Rabu, 23 Februari 2011

PAKU SUPLIR - ADIANTUM


Tumbuhan suplir merupakan tumbuh-tumbuhan yang berkembang biak dengan spora
  • Tumbuhan Suplir dimasukkan dalam golongan tumbuhan paku-pakuan (Pteridophyta)
  • Tumbuhan ini masuk kedalam kelaompok Pterudophyta karena sudah dapat dibedakan antara batang, daun, dan akar.
  • Pada umumnya hidup di atas tanah dengan cara bergerombol dan mempunyai akar serabut yang ujung akarnya dilindungi kaliptra.
  • Kebanyakan hidup di tempat-tempat yang terlindung (sahdefern).
  • Paku tanah atau suplir telah memiliki organ tubuh yang sesungguhnya seperti akar, batang dan daun.
DAUN

Daun pada tumbuhan paku suplir beraneka ragam.
  • Berdasarkan fungsi daun pada tumbuhan paku suplir ini ada dua macam jenis daun
  1. Daun tropophyl (daun untuk fotosintesis saja / Daun steril )
  2. Daun sporophyl (daun penghasil spora/ daun fertil ).
  • Berdasarkan ukurannya tumbuhan paku suplir ada dua macam jenis daun
  1. Daun Makrophyl
  2. Daun Mikrophyl
Daun Makrophyl

  • Ukurannya lebih besar
  • Menyirip ganda sampai beberapa kali dengan urat-urat yang bebas, rapat, dan pendek
  • Daun yang makrofil (berdaun besar) dengan posisi yang berseling-seling serta daun yang menyerupai kipas.
  • Bentuk daunnya bulat telur (membulat), persegi panjang, delta, jajar genjang, dan belah ketupat.
  • Susunan daun tumpang tindih ,bersirip tunggal, bersirip ganda, ada juga susunan daunnya pada bagian bawah besar sedang pada bagian ujungnya mengecil sehingga mirip ekor.
  • Tekstur daun biasanya lembut dan tipis, tetapi ada juga yang keras dan kaku, dan umumnya berwarna hijau mengkilap.
  • Pada bagian daun terdapat tulang daun dan telah mempunyai mesofil (daging daun).
  • Tangkai daun gundul sekitar 10-20 cm.
  • Anak daun penempatannya bersaing sepanjang poros sirip.
  • Daun memiliki mesofil (daging buah), jaringan bunga karang, jaringan tiang dan jaringan daun.
AKAR
  • Akar dari tumbuhan ini merupakan rimpang tegak, yang akar sejatinya semakin menaik atau memanjat.
  • Akar berupa rhizome beruas pendek yang muncul akar-akar berupa serabut.
  • Pada ujung akar dilindungi oleh kaliptra atau tudung akar.
  • Di belakang kaliptra terdapat titik tumbuh berupa sebuah sel yang berbentuk bidang empat, yang kearah luar membentuk sel-sel kaliptra, sedangkan jika menuju kearah dalam membentuk sel-sel akar.
BATANG
 
  • Batang tanaman suplir hitam mengkilat berduri tegak atau semi tegak dan dijumpai sisik-sisik yang lunak atau keras.
  • Batang bercabang-cabang dan berupa tongkat (rhizome) yang terdapat banyak daun dengan tingginya sekitar 0,25-1,3 m.
  • Susunan anatomi batang terdiri dari epidermis, korteks dan stele. Pada ujung batang terdapat jaringan meristematik yang membentuk akar dan batang.
STRUKTUR BATANG
Dalam penampang melintang batang tampak bagian-bagian:
  1. Epidermis : terdapat jaringan penguat.
  2. Korteks : banyak mengandung ruang antar sel.
  3. Silinder pusat : terdiri atas xylem dan floem yang membentuk berkas pengangkut yang konsentris.
SPORA
  • Spora terbentuk di dalam kotak spora atau sporangium sebagai alat reproduksinya yang terkumpul dalam sorus.
  • Sorus yang bentuknya bermacam-macam dan dilindungi selaput yang disebut insidium yang terletak pada tepi daun yang terlipat ke bawah dan mempunyai annulus sebagai mekanisme pengeluaran spora.
  • Sorus yang masih muda terlindung oleh selaput indusium.
  • Paku suplir mempunyai sorus bangun ginjal, jorong atau bangun garis, terletak pada tepi daun yang terlipat ke bawah berfungsi sebagai indisium.
METAGENESIS
  • Siklus hidup tanaman suplir dimulai dari tanaman yang sudah dewasa yaitu ditandai dengan jatuhnya spora yang telah matang atau melompat ke luar dari kotak spora.
  • Apabila spora tersebut jatuh di tempat yang cocok (tanah yang subur), maka spora itu akan tumbuh menjadi suatu badan/lembaran hijau yang disebut prothallium (prothallus).
  • Prothallus ini biasanya berklorofil, sehingga bisa berasimilasi.
  • Sedang untuk mengambil makanannya dari dalam tanah prothallus ini akan menggunakan rhizoidnya.
  • Pada prothallus ini akan terbentuk gametangium yakni berupa antheridia yang menghasilkan spermatozoid dan archogenium menghasilkan sel telur.
  • Selanjutnya dengan perantaraan medium air yang ada disekitar prothallus, spermatozoid akan bergerak menuju archogonium.
  • Pertemuan dua sel kelamin ini akan menghasilkan zigot.
  • Kemudian zigot ini akan terus berkembang membelah diri dan akhirnya terbentuklah sporophit muda.
  • Sporophit muda inilah yang akan tumbuh terus menjadi tumbuhan paku yang kemudian akan menghasilkan spora kembali.
KLASIFIKASI
  • Kingdom : Plantae
  • Divisio : Pterodophyta
  • Classis : Filicinae
  • Ordo : Polypodiales
  • Familia : Polypodiceae
  • Genus : Adiantum
  • Spesies : Adiantum cuneatum
BERIKUT DISERTAKAN KARAKTER TUMBUHAN PAKU


Penyertaan ini dilakukan untuk meyakinkan bahwa suplir benar benar tumbuhan paku hehe
  • Tumbuhan paku (atau paku-pakuan, Pteridophyta atau Filicophyta),
  • Tumbuhan paku adalah satu divisio tumbuhan yang telah memiliki sistem pembuluh sejati (kormus) tetapi tidak menghasilkan biji untuk reproduksinya.
  • Kelompok tumbuhan ini masih menggunakan spora sebagai alat perbanyakan generatifnya, sama seperti lumut dan fungi.
  • Tumbuhan paku (Pteridophyta) adalah divisi dari kingdom Plantae yang anggotanya memiliki akar, batang, dan daun sejati, serta memiliki pembuluh pengangkut.
  • Tumbuhan paku sering disebut juga dengan kormofita berspora karena berkaitan dengan adanya akar, batang, daun sejati, serta bereproduksi aseksual dengan spora.
  • Tumbuhan paku yang mudah kita lihat merupakan bentuk fase sporofit.karena menghasilkan spora
  • Tumbuhan paku juga disebut sebagai tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta) karena memiliki pembuluh pengangkut yaitu xilem dan floem.
  • Xilem adalah pembuluh pengangkut senyawa anorganik berupa air dan mineral dari akar ke seluruh bagian tumbuhan.
  • Floem adalah pembuluh pengangkut nutrien organik hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.
  • Jadi Tumbuhan paku juga disebut sebagai tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta) karena memiliki pembuluh pengangkut.
  • Tumbuhan paku tersebar di seluruh bagian dunia, kecuali daerah bersalju abadi dan daerah kering (gurun).
  • Total spesies yang diketahui hampir 10.000 (diperkirakan 3000 di antaranya tumbuh di Indonesia), sebagian besar tumbuh di daerah tropika basah yang lembab.
  • Tumbuhan ini cenderung tidak tahan dengan kondisi air yang terbatas, mungkin mengikuti perilaku moyangnya di zaman Karbon, yang juga dikenal sebagai masa keemasan tumbuhan paku karena merajai hutan-hutan di bumi.
  • Serasah hutan tumbuhan pada zaman ini yang memfosil sekarang ditambang orang sebagai batu bara.
  • Salah satu anggota dari Pteridophyta ialah
  1. Classis Lycopodiinae ( paku kawat atau paku rambat ). Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, semak belukar atau di hutan-hutan,sering memanjat di pohon. Tumbuh dari dataran rendah sampai pegunungan dari ketinggian 100 m sampai 2.000 m di atas permukaan
  2. Classis : Filicinae yang kita bahas ini OK
Manfaat apa yang bisa diambil dari tanaman paku ?
Sebagai tanaman hiasan :
  • Platycerium nidus (paku tanduk rusa)
  • Asplenium nidus (paku sarang burung)
  • Adiantum cuneatum (suplir)
  • Selaginella wildenowii (paku rane)
Sebagai bahan penghasil obat-obatan :
  • Asipidium filix-mas
  • Lycopodium clavatum
Sebagai sayuran :
  • Marsilea crenata (semanggi)
  • Salvinia natans (paku sampan = kiambang)
Sebagai pupuk hijau :
  • Azolla pinnata bersimbiosis dengan anabaena azollae (gangang biru)
Sebagai pelindungan tanaman di persemaian :
  • Gleichenia linearis
Sebagai sumber bahan baku pembentukan batu bara :
  • Tumbuhan paku yang sudah mati pada zaman purba.

Tidak ada komentar: