Sabtu, 05 Juni 2010

TUMBUHAN - PLANTAE - SMP



1. Tumbuhan tingkat rendah, memiliki ciri-ciri
  • Berthallus akar batang dan daun belum jelas sehingga disebut kelompok THALLOPYHTA
  • Organ masih sangat sederhana
  • Belum mempunyai jaringan pengangkutan
  • Ganggang / Algae
2. Tumbuhan tingkat tinggi, memiliki ciri-ciri :?
  • Berkormus Organ sudah dapat dibedakan dengan jelas antara akar, daun dan batang sehingga disebut CORMOPHYTA
Cormophyta dibagi menjadi 2 yaitu
  1. Kormophyta berspora
  2. Kormophyta berbiji
Kormophyta berspora meliputi
  1. Tumbuhan Lumut ( Bryophyta)
  2. Tumbuhan Paku ( Pterydophyta)

Kormophta berbiji meliputi Spermatophyta
  • Spermatophyta meliputi
  1. Tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae)
  2. Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)
Gymnospermae meliputi
  1. Pinus
  2. Damar
  3. Melinjo
  4. Conifer
  5. Pakis Haji
  6. Ginko biloba
Angiospermae meliputi
  1. Monokotil
  2. Dikotil

STRUKTUR TUMBUHAN :
  • Epidermis
  • Kortex, terdiri dari : jaringan stereon dan Parenkim
  • Endodermis, merupakan jaringan pembatas antarakortex dan stele
  • Silinder pusat , terdir dari : jaringan pengnagkuta (Xylem dan Phloem)
MACAM JARINGAN TUMBUHAN
A. JARINGAN MERISTEM
  • Merupakan jaringan yang aktif membelah
  • Disebut juga jaringan meristematik atau embrional.
  • Terdapat pada ujung akar, ujung batang, kamibium ikatan pembuluh.
  • Tumbuh secara vertikal (Meristem Primer)dan horizontal.(Meristem sekunder/kambium)
B. JARINGAN PERMANEN/DEWASA
1. Jaringan pelindung yaitu Jaringan Epidermis
  • Merupakan selapis sel pipih, tipis dan rapat
  • Terletak paling luar/tepi
  • Memiliki lapisan kutikula/lilin
  • Berfungsi untuk menutupi permukaan daun, bunga, buah dan akar.
2. Jaringan Stereon/Penguat.
a. Jaringan Sklerenkim
  • Merupakan sel-sel yang telah mati, terdiri dari fiber/serat dan sel batu/sklereid.
  • Mengalami penebalan pada seluruh dinding sel oleh zat Lignin/zat kayu.
  • Bersifat kaku/mudah patah.
  • Berfungsi untuk melindungi dan menguatkan bagian dalam sel
b. Jaringan Kolenkim
  • Parenkim yang mengalami penebalan pada sudut-sudut sel oleh zat selulose
  • Bersifat lentur/fleksibel
  • Mengandung klorofil
  • Terdapat pada batang, daun, buah dan akar.
  • Berfungsi untuk menguatkan tubuh tumbuhan.
3. Jaringan Parenkim
  • Disebut juga jaringan dasar
  • Berada juga di Berkas Pengangkutan (BP)
  • Bentuknya bermacm-macam seperti : tiang/palisade ; sponsn/bunga karang ; bintang dan lipatan.
  • Selnya tipis dan terdapat ruang antar sel (r.a.s.)
  • Berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan, air, udara, fotosintesis dan transportasi.
4. Jaringan Pengangkutan
Jaringan Xylem
  • Disebut jaringan kayu
  • Terletak di bagian dalam dari kambium .
  • Memiliki trakeid yang mengalami penebalan.
  • Berfungsi untuk mengangkut air, garam mineral dan unsur hara dari akar ke daun dan seluruh jaringan tubuh.
b. Jaringan Phloem
  • Disebut juga jaringan tapis / kulit
  • Terletak di sebelah luar jaringan Xylem
  • Memiliki sel tapis yang bentuknya kecil dan sel tetangga.
  • Berfungsi untuk mengangkut hasil fotodintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.
5. Jaringan Kambium Gabus/Felogen
  • Merupakan sel pengganti epidermis yang telah mati
  • Mengandung zat suberin/zat gabus.
  • Berfungsi sebagai pelindung dan jalur transportasi air.
ORGAN TUMBUHAN
A. ORGAN POKOK /Organ nutritivum
  1. AKAR
  2. BATANG
  3. DAUN
B. ORGAN Reproduktivum
  1. BUNGA
  2. BUAH
  3. BIJI
AKAR
a. Fungsi akar :
  • Menyerap air, garam dan unsur hara
  • Alat transportasi
  • Menyimpan cadangan makanan
  • Penunjang dan memperkokoh tubuh tumbuhan.
  • Alat respirasi
  • Alat reproduksi
  • Tempat tumbuhnya tunas
b. Struktur Akar
1. Struktur luar
  1. Rambut akar
  2. Batang akar
  3. Ujung akar
  4. Meristem
  5. Kaliptra
2. Struktur dalam
  • Epidermis, termodifikasi menjadi bulu-bulu akar
  • Kortex, sebagai tempat cadangan makanan dan Repsirasi
  • Endodermis, sebagai transportasi mineral dan air
  • Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)
3. Daerah Pertumbuhan Akar
  • Kaliptra yaitu jaringan yang melindungi ujung akar. Disebut juga tudung akar.
  • Meristematik yaitu daerah yang selnya aktif membelah diri
  • Pertumbuhan dan perkembangan yaitu daerah terjadinya pertambahan jumlah sel akibat aktivitas daerah meristematik.
  • Differensiasi yaitu daerah perubahan sel baik bentuk serta fungsinya. Atau daerah modifikasi sel.
4. Transportasi akar
a. Ekstravasikuler yaitu transportasi yang tidak melewati jaringan pengangkutan.
Macamnya ada 2 :
  1. Apoplas yaitu pengangkutan air, garam mineral serta hasil fotosintesis melewati ruang antar sel karena adanya penebalan pad sel endodermis.
  2. Simplas yaitu pengangkutan air, garam mineral dan hasil fotosintesis melalui se.
b. Intravsikuler yaitu transportasi yang melalui jaringan pengangkutan (JP).
Macamnya ada 4 :
  1. Imbibisi yaitu penyerapan molekul, zat dengan menggunakan kemampuan dinding sel dan plasma sel. Terjadi pada Bryophyta.
  2. Difusi yaitu perpindahan molekul, zat dari daerah hipertonis menuju daerah hipotonis.
  3. Osmosis yaitu perpindahan molekul, zat dari daerah hipertoni menuju daerah hipotonis melalui selaput semipermeabel.
  4. Transport aktif yaitu pengangkutan ion-ion, moleku yang menggunakan energi berupa ATP.
5. Repirasi pada Akar
  • Merupakan respirasi aerob
  • Memlui stomata, lenti sel, epidermis akar yang muda (bulu akar) atau seluruh permukaan tubuh (pada tumbuhan tingkat rendah).
  • Menghasilkan CO2 dan H2O untuk bahan fotosintesis.
6. Macam Akar
  • Akar nafas, ex : tanaman bakau
  • Akar gantung, ex : beringin, anggrek
  • Akar tunjang, ex: Pandanus sp
  • Akar serabut., ex : golongan Monokotil
  • Akar Tunggang, ex : golongan Dikotil
Perbedaan Akar Monokotil dan DikotilBATANG
1. Fungsi :
  • Tempat lintasan makanan dan air
  • Penyokong tumbuhan
  • Penyimpan sebgaina hasil fotosintesis.
  • Pembentuk tubuh tumbuhan seperti daun, tunas dan bunga.
  • Alat reproduksi vegetatif
  • Memberikan bentuk tubuh tumbuhan.
2. Struktur batang
a. DIKOTIL
  • Epidermis, mengalami penebalan zat gabus dan kutikula, termodifikasi membentuk lenti sel.
  • Kortex, Jaringan parenkim dengan r. a.s. dan jaringan penguat dengan penebalannya.
  • Endodermis, mengandung zat tepung, terdapat floeterma (selaput tepung).
  • Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)
  • Berkas Pengangkutan bertipe kolateral terbuka. Terdapat empulur dan perisikel.
b. MONOKOTIL
  • Tidak mempunyai kambium
  • Pertumbuhannya terbatas
  • Ikatan pembuluh dengan tipe kolatral tertutup
  • Memiliki empulur dan sklerenkim
  • Epidermis dengan stomata dan bulu-bulu akar.
3. Perbedaan batang dikotil dn monokotil

4. Bentuk batang berdasarkan strukturnya
  • Herbaceus yaitu batang yang lemah dan berair karena banyak mengandung zat selulose. Ex :Amaranthus hybridus ; krokot
  • Calmus/rumput yaitu batang yang tidak keras dan tampak beruas-ruas. Ex : Oryza sativa.
  • Calamus/mendong yaitu batang yang seperti rumput tetapi ruanya lebih panjang. Ex : Wlingi dan mendong.
  • Lignosus yaitu batang yang berkayu keras dan kuat.Ex : golongan pohon dan semak.
5. Macam percabangan
  • Monopodial yaitu percabangan dengan batang pokok yang jelas, karena lebih besar dan panjang dari cabangnya. Ex : Camara lantana.
  • Simpodial yaitu percabangan dengan batang poko yangsama besar dengan cabang utam. Ex : Achras zapota / Sapota achras / Manilakara achra atau sawo Manila.
  • Dikotom yaitu percabangan yang selalu membentuk 2 cabang sama ebsar. Ex : Golongan Pterydophyta.
6. Lingkaran tahun
  • Terjadi akibat pertumbuhan kamium kearah luar dan dalam yang diperlihatkan dengan sebentuk garis melingkar.
  • Adanya perbedaan nyata antara lingkaran tahun di musim hujan dan musim kemarau.
  • Pada musim kemarau lingkaran tahun yang terjadi selnya lebih kecil dan sedikit
  • Sedangkan pada musim penghujan lingkaran tahu n yang terjadi selnya lebih besar dan banyak.
DAUN
1. Fungsi :
  • Merupakan organ fotosintesis
  • Alat transportasi
  • Membatasi proses transpirasi dengan adanya lapisan kutikul.
  • Alat reproduksi vegetatif
2. Struktur daun


  • Epidermis, bagian atas selapis sel dengan peenbalan kutikula. Bagian bawah selapis sel dengan termodifikasi menjadi stomata.
  • Kortex, merupakan bagian dari mesofl daun/dagingdaun yang terdiri dari jaringan Parenkim baik palisade dan spons.
  • Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan Pengangkutan (JP) yang terlihat dalam urat daun. Terdapat tulang daun dalam JP dengan jaringan penguat kolenkim. Pada tangkai daun terdapat jaringan penguat berupa kolenkim dan sklerenkim.
3. Hal-hal yang menyebabkan larutan garam mineral naik ke bagian daun.
  1. Tekanan Akar : Secara osmosis dari akar ke seluruhbagian tumbuhan. Paling tinggi terjadi pada malam hari.
  2. Daya kapilaritas : Pembuluh di akar, batang dan daun asling berhubungan membentuk pembuluh kapiler. Akibat dari gaya adhesi anata dinding xylem dengan molekul air dan akibat gaya kohesi antara molekul air.
  3. Daya isap daun Akibat dari penguapan dandaun kekurangan air Menyebabkan air dalam saluran ikatan pembuluh naik ke daun.
  4. Pengaruh sel-sel yang hidup
4. Pengeluaran larutan dari daun
  • Gutasi yaitu proses perembesan tetes-tetes air melalui celah daun (hidatoda/gutatoda/emisarium) di bagian ujung daun.
  • Transpirasi yaitu proses pengauapan dari tumbuhan baik akar, daun dan batang melalui stomata. Alat pengukuranya dinamakan Potometer atau Porormeter.
  • Pendarahan yaitu proses keluarnya air bersama zat-zat yang terlarut di dalamnya melalui luka. Biasanya hasil pelukan ini dapat bermanfaat bagi manusia. Seperti karet menghasilkan latex, seludang kelapa menghasilkan aren dan pinus menghasilkan terpentin.
5. Faktor yang mempengaruhi transpirasi
a. Faktor luar
  1. Suhu
  2. Kelembaban relatif
  3. Pergerakan air
  4. Tekanan Atmosfer
  5. Cahaya
  6. Angin
  7. Persediaan air tanah

1 komentar:

guntur mengatakan...

thx, infonya...