Selasa, 23 Maret 2010

LICHENES - LUMUT KERAK


Lumut Kerak (Lichenes)
Apa yang anda komentari jika melihat lumut kerak yang menempel pada pohon dan berwarna keperakan setelah ditunjukkan oleh seorang biolooger ?
Sepintas, terlihat seperti organisme tunggal dan seperti species lumut. Bentuknya berupa lembaran tipis seperti kerak itulah Lumut kerak . sekali lagi ia bukan lumut dan juga bukan kerak OK

  • Sebenarnya lumut kerak ini merupakan gabungan miselium jamur yang di dalamnya terjalin sel-sel alga dan keduanya saling berinteraksi membentuk kehidupan simbiose yaitu simbiosis mutualisme.
  • Komponen fungi disebut mikobion dan komponen alga disebut fikobion namun sering juga penyebutan Algae yang ikut menyusun tubuh Lichenes disebut gonidium, ganggangnya berupa ganggang bersel tunggal atau berupa koloni.
  • Kebanyakan gonidium adalah ganggang biru (Cyanophyceae) antara lain choococcus dan Nostoc, kadang-kadang juga ganggang hijau (Cholorophyceae) misalnya Cystococcus dan Trentopohlia.
  • Kebanyakan cendawan yang ikut menyusun Lichenes tergolong ke dalam Ascomycetes terutama Discomycetales, hanya kadang-kadang Pyrenomycetales.
  • Mungkin juga basidiomycetes mengambil bagian dalam membentuk Lichenes
  • Meskipun keduanya hidup sendiri-sendiri, tetapi dengan hidup pada umut kerak lebih menguntungkan bagi keduanya, karena mereka mampu hidup pada substrat atau tempat yang organisme lain tidak dapat hidup, misalnya batu.
  • Karena mampu hidup pada batu-batuan, selain juga di pohon-pohonan secara komensalisme tetapi banyak yang hidup pada tanah ataupun pada batu terutama di daerah tundra.
  • Hidup Lichen tidak bergantung pada tinggi tempat hidupnya dari permukaan laut oleh karena itu Lichen dapat ditemukan mulai dari dataran randah sampai pada dataran tinggi
  • Lichenes ini dikatakan sebagai organisme perintis yang mampu mengawali kehidupan dari kehidupan yang lain misalnya hidup di atas batu artinya Lichenes sebagai tumbuhan pioneer / perintis memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan.
  • Menjadi tumbuhan perintis pada daerah-daerah yang keras dan kering sehingga pada akhirnya dapat mendukung pertumbuhan organism lainnya.
  • Maka dalam suksesi primer lingkungan Lichenes akan selalu berada didepan sebagai pioneer perombak lingkungan yang kritis menjadi lingkungan yang segar dengan urutan suksesinya : Lichenes – Lumut – Rumput – Perdu – Semak – Pohon
Bagaimana caranya ya kok bisa bisanya hidup di batu yang tidak memenuhi untuk suatu proses kehidupan ? dasar Lichenes , ternyata ia menuntut kehidupannya sangat sederhana ada air dan sinar matahari ia bisa hidup , mengingat kemampuan fotosintesis yang dimilik oleh ganggangnya dan kemampuan menyerap air yang dimilik oleh si jamurnya .

Habitus Lichenes
  • Lichenes tersebut memulai pembentukan tanah dengan melapukkan pohon dan batu-batuan serta dalam proses terjadinya tanah.
  • Lichenes sangat tahan terhadap kekeringan.
  • Jenis-jenis Lichen yang hidup pada bebatuan pada musim kering berkerut sampai terlepas alasnya tetapi organisme tersebut tidak mati dan hanya berada dalam hidup laten/ dormancy.
  • Jika segera mendapat air maka tubuh tumbuhan yang telah kering tersebut mulai menunjukkan aktivitasnya kembali.
  • Pertumbuhan talusnya sangat lambat.
  • Ukuran tubbuhnya dalam satu tahun tidak mencapai 1 cm. badan buah yang baru akan tumbuh setelah Lichen mengadakan pertumbuhan vegetatif selama bertahun-tahun.
Menurut habitusnya, Lichen dibagi menjadi dua yaitu :
a. Lichenes dengan talus berbentuk lembaran-lembaran
b. Lichenes dengan talus berbentuk semak-semak
  • Pada tipe Lichen dengan talus lembaran, talus seluruhnya melekat dengan sisi bawahnya pada alas sedangkan tipe Lichen dengan talus berbentuk semak-semak, hanya pangkal talus saja yang melekat pada alas dan ujungnya tetap bebas dan bercabang-cabang seperti batang tanaman tingkat tinggi.
  • Lichenes dapat juga digunakan sebagai indikator pencemaran lingkungan
  • Karena jika dia saja yang sudah menuntut sangat sederhana terhadap lingkungan sampai tidak hidup dilingkungan itu dipastikan lingkungan pasti tidak beres entah itu udaranya dll, artinya apabila di suatu daerah tidak ada Lichenes, ini menunjukkan bahwa lingkungan itu betul betul fatal .
  • Selain itu, Lichenes dapat dimanfaatkan pula sebagai obat, digunakan sebagai penambah rasa dan aroma, serta pigmen yang dihasilkan dapat dibuat kertas lakmus celup untuk menentukan indicator pH.
Reproduksi dan Pertumbuhan Lichen
  • Tubuh talus Lichen sangat berbeda dari Fungi dan Alga lainnya.
  • Jenis ini merupakan tumbuhan dengan bentuk dan pertumbuhan yang sederhana.
  • Reproduksinya dapat melalui aseksual, vegetative, dan seksual.
  • Reproduksi secara aseksula umunya dilakukan oleh tipe Fructiose Lichen.
  • Fructiose Lichen dapat dengan mudah melakukan fragmentasi.
  • Sebagian besar fragmentasi tersebut dilakukan saat musim kering atau saat talus pada
  • Lichenes mengalami kekeringan dan memulai pertumbuhannya ketika mulai terdapat embun.
Lichenes yang berkembang biak dengan cara vegetatif yaitu sebagai berikut
  1. Sebagian talus memisahkan diri yang kemudian akan berkembang menjadi individu baru.
  2. Perkembangbiakan melalui soredia. Soredia adalah kelompok sel-sel ganggang yang sedang membelah diselubungi oleh hifa-hifa Fungi. Soredia ini sering terbentuk dalam bagian khusus dari talus yang mempunyai batas-batas yang jelas yaitu sorala.
  3. Perkembangbiakan dengan spora Fungi yang hanya menghasilkan Lichenes baru jika Fungi tersebut dapat menemukan partner alga yang cocok. 
 
  • Perkembangbiakan secara seksual umunya terjadi pada Basidiolichen.
  • Perkembangbiakan ini melalui spora yang dihasilkan oleh hifa-hifa Fungi yang kemudian bertemu dengan partner alga yang cocok maka akan terjadi sexual fusion dan pembelahan meiosis.
Distribusi Sebaran Lichenes
  • Lichenes memperbanyak diri secara aseksual dan seksual.
  • Secara aseksual dilakukan dengan cara fragmentasi, yaitu dengan membentuk potongan lumut kerak ( soredium) , yang soredium itu akan terlepas dari induknya untuk segera mandiri hiidup .
  • Apabila jatuh di tempat yang cocok akan tumbuh menjadi individu baru. Dapat juga dilakukan dengan membuat struktur khusus yang disebut soredia, yaitu sel-sel alga yang terbungkus oleh hifa, terdapat pada permukaan talus Lichenes, warnanya putih seperti tepung.
  • Sel-sel alga ini dapat terlepas, jika jatuh pada tempat yang cocok, maka akan tumbuh menjadi Lichenes baru.
  • Adapun perkembangbiakan jamur dan alga secara seksual dilakukan sendiri-sendiri. Jamur dapat membentuk askokarp atau basidiokarp yang mengandung spora.
  • Jika sporanya masak akan pecah dan terlepas kemudian dibawa angin.
  • Jika jatuh di tempat yang cocok dan bertemu dengan alga, maka akan terbentuk Lichenes.

Peranan Lichen
Lichen dibedakan menurut jenis cemndawan yang menyusunnya yaitu :
  1. Ascolichenes
  2. Basidiolichenes
  • Anggota kelompok Ascolichen memiliki khasiat sebagai obat.
  • Contohnya suku Parmeliceae yaitu Usnea sp. dan Roccella sp.
  • Ciri-ciri morfologinya yaitu talus berbentuk benang, tegak ataupun bergantungan tanpa rizhoid dan melekat pada substrat pada suatu cakram pelekat yang berasal dari lapisan teras.
  • Bila dilihat secara keseluruhan menyerupai jaring laba-laba.
  • Usnea sp. ini mengandung apotesium.Roccella sp. mengandung zat warna.
  • Talus Lichenes tersebut mengandung suatu substansi yang terdiri atas suatu asam atau anhidrid asam.
  • Oksidasinya dengan amoniak zat tersebut akan terpecah menjadi orsin (suatu zat yang tidak berwarna) yang kemudian diubah menjadi orsein (zat yang berwarna),
  • Setelah maserasi dengan amoniak cair, kapur, atau soda selama kurang lebih 1 minggu akan timbul warna merah lembayung yang mengandung eritrolitmin dan azolimin.
  • Dari karakter itu kemudian keduanya bisa digunakan untuk kepentingan manusia .
  • Usnea menghasilkan suatu anti biotika asam usnin, yang berguna untukmelawan tuberculosis.
  • Selanjutnya Rocella tinctoria, untuk pembuatan lakmus;
  • Cladonia rangiferina, banyak terdapat di daerah tundra di sekitar kutub utara dan merupakan makanan utama bagi rusa kutub;
  • Cetraria islandica, banyak terdapat di daerah pegunungan di Eropa, mampunyai khasiat obat.



  • Beberapa jenis Usneea sp. dan Umbilicaria esculentaini dapat dikonsumsi.
  • Sebagian besar yang umunya mengonsumsi adalah Jepang dan Korea yang dikenal dengan nama Iwatake (Jepang) dan Seogi (Korea).
  • Beberapa Lichen lainnya memproduksi komponen sekunder termasuk pigmen yang mereduksi sinar matahari yang berbahaya dan sebagai toksin yang kuat untk membunuh bakteri.
  • Komponen ini sangat bermanfaat dalam pengidentifikasian Lichen dan sangat penting dalam perekonomian karena dapat menjadi primitive antibiotics.
  • Pemanfaatan lainnya terhadap Lichen yaitu famili Roccellacea telah digunakan sebagai ekstrak pewarna ungu dan merah yang sangat penting bagi perekonian masyarkat.
Secara garis besar susunan tubuh lumut kerak dapat dibedakan menjadi 3 lapisan.
  1. Lapisan Luar (korteks) Lapisan ini tersusun atas sel-sel jamur yang rapat dan kuat, menjaga agar lumut kerak tetap dapat tumbuh.
  2. Lapisan Gonidium Merupakan lapisan yang mengandung ganggang yang menghasilkan makanan dengan dengan berfotosintesis.
  3. Lapisan Empulur Tersusun atas sel-sel jamur yang tidak rapat, berfungsi untuk menyimpan persediaan air dan tempat terjadinya perkembang-biakan.
  • Pada kelompok lumut kerak berdaun (feliose) dan perdu (fruticose) memiliki korteks bawah yang susunannya sama dengan korteks atas, tetapi menghasilkan sel-sel tertentu untuk menempel pada substirat atau dikenal sebagai rizoid.
Berbagai variasi Morfologi Lumut Kerak
  • Krustosa, liken yang tergolong krustosa memiliki bentuk melekat mendatar pada substrat, tidak memiliki rizin seperti kerak.. Liken jenis ini sulit dipisahkan dari substratnya. Tumbuh pada kulit batang pohon. Berbentuk seperti coret-coret kecil dan pada batang kayu yang sudah mati. Contoh liken yang tergolong krustosa adalah Grafis
  • Foliosa, liken yang tegolong foliosa memiliki bentuk tubuh seperti lembaran daun, pipih, melebar, berkerut atau bergelombang. Thallus dengan bentuk lembaran ini mudah dipisahkan dari substratnya. Membentuk bercak pada batu, dinding dan kulit kayu pohon tropika. Permukaan bawah melekat pada substrat dan permukaan atas merupakan tempat fotosintesis. Jenis ini tumbuh dengan garis tengah mencapai 15-40 cm pada lingkungan yang menguntungkan. Liken bentuk foliosa ini melekat pada substrat melalui rizin. Contoh liken berbentuk foliosa adalah Parmelia

  • Frutikosa, Liken yang tergolong frutikosa memiliki bentuk tubuh seperti silinder atau pita bercabang banyak. Liken ini tumbuh tegak atau menggantung mirip perdu. Tumbuh menempel pada substrat oleh satu atau lebih akar. Beberapa jenis dari lumut ini mempunyai kandungan antibiotik dan anti kanker. Hidup bergelantungan di udara, menempel pada pohon-pohon di pegunungan Contoh dari liken jenis ini adalah Usnea

  • Lumut Lumut Kerak berfilamen ini tampak seperti kapas wol. Tumbuh pada kulit kayu pohon dan perdu, berwarna jingga kekuningan atau hijau cerah.
  • Squmulose Campuran bentuk kerak dan daun


Jadi
  • Lichen adalah bentuk simbiosis antara dua organisme yaitu Fungi dan Alga dengan bentuk morfologi dan fisiologi yang menunjukkan sebagai organisme tunggal.
  • Lapisan atas berupa sel-sel Alga dan lapisan di bawahnya merupakan hifa-hifa Fungi. Lichen hidup pada bebatuan, tanah, taupun pada batang-batang pohon.
  • Lichen juga dapat hidup pada keadaan yang sangat kering sehingga dapat menjadi tumbuhan perintis kehidupan organism lainnya.
  • Lichen memiliki peranan yang penting dalam perekonomian yaitu sebagai bahan makanan yang dapat diolah oleh daerah-daerah tertentu, dapat digunakan sebagai primitive antibiotics, maupun sebagai ekstrak pewarna ungu dan merah.
Peranan lumut kerak lainnya bagi manusia antara lain
Sebagai tumbuhan perintis
  • Lumut kerak mampu hidup pada daerah bebatuan dan mampu merubah area tandus berbatu menjadi tempat yang digunakan untuk tumbuh-tumbuhan lain.
Membantu siklus nitrogen
  • Beberapa lumut kerak yang mengandung ganggang cyanophyta (cynobacterium) yang tumbuh tersebar di hutan tropika mampu hidup pada intensitas cahaya yang rendah dan yang lebih penting mereka dapat menggunakan nitrogen bebas (gas nitrogen) menjadi nitrogen organik (asam amino dan protein). Jadi lumut kerak cynobacterium dalam ekosistem membantu daur nitrogen yang berperan dalam persediaan pupuk alami pada ekosistem dasar hutan hujan.
Sebagai indikator lingkungan
  • Walaupun lumut kerak mampu hidup pada lingkungan ekstrim, tetapi lumut kerak sangat peka terhadap polusi. Oleh sebab itu lumut kerak dapat dijadikan indikator pencemaran udara, darat, hujan asam, logam berat, kebocoran radioaktif dan radiasi sinar. Ultra violet sebagai akibat penurunan ozon. Lumut kerak sangat peka terhadap pencemaranpaling rendah sekalipun. Jika pada suatu daerah tidak terdapat lumut kerak, memberikan petunjuk bahwa daerah itu telah terkena pencemaran.
Lainya
  • Jenis Usnea dasypoga dan usnea miseminensis dapat dijadikan obat karena mengandung antikanker.
  • Jenis Roccella tinctoria digunakan sebagai bahan dasar lakmus.
  • Selain peran menguntungkan, ternyata lumut kerak juga dapat merugikan karena mampu merusak batuan pada peninggalan sejarah seperti candi Borobudur dan candi-candi lainnya. 
Berikut contoh Lichenes yang sering juga ditemui dengan perannya



Tidak ada komentar: