Minggu, 28 Maret 2010

PORIFERA-RANGKUMAN GAMPANG



Phyllum Porifera C - H - D ( Calcarea - Hexatinelida - Demospongia )
  • Calcarea
  • Hexatinelida
  • Demospongia
  • Disebut porifera karena tubuhnya banyak mempunyai lubang-lubang kecil (pori-pori)
  • Cenderung ditemukan di laut karena tuntutan pembentukan kerangka tubuhnya hanya bisa dipenuhi oleh air laut .dengan salinitas ( 3 - 5 % ) , meslipun juga kadang ditemukan di sungai
  • Heterotrof - mendapatkan bahan organik sebagai makanannya tidak bisa membuat sendiri , mengambil dari lingkungan dengan phagotrof ( memakan organisme atau bahan organik di lingkungan ) karena non fotosintesis , non khlorofil
  • Bahan organik lingkungan dimasukkan ke tubuh melalui lubang ( pori pori ) bersama air laut yang dimasukkan ( maka kita tidak segolongan dengan porifera meskipun berpori kulit kita)
  • Urutan pergerakan air bersama makanan dari luar kedalam melallui ostium –spongocoel – osculum
  • Tipe lapisan embryonalnya Diploblastik (hanya tersusun atas ektoderm dan endoderm) lapisan mesoderm masih berupa benda mati disebut lapisan mesoglea
  • Struktur tubuh lapisan
  1. Epiderm (lapisan luar) terdiri atas sel-sel epithelium berbentuk pipih (pinakosit).
  2. Endodermis terdiri atas sel berflagela yang berfungsi mencerna makanan dan bercorong yang disebut sel leher atau koanosit.
  • Di antara kedua lapisan itu terdapat bahan gelatin yang disebut mesoglea . lapisan ini untuk sirkulasi sel amoebosit karena tersusun bahan seperti gelatin
  • Mesoglea terdiri atas beberapa macam sel, yakni :
    1. Sel amebosit, yaitu sel yang bertugas mengangkut zat makanan dan zat sisa metabolism dari satu sel ke sel yang lain
    2. Sel skleroblas, yaitu sela yang fungsinya membentuk spikula yang bisa terbuat dari zat kapur, kersik, atau sponging
    3. Porosit, sel yang fungsinya membuka dan menutup pori-pori
    4. Arkeosit, sel amebosit embrional yang tumpul dan dapat membentuk sel-sel reproduktif
    5. Spikula, sel pembentuk tubuh
  • Lapisan dalam (Endoderm) mengandung sel-sel berleher yang disebut sel KOANOSIT
  • Sel koanosit dilengkapi oleh flagella yang berfungsi untuk menangkap makanan dan tentu terdapat enzim untuk mencerna makanan secara ekstraselluler , yang hasil proses pencernaannya akan diberikan ke sel amoeboid
  • Sel amubosit berperan seperti darah yaitu untuk sirkulasi makanan , mengedarkan makanan yang sudah dicerna koanosit
  • Perkembangbiakan dapat dilakukan secara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan secara vegetatif dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :
    1. Pembentukan tunas (Budding) . Tunas yang terbentuk memisahkan diri dari induknya kemudian terbentuk individu baru.
    2. Gemmulae (butir benih). Gemmulae adalah sejumlah sel mesenkim yang berkelompok dan berbentuk seperti bola yang dilapisi kitin serta diperkuat spikula. Gemmulae terbentuk jika keadaan lingkungan sedang tidak menguntungkan. Ketika keadaan lingkungan membaik, gemmulae akan terbentuk menjadi individu baru.
Proses pembentukan gemmulae adalah sebagai berikut :
  • Pertama-tama arkeost mengumpulkan nutrient dengan memfagosit sel lain untuk dikumpulkan dalam rongga tubuh.
  • Sel tertentu kemudian mengelilingi secret kumpulan tersebut dan membungkusnya.
  • Terbentuklah kumpulan/cluster dan kapsul yang mengelilingi.
  • Pada kondisi yang tepat gemmulae menetas dan sel-sel di dalamnya keluar dan berdiferensiasi membentuk spons baru
Sedangkan perkembangbiakan generatif berlangsung secara anisogami, yaitu
  • Dengan peleburan gamet jantan (mikrogamet) dengan gamet betina (makrogamet).
  • Dari peleburan ini dihasilkan zigot yang kemudian berkembang menjadi larva bersilia.


  • Dari larva itu terbentuklah individu baru lagi
Hewan ini memiliki daya regenerasi yang tinggi., sehingga jika ada bagian yang rusak akan disempurnakan lagi
  • Simetri tubuhnya Asimetri karena mereka merupakan gabungan dari beberapa organisme
  • Porifera memakan zat-zat organic dan organism-organisme kecil seperti plankton.
  • Makanannya dicerna secara intrasel oleh sel-sel koanosit.
  • Di dalam sel, makanan dicerna oleh vakuola makanan, kemudian diteruskan oleh sel amebosit dan diedarkan ke seluruh tubuh.
  • Sedangkan sisa makanan diteruskan ke spongosol kemudian dikeluarkan melalui oskulum.
  • System pernafasan yang dimilikipun sangat sederhana.
  • Oksigen diambil langsung dari air oleh sel-sel koanosit secara absorpsi.
  • Karbondioksida hasil pernafasan dikeluarkan langsung dari dalam sel ke lingkungan.
  • Peranan porifera dalam kehidupan :selain berperan dalam ekosistem air juga dapat dipakai sebagai bahan pembersih atau penggosok.ketika mandi ( Demospongia)

Berdasarkan sirkulasi air yang terjadi dalam tubuh porifera, terdapat 3 type yaitu :

  1. Type ascon : jika air masuk melalui pori-pori diteruskan menuju bagian spongocoel (rongga) masuknya tidak ribet langsung antara spongocoel dengan laut berhadapan dan keluar melalui oskulum- tipe saluran yang paling sederhana diantara saluran yang lain. saluran terdapat pada : Leucosolenia , - Grantia
  2. Type sycon : jika air masuk melalui pori-pori diteruskan ke saluran radial yang berdinding baru kemudian masuk daerah spongocooel , tipe saluran ini antara laut dengan spongocoel tidak langsung membelook dulu karena ada dinding saluran tubuh dan keluar melalui oskulum. terdapat pada Euplectella , Sycon
  3. Type leucon/ rhagon : jika air masuk melalui pori-pori kemudian ke saluran radial yang bercabang-cabang kemudian masuk ke spongocoel dan keluar melalui oskulum.. saluran ini paling komplek (ribet) sehingga air yang masuk hanya membawa struktur mineral yang halus , sehingga spikula penyusun kerangka tubuhnya tersusun dari bahan spongin yang halus , bisa untuk gosok mandi , jok kursi ( yang kemudian dikenal dengan sebutan busa spons ) saluran tipe ini dipunyai oleh hewan Euspongia - Spongilla


KLASIFIKASI

Atas susunan rangka / spikula porifera terbagi menjadi 3 kelas :

  • Calcarea : mempunyai spikula dari zat kapur contoh : - Leucosolenia , - Grantia , - Spykula
  • Hexactinellida : mempunyai spikula dari silikat (SiO2) contoh : Euplectella
  • Demospongia ; memmpunyai spikula dari bahan spongin contoh : - Euspongia , spongilla

1 komentar:

Niya kurnia mengatakan...

terimakasi,,,, blog ni dah banyak memban sy,,, mtk izin copy y pak...