bioteknologi lainnya untuk menunjang pertumbuhan bioindustri
    • Bioteknologi kesehatan, yang menitikberatkan pada penemuan teknologi vaksin dan pemanfaatan biologi molekuler untuk pencegahan dan pengobatan penyakit
REALITA
  • Pemanfaatan bioteknologi di Indonesia pada PELITA VI dapat dilihat dalam tabel yang disusun oleh BPPT
  • Menurut BPPT, penerapan dan pemanfaatan bioteknologi di Indonesia, secara rata-rata masih tertinggal dari negara-negara maju
  • Realita secara umum :
    • Produk-produk bioteknologi telah mencapai pasaran terutama di negara-negara maju
    • Disamping itu beberapa produk non-pangan juga telah mencapai pasaran seperti biopestisidan, ensim, tanaman herbisida resistan, dll
    • Yang belum terlihat sesuai ekspektasi adalah tanaman tahan kekeringan, kebekuan, salinitas toleran, dll
    • Dalam bidang kesehatan kemajuan pesat terjadi seperti pemanfaatan biotek untuk mendiagnosa dan pengobatan, walaupun penaklukan penyakit masih jauh dari komplit kalau memang mungkin
KENDALA
  • BPPT berkesimpulan bahwa pengembangan bioteknologi untuk memacu pertumbuhan bioindustri oleh industri saat ini baru mulai memasuki taraf “tertarik” atau walaupun ada industri yang mencoba untuk melalukan R&D jumlahnya masih sangat terbatas
  • Lebih lanjut dikatakan bahwa kendala dalam penerapan bioteknologi dapat ditemui dalam kelembagaan terkait, kurangnya SDM baik secara kuantitas maupun kualita, sarana dan prasaran serta program yang tidak terfokus ataupun tumpang tindih
  • Kendala ini dilihat dari segi penerapan, sedangkan secara umum yang terlihat di negara-negara maju adalah kendala yang dihadapi pada saat komersialisasi dari produk-produk bioteknologi seperti:
    • Teknis
    • Regulasi
    • Penerimaan konsumen
    • Pemilikan intelektual
STRATEGI PENGEMBANGAN BIOTEKNOLOGI DI INDONESIA
       Perkembangan bioteknologi secara umum sejalan dengan perrkembangan di bidang biologi molecular, peran bioteknologi selama satu dasa warsa kebelakang dan ke depan telah dan akan tetap memberikan dampak yang sangat besar pada bidang pertanian, kesehatan, lingkungan dan ekonomi pada umumnya. Innovasi dibidang pangan dan farmasi telah menunjukan potensi yang besar bioteknologi untuk mengembangkan berbagai macam produk, rekayasa tanaman tahan penyakit dan tahan perubahan iklim, pestisida alami, teknologi bioremediasi untuk lingkungan, bahan- bahan farmasi terapitik, bahan kimia lain dan enzyme yang dapat meningkatkan efisiensi produksi.
Indonesia mempunyai posisi strategis dalam memanfaatkan kekayaan alam, namun hingga kini peran bioteknologi masih jauh dari harapan. Oleh karena itu diperlukan suatu kesamaan presepsi dalam mengembangkan bioteknologi di Indonesia. Rencana Umum (RENUM) Pengembangan Bioteknologi di Indonesia disusun berdasarkan diskusi selama 3 tahun telah membuah suatu analisis dan strategi kedepan tentang pengembangan bioteknologi. Oleh karena bioteknologi sebagai ilmu multidisiplin berkembang sangat pesat maka diperlukan penyesuaian kondisi (update) baik yang berkaitan dengan perkembangan ilmu itu sendiri maupun dengan kondisi umum yang berkaitan dengan pengembangan bioteknologi itu sendiri, dengan melihat kondisi aktual di Indonesia. Untuk pengembangan bioteknologi di Indonesia telah disusun visi dan misi sebagai berikut. Visi Renum Pengembangan Bioteknologi Indonesia”

Bioindustri untuk Kesejahteraan sedangkan misinya disusun sebagai berikut:
  1. Meningkatkan pengungkapan, nilai tambah,dan upaya penyelamatan sumber daya alam.
  2. Meningkatkan kerjasama dan jejaring kerja antara peneliti dan industri.
  3. Meningkatkan penyebaran informasi dan akses pengetahuan kepada masyarakat, akademisi & usahawan.
  4. Meningkatkan kemampuan, keahlian dan profesionalistas SDM dalam bidang Bioteknologi.
  5. Memberikan rekomendasi tentang kebijakan yang terkait pengembangan bioteknologi.
Pengembangan di masa mendatang focus bioteknologi dapat dikelompokan ke dalam 5 bidang utama yaiitu:

Pertama bioteknologi pertanian. Sebagai negara tropis dan sebagian penduduk mempunyai mata pencaharian pertanian, maka peran bioteknologi sangat diharapkan untuk meningkatkan produktifitas, mutu, dan mengurangi biaya produksi serta menciptakan produk, arana produksi yang ramah lingkungan. Di samping itu bioteknologi pertanian harus mampu merespon pemanasan global yang ditandai dengan musim kering dan banjir yang sudah semakin terjadi namun sulit diprediksi. Prioritas dalam bidang ini adalah:
  1. Pemetaan, eksplorasi gen -gen penting dan sekuen genom hewan, tanaman dan mikroba yang. berguna dalam perakitan genetik;
  2. Pengungkapan biokimia dan molekuler serta struktur biologi yang menjadi dasar pertumbuhan tanaman dan hewan;
  3. Penciptaan galur-galur unggul yang dapat merespon kondisi lingkungan ekstrim (cekaman abiotik dan biotik) seperti kekeringan, lahan asam, salinitas tinggi dan lain-lain;
  4. Penciptaan bibit dan benih unggul yang mempunyai produktifitas tinggi, tahan terhadap hama dan penyakit (meningkatkan produktivitas lahan), komposisi gizi yang lebih baik dan diminati pasar;
  5. Penentuan biokimia dan mekanisme genetic control dalam metabolisme pada hewan, tanaman dan mikroba potensi untuk pengembangan produk bahan pangan baru ataupun bahan kimia untuk keperluan industri dan farmasi. 
  6. Pengembangan teknik dan metode untuk pengujian keamanan pangan.
Kedua Bioteknologi lingkungan. Dengan banyaknya aktifitas industri dan kerusakan lingkungan selama lebih 20 tahun terakhir ini. Pengembangan bioteknologi ke depan mempunyai tugas untuk merehabiliasi kerusakan alam, membersihkan segala jenis pencemaran dan mengurangi dampak kerusakan.
Prioritas program antara lain:
  1. Pengungkapan mikroorganisme dalam habitat alam dan dinamikanya dalam merespon dinamika lingkungan akibat secara alamiah maupun sebagai akibat tekanan aktifitas manusia;
  2. Pengungkapan mekanisme biokimia dalam degradasi polutan secara aerobik dan anaerobik
  3. Pengungkapan dan pemanfaatan genetik mikkroorganime yang mampu mendegradasi polutan
  4. Pengembangan infrastuktur pengamanan plasma nutfah (Specimen Bank, Culture Collection)
  5. Pengembangan teknik yang cost- efective dalam penanganan limbah;
  6. Pengembangan metode, teknik pengujian dan evaluasi termasuk biocontrol dan m biosensor untuk monitoring kerusakan dan penanganan lingkungan Ketiga Bioteknologi industri (bioproses).
Ketiga Pengembangan biteknologi industri, terutama ditujukan untuk pengembangan proses lebih bersih, pengurangan biaya proses produksi dan penciptaan produk baru. Prioritas program antara lain:
  1. Pengembangan galur unggul yang potensial untuk industri, pengembangan metoda dan teknik untuk meningkatkan produktivitas dalam peningkatan skala produksi, dan mencegah biopiracy;
  2. Pengembangan rekayasa proses hilir untuk proses separasi dan pemurnian dalam industri pengolahan;
  3. Pemeliharaan dan pengembangan kearifan lokal yang mempunyai nilai tambah;
  4. Peningkatan industri manufaktur yang kompetitif yang mendukung bioproses;
  5. Pengembangan produk dan proses baru yang effisien yang dapat mengurangi biaya produksi dan menurunkan tingkat percemaran;
  6. Pengembangan metoda untuk monitoring dan kontrol bioproses di industri salah satu contoh adalah pengembangan biosensor dan aplikasinya;
  7. Pengembangan biomaterial, biomimetik, biomembran, bioplastik dan lain lain yang berbasis biodiversitas Indonesia. 
Keempat bioteknologi farmasi dan kesehatan. Sebagai negara yang kaya akan plasma nuftah, maka sejauh ini telah menunjukan peluang yang besar. Prioritas yang dikembangkan disini adalah:
  1. Bioprospeksi plasma nutfah untuk memproduksi bahan-bahan farmasi;
  2. Pengembangan bahan obat berdasarkan terapi protein (anti-cancer, anti-anemia, anti virus seperti flu burung dan aids);
  3. Pengembangan teknik downstream untuk produksi obat berbasis protein;
  4. Pengembangan teknologi produksi obat berbasis DNA rekombinan dengan menggunakan keunggulan komparatif Indonesia seperti molecular farming dan molecular pharming;
  5. Mengembangkan kit diagnosa untuk kesehatan. 
Kelima Bioteknologi Kelautan dan Perikanan.Indonesia memiliki sumberdaya kelautan dan perikanan yang besar mengingat bahwa sekitar 2/3 wilayah Indonesia terdiri dari perairan, terutama laut. Sumberdaya tersebut hingga saat ini belum secara skematis digali. Peran bioteknologi dalam eksplorasi, inventariasasi, karakterisasi dan pemanfaatannya dalam 15 tahun mendatang perlu diupayakan. Arah pengembangan bioteknologi kelautan dan perikanan di Indonesia perlu memperhatikan beberapa hal diantaranya adalah :
  1. Mencegah punahnya biota laut akibat eksplorasi berlebih;
  2. Menghasilkan berbagai produk baru yang mempunyai nilai tambah,
  3. Mengurangi ketergantungan impor dengan memproduksi berbagai produk substitusi impor seperti enzim, nutrasetikal, farmasi, pangan dll. ,
  4. Mengembangkan teknologi zero-waste pada setiap industri pengolahan perikanan, dan
  5. Mengembangkan sistem pengelolaan sumberdaya laut secara berkesinambungan. 
Penelitian dilakukan dengan prioritas:
  1. Pengungkapan fisiologi, genetika, biokimia dan ekologi sumber daya kelautan dan perairan sebagai dasar pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya laut secara berkelanjutan;
  2. Pengungkapan dan pemanfaatan produk metabolit primer dan sekunder dari organisma laut sebagai dasar pengembangan industri bioteknologi berbasis kelautan ;
  3. Penapisan, identifikasi, dan rekayasa genetika produksi bahan bioaktif dalam mendukung industri farmasi, kosmetik, pangan dan non-pangan lain;
  4. Pengembangan teknik bioremediasi di daerah perairan yang tercemar termasuk tambak-tambak budidaya;
  5. Penyiapan produk ornamental laut melalui teknik budidaya berbasis bioteknologi;
  6. Penyiapan produk bernilai tambah dari limbah industri perikanan;
  7. Penyiapan teknologi budidaya berbasis bioteknologi dengan pendekatan multidisiplin yang meliputi penyiapan induk sehat, benih unggul, pengembangan vaksin, probiotik, pengembangan pakan lokal dll.;
  8. Pengungkapan respon sumberdaya kelautan dalam menghadapi perubahan iklim global dan strategi yang diperlukan.
DAMPAK NEGATIF BIOTEKNOLOGI
Bioteknologi juga menimbulkan dampak negatif diantaranya dampak di lingkungan , sosial , kesehatan , serta etika/moral . Mari kita bahas satu per satu !
Dampak terhadap kesehatan
Produk-produk hasil rekayasa genetika memiliki resiko potensial sebagai berikut:
  1. Gen sintetik dan produk gen baru yang berevolusi dapat menjadi racun dan atau imunogenik untuk manusia dan hewan.
  2. Rekayasa genetik tidak terkontrol dan tidak pasti, genom bermutasi dan bergabung, adanya kelainan bentuk generasi karena racun atau imunogenik, yang disebabkan tidak stabilnya DNA rekayasa genetik.
  3. Virus di dalam sekumpulan genom yang menyebabkan penyakit mungkin diaktifkan oleh rekayasa genetik.
  4. Penyebaran gen tahan antibiotik pada patogen oleh transfer gen horizontal, membuat tidak menghilangkan infeksi.
  5. Meningkatkan transfer gen horizontal dan rekombinasi, jalur utama penyebab penyakit.
  6. DNA rekayasa genetik dibentuk untuk menyerang genom dan kekuatan sebagai promoter sintetik yang dapat mengakibatkan kanker dengan pengaktifan oncogen (materi dasar sel-sel kanker).
  7. Tanaman rekayasa genetik tahan herbisida mengakumulasikan herbisida dan meningkatkan residu herbisida sehingga meracuni manusia dan binatang seperti pada tanaman.
Dampak terhadap lingkungan
Saat ini, umat manusia mampu memasukkan gen ke dalam organisme lain dan membentuk “makhluk hidup baru” yang belum pernah ada. Pengklonan, transplantasi inti, dan rekombinasi DNA dapat memunculkan sifat baru yang belum pernah ada sebelumnya. Pelepasan organisme-organisme transgenik ke alam telah menimbulkan dampak berupa pencemaran biologis di lingkungan kita. Setelah 30 tahun Organisme Hasil Rekayasa Genetik (OHRG) atau Genetically Modified Organism (GMO), lebih dari cukup kerusakan yang ditimbulkannya terdokumentasikan dalam laporan International Specialty Products. Di antaranya:
  1. Tidak ada perluasan lahan, sebaliknya lahan kedelai rekayasa genetik menurun sampai 20 persen dibandingkan dengan kedelai non-rekayasa genetik. Bahkan kapas Bt di India gagal sampai 100 persen.
  2. Tidak ada pengurangan pengunaan pestisida, sebaliknya penggunaan pestisida tanaman rekayasa genetik meningkat 50 juta pound dari 1996 sampai 2003 di Amerika Serikat.
  3. Tanaman rekayasa genetik merusak hidupan liar, sebagaimana hasil evaluasi pertanian Kerajaan Inggris.
  4. Bt tahan pestisida dan roundup tahan herbisida yang merupakan dua tanaman rekayasa genetik terbesar praktis tidak bermanfaat.
  5. Area hutan yang luas hilang menjadi kedelai rekayasa genetik di Amerika Latin, sekitar 15 hektar di Argentina sendiri, mungkin memperburuk kondisi karena adanya permintaan untuk biofuel. Meluasnya kasus bunuh diri di daerah India, meliputi 100.000 petani antara 1993-2003 dan selanjutnya 16.000 petani telah meninggal dalam waktu setahun.
  6. Pangan dan pakan rekayasa genetik berkaitan dengan adanya kematian dan penyakit di lapangan dan di dalam tes laboratorium.
  7. Herbisida roundup mematikan katak, meracuni plasenta manusia dan sel embrio. Roundup digunakan lebih dari 80 persen semua tanaman rekayasa genetik yang ditanam di seluruh dunia.
  8. Kontaminasi transgen tidak dapat dihindarkan. Ilmuwan menemukan penyerbukan tanaman rekayasa genetik pada non-rekayasa genetik sejauh 21 kilometer.
Dampak terhadap etika moral
Penyisipan gen makhluk hidup lain yang tidak berkerabat dianggap telah melanggar hukum alam dan kurang dapat diterima oleh masyarakat. Pemindahan gen manusia ke dalam tubuh hewan dan sebaliknya sudah mendapatkan reaksi keras dari berbagai kalangan. Permasalahan produk-produk transgenik tidak berlabel, membawa konskuensi bagi kalangan agama tertentu. Terlebih lagi teknologi kloning yang akan dilakukan pada manusia. Bioteknologi yang berkaitan dengan reproduksi manusia sering membawa masalah baru, karena masyarakat belum menerimanya. berikut ini beberapa contoh mengenai masalah ini:
  1. seorang nenek melahirkan cucunya dari embrio cucu yang dibekukan dalam tabung pembeku karena ibunya tidak mampu hamil karena penyakit tertentu. Kemudian di masyarakat timbul sebuah pertanyaan “anak siapa bayi tersebut?”
  2. pasangan suami istri menunda kehamilan. sperma suami dititipkan di bank sperma. beberapa tahun setelah suami meninggal, sang janda ingin mengandung anak dari almarhum suaminya. Dia mengambil sperma yang dititipkan di bank sperma. bagaimanakah staus dari anak tersebut ?, bolehkah wanita tersebut mengandung anak dari suami yang telah meninggal ?.
  3. meminta sperma oranng lain di bank sperma untuk difertilisasi di dalam rahim wanita merupakan pelanggaran atau bukan ?
Dampak ekonomi
Terdapat suatu kecenderungan bahwa bioteknologi tidak terlepas dari muatan ekonomi. Muatan ekonomi tersebut terlihat dari adanya hak paten bagi produk-produk hasil rekayasa genetik, sehingga penguasaan bioteknologi hanya pada lembaga-lembaga tertentu saja. Hal ini memaksa petani-petani kecil untuk membeli bibit kepada perusahaan perusahaan yang memiliki hak paten. Produk Bioteknologi dapat merugikan peternak-peternak tradisional seperti pada kasus penggunaan hormon pertubuhan sapi hingga naik sebesar 20%. hormon tersebut hanya mampu dibeli oleh perusahaan peternakan yang bermodal besar. Hal tersebut menimbulkan suatu kesenjangan ekonomi. Menyikapi adanya dampak negatif bioteknologi, perlu adanya tindakan-tindakan untuk menanggulangi meluasnya dampak tersebut, antara lain sebagai berikut: Sejak Stanley Cohen melakukan rekombinasi DNA tahun 1972, telah dikeluarkan peraturan agar ada ijin atau rekomendasi sebelum para pakar melakukan rekombinasi. Ini dilakukan agar rekombinasi DNA yang dilakukan tidak digunakan untuk tujuan yang negatif.
  1. Pemerintah Amerika Serikat melarang cloning manusia apapun alasannya. Namun tidak semua negara mempunyai peraturan seperti Amerika Serikat. Seperti Singapura, tidak melarang cloning tersebut.
  2. Undang-undang yang melarang pembuatan senjata biologis yang berlaku untuk semua negara di dunia.
  3. Selain undang-undang dan peraturan, prosedur kerja di laboratorium telah membatasi kemungkinan terjadinya dampak negatif. Misalnya kondisi laboratorium harus suci hama (aseptik), limbah yang keluar dari laboratorium diolah terlebih dahulu.
  4. Pengawasan dan pemberian sertifikasi bahwa produk-produk yang berlabel bioteknologi tidak menyebabkan gangguan pada kesehatan manusia.
  5. Penerapan bioteknologi harus tetap berdasarkan nilai-nilai moral dan etika karena semua makhluk hidup mempunyai kepentingan yang sama dalam menjaga “ekosistem manusia”
  6. Penegakkan di bidang hukum dengan jalan menaati UU No.12 tahun 1992 tentang sistem budidaya pertanian, dan UU No.4 tahhun 1994 tentang pengesahan konvensi PBB mengenai keanekaragaman hayati. Bagian penjelasan umum, sub bab Manfaat Konvensi butir 6 menyatakan bahwa “pengembangan dan penaanganan bioteknologi agar Indonesia tidak dijadikan ajang ujicoba pelepasan GMO oleh negara lain.
  7. Pada tingkat nasional, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan surat keputusan bersama (SKB) Nomor 998.I/Kpts/OT.210/9/99;790.a/KptsXI/1999;1145A/MENKES/SKB/IX/1999;015A/Meneg PHOR/09/1999 tentang Keamanan Hayati dan Keamanan Pangan Produk Pertanian Hasil Rekayasa Genetika Tanaman. Surat Keputusan bersama tersebut melibatkan Menteri Pertanian, Menteri Kehutanan dan Perkebunan, Menteri Kesehatan, dan Menteri Negara Pangan dan Hortikultura. Dalam keputusan tersebut mengharuskan adanya pengujian tanaman pangan hasil rekayasa genetika sebelum dikomersialkan sesuai standar protokol WHO. Standar protokol WHO tersebut meliputi uji toksisitas, alergenitas, dan kandungan nutrisi.
  8. Pada tingkat internasional, pemerintah Amerika Serikat misalnya telah membentuk badan khusus yang bernama FDA (Food and Drugs Administration). FDA bertugas menangani keamanan pangan, termasuk produk rekayasa genetika. Badan ini telah membuat pedoman keamanan pangan yang bertujuan untuk memberikan kepastian bahwa produk baru termasuk hasil rekayasa genetika, harus aman untuk dikonsumsi sebelum dikomersialkan.
Badan Internasional Food and Agriculture Organization (FAO) juga telah mengeluarkan beberapa petunjuk rekomendasi mengenai bioteknologi dan keamanan pangan. Beberapa rekomendasi yang dikeluarkan FAO adalah sebagai berikut :
  1. Pengaturan keamanan pangan yang komprehensif sehingga dapat melindungi kesehatan konsumen. Setiap negara harus dapat menempatkan peraturan tersebut seimbang dengan perkembangan teknologi.
  2. Pemindahan gen dari pangan yang menyebabkan alerg hendaknya dihindari kecuali telah terbukti bahwa gen yang dipindahkan tidak menunjukkan alergi.
  3. Pemindahan gen dari bahan pangan yang mengandung alergen tidak boleh dikomersialkan.
  4. Senyawa alergen pangan dan sifat dari alergen yang menetapkan kekebalan tubuh dianjurkan untuk diidentifikasi.
  5. Negara berkembang harus dibantu dalam pendidikan dan pelatihan tentang keamanan pangan yang ditimbulkan oleh modifikasi genetika
Thanks 

Saturday, January 30, 2010

SKL 10 - BIOTEKNOLOGI

Materi paling akhir dari materi biologi yang diajarkan di Kelas 12 SMA , 9 SMP ini kami posting karena materi ini meski ada cenderung hapalan namun ada beberapa hal yang perlu dipahami sangat aplikatif . yang jelas materi ini bertujuan agar manusia bisa menciptakan suatu produk yang soft lingkungan yang bisa digunakan untuk mensejahterakan organisme khususnya manusia.Semoga bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran, untuk menguji siswa siswi atau untuk menghadapi test test atau ujian yang berhubungan dengan materi BIOTEKNOLOGI ini . Semangat




SKL : Menjelaskan prinsip peran dan implikasi Bioteknologi pada salingtemas bagi masyarakat dan ligkungan

KEMAMPUAN YANG DIUJI
: Menjelaskan dampak bioteknologi bagi masyarakat dan lingkugan dan perkembangan bioteknologi beserta contohnya
SOAL
1. Aplikasi pengetahuan tentang mutasi adalah untuk mendapatkan tanaman atau hewan jenis unggul. Pada hewan misalnya adalah … .
A. Ayam kalkun
B. Sapi Madura
C. Kambing kacang
D. Domba Doli
E. Lele Dumbo

2. Interferon yang merupakan senyawa yang mampu mengobati beberapa penyakit kanker dapat diproduksi secara rekayasa genetika melalui teknik ….
A. Kloning
B. Transplantasi gen
C. Plasmid .
D. Transfer enzim
E. Hibridoma

3. Bakteri hasil rekayasa genetika bila terlepas dari laboratorium dan masuk ke dalam lingkungan di khawatirkan oleh para ahli akan dapat menyebabkan .................
A. membunuh bakteri lain yang bermanfaat
B. pembusukan sampah organik menjadi lambat
C. munculnya penyakit baru yang sulit diobati
D. semua bakteri menjadi resisten terhadap antibiotika
E. hama tanaman berkembang sangat pesat
.
4. Penggunaan bakteri Bacillus thuringensis (Bt) dalam rekayasa tumbuhan bertujuan untuk memperoleh tumbuhan yang ......
A. menghasilkan asam amino yang lengkap
B. menghasilkan pestisida pembunuh hama
C. mampu memupuk dirinya sendiri
D. menguraikan senyawa yang bersifat racun
E. proses fotosintesisnya berjalan sangat cepat

5. Teknik Pada Kultur jaringan dilandaskan pada sifat
A. deferensiasi
B. regenerasi
C. totipotensi
D. bioremediasi
E. transplantasi

6. Implikasi bioteknologi bagi kehidupan manusia umumnya bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan munculnya berbagai organisme unggul atau transgenic yang begitu cepat. , namun dipastikan akan muncul dampak negatif yang mungkin timbul adalah
A. kerusakan ekosistem
B. erosi plasma nutfah
C. organisme resisten terhadap penyakit
D. hilangnya daya dukung lingkungan
E. biaya rehabilitasi hutan meningkat

7. Pernyataan yang tepat mengenai bahan produk organisme dalam bioteknologi konvensional yang tepat adalah … .
Bahan Produk Organisme
A. Limposit -Antibodi monokloral - Bakteri
B. Gen insulin - Interferon - Bakteri transgenik
C. Kedelai - Kecap - Aspergillus wentii
D. Ampas tahu - Brem - Neurospora sitophila
E. Susu - mentega - Lactobacillus bulgaricus

8. Berikut ini tahapan-tahapan pada rekayasa genetika.
1. plasmid diinjeksi ke vektor bakteri
2. penyambungan gen insulin ke plasmid
3. pembiakan bakteri penghasil insulin
4. pemotongan gen penghasil insulin dari kromosom dengan endonuklease restriksi
5. Pengambilan plasmid bakteri dan sel pancreas

Berdasarkan tahapan di atas, urutan tahapan rekayasa genetika yang benar adalah … .
A. 1 – 2 – 3 – 4 – 5
B. 5 – 3 – 1 – 2 – 4
C. 2 – 4 – 5 – 3 – 1
D. 5 – 4 – 2 – 1 – 3
E. 4 – 2 – 3 – 1 – 5

9. Pemanfaatan aplikasi bioteknologi untuk pemenuhan kebutuhan pangan sudah mulai beralih ke pemanfaatan PST (Protein Sel Tunggal) karena memiliki kelebihan kecuali ........
A. nilai ekonomi tinggi
B. sumber energinya cukup banyak
C. kadar protein tinggi ±80%
D. media pembiakannya selulosa, methanol atau minyak bumi
E. semua orang bisa melakukannya

10. Perhatikan Bioteknologi modern ini
Bioteknologi di atas adalah ........
A. Hibridoma
B. Kloning
C. Teknik Plasmid
D. Kultur jaringan
E. Transplantasi nucleus

 11. Pemanfaatan Sifat totipotensi pd tumbuhan untuk memperoleh
A. anakan yang sifatnya lebih baik dari induknya
B. anakan yang akan diperlukan untuk hibridisasim
C. anakan yang unggul dalam jumlah besar dan cepat
D. bibit unggul yang bergizi tinggi
E. anakan yang seragam dalam jumlah besar

12. Pasangan yang tepat antara mikro organisme dengan produk bioteknologi adalah
A. Sacharomyces cerevisae - tempe
B. Spirulina maxima - Kecap
C. Chlorella - SCP/ PST
D. Rhizopus oryzae - Oncom
E. Bacillus thuringiensis - Pemisah logam

13.Kapas Transgenik yang dikembangkan di sulawesi memanfaaat kan mikroorganisme
A. Thiobacillus ferooksidan
B. Bacillus thuringiensis
C. Acetobacter xylinum
D. Nitrobacter
E. Rhizobium leguminosorum

14.Bakteri yang digunakan untuk membuat tanaman tahan terhadap antibiotik adalah
A. Bacillus thuringiensis
B. Pseudomonas denitrifikans
C. Agrobacterium tumefaciens
D. Monilia sithophylla
E. Bacillus subtillis

15. Proses pembentukan organisme baru, yang secara alamiah tidak mungkin terjadi di alam dapat diperoleh dengan cara teknik rekayasa genetika. Teknik rekayasa genetika didukung/ditunjang oleh adanya hal-hal berikut, kecuali ........
A. ditemukan enzim endonuklease restriksi
B. adanya sel yang mampu berfusi
C. adanya teknik fermentasi
D. ditemukan enzim ligase
E. ditemukannya plasmid

PREDIKSI

39. Untuk memperoleh antibodi monoklonal dalam skala besar yang digunakan untuk pengobatan kanker dapat dilakukan dengan cara .....
A. teknologi hibridoma
B. teknologi plasmid
C. transplantasi gen
D. transplantasi nukleus
E. totipotensi jaringan

40. Makanan yang berasal dari tumbuhan atau hewan transgenik diberi label GMO (genetically modified organisms) agar konsumen bebas untuk memilihnya. Sebab makanan tersebut ..........
A. kadar protein yang terkandung sangat rendah
B. menyebabkan alergi pada orang tertentu
C. menghambat pertumbuhan pada balita
D. mudah terkontaminasi bakteri-bakteri patogen
E. mengandung racun yang dapat menyebabkan mutasi gen

Agar hasil 2 nomer ini Ok pasti benar , ya tentu di baca pula materi dari postingan Bioteknologi yang ada di Blog ini juga

DETAIL

Dampak Bioteknologi Bagi Masyarakat dan Lingkungan

Setelah 30 tahun Organisme Hasil Rekayasa Genetik (OHRG) atau Genetically Modified Organism (GMO), lebih dari cukup kerusakan yang ditimbulkannya terdokumentasikan dalam laporan ISP. Di antaranya:
  1. Tidak ada perluasan lahan, sebaliknya lahan kedelai rekayasa genetik menurun sampai  20 persen dibandingkan dengan kedelai non-rekayasa genetik. Bahkan kapas Bt di India gagal sampai 100 persen.
  2. Tidak ada pengurangan pengunaan pestisida, sebaliknya penggunaan pestisida tanaman rekayasa genetik meningkat 50 juta pound dari 1996 sampai 2003 di Amerika Serikat.
  3. Tanaman rekayasa genetik merusak hidupan liar, sebagaimana hasil evaluasi pertanian Kerajaan Inggris.
  4. Bt tahan pestisida dan roundup tahan herbisida yang merupakan dua tanaman rekayasa genetik terbesar praktis tidak bermanfaat.
  5. Area hutan yang luas hilang menjadi kedelai rekayasa genetik di Amerika Latin, sekitar 15 hektar di Argentina sendiri, mungkin memperburuk kondisi karena adanya permintaan untuk biofuel. Meluasnya kasus bunuh diri di daerah India, meliputi 100.000 petani antara 1993-2003 dan selanjutnya 16.000 petani telah meninggal dalam waktu setahun.
  6. Pangan dan pakan rekayasa genetik berkaitan dengan adanya kematian dan penyakit di lapangan dan di dalam tes laboratorium.
  7. Herbisida roundup mematikan katak, meracuni plasenta manusia dan sel embrio. Roundup digunakan lebih dari 80 persen semua tanaman rekayasa genetik yang ditanam di seluruh dunia.
  8. Kontaminasi transgen tidak dapat dihindarkan. Ilmuwan menemukan penyerbukan tanaman rekayasa genetik pada non-rekayasa genetik sejauh 21 kilometer.

Resiko Kesehatan
  • Dr. Irina Ermakova menunjukkan bagaimana kedelai rekayasa genetik menyebabkan tikus betina melahirkan bayi kerdil dan tidak normal dengan lebih dari setengahnya meninggal dalam tiga minggu. 
  • Ratusan penduduk dan pemetik kapas di India mengalami alergi. Ribuan domba mati setelah merumput di lahan yang mengandung residu kapas Bt, begitu pun kambing dan sapi dilaporkan tahun ini. 
  • Protein buncis berbahaya pindah ke kacang polong, ketika diuji coba pada tikus menyebabkan radang paru-paru hebat dan secara umum menimbulkan sensitif makanan.

  • Sejumlah penduduk di selatan Philipina jatuh sakit ketika lahan jagung sekitarnya berbunga pada tahun 2003, lima meninggal dan sebagian masih sakit hingga sekarang. Sejumlah sapi mati setelah makan jagung rekayasa genetik di Hesse, Jerman dan beberapa lainnya dibunuh karena penyakit misterius. 
  • Arpad Pusztai dan rekannya menemukan tomat rekayasa genetik dengan snowdrop lectin merusak setiap sistem organ tikus muda. 
  • Jagung rekayasa genetik Mon 863 yang dinyatakan aman seperti jagung non-rekayasa genetik oleh perusahaan dan diterima oleh EFSA, tetapi ketika dianalisa oleh ilmuwan indipenden CriiGen, mereka menemukan tanda keracunan pada liver dan ginjal.

Fakta mendorong kita untuk mempertimbangkan bahwa risiko GMO mungkin melekat pada teknologinya, ilmuwan ISIS mengingatkan untuk sepuluh tahun ke depan.

RESIKO POTENSIAL
  1. Gen sintetik dan produk gen baru yang berevolusi dapat menjadi racun dan atau imunogenik untuk manusia dan hewan.
  2. Rekayasa genetik tidak terkontrol dan tidak pasti, genom bermutasi dan bergabung, adanya kelainan bentuk generasi karena racun atau imunogenik, yang disebabkan tidak stabilnya DNA rekayasa genetik.
  3. Virus di dalam sekumpulan genom yang menyebabkan penyakit mungkin diaktifkan oleh rekayasa genetik.
  4. Penyebaran gen tahan antibiotik pada patogen oleh transfer gen horizontal, membuat tidak menghilangkan infeksi.
  5. Meningkatkan transfer gen horizontal dan rekombinasi, jalur utama penyebab penyakit.
  6. DNA rekayasa genetik dibentuk untuk menyerang genom dan kekuatan sebagai promoter sintetik yang dapat mengakibatkan kanker dengan pengaktifan oncogen (materi dasar sel-sel kanker).
  7. Tanaman rekayasa genetik tahan herbisida mengakumulasikan herbisida dan meningkatkan residu herbisida sehingga meracuni manusia dan binatang seperti pada tanaman.

Dampak Bioteknologi
1. Dampak Negatif Bioteknologi
  • Bioteknologi, seprti juga lain, mengandung resiko akan dampak negatif. 
  • Timbulnya dampak yang merugikan terhadap keanekaragaman hayati disebabkan oleh potensi terjadinya aliran gen ketanaman sekarabat atau kerabat dekat. 
  • Di bidang kesehatan manusia terdapat kemungkinan produk gen asaing, seperti, gen cry dari bacillus thuringiensis maupun bacillus sphaeericus, dapat menimbulkan reaksi alergi pada tubuh mausia, perlu di cermati pula bahwa insersi ( penyisipan ) gen asibg ke genom inag dapat menimbulkan interaksi anatar gen asing dan inang produk bahan pertanian dan kimia yang menggunakan bioteknologi.
  • Dampak lain yang dapat ditimbulkan oleh bioteknologi adalah persaingan internasional dalam perdagangan dan pemasaran produk bioteknologi. 
  • Persaingan tersebut dapat menimbulkan ketidakadilan bagi negara berkembang karena belum memiliki teknologi yang maju, Kesenjangan teknologi yang sangat jauh tersebut disebabkan karena bioteknologi modern sangat mahal sehingga sulit dikembangkan oleh negara berkembang. 
  • Ketidakadilan, misalnya, sangat terasa dalam produk pertanian transgenik yang sangat merugikan bagi agraris berkembang. 
  • Hak paten yang dimiliki produsen organisme transgenik juga semakin menambah dominasi negara maju.

2. Dampak Positif Bioteknologi
  • Keanekaragaman hayati merupakan modal utama sumber gen untuk keperluan rekayasa genetik dalam perkembangan dan perkembangan industri bioteknologi. 
  • Baik donor maupun penerima (resipien) gen dapat terdiri atas virus, bakteri, jamur, lumut, tumbuhan, hewan, juga manusia. 
  • Pemilihan donor / resipien gen bergantung pada jenis produk yang dikehendaki dan nilai ekonomis suatu produk yang dapat dikembangkan menjadi komoditis bisnis. 
  • Oleh karena itu, kegiatan bioteknologi dengan menggunakan rekayasa genetik menjadi tidak terbatas dan membutuhkan suatu kajian sains baru yang mendasar dan sistematik yang berhubungan dengan kepentingan dan kebutuhan manusi ; 
  • Kegiatan tersebut disebut sebagai bioprespecting. 
  • Perdebatan tentang positif untuk mengatasi dampak negatif yang dapat ditimbulkan bioteknologi, antara lain pada tahun 1992 telah disepakati konvensi keanekaragaman Hayati, ( Convetion on Biological Diversity )yang mengikat secara hukum bagi negara-negara yang ikut mendatanginnya . 
  • Sebagai tindak lanjut penadatanganan kovensi tersebut, Indonesia telah meratifikasi Undang-Undang No. 5 Tahun 1994. perlu anda ketahui, Negara Amerika Serikat tidak ikut menadatangani konvensi tersebut. 
  • Di sepakati Pula Cartegena Protocol on Biosafety ( Protokol Cartegena tentang pengamanan hayati ). 
  • Protokol tersebut menyinggung tentang prosedur transpor produk bioteknologi antara negara untuk mencegah bahaya yang timbul akibat dampak negatif terhadap keanekaragaman hayati. 
  • Ekosistem, dan kesehatan manusia. Pengertian klon bioteknologi modern adalah pengadaan sel jasad renik, sel (jaringan), molekul bibit tanaman melalui setek yang banyak dilakukan pada tanaman perenial, antara lain kopi, teh, karet, dan mangga. 
  • Perbanyakan bibit dengan teknik kultur jaringan, kultur organ, dan embiogenesis somatik dapat pula diterapkan pada jaringan hewan dan manusia. 
  • Tidak seperti pada tumbuhan, kultur pada hewan dan manusia tidak dapat dikembangkan menjadi individu baru.

Secara ringkas, berikut ini beberapa implikasi bioteknologi bagi perkembangan sains dan teknologi serta perubahan lingkungan masyarakat.
  1. Bioteknologi dikembangkan melalui pendekatan multidisipliner dalam wacana molekuler. Ilmu-ilmu dasar merupakan tonggak utama pengembangan bioteknologi maupun industri bioteknologi
  2. Bioteknologi dengan pemanfaatan teknologi rekayasa genetik memberikan dimensi baru untuk menghasilkan produk yang tidak terbatas.
  3. Bioteknologi pengelolahan limbah menghasilkan produk biogas, kompos, dan lumpur aktif.
  4. Bioteknologi di bidang kedokteran dapat menghasilkan obat-obatan, antar lain vaksin , antibiotik, antibodi monoklat, dan intrferon
  5. Bioteknologi dapat meningkatkan variasi dan hasil pertanian melalui kultur jaringan, fiksasi nitrogen pengendalian hama tanaman, dan pemberian hormon tumbuhan.
  6. Bioteknologi dapat menghasilkan bahan bakar dengan pengelolahan biommasa menjadi etanol (cair) dan metana (gas)
  7. Bioteknologi di bidang industri dapat menghasilkan makanan dan minuman, antara lain pembuatan roti, nata decoco, brem, mentega, yoghurt, tempe, kecap, bir dan anggur.

KONVENSIONAL BIOTEKNOLOGI



MIKROBA
1.Keju  (Jamur) Kelas Ascomycota 
  • Propionibacterium (bakteri)
  • Penicillium camemberti
  • Penicillium roqueforti
2.Yoghurt  (Bakteri)
  • Lactobacillus bulgaricus
  • Streptococcus thermophillus
3.Kefir (Bakteri)
  • Lactobacillus bulgaricus
4.Roti – Tape – Wine (Jamur)
  • Saccharomyces cereviciae
5.Biopestisida / Pestisida alami (Bakteri)
  •  Bacillus thuringiensis (Bt)
6.Antibiotika Penisilin (Jamur) Kelas Ascomycota
  • Penicillium notatum
  • Penicillium chrysogenum
7.Pemurnian logam  (besi / tembaga) (Bakteri)
  • Thiobacillus ferrooxidans
8.Pengolahan limbah  (Bakteri)
  • Methanobacterium sp.
  • Methanobacillus sp.
9.Nata de cocco (Bakteri)
  • Acetobacter xylinum
10.Mentega (Bakteri)
  • Leuconostoc cremoris
  • Streptococcus lactis
11.Asam Sitrat, Amilase  (Jamur)
  • Aspergillus niger
12.Vitamin B1 (Riboflavin)  (Jamur)
  • Ashbya gossipii
13.Vitamin B12  (Bakteri)
  • Propionibacterium
  • Pseudomonas sp.
14.Enzim Amilase
  • Bacillus subtilis, (Bakteri)
  • Aspergillus niger dan A. oryzae (Jamur) Kelas Ascomycota
15.Antibiotika Kloramfenikol (Bakteri)
  • Streptomyces venezuelae
16.Antibiotika Tetrasiklin (Bakteri)
  • Streptomyces aureofaciens
17.Antibiotika Streptomisin (Bakteri)
  • Streptomyces griceus
18.MSG (Bakteri)
  • Corynobacterium glutamicum
19.Cuka (Bakteri)
  • Acetobacter aceti,
  • Gluconobacter etanol
20.PST (Protein Sel Tunggal)
  • Alga biru (Cyanobacter) Spirulina
  • Alga Hijau (Chlorophyta) Chlorella
  • Jamur (Fungi) Candida utilis, Fusarium gramineum
21.Tempe (Jamur) Kelas Zygomycota
  • Rhizopus oligosporus
22.Oncom (Jamur) Kelas Ascomycota
  • Neurospora sitophyla,
  • Neurospora crassa
23.Pengolahan Limbah Minyak
  • Cladosporium resinae (jamur pemecah minyak)
  • Pseudomonas  (Bakteri pemecah ikatan hidrokarbon minyak)
24.Biodegradasi plastik (Jamur)
  • Cladosporium resinae
 25. Sayuran Fermentasi
  • Lactobacillus casei  -  Lactobacillus fersantum (Bakteri asam laktat)
26. Kecap
  • Aspergillus oryzae.
  • Aspergillus wentii
N OTE

Bioteknologi berperan penting dalam produksi makanan dan minuman fermentasi.  
  • Makanan dan minuman hasil fermentasi merupakan makanan yang lebih bernutrisi, mudah dicerna dan rasanya lebih enak.
  • Serta pencarian sumber protein dari mikroorganisme berupa Protein sel tunggal (PST) untuk konsumsi manusia.
WIN- VODKA- TUAK - SAKE - BIR 
  • Minuman beralkohol didapatkan dari hasil fermentasi mikroorganisme yang mengubah gula menjadi alkohol.  
  • Proses pembuatan minuman beralkohol dapat menggunakan sumber karbohidrat dari sereal, kentang, dan tetes tebu. 
  • Amilum diubah oleh enzim amilase menjadi glukosa dan maltosa dan kemudian difermentasi oleh ragi menjadi alkohol.
  • Selanjutnya alkohol disuling untuk menghasilkan minuman berkadar alkohol tinggi seperti vodka, wiski dan rum. 
  • Agar minuman beralkohol mengandung kadar alkohol tinggi dan rendah karbohidrat biasanya digunakan jenis ragi Saccharomyces diasticus.
  • Minuman anggur atau wine dapat dibuat dari buah anggur maupun dari buah lain. 
  • Karena buah anggur mengandung gula maka langsung dapat difermentasi oleh ragi. 
  • Untuk meningkatkan produksi alkohol perlu ditambahkan gula. 
  • Buah anggur yang bersifat asam mengandung asam malat yang tinggi. 
  • Untuk menurunkan kandungan asam malat ditambahkan bakteri asam laktat yang akan memfermentasi asam malat menjadi asam laktat. 
  • Dengan peristiwa ini anggur yang dihasilkan akan menjadi sedikit asam dan enak cita rasanya. 
  • Jika minuman anggur dibiarkan terkena udara bebas maka bakteri aerob akan tumbuh dan mengasamkan anggur karena terjadi pengubahan etanol menjadi asam cuka. 
YOGURT
  • Yoghurt dibuat dengan menginkubasikan susu dengan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus dalam perbandingan yang sama. 
  • Bakteri Lactobacillus dapat mengubah laktosa menjadi asam laktat dan bakteri Streptoccocus menghasilkan asam metanoat dan CO2. 
  • Kedua bakteri tersebut menghasilkan etanal (asetataldehid) yang menyebabkan yoghurt bau khas. 
  • Yoghurt dapat dibuat dari susu berlemak, tidak berlemak, dan susu bubuk. 
  • Yoghurt yang dijual dipasar biasanya terbuat dari susu tak berlemak dan bakteri starter.
 FERMENTASI SAYURAN
  • Sayuran fermentasi adalah sayuran diawetkan dengan cara pengasinan yang mengundang bakteri asam laktat. 
  • Sayuran diiris-iris, kemudian dicampur dengan garam lalu dimasukkan ke dalam tempat penyimpanan. 
  • Adanya bakteri asam laktat akan menurunkan pH, sehinggga mencegah tumbuhnya mikroorganisme lain. 
  • Aktivitas bakteri juga menghasilkan akumulasi zat organik yang menimbulkan cita rasa  tertentu.  
  • Bakteri asam laktat  mempunyai peranan esensial  hampir dalam semua  proses fermentasi makanan dan minuman.
  • Peran utama bakteri ini dalam industri  makanan adalah untuk  pengasam bahan  mentah dengan memproduksi sebagian  besar asam laktat (bakteri homofermentatif) atau asam laktat, asam asetat, etanol dan  CO2 (bakteri heterofermentatif)
  • Bakteri asam laktat banyak  digunakan  dalam produk susu seperti yogurt,  sour cream (susu asam),  keju, mentega, dan produksi asam-asaman, serta asinan .   
  • Asam-asam organik dari produk fermentasi merupakan hasil hidrolisis asam  lemak dan juga sebagai hasil aktivitas pertumbuhan bakteri. 
  • Penentuan kuantitatif  asam organik pada produk fermentasi adalah penting untuk mempelajari kontribusi  bagi aroma sebagian besar produk fermentasi, alasan gizi, dan  sebagai indikator  aktivitas bakteri
  • Asam-asam organik juga sering digunakan sebagai  acidulants (bahan pengasam)  yang dapat menurunkan pH
  • Sehingga pertumbuhan mikroba berbahaya pada produk fermentasi akan terhambat 
Kecap

  • Kecap dibuat dari kedelai hitam dengan fermentasi menggunakan jamur Aspergillus oryzae. 
  • Pembuatan kecap berasal dari negara China 
  • Dari China kemudian diperkenalkan ke negara Jepang dan negara oriental lainnya
Asam Cuka
  • Produksi cuka dihasilkan dari fermentasi anaerob oleh Acetobacter dan Glukonobacter.
  • Etanol dari hasil fermentasi anaerob oleh ragi merupakan bahan dasar cuka. 
  • Etanol akan dioksidasi oleh bakteri asam asetat seperti Acetobacter dan Glukonobacter menjadi asam cuka.
Keju
  • Keju dibuat dari fermentasi susu menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus. 
  • Bakteri asam laktat secara alami ada dalam susu. 
  • Pada masa kini, bakteri alami dalam susu dibunuh dengan cara pasteurisasi yaitu dengan pemanasan sampai 600C dan bakteri starter dimasukkan untuk menghasilkan bentuk yang sama dan produk yang konsisten. 
  • Setelah melalui beberapa tahap, maka akan ditambahkan garam dan diinokulasikan dengan bakteri Streptococcus cremoris atau Streptococcus diacelactis. 
  • Penggunaan mikroba yang berbeda akan menghasilkan bau yang berbeda pula. 
  • Jenis jamur yang memberikan aroma khas pada keju adalah Penicillium cememberti.
Tempe
  • Tempe merupakan makanan khas indonesia yang dihasilkan dari proses fermentasi kacang kedelai. 
  • Mikroorganisme yang berperan dalam fermentasi tempe terutama jenis Rhizopus oligosporus. 
  • Nilai gizi tempe lebih tinggi karena proses penguraian kedelai oleh jamur menghasilkan senyawa-senyawa sederhana yang lebih mudah diserap oleh tubuh. 
  • Tempe yang baik mempunyai ciri berwarna putih, empuk dan memiliki aroma yang khas. 


LATIHAN UN SKL 10 NO 38 S/D 40

SOAL   

1.Bioteknologi dapat diterapkan untuk mengubah Dan meningkatkan nilai tambah pangan baru Dengan bantuan mikroba. Tabel berikut ini Menunjukkan hubungan antara jenis mikroba dan Produk bioteknologi yang dihasilkan. Hubungan Yang tepat ditunjukkan oleh….
A. Acetobacterxylinum – kejul unak
B. Candida utilis – Tempe
C. Rhizopus oligosporus – Protein sel tunggal
D. Lactobaccilus bulgaricus – Yoghurt
E. Penicillium camemberti – Nata de Coco


D

2. Suatu perkebunan membutuhkan tanaman yang Memiliki kemampuan atau daya tahan terhadap Serangan hama dan penyakit. Bioteknologi yang Dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhuan Tersebut adalah dengan membuat.
A. kloning dan transferinti
B. tanaman transgenik
C. kultur jaringan
D. kloning embrio
E. hibridoma


B

3. Bioteknologi, tidak selalu aman bagi lingkungan. Tanaman hasil rekayasa genetika(transgenik) juga Dikhawatirkan menimbulkan ancaman terhadap Lingkungan karena….
A. membutuhkan banyak pestisida untuk Membunuh hama
B. tanah menjadi tandus akibat pemakaian pupuk kimia
C. bakteri dan jamur pembusuk meningkat jumlahnya
D. terjadinya pencemaran gen bila menyerbuki Tanaman sejenis
E. timbulnya wabah penyakit baru yang sulit diobati.


D

4. Berikut ini adalah beberapa peran bioteknologi dalam kehidupan :

  1. Menghasilkan produk minuman / makanan 
  2. Mengatasi masalah lingkungan seperti pencemaran sampah plastik 
  3. Pengolahan bahan tambang 
  4. Mengubah bahan makanan menjadi bahan makanan bentuk lain 
  5. Memberi nilai tambah pada bahan makanan tertentu 
Peran bioteknologi dalam bidang industri bahan organik makanan, antara lain .......
A. 1, 2 dan 3
B. 1, 3 dan 4
C. 1, 4 dan 5
D. 2, 3 dan 4
E. 2, 3 dan 5


C

5. Peran bioteknologi dalam bidang kedokteran antara lain kecuali .
A. Pembuatan antibiotik
B. Hormon insulin
C. Interferon
D. Hormon pertumbuhan
E. Tomat transgenik

E


6. Dalam bidang pertanian, bioteknologi berperan dalam “menghasilkan” tanaman kebal hama yang telah disisipi gen penghasil endotoksin dari .............
A. Bacillus subtilis
B. Bacillus thuringiensis
C. Rhizobium leguminosorum
D. Agrobacterium tumefaciens
E. Penicillium notatum

B

7. Permasalahan-permasalahan berikut dapat diatasi dengan rekayasa genetik , kecuali ....
A. Membentuk sifat baru pada organisme tertentu
B. Membentuk enzim baru pada organisme tertentu
C. Mengobati penyakit infeksi baru pada organisme tertentu
D. Membentuk kemampuan baru pada organisme tertentu
E. Mencegah munculnya penyakit keturunan baru pada organisme tertentu

E

8. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut :

  1. Kultur jaringan dapat meningkatkan produksi suatu tanaman
  2. Rekayasa genetik dapat meningkatkan kualitas tanaman
  3. Cara konvensional dalam peningkatan mutu bahan pangan lebih mudah diterima masyarakat
  4. Produk bioteknologi dikhawatirkan menjadi polutan baru
  5. Bioteknologi memungkinkan manusia melestarikan flora / fauna langka dan nyaris punah
Pernyataan yang berkaitan dengan peran positif bioteknologi bagi masyarakat, adalah...
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 3
E. 2 dan 4

9. Prinsip teknik kultur jaringan pada bioteknologi adalah ...............
A. Memperbanyak tanaman secara vegetatif dari berbagai tanaman
B. Meningkatkan nutrien tanaman hingga tanaman cepat membentuk jaringan
C. Memperbaiki kondisi lingkungan agar tanaman berkembangbiak dengan cepat
D. Memanfaatkan sifat totipotensi sel/jaringan tumbuhan untuk membentuk organ baru
E. Menyilangkan tanaman yang mempunyai sifat unggul untuk memperbaiki keturunan

10. Bioteknologi di bidang pertanian dapat diterapkan dalam hal...kecuali.
A. Tanaman kebal hama dan penyakit
B. Tanaman adaptif terhadap lingkungan
C. Tanaman yang mampu memenuhi kebutuhan nitrogen secara mandiri
D. Persilangan tanaman
E. Tanaman yang mampu menghasilkan senyawa tertentu

11. Pembuatan antibodi monoklonal dapat dilakukan melalui ..............
A. Teknologi plasmid
B. Teknik kloning
C. Teknik hibridoma
D. Teknologi bayi tabung
E. Teknologi fermentasi

12. Domba dolly merupakan salah satu produk bioteknologi dilakukan melalui ...
A. Teknologi plasmid
B. Teknik kloning
C. Teknik hibridoma
D. Teknologi bayi tabung
E. Teknologi fermentasi

13. Tanaman transgenik umumnya memiliki sifat-sifat unggul yang diinginkan, tetapi ternyata tanaman tersebut dapat merusak ekosistem, misalnya penenaman tanaman transgenik tahanhama dapat menyebabkan....
A. tanaman di sekitarnya yang berbeda jenis turnbuh kerdil karena tanaman transgenik banyak menyerap unsur hara
B. hewan yang mengonsumsi tanaman transgenik menjadi mandul karena terkontaminasi gen asing
C. populasi kupu-kupu yang membantu proses penyerbukan musnah clan produksi tanaman menurun
D. tubuh tanaman transgenik tidak dapat diuraikan oleh bakteri sehingga menjadi limbah pertanian
E. dalam waktu yang lama hama menjadi kebal sehingga perlu menggunakan pestisida dosis tinggi

14. Bioteknologi banyak memberikan keuntungan dan kemudahan bagi manusia namun pengembangan bioteknologi ternyata juga mempunyai dampak negatif , salah satu dampak bioteknologi dibidang sosial ekonomi masyarakat yaitu ...
A. Produk bioteknologi dapat menimbulkan resisten hama
B. Produk bioteknologi belum teruji sehingga resiko kerugian yang ditanggung petani cukup besar
C. Petani tradisional merugi karena produk hasil pertaniannya tersingkir
D. Tanah petani rusak akibat pencemaran produk bioteknologi
E. Produk pertanian bioteknologi belum menghasilkan keuntungan jika tidak ditanam pada lahan yang luas

15. Pengaruh rekayasa genetika terhadap sumber daya protein hewani adalah...
A. meningkatkan biaya pemeliharaan hewan
B. menurunkan variasi pada hewan
C. meningkatkan daya tahan hewan terhadap virus
D. meningkatkan populasi hewan
E. menurunkan jumlah makanan yang dibutuhkan hewan

15. Rekayasa genetika pada tumbuhan memproduksi spesies tumbuhan dengan tujuan-tujuan berikut, kecuali…..
A. resisten terhadap kekeringan
B. menghasilkan protein yang sempurna
C. menghasilkan pestisida sendiri
D. resisten terhadap pestisida
E. memupuk dirinya sendiri

16. Dampak negatif dari pembuatan bibit unggul dengan cara radiasi induksi adalah…..
A. Tidak dapat di tanam di sembarang tempat
B. Tanaman mudah terserang penyakit/hama
C. Tidak dapat berkembang biak secara vegetatif
D. Pembibitan memerlukan pengontrolan yang intensif
E. Tanaman tidak dapat berkembang biak secara generatif

17. Implikasi bioteknologi bagi kehidupan manusia umumnya bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tetapi dampak negatif yang mungkin timbul adalah hilangnya plasma nutfah yang akan menyebabkan….
A. punahnya organisme langka
B. hilangnya daya dukung lingkungan
C. keanekaragaman hayati menurun
D. biaya rehabilitasi hutan meningkat
E. berkurangnya bibit unggul

18. Kerugian penggunaan radiasi dalam penemuan bibit unggul tanaman poliploidi adalah…
A. terbentuknya spesies baru yang tidak unggul
B. punahnya plasma nutfah tertentu
C. menghasilkan tanaman yang beragam
D. tanaman tidak dapat diperbanyak secara generatif
E. menimbulkan sifat letal pada tanaman

19. Tindakan yang mungkin dilakukan manusia untuk mencegah dampak negatif dari bioteknologi adalah…..
A. menggunakan bibit lokal supaya tanaman lebih adaptif
B. menggunakan pestisida pekat untuk memberantas hama
C. untuk menghambat perkembangbiakan hama dilakukan sistem monokultur
D. meningkatkan produksi dengan melaksanakan pemupukan dengan pupuk buatan
E. memanfaatkan mikroorganisme transgenic dalam pengelolaan limbah

20. Yang bukan merupakan dampak negatif yang mungkin timbul akibat perkembangan bioteknologi adalah ….
A. Peningkatan terhadap keragaman genetik.
B. Kemungkinan timbulnya biotipe baru serangga hama baru.
C. Terjadinya transfer sifat genetic baru ke spesies lain.
D. Terjadinya persaingan antar negara maju dengan negara berkembang. 

E. menyebabkan alergi terhadap individu tertentu

21. Untuk memperoleh antibodi monoklonal dalam skala besar yang digunakan untuk pengobat an kanker dapat dilakukan dengan cara .....
A. totipotensi jaringan
B. teknologi hibridoma
C. teknologi plasmid
D. transplantasi gen
E. transplantasi nukleus

22. Contoh proses bioteknologi tradisional adalah …
A. pembuatan tempe
B. pengolahan limbah
C. pembuatan kompos
D. pembuatan tahu
E. penemuan interferon

23. Berikut ini adalah beberapa pernyataan mengenai bahan baku dan produknya dari hasil penggunaan bioteknologi tradisional:

  1. ampas tahu dibuat menjadi oncom menggunakan Rhizopus
  2. singkong dibuat menjadi tape menggunakan jamur Saccharomyces
  3. susu dibuat menjadi youghurt menggunakan bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaris
  4. susu dibuat menjadi keju menggunakan Penicillium notatum dan Streptococcus lactis
  5. kedelai dibuat menjadi tempe menggunakan jamur Aspergillus dan Saccharomyces
Pernyataan yang benar adalah ....
A. 1 – 2
B. 2 – 3
C. 3 – 4
D. 3 – 5
E. 4 – 5

24. Bakteri hasil rekayasa genetika bila terlepas dari laboratorium dan masuk ke dalam lingkungan di khawatirkan oleh para ahli akan dapat menyebabkan ..............
A. membunuh bakteri lain yang bermanfaat
B. pembusukan sampah organik menjadi lambat
C. munculnya penyakit baru yang sulit diobati
D. semua bakteri menjadi resisten terhadap antibiotika
E. hama tanaman berkembang sangat pesat

25. Interferon yang merupakan senyawa yang mampu mengobati beberapa penyakit kanker dapat diproduksi secara rekayasa genetika melalui teknik ….
A. Kloning
B. Transplantasi gen
C. Plasmid
D. Transfer enzim
E. Hibridoma

26. Penggunaan bakteri Bacillus thuringensis (Bt) dalam rekayasa tumbuhan bertujuan untuk memperoleh tumbuhan yang ......
A. menghasilkan asam amino yang lengkap
B. menghasilkan pestisida pembunuh hama
C. mampu memupuk dirinya sendiri
D. menguraikan senyawa yang bersifat racun
E. proses fotosintesisnya berjalan sangat cepat

27. Dalam bioteknologi, mikroorganisme dimanfaatkan sebagai penghasil dan pengubah bahan makanan.Mikroorgansime yang berperan dalam pembuatan yoghurt adalah ….
A. Rhizopus sp
B. Candida spesies sp.
C. Lactobacillus bulgaricus.
D. Penicillium sp.
E. Aspergillus oryzae

28. Makanan yang berasal dari tumbuhan atau hewan transgenik diberi label GMO (genetically modified organisms) agar konsumen bebas untuk memilihnya. Sebab makanan tersebut ....
A. kadar protein yang terkandung sangat rendah
B. menyebabkan alergi pada orang tertentu
C. menghambat pertumbuhan pada balita
D. mudah terkontaminasi bakteri-bakteri patogen
E. mengandung racun yang dapat menyebabkan mutasi gen

29. Berikut ini adalah langkah-langkah Bioteknologi :
1. “Gen titipan” dimaksudkan kedalam plasmid
2. DNA yang mengandung gen titipan diberi Enzim Restriksi
3. Bakteri agen memperbanyak diri
4. Plasmid yang membawa “gen titipan” dimasukkan kedalam bakteri agen
Untuk langkah yang benar dari Biotektologi dengan teknik DNA Rekombinan pada teknik Plasmid adalah ....
A. 2, 3, 4 dan 1
B. 1,2,3,dan 4
C. 2, 1, 4 dan 3
D. 1, 3, 4 dan 2
E. 2, 1, 3 dan 4

30. Bioteknologi saat ini mampu menggabungkan dua sel dari jaringan yang berbeda dari organisme yang berbeda serta menyatukannya menjadi satu sel tunggal. Proses bioteknologi ini disebut ………
A. cangkok gen
B. teknologi plasmid
C. teknologi hibridoma
D. teknologi DNA
E. rekayasa genetika

31. Dalam proses pembuatan ketan terjadi proses fermentasi .urutan proses ffermentasi tersebut adalah…
A. Tepung- gula-alkohol
B. Gula-alkohol-tepung
C. Alkohol-tepung-gula
D. Gula-tepung –alkohol
E. Tepung- alkohol- gula

32. Teknik Pada Kultur jaringan dilandaskan pada sifat
A. deferensiasi
B. bioremediasi
C. regenerasi
D. transplantasi
E. totipotensi

33. Berikut ini beberapa bahan makanan yang difermentasi dengan bantuan mikroorganisme dan produk-produknya

Hubungan yang benar antara bahan mentah,mikroorganisme, dan produknya adalah..
A. I dan II
B. II dan IV
C. I dan IV
D. III dan V
E. II dan III

34. Bioteknologi menerapkan prinsip-prinsip Ilmu pengetahuan dan rekayasa untuk penanganan dan pengolahan bahan. Prinsip dasar bioteknologi konvensional adalah…
A. rekayasa genetika dan bantuan mikriorganisme
B. fermentasi dan bantuan mikriorganisme
C. manipulasi DNA dan bantuan mikroba
D. fermentasi dan rekayasa genetika
E. manipulasi DNA dan fermentasi

35. Bioteknologi dapat diterapkan untuk mengubah dan meningkatkan nilai tambah pangan ,serta pembuatan sumber pangan baru dengan bantuan mikroba. Tabel berikut ini menunjukkan hubungan antara jenis mikroba,bahan dasar dan produk bioteknologi yang dihasilkan.Manakah hubungan yang tepat?

36. Pada proses pembuatan nata de coco, mikroorganisme yang cocok digunakan adalah ….
A. Acetobacter xylinum
B. Aspergillus oryzae
C. Saccharomyces cereviceae
D. Rhizopus oryzae
E. Penicillium sp

37. Bioteknologi modern memanfaatkan organisme,baik pada tingkat seluler atau molekul ,antara lain kultur jaringan ,transgenik, dan kloning . jika populasi tanaman semusim dikembangkan terus menerus melalui kultur jaringan secara turun temurun, dampak yang terjadi adalah…
A. sel-sel selalu mengalami perubahan sampai mengalami fase tiidak produktif
B. reproduksi menurun karena gen-gen unggul tergeser
C. gen-gen dominan termutasi menjadi gen resesif
D. sel-sel semakin tidak adaptif terhadap lingkungan
E. kualitas tanaman menurun akibat usia sel–sel memasuki masa tua

38. Kegiatan penambangan tembaga dan emas mempunyai potensi untukmencemari lingkungan karena menghasilkan limbah logam berat beracun yang digunakan untuk memisahkan kedua logam dari bijinya . Peran bioteknologi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan teknik biometalurgi yang memanfaatkan mikroba...
A. Methanobacterium
B. Thiobacillus ferooksidan
C. Bacillus thurigiensis
D. Clostridium bityrium
E. Streptococcus thermophilus

39. Escherecia coli Vektor yang digunakan dalam proses rekayasa genetika (DNA rekombinasi) adalah ….
A. kloroplas
B. mitokondria
C. nukleus
D. DNA
E. plasmid

40. Jenis makanan yang dihasilkan melalui proses fermentasi kacang kedelai oleh jamur Aspergillus wentii adalah
A. roti
B. tempe
C. kecap
D. yoghurt
E. tahu

41. Berikut ini adalah faktor-faktor yang berkaitan dengan bioteknologi :
1. Bacteri
2. Plasmid bacteri
3. Enzim restriksi endonuklease
4. Antibodi
5. Antibiotik
Faktor yang menunjang berkembangnya teknik rekayasa genetik , adalah ......
A. 1, 2 dan 3
B. 1, 2 dan 4
C. 2, 3 dan 4
D. 2, 3 dan 5
E. 3, 4 dan 5


Support web ini

BEST ARTIKEL